• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI RESISTENSI ISOLAT Bradyrhizobium japonicum DARI SISTEM AGROFORESTRI TERHADAP BEBERAPA TINGKAT NAUNGAN PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merril)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UJI RESISTENSI ISOLAT Bradyrhizobium japonicum DARI SISTEM AGROFORESTRI TERHADAP BEBERAPA TINGKAT NAUNGAN PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merril)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

UJI RESISTENSI ISOLAT Bradyrhizobium japonicum DARISISTEM

AGROFORESTRI TERHADAP BEBERAPATINGKAT NAUNGAN PADA

TANAMAN KEDELAI(Glycine max (L.) Merril)

Oleh: Pujiono Eka Wicaksono ( 02710037 ) Agronomy

Dibuat: 2009-07-17 , dengan 7 file(s).

Keywords: Bradyrizobium Japonicum, Naungan, Kedelai.

ABSTRACT

The purpose of this reseach is to examine the resistance of some Bradyrhizobium japonicum isolates from agroforestry system and the shelter toward soybeans ( Glycine max (L.) Merill ). This research was performed at the Universitas Muhammadidah Malang Green House located in Tegal Gondo with altitude of 550 dpl, and UMM Biotek Laboratorium, on May 2nd, 2008 to September 2nd, 2008.

This research used RAK Split Plot with 3 times repetation with : Main Compartment of shelter : N0 ( without shelter ), N1 ( first shelter layer equal with 20 % ), N2 ( second shelter layer equal with 40 % ), N3 ( third shelter layer equal with 60% ). Secunder Compartment, Isolate Types : I0 ( without isolate ), I1 ( isolate from teak tree with kaba variety ), I2 ( isolate from sengon with wilis variety ), I3 ( isolate from orange with anjasmoro variety ), I4 ( isolate from mengkudu with anjasmoro variety ).

The data analysis used F test, with T=5%, then continued with T=5% if the treatment is changing. The result showed that the treatment of shelter gives significant influence toward observation variable of the highest plant, wider leaf, low chorofil level, the lightest of leaf and root, but for Bradyrhizobium japonicum isolates have no significant influence toward variable observations of the growth, and also harvest observation.

INTISARI

Tujuan penelitian ini ialah untuk menguji resistensi beberapa isolat Bradyrhizobium japonicum dari sistem agroforestri dan naungan terhadap tanaman kedelai ( Glicine max L. Merill).

Penelitian ini dilaksanakan di Green House milik Universitas Muhammadiyah Malang yang terletak di Desa Tegal Gondo dengan ketinggian 550 dpl dan Laboratorium BIOTEK Universitas Muhammadiyah Malang, pada tanggal 2 Mei 2008 sampai 2 September 2008.

Dalam penelitian ini menggunakan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAK Split Plot yang diulang sebanyak 3 kali dengan: Petak utama Naungan: N0 (Tanpa Naungan), N1 (Naungan 1 lapisan setara dengan 20%), N2 (Naungan 2 lapisan setara dengan 40%), N3

(Naungan 3 lapisan setara dengan 40%). Anak petak Macam Isolat I0 (Tanpa Isolat), I1 (Isolat dari tegakan jati dengan varietas Kaba), I2 (Isolat dari tegakan sengon dengan varietas Wilis), I3 (Isolat dari tegakan jeruk dengan varietas Anjasmoro), I4 (Isolat dari tegakan mengkudu dengan varietas Anjasmoro). Analisis data yang digunakan adalah analisis ragam (uji F) dengan taraf nyata 5%, yang dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf nyata 5% bila terdapat pengaruh perlakuan.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Parameter pengamatan jumlah akar pertanaman, pada umur pengamatan 14 dan 21 HST terlihat perbedaan yang sangat nyata, yaitu pada Varietas Wilis memiliki nilai yang tinggi dibandingkan

Isolan No 22 sebagai galur lolral, mernpunyai daya gabung lebih baik dengan varietas kedelai dibandingkan isolan lainnya dan Nitragin... Penulis dilahirkan pada tanggal 15

Karakter tinggi tanaman dan bobot biji per tanaman seluruh nomor genotipe yang diuji memiliki rata - rata melebihi dari kedua varietas pembanding Wilis dan Mlg 2521,

Pada musim tanam kedua galur KH 44, KH 58, mempunyai jumlah buku subur yang sama dibandingkan varietas Anjasmoro dan Wilis, dan lebih tinggi dari varietas Tanggamus, Slamet

Berdasarkan data fase vegetatif yaitu pada total luas daun dapat diketahui bahwa varietas Kaba (V 1 ) dan Wilis (V 2 ) mulai tercekam dari minggu ke-2 pada perlakuan

Jumlah Biji Dan Bobot Biji Per Tanaman Dari Berbagai Macam Kultivar Kedelai Yang Bersimbiosis Dengan Berbagai Isolat B.. Dengan

Karya ilmiah tertulis dengan judul “Uji Inokulasi dan Uji Kemampuan Ganda Isolat rhizobium Pada tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril).” disusun sebagai salah satu

Terjadinya perbedaan respon tinggi tanaman pada semua varietas dipengaruhi oleh sifat genetik dari masing-masing varietas tersebut, sehingga setiap varietas memberikan