• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagaimana Cara menetapkan harga produk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bagaimana Cara menetapkan harga produk"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN STRATEGI dan

PROGRAM PENETAPAN

HARGA

(2)

Bagaimana Harga Ditetapkan?

Dalam sejarah, umumnya harga ditetapkan oleh pembeli

dan penjual yang saling bernegosiasi. Penjual akan

meminta harga yang lebih tinggi daripada yang mereka

harapkan akan mereka terima, dan pembeli akan

menawarkan kurang daripada yang mereka harapkan

akan mereka bayar.

Kesalahan paling umum dalam penetapan harga adalah:

Penetapan harga terlalu berorientasi biaya

Harga ditetapkan independen dari bauran pemasaran

lainnya

Harga kurang divariasikan untuk berbagai item produk,

(3)

Apa yang akan Dibahas pada

Chapter

ini?

Bagaimana menetapkan harga produk untuk

pertama kalinya?

Bagaimana menyesuaikan harga untuk berbagai

waktu dan tempat untuk memenuhi berbagai

kondisi dan kesempatan?

Kapan sebaiknya perusahaan melakukan

perubahan harga, dan bagaimana perusahaan

sebaiknya menanggapi perubahan harga

(4)

PENETAPAN HARGA

Penetapan harga merupakan suatu masalah jika

perusahaan akan menetapkan harga untuk pertama

kalinya. Ini terjadi ketika perusahaan mengembangkan

produk baru, atau ketika akan memperkenalkannya ke

saluran distribusi baru atau daerah baru.

Perusahaan harus memutuskan di mana ia akan

(5)
(6)

Tahap-tahap Penetapan Harga

Memilih tujuan penetapan harga

Menentukan permintaan

Memperkirakan biaya

Menganalisis harga dan penawaran

pesaing

Memilih metode penetapan harga

(7)

(1) Memilih Tujuan Penetapan Harga

1 Kelangsungan

hidup Perusahaan mengalami kelebihan kapasitas, persaingan yang ketat, atau perubahan selera konsumen. 2 Laba sekarang

maksimum Perusahaan dianggap mengetahui fungsi biaya dan permintaannya yang dalam kenyataannya keduanya sulit diperkirakan. Perusahaan hanya menekankan kinerja keuangan sekarang, mengabaikan bauran pemasaran lainnya, reaksi peaing dan hambatan hukum atas harga. 3 Pendapatan

sekarang maksimum

Perusahaan membutuhkan fungsi permintaan . Perusahaan percaya bahwa maksimisasi pendapatan akan menghasilkan maksimisasi laba jangka panjang dan pertumbuhan pangsa pasar.

4 Pertumbuhan penjualan maksimum

Perusahaan percaya bahwa volume penjualan lebih tinggi akan menghasilkan biaua per unit lebih rendah dan laba jangka panjang yang lebih tinggi. Perusahaan menetapkan harga rendah untuk pasar yang dianggap sensitif harga, sehingga membuat pesaing lama dan potensial ketakutan.

5 Skimming

pasar

maksimmum

Asumsi: 1) adanya pembeli dengan permintaan tinggi, 2) biaya per unit untuk volume rendah tidak tinggi, 3) harga awal yang tinggi tidak menarik pesaing, 4) harga tinggi menyatakan citra produk yang

superior. 6 Kepemimpinan

mutu produk Penetapan harga tinggi untuk produk bermutu tinggi

(8)

(2) Menentukan Permintaan

H

a

r

g

a P1

P2

Q1 Q2

D

P1

P2

Q1 Q2

D

Kuantitas yang Diminta Per-Periode

(a) Permintaan Tidak Elastis

Kuantitas yang Diminta Per-Periode

(b) Permintaan Elastis

Dalam hal barang prestise, kurva

(9)

Apa yang Menentukan Elastisitas

Harga dari Permintaan?

