Studi Pendeteksian Mangrove Menggunakan Citra Radarsat di Daerah Benoa, Bali
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil yang didapat menunjukan kepiting bakau yang dipelihara didaerah mangrove memiliki penambahan biomasa yang lebih besar bila dibandingkan dengan yang dipelihara pada daerah
Dengan adanya inventarisasi data luasan atau kerapatan dan perubahan ekosistem mangrove dengan pemanfaatan teknologi Sistem informasi Geografis menggunakan data citra
Dalam penelitian ini, indeks vegetasi tersebut dimasukkan dalam citra satelit ALOS AVNIR-2 untuk mengetahui rentan nilai indeks vegetasi mangrove alami dan yang ditanami di
Hasil yang didapat menunjukan kepiting bakau yang dipelihara didaerah mangrove memiliki penambahan biomasa yang lebih besar bila dibandingkan dengan yang dipelihara pada daerah
Metode analisa perubahan luasan mangrove menggunakan citra satelit multi temporal dengan dilakukan pembuatan klasifikasi menggunakan metode supervised classification
Dari hasil penelitian yang dilakukan di kawasan hutan mangrove area Benoa, Badung, Bali dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis kepiting Uca yang ditemukan berjumlah
Nilai akurasi sebaran hutan mangrove dan non mangrove dengan metode titik tunggal Centroid Kelas Data Referensi Total User Accuarcy Mangrove Non-Mangrove Peta Mangrove 318 13 331
Beberapa penelitian lainnya yang menggunakan citra berbeda dalam melakukan pemetaan mangrove memiliki nilai akurasi yang lebih kecil dibandingkan dengan sentinel-2b diantaranya dengan