• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KEMITRAAN UD TANI MAKMUR DENGAN PETANI DALAM USAHA TANI BENIH PADI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS KEMITRAAN UD TANI MAKMUR DENGAN PETANI DALAM USAHA TANI BENIH PADI"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS KEMITRAAN UD TANI MAKMUR DENGAN PETANI DALAM

USAHA TANI BENIH PADI

Oleh: Yohan Gusyanto ( 06720012 )

Agribisnis

Dibuat: 2010-11-18 , dengan 8 file(s).

Keywords: TANI MAKMUR DENGAN PETANI

ABSTRAK

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki sumberdaya alam berupa lahan yang relatif cukup luas dan subur. Dengan iklim, suhu dan kelembaban yang cocok untuk kebutuhan pertumbuhan tanaman pangan pokok, salah satu jenis tanaman pangan yang sangat dibutuhkan oleh sebagian penduduk Indonesia adalah tanaman padi (Oryza Sativa). Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mengetahui kemitraan benih padi; 2. Mengetahui biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani di benih padi; 3. Mengetahui keuntungan usahatani benih padi yang bermitra.

Metode yang digunakan adalah metode Stratified sampling adalah penarikan contoh dengan membagi populasi menjadi beberapa strata. Jumlah sampel yang diambil menjadi 20 orang dari populasi jumlah petani 140 orang. Sebagian petani yang bermitra dengan UD. Tani Makmur diambil datanya untuk menjadi responden. Jenis-jenis data yang diambil adalah data primer.

Kemitraan antara UD Tani Makmur dan petani sangat efisien dan saling menguntungkan. Rata-rata jumlah biaya produksi setelah dikonversikan dalam luasan lahan 1 ha, maka rata-rata jumlah biaya produksi per ha yang harus dikeluarkan oleh petani responden adalah sebesar Rp. 10.924.256,-. Rata-rata penerimaan usahatani benih padi petani responden dalam konversi lahan 1 ha sekitar Rp. 18.900.000,-. Sedangkan rata-rata pendapatan usahatani benih padi luasan lahan 1 ha adalah sebesar Rp. 7.975.744,-. Hasil dari rata-rata R/C rasio setelah dilakukan konversi pada luasan lahan 1 ha, maka dapat disimpulkan bahwa nilai R/C rasio sebesar 1,73 yang lebih besar dari pada 1. Sesuai dengan kaidah pengambilan keputusannya bahwa usahatani pembenihan padi tersebut efisien untuk diusahakan.

ABSTRACT

Indonesia is one country that has natural resources such as land that is relatively broad and fertile. With the climate, temperature and humidity are suitable for the growth needs of staple food crops, One type of food crops that is needed by most of the population of Indonesia is rice plants (Oryza sativa).

This study aims to: 1. Knowing partnership rice seed; 2. Knowing the cost, revenue and income of farming in rice seeds; 3. Knowing the benefits of seed rice farming in partnership. The method used is stratified sampling method is the withdrawal of samples by dividing the population into several strata. The number of samples taken into are 20 people from a

population of 140 farmers. Some farmers who have partnered with UD. Tani Makmur datum is taken to be the respondent. The types of datum is taken from the primary datum.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Pendapatan Bersih petani padi adalah jumlah yang diterima petani responden dari hasil pertanian padi dan merupakan selisih antara nilai produksi dengan total biaya produksi

Berdasarkan data Tabel 5 dapat diketahui bahwa rata-rata jumlah total biaya produksi yang dikeluarkan oleh petani responden usahatani kacang hijau per LLG adalah sebesar

Berikut ini rata-rata biaya sarana produksi per hektar yang dikeluarkan oleh petani berlahan luas dan petani berlahan sempit pada usaha tani jagung di desa Kuwolu

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani jeruk dan pengaruh luas lahan, biaya produksi dan modal KUR BNI (Kredit Usaha Rakyat) terhadap pendapatan petani

Biaya Tidak Tetap (Variabel). Biaya variabel yang dikeluarkan yaitu biaya pakan, dan biaya obat. Rata-rata biaya pakan yang dikeluarkan oleh responden sebesar Rp 350.000.

Disarankan sebaiknya petani menggunakan benih bersertifikat sehingga pendapatan yang diperoleh petani dapat meningkat dilihat dari sisi produksi serta biaya yang dikeluarkan

Berdasarkan hasil analisis, total biaya produksi yang dikeluarkan pada usahatani padi sawah di desa Hadungdung Aek Rampah dengan luas lahan 0,90 Ha sebesar Rp.4.576.207,- Analisis

Besarnya biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh petani karet yang berada di Desa Tunggilis Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran adalah sebesar Rp 31.532.750 dan