Jumlah produsen produk dalam suatu industri

Tingkat kesadaran pembeli atas perubahan harga

Tingkat adaptasi pembeli dalam merubah pola

konsumsinya

Tingkat pengetahuan pembeli (misalnya tentang produk

atau inflasi)

Jadi jika permintaan pasar atas produk perusahaan anda

elastis, maka apakah penurunan harga produk akan

(10)

Faktor-faktor yang Mempengaruhi

Sensitifitas Harga

Pengaruh nilai yang unik

Pengaruh kesadaran atas produk pengganti

Pengaruh perbandingan yang sulit

Pengaruh pengeluaran total

Pengaruh manfaat akhir

Pengaruh biaya yang dibagi

Pengaruh investasi tertanam

Pengaruh harga-mutu

(11)

Metode Memperkirakan Bagan

Permintaan

1. Memperkirakan permintaan dengan asumsi harga pesaing akan tetap konstan tanpa peduli perubahan harga yang ditetap kan perusahaan;

2. Memperkirakan permintaan dengan asumsi pesaing akan menetapkan harga yang bervariasi untuk tiap harga yang ditetapkan oleh perusahaan.

Sebuah studi tentang bagaimana memperkirakan permintaan dapat dilakukan di laboratorium dengan melibatkan subyek untuk

(12)

3) Memperkirakan Biaya

Permintaan umumnya menetapkan batas harga tertinggi

yang dapat dikenakan perusahaan atas produknya.

Biaya perusahaan merupakan batas terendahnya.

Perusahaan menetapkan harga yang dapat menutupi

biaya produksi, distribusi, dan penjualan produknya,

termasuk pengembalian yang memadai atas usaha dan

resiko.

(13)

Perilaku Biaya pada Berbagai Tingkat

Produksi Tiap Periode

B ia ya P er U n it SRAC

Kuantitas Produksi Per Hari

Perilaku Biaya untuk Pabrik Berukuran Tetap a) SRAC LRAC B ia ya P er U n it

Kuantitas Produksi Per Hari

(14)

Perilaku Biaya sebagai Fungsi

Akumulasi Produksi

Harga Sekarang

A

B

C Kurva Biaya Pengalaman

10 25 45

Akumulasi Produksi (dalam Ribuan Unit) Biaya

Per Unit (dalam Ribuan Rupiah)

70 65

55

Perusahaan selalu

berupaya untuk

(15)

4) Menganalisis Biaya, Harga, dan

Penawaran Pesaing

Jika permintaan pasar menetapkan batas tertinggi dan

biaya perusahaan menetapkan batas terendah untuk

penetapan harga, maka biaya dan harga pesaing serta

kemungkinan reaksi harga membantu perusahaan

menetapkan harga yang akan dikenakannya.

Untuk mengetahui harga dan mutu produk pesaing,

perusahaan dapat mengutus pembelanja untuk membeli

dan kemudian mempretelinya. Perusahaan juga dapat

menanyai pembeli tentang harga dan mutu produk

(16)

5) Memilih Metode Penetapan

Harga

Dengan adanya

tiga C – customer

demand’s

schedule, cost function, dan

competitor’s prices

– perusahaan kini siap memilih

harganya. Harga tersebut akan berada di antara harga yang

demikian rendah sehingga tidak

(17)

Alternatif metode penetapan harga:

Penetapan harga

markup

Penetapan harga berdasarkan pengembalian

sasaran

Penetapan harga berdasarkan nilai yang diyakini

Penetapan harga nilai

Penetapan harga berdasarkan harga berlaku

(18)

Penetapan Harga

Markup

Metode

penetapan harga

yang paling dasar

adalah dengan

menambahkan

markup standar

pada biaya

produk.

