• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan e-Commerce Khusus Komunitas Sepeda Fixed Gear (MUVEST BIKE SHOP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengembangan e-Commerce Khusus Komunitas Sepeda Fixed Gear (MUVEST BIKE SHOP)"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN

E-COMMERCE

KHUSUS KOMUNITAS

SEPEDA

FIXED GEAR

(MUVEST BIKE SHOP)

MUHAMMAD HAIKAL DZULFIKRI

DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)
(3)

PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI DAN

SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA*

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Pengambangan e-Commerce Khusus Komunitas Sepeda Fixed Gear (Muvest Bike Shop) adalah benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis saya kepada Institut Pertanian Bogor.

(4)

ABSTRAK

MUHAMMAD HAIKAL DZULFIKRI. Pengembangan e-Commerce Khusus Komunitas Sepeda Fixed Gear. Dibimbing oleh IRMAN HERMADI.

Popularitas dari toko online saat ini semakin luas. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyak bermunculan toko online. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem e-commerce berbasis web yang menjual part sepeda khusus untuk komunitas fixed gear, yaitu Muvest Bike Shop. Muvest Bike Shop dikembangkan dengan pendekatan Prototyping dan diimplementasikan dengan menggunakan Content Management System (CMS) Prestashop 1.5.6.2. kami berharap website e-commerce Muvest Bike Shop ini dapat mempermudah pengguna sepeda fixed gear untuk membeli part sepeda yang dibutuhkan dan pengiriman pembelian yang dilakukan secara langsung ke alamat pelanggan menggunakan bike messenger.

Kata kunci: e-commerce, fixed gear, online shop, sepeda

ABSTRACT

MUHAMMAD HAIKAL DZULFIKRI. Developing e-Commerce For Fixed Gear Bike Community. Supervised by IRMAN HERMADI.

Popularity of online shop becomes more wide. It can be seen from more popping up of online shop. This research is to develop web based e-commerce system that sale bike part for fixed gear community, Muvest Bike Shop. It was develop using prototyping approach and implemented using Content Management System (CMS) Prestashop 1.5.6.2. We hope this e-commerce website Muvest Bike Shop can make easy way for customer purcash bike part that he/she need, and product shipped direct to customer address using bike messenger.

(5)

Skripsi

sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ilmu Komputer

pada

Departemen Ilmu Komputer

PENGEMBANGAN

E-COMMERCE

KHUSUS KOMUNITAS

SEPEDA

FIXED GEAR

(MUVEST BIKE SHOP)

MUHAMMAD HAIKAL DZULFIKRI

DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(6)
(7)

Judul Skripsi : Pengembangan e-Commerce Khusus Komunitas Sepeda Fixed Gear (MUVEST BIKE SHOP)

Nama : Muhammad Haikal Dzulfikri NIM : G64090107

Disetujui oleh

Irman Hermadi, SKom MS PhD Pembimbing

Diketahui oleh

Dr Ir Agus Buono, MSi MKom Ketua Departemen

(8)

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas segala karunia-Nya sehingga karya ilmiah ini berhasil diselesaikan. Tema yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan sejak bulan November 2013 ini ialah Sistem Informasi, dengan judul Pengembangan e-Commerce Khusus Komunitas Fixed Gear.

Terima kasih penulis ucapkan kepada Bapak Irman Hermadi, SKom MS PhD selaku dosen pembimbing, ibu Ir. Meuthia Rachmaniah, MSc dan ibu Rina Trisminingsih, SKomp MT selaku dosen penguji. Ungkapan terima kasih juga disampaikan kepada ayahanda Taufik Hidayat dan ibunda Dedeh Sukmawati, Kakak dan adik tercinta, Desthi Nur Balqis Iklima, Syifa Aulia Azka yang telah memberikan semangat dan mengingatkan untuk menyelesaikan tugas akhir ini. Ulfa Nikmatiya yang dengan sabar menemani dan menyemangati. Melina yang telah membantu dan teman – teman ilkom lainnya.

Semoga karya tulis ini dapat bermanfaat dan memberikan kontribusi positif untuk perkembangan e-commerce di Indonesia, khususnya bagi komunitas sepeda fixed gear.

