• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menyoal (Kembali) Islamisasi Ilmu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Menyoal (Kembali) Islamisasi Ilmu"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Referensi

Dokumen terkait

Suatu renais- ans dalam Islam berkaitan dengan tajdid, atau pembaruan, yang dalam konteks tradisional diidentikan dengan fungsi dari tokoh pembaruan (mujaddid)

Ilmu pengetahuan dalam Islam sendiri menurut ketentuan Lem- baga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), sebagaimana dikutip Mas- huri Amin, terbagi ke dalam delapan kelompok, yaitu:

Islamisasi bukan sekedar melakukan kritik terhadap budaya dan peradaban global Barat, tetapi juga mentransformasi bentuk-bentuk lokal supaya sesuai dengan worldview Islam

Tumbuhan adalah makhluk hidup pertama (organik) yang meninggalkan makhluk-makhluk mati (inorganik). Daya-daya yang secara khas dimiliki tumbuhan adalah tumbuh,

Sebagai contoh, bersumber pada putusan Mahkamah Konstitusi Perkara Nomor 003/PUU- III/2005 mengenai Pengujian Undang-undang Nomor 19 Tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan

Dan tujuan dari islamisasi sains adalah berupaya memecahkan masalah-masalah yang timbul karena perjumpaan antara Islam dengan sains modern sebelumnya atau akibat dikotomi

Islamisasi pengetahuan ini juga diawali dengan adanya keresahan dan kekecewaan pada kaum muslim dalam melihat fenomena betapa pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan yang tidak didasari

Langkah ini merupakan suatu jalan keluar untuk mengakomodir nilai atau dampak negatif yang dihasilkan oleh perkembangan sain modern.23 Dari sini dapat dilihat bahwa Islamisasi ilmu