Contoh: diketahui biaya variabel per

unit buku Rp 70.000 dan biaya tetap

Rp 2,1 M pada kapasitas penjualan

yang diharapkan 50.000 unit,

sementara markup yang diinginkan

20% atas penjualan, maka harga jual

per unitnya adalah Rp 140.000 yang

berasal dari perhitungan berikut ini:

(19)

Penetapan Harga Berdasarkan

Sasaran Pengembalian

Misalkan produsen buku pada kasus pertama telah

menginvestasikan Rp 7 M dan ingin menetapkan harga

yang menghasilkan ROI 20%, maka harga per unit buku

dapat dihitung sebagai berikut:

(20)

Penetapan Harga Berdasarkan

Nilai yang Diyakini

Perusahaan mendasarkan harga produknya pada nilai yang diyakini pembeli. Mereka melihat pandangan pembeli atas nilai produknya, bukan biaya penjual, sebagai kunci penetapan harga. Mereka

menggunakan variabel-variabel bukan harga dalam bauran pemasaran untuk membentuk nilai yang diyakini dalam pikiran pembeli. Harga ditetapkan untuk menangkap nilai yang diyakini tersebut

Masih ingat bagaimana seorang tenaga penjual traktor merek Caterpillar meyakinkan calon pembelinya bahwa harga yang ditawarkannya relevan dengan nilai yang diyakini oleh pembeli tersebut?

(21)

Walaupun tenaga penjual tersebut menyatakan bahwa harga satu unit

traktor Caterpillar adalah $100.000 – 10% lebih tinggi dari harga yang diwarkan pesaingnya – tetapi angka penjualannya selalu spektakuler. Apa kunci

keberhasilannya?

Tenaga penjual tersebut akan

mengatakan bahwa sesungguhnya

kumpulan manfaat yang akan dirasakan pembeli terdiri atas:

harga traktor jika hanya sama dengan pesaing ($90.000)

selisih harga untuk ketahanan superior ($7.000)

selisih harga untuk keandalan superior

($ 6.000)

selisih harga untuk pelayanan superior

($5.000)

Selisih harga untuk garansi lebih lama

dan suku cadang ($2.000)

calon pembeli kini tahu total manfaat yang seharusnya dibayar sebesar $110.000.

Lalu tenaga penjual tersebut akan

(22)

Metode-metode untuk Memperkirakan Nilai

yang Diyakini

Metode langsung harga-peringkat

Pembeli memperkirakan harga untuk tiap produk yang

mencerminkan nilai total tiap produk tersebut. Misalkan, pembeli menyatakan bahwa produk A idealnya $65, produk B $50, dan produk C $33.

Metode langsung nilai yang diyakini-peringkat.

Pembeli mengalokasikan 100 poin untuk produk-produk untuk mencerminkan nilai total dari tiap produk tersebut. Jika pembeli mengalokasikan 45, 35, dan 20 untuk produk A, B, dan C, di mana rata-rata harga pasar produk tersebu $50, maka harga A $64.29, B $50, dan C $33.33.

Metode diagnosis

(23)

Contoh aplikasi metode diagnosis.

Bobot Atribut Produk

A B C

0,25 Ketahanan produk 40 40 20

0,30 Keandalan produk 33 33 33

0,30 Keandalan pengiriman 50 25 25

0,15 Mutu pelayanan 45 35 20

1,00 Nilai yang diyakini 41.65 32.65 24,9

Harga keseimbangan ($) 63.78 50 38.13

(24)
[image:24.720.106.592.130.467.2]
(25)

Penetapan Harga Nilai

Falsafah penetapan harga ini adalah

‘lebih untuk

kurang’.

Pendekatan ini menyatakan bahwa harga

seharusnya memberikan penawaran yang luar biasa

bagi konsumen. Jadi perusahaan yang menganut

falsafah ini akan menetapkan harga rendah untuk

produk bermutu tinggi.

Penetapan harga nilai bukan sekedar menurunkan harga

produk dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya. Ini

(26)

Penetapan Harga Berdasarkan Harga

Berlaku

Dalam metode ini, perusahaan mendasarkan harganya pada harga pesaing dan kurang memperhatikan biaya dan permintaannya.

Perusahaan dapat menetapkan harga lebih tinggi, sama, atau lebih rendah dari pesaingnya. Harga berlaku dianggap mencerminkan kebijakan bersama industri sebagai harga yang akan menghasilkan pengembalian yang layak dan tidak membahayakan keselarasan industri.

