• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Anemia dan KEK pada Ibu Hamil Akhir Trimester III dengan Berat Badan Lahir Bayi (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kalisat Kabupaten Jember)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Anemia dan KEK pada Ibu Hamil Akhir Trimester III dengan Berat Badan Lahir Bayi (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kalisat Kabupaten Jember)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Ibu hamil yang menderita KEP dan defisiensi gizi lain, menyebabkan berat badan lahir rendah (BBLR) yang menjadi faktor risiko terjadinya kematian bayi lahir.. Pertambahan

Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah faktor lain yang mempengaruhi berat bayi lahir, yaitu kondisi stres ibu, pekerjaan ibu, pendidikan ibu, penyakit selama

Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik dan pola makan ibu hamil trimester III dengan berat lahir bayi di Rumah Bersalin Bhakti Ibu

Moewardi dimana sampel ibu hamil yang menderita anemia ringan cenderung melahirkan bayi dengan berat badan lahir normal, sedangkan ibu hamil yang menderita anemia

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui hubungan Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dengan Bayi Berat Lahir Rendah di UPTD Puskesmas III Dinas

Penelitian ini bertujuan menganalisis pertambahan berat badan, dan status gizi ibu hamil sebagai faktor risiko kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Puskesmas Gayamsari

Terdapat hubungan yang signifikan kenaikan berat badan ibu selama hamil dengan berat badan bayi lahir (p<0,05), Semakin tinggi kenaikan berat badan ibu selama hamil maka berat

Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara pertambahan berat badan ibu pada kehamilan trimester III dengan berat bayi lahir, hal ini kemungkinan disebabkan