• Tidak ada hasil yang ditemukan

Seleksi Isolat Lemah Virus Mosaik Ketimun-Satelit RNA-5 Dari Tanaman Ketimun

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Seleksi Isolat Lemah Virus Mosaik Ketimun-Satelit RNA-5 Dari Tanaman Ketimun"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 3. Seleksi Isolat lemah pada tanaman cabai; A. Isolat CIsolat C3 D. Isolat C4, E
Gambar 4. Seleksi isolat lemah pada tanaman tomat; A. Isolat C5, B. Isolat C2, C. Isolat C3, D
Tabel 1, Gejala Beberapa Isolat Virus Mosaik Ketimun Pada Tanaman

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil eksplorasi TYLCV isolat lemah dari kebun-kebun tomat di daerah Bogor, Cianjur, Garut yang 80% lebih populasi tanamannya memperlihatkan gejala penyakit daun

isolat virus ini tidak mempunyai kemampuan perlindungan terhadap stek tomat dan membiarkan lebih dari 70% stek tomat menjadi sakit dengan gejala daun keriting

Kegiatan yang dilakukan di rumah kaca mencakup : (1) evaluasi tingkat patogenisitas isolat virus dan penapisan isolat lemah yang mengandung satRNA; (2)

Selanjutnya, RNA total asal pelepah dan batang tebu yang terinfeksi SCSMV juga berhasil diekstraksi dengan menggunakan metode SDT ini dan hasil deteksi RT-PCR membuktikan

Respon 8 genotipe cabai terhadap infeksi isolat kuat ChiVMV-CKB dapat dibedakan menjadi 3 kelompok berdasarkan jenis gejala yaitu, 1) gejala belang berat, malformasi, ujung

(2010) melaporkan tanaman tomat yang diinokulasi dengan isolat lemah Pepino mosaic virus (PepMV) - CH2 kemudian diinokulasi dengan isolat kuat PepMV-CH2 menunjukkan

Dari hasil eksplorasi TYLCV isolat lemah dari kebun-kebun tomat di daerah Bogor, Cianjur, Garut yang 80% lebih populasi tanamannya memperlihatkan gejala penyakit daun

Isolat- isolat lemah ChiVMV yang diperoleh pada penelitian ini selanjutnya dapat digunakan sebagai kandidat agens proteksi silang untuk melindungi tanaman dari infeksi virus