(27)

Penetapan Harga Penawaran

Tertutup

Penetapan harga ini umumnya digunakan oleh

perusahaan yang melakukan penawaran atas

suatu proyek. Perusahaan mendasarkan

harganya berdasarkan harapannya mengenai

bagaimana penetapan harga pesaing dan bukan

berdasarkan hubungan yang kaku atas biaya

atau permintaan perusahaan. Perusahaan tidak

dapat menetapkan harga di bawah tanpa

membahayakan posisinya sendiri. Sebaliknya

semakin tinggi ia menetapkan harga di atas

biaya, semakin kecil peluangnya untuk

(28)

Pengaruh Berbagai Penawaran terhadap

Laba yang Diharapkan

Penawaran Perusahaan

($.000.000)

Laba Perusahaan

($.000.000)

Peluang Pemenang

Laba yang Diharapkan ($.000.000)

66.5 0.7 0.81 0.567

70 4.2 0.36 1.512

73.5 7.7 0.09 0.693

77 11.2 0.01 0.112

(29)

Memilih Harga Akhir

Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan:

Penetapan harga psikologis

Pemasar tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomisnya. Banyak konsumen menggunakan harga sebagai indikator mutu. Ketika minuman

Fleischman dinaikkan harganya $1 per kemasan, penjualannya naik. Begitupun dengan sebotol parfum dengan harga $70, mungkin hanya berisi pewangi

seharga $7 saja.

Pengaruh unsur bauran pemasaran lainnya terhadap harga.

Suatu merek produk yang biasa tapi dengan anggaran iklan relatif tinggi dapat mengenakan harga premium.

Kebijakan penetapan harga perusahaan

Pemasar mempertimbangkan konsistensi penetapan harga dengan kebijakan penetapan harga perusahaan. Banyak perusahaan membentuk departemen penetapan harga untuk mengembangkan kebijakan penetapan harga,

mengambil keputusan, atau memberi persetujuan atas penetapan harga.

Pengaruh harga pada kelompok lain

(30)

MENERAPKAN HARGA

Perusahaan tidak menetapkan harga tunggal melainkan suatu struktur harga yang mencerminkan perbedaan permintaan secara geografis dan biaya, kebutuhan segmen pasar, waktu pembelian, tingkat pemesanan, dan faktor lainnya.

Sebagai akibat pemberian diskon dan dukungan promosi, perusahaan jarang mendapatkan laba yang sama dari setiap penjualan unit produknya. Strategi penerapan harga yang akan dibahas: penerapan harga geografis, diskon dan potongan harga, penetapan harga promosi, penetapan harga diskriminasi, dan

(31)

Penetapan Harga Geografis

Penetapan harga ini mengharuskan perusahaan

memutuskan bagaimana menetapkan harga

(32)

Diskon dan Potongan Harga

Diskon tunai: pengurang harga untuk pembeli yang

membayar tagihannya tepat waktu.

Diskon kuantitas: pengurangan harga bagi pembeli yang

membeli dalam jumlah besar tertentu.

Diskon fungsional: diskon yang ditawarkan kepada

perantara jika mereka melakukan fungsi-fungsi tertentu.

Diskon musiman: pengurangan harga untuk pembeli

yang membeli barang/jasa di luar musimnya.

Potongan harga: pengurangan harga dari daftar harga

jenis lainnya. Misalnya potongan harga penyerahan

merupakan potongan harga yang diberikan kepada

pembeli atas pembelian produk baru dengan

(33)

Potongan Harga Promosi

Harga kerugian-pelopor: suatu toko menurunkan harga merek

produk terkenal untuk memancing perdagangan yang lebih banyak. • Harga peristiwa khusus: penjual memberikan potongan harga

khusus pada musim-musim tertentu untuk lebih banyak menarik pelanggan.

Rabat tunai: penjual mengembalikan sebagian uang tunai kepada pembeli beberapa waktu setelah transaksi dilakukan.

Pembiayaan bunga rendah: penjual menawarkan pembiayaan berbunga rendah bahkan sampai dengan 0% terutama untuk produk tahan lama.

