• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ibm penerapan program pengembangan anak usia dini Holistik integratif melalui paud

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Ibm penerapan program pengembangan anak usia dini Holistik integratif melalui paud"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Prosiding Seminar Hasil-Hasil Penelitian IPB 2012

581

IbM PENERAPAN PROGRAM PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI

HOLISTIK IN TEGRATIF MELALUI PAUD

(IbM of The Application of Holistic Integrative Program in Childhood

Development trough Early Childhood Education)

Alfiasari

1)

, Dwi Hastuti

1)

, Moh. Djemdje m D jamaludin

1)

, Hadi Riyadi

2)

1)

Dep. Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, IPB.

2)

Dep. Gizi dan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB.

ABSTRAK

Pengembangan program pendidikan anak usia dini holistik integratif adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah guna menjawab permasalahan yang ada pada anak usia dini di Indonesia. Melalui program IbM, penyelenggaraan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) dilakukan di 7 (tujuh) PAUD di Desa Cikarawang Kecamatan Darmaga Bogor, dengan jumlah cakupan siswa adalah 177 orang anak usia prasekolah. Tujuan IbM ini adalah meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dan tutor PAUD dalam penyelenggaraan PAUD HI dan selanjutnya mampu menyelenggarakan PAUD HI melalui program terintegrasi antara pendekatan pendidikan, gizi, dan kesehatan. Aspek pendidikan dilakukan dengan menerapkan pendidikan holistik berbasis karakter dan pemantauan perkembangan anak, sementara aspek gizi dilakukan dengan menerapkan gizi untuk optimalisasi pertumbuhan anak. Aspek kesehatan dilakukan dengan pendekatan perilaku hidup bersih dan sehat untuk anak.

Kata kunci: Gizi, kesehatan, pendidikan holistik berbasis karakter, perilaku hidup bersih dan sehat.

ABSTRACT

The development of Holistic Integrative of Early Childhood Education (HI-ECE) programs is one of the efforts by the government to address existing problems in early childhood in Indonesia. By IbM Program, holistic integrative of early childhood education programs were conducted at 7 (seven) kindergartens in Cikarawang Village, Dramaga Sub District, Bogor; and coverage 177 students of preschool children. The aim of IbM programs are to increase knowledge of Posyandu caderes and ECE teachers about HI-ECE so they can conduct HI-ECE through integrated program using education, nutrition, and health approach. Education aspect is conducted by character-based of holistic education approach and development minotoring. Meanwhile, nutrition aspect is conducted by nutrition for optimalizing of growth and development of preschool children. Health aspect is conducted by clean and healthy behavior for preschool children.

Keywords: Character-based of holistic education, clean and healthy behavior, health, nutrition.

PENDAHULUAN

Bangsa Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar

keempat di dunia dengan jumlah anak balita sebesar 23 juta (BPS 2010).

Referensi

Dokumen terkait

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyusun RAN PAUD-HI sejak tahun 2018 yang merujuk dari Stranas PAUD-HI tahun 2008. Saat ini, RAN PAUD-HI 2018-2019 masih

Pemenuhan kebutuhan dasar anak secara utuh, simultan, dan berkesinambungan dalam keterpaduan (Holistik Integratif) perlu dilakukan sejak dini dalam rangka menciptakan

Pembelajaran holistik integratif merupakan model pembelajaran untuk pendidikan anak usia dni yang berpusat pada anak, dimana dalam proses penerapannya menstimulasi

Berkaian dengan upaya mengembangkan pendidikan karakter kedisiplinan dalam pembelajaran holistik integratif pada anak usia dini,didapatkan hasil wawancara yakni terdapat

(2015: 47) menyatakan bahwa” kurikulum PAUD holistik-integratif adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan ajar serta cara yang

penyelenggaraan pelayanan pengembangan anak usia dini dengan jenis pelayanan yang lengkap dan utuh mencakup pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan, gizi,. pendidikan,

Tirtaningtyas 2012 mengungkapkan bahwa Sekolah menghadapi beberapa kendala dalam melakukan program PAUD HI, antara lain: koordinasi antar pemangku kepentingan, kurangnya pengetahuan dan

Hubungan Kompetensi Profesional Guru PAUD X1 dan Motivasi Kerja X2 secara bersama-sama dengan variabel Pelayanan PAUD Holistik Integratif Y Pengujian hipotesis ketiga menyimpulkan