Perjanjian garansi dan pelayanan

(34)

Penetapan Harga Diskriminasi

Penetapan harga segmen pelanggan: kelompok pelanggan yang berbeda akan dikenakan harga yang berbeda untuk produk yang sama. Contoh museum, zoo, swimming pool.

Penetapan harga bentuk produk: versi produk yang berbeda dikenakan harga yang berbeda tetapi tidak proporsional dengan biayanya. Contoh setrika Proctor-Silex.

Penetapan harga citra: harga berbeda untuk produk yang sama berdasarkan perbedaan citra. Contoh harga parfum yang berbeda hanya karena perbedaan kemasan.

Penetapan harga lokasi: teater membedakan harga berdasarkan tempat duduk menurut preferensi konsumen atas berbagai lokasi. • Penetapan harga waktu: harga dibedakan menurut perbedaan

(35)

Penetapan Harga Bauran Produk

Penetapan harga lini produk

Penetapan harga tampilan-opsional: dipraktikan pada

penjualan produk otomotif.

Penetapan harga produk pelengkap: dipraktikan pada

penjualan printer.

Penetapan harga dua bagian: pembeli dibebani tarif

tetap dan variabel (telepon, listrik, air).

Penetapan harga produk sampingan

Penetapan harga penggabungan produk: Dunia Fantasi

(36)

MEMULAI DAN MENANGGAPI

PERUBAHAN HARGA

Memulai penurunan harga: dapat dipicu oleh adanya kelebihan kapasitas.

Memulai peningkatan harga: dapat dipicu oleh naiknya biaya produk atau adanya kelebihan permintaan pasar.

• Reaksi pelanggan atas perubahan harga: pelanggan mungkin mempersepsikan penurunan harga sebagai akan adanya model baru, produk tersebut tidak laku, dan produsen dalam kondisi

kesulitan keuangan. Pelanggan mungkin mempersepsikan kenaikan harga sebagai produk tersebut laris atau produsen ‘serakah’.

Reaksi pesaing terhadap perubahan harga: pesaing kemungkinan besar akan bereaksi jika jumlah perusahaan sedikit, produknya homogen, dan pembeli memiliki informasi lengkap.

(37)

Program Reaksi Harga untuk Mengatasi

Penurunan Harga Pesaing

Apakah pesaing telah menurunkan harganya? Apakah harga tersebut kemungkinan akan sangat merugikan penjualan kita?

Kurang dari 6% masukkan kupon beberapa ribu rupiah untuk pembelian Apakah tampaknya penurunan harga itu permanen? Antara 2-4% turunkan harga sebesar separuh penurunan harga pesaing Pertahankan harga, kita terus perhatikan harga pesaing Seberapa besar penurunan harganya?

Gambar

Gambar: aplikasi metode diagnosis

Referensi

Dokumen terkait

Program pendidikan Ners menghasilkan lulusan perawat Sarjana Keperawatan dan Profesional (Ners= “ First Profesinal Degree”) dengan sikap, tingkah laku, dan kemampuan profesional,

Pada desain kaos menggunakan kata – kata yang mengajak untuk berlari karena ada kata “ayo kejar aku” dan diberi sebuah persegi dibelakang tulisan agar dapat menarik perhatian

Dari hasil penelitian dan pembahasan tentang pengaruh latihan skipping terhadap hasil lompat tegak pada siswa SMAN 1 Sangkapura Bawean-Gresik, dengan populasi

Penelitian ini memiliki empat rumusan masalah, antara lain: apakah terdapat hubungan yang signifikan antara penge- tahuan pencemaran lingkungan dengan environmental

Menurut pendapat kami, laporan keuangan konsolidasi yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasi Perusahaan

Namun demikian, dalam tahap selanjutnya system Internal (Equation) akan diintegrasikan dengan Sistem BI-RTGS. Operasional sistem BI-RTGS di Bank Jabar dilaksanakan oleh

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya serta memberikan petunjuk, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul

Komunikasi instruksional dilakukan dalam upaya mengubah perilaku siswa agar menjadi lebih baik dengan memberikan bimbingan keterampilan kepada siswa agar siswa tunagrahita