(9)

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL vi

DAFTAR GAMBAR vi

DAFTAR LAMPIRAN vi

PENDAHULUAN 1

Latar Belakang 1

Perumusan Masalah 2

Tujuan Penelitian 2

Manfaat Penelitian 2

Ruang Lingkup Penelitian 2

METODE PENELITIAN 2

Komunikasi 3

Rencana Cepat dan Pemodelan Rancang Cepat 4

Konstruksi Prototipe 4

Penyerahan Produk dan Pengumpulan Umpan Balik 5

HASIL DAN PEMBAHASAN 5

Komunikasi 5

Rencana Cepat dan Pemodelan Rancang Cepat 7

Konstruksi Prototipe 11

Penyerahan Produk dan Pengumpulan Umpan Balik 13

SIMPULAN DAN SARAN 13

Simpulan 13

Saran 13

(10)

DAFTAR TABEL

1 Kebutuhan Pengguna 6

2 Kebutuhan Fungsional 7

3 Kebutuhan Non-Fungsional 7

DAFTAR GAMBAR

1 Metode Prototyping (Pressman 2010)

2 Proses Bisnis Muvest Bike Shop 8

3 Diagram Konteks 9

4 DFD level 1 9

5 DFD level 2 10

6 Entity Relationship Diagram 11

7 Antarmuka Halaman Awal Muvest Bike Shop 11

8 Modul Pembayaran Rekening Bersama Blackpanda 12

9 Modul Pemilihan Bahasa 12

DAFTAR LAMPIRAN

1 Instalasi Prestashop 1.5.6.2 15

2 Antarmuka Muvest Bike Shop 17

3 Skenario Pengujian 19

(11)

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sepeda fixed gear atau single speed bicycle memliki satu gear (gigi) dengan mekanisme gear yang tetap (fixed-gear bicycle / fixed-wheel bicycle), sehingga putaran kaki tetap mengikuti putaran roda belakang Sheldon Brown (2014). Sepeda fixed gear dirancang dengan sistem brakeless (minim pengereman). Hal ini sesuai dengan kegunaannya, pada sekitar tahun 1948 sebagai track bike (sepeda balap) dan velodrome sebagai arena. Sekitar tahun 1950 single speed bicycle / fixed gear mulai digunakan di Australia dan sebagian negara di Amerika, sebagai time trials (uji kecepatan waktu). Beberapa tahun belakangan ini, sepeda fixed gear menjadi pilihan untuk berolahraga sebagai urban sport. Semakin banyaknya komunitas pengguna sepeda, akan meningkatkan pula permintaan pada kebutuhan part sepeda. Begitu pula dengan komunitas sepeda fixed gear. Penjualan secara online menjadi hal yang paling diminati untuk memenuhi kebutuhan part sepeda tersebut.

Dewasa ini, banyaknya komunitas sepeda khususnya fixed gear, memberi peluang dalam penjualan spare part sepeda. Penjualan yang ada saat ini masih menggunakan kaskus dan twitter sebagai media penjualan dan promosi. Kekurangan yang masih dimiliki oleh media tersebut, menjadi kendala bagi penjual dan pembeli spare part sepeda dalam melakukan transaksi. Aplikasi ini dibuat sebagai sarana khusus untuk komunitas sepeda fixed gear untuk mencari part, aksesoris sepeda atau sepeda secara keseluruhan. Muvest Bike Shop dibuat dengan basis web e-commerce sebagai toko virtual, sehingga memudahkan akses tanpa harus datang secara langsung ke toko. Produk yang ada dalam Muvest Bike Shop dapat ditelusuri dan dipilih oleh pelanggan yang kemudian dikumpulkan dalam keranjang belanja.

Dilihat dari aspek pemasaran maupun pengelolaan, penjualan secara konvesional masih dirasa lebih mahal. Popularitas dari pasar online tidak menunjukkan ada tanda penurunan peminat, jadi sekarang mungkin waktu yang tepat untuk berjualan melalui online GeoTrust (2011). Oleh karena itu, e-commerce dapan digunakan sebagai paradigma baru dalam sistem penjualan dan pemasaran. Dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini, dapat memberikan kemudahan untuk melakukan penjualan dan pembelian melalui online.

Toko online part sepeda fixed gear yang sudah ada masih belum dapat memberikan kemudahan dalam bertransaksi. Toko online yang sudah ada masih menggunakan sistem transaksi secara manual, yaitu proses yang dilakukan dengan cara menghubungi lewat telepon atau SMS. Keterbatasan proses transaksi tersebut yang masih dirasa kurang efisien dalam hal waktu. Pengembangan e-commerce Muvest Bike Shop ditujukan untuk mengatasi keterbatasan tersebut, dengan sistem transaksi yang dilakukan secara online.

(12)

2

Indonesia dan modul pemilihan bahasa untuk menyempurnakan website e-commerce yang akan dibangun, dan juga sudah ada developer dari indonesia dan sub forum berbahasa indonesia yang memudahkan pengguna untuk belajar tentang pembuatan modul Prestashop.

Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, dapat dirumuskan permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana membangun e-commerce khusus untuk komunitas yang memberikan kemudahan lebih untuk komunitas itu sendiri. Melengkapi kekurangan dari online shop yang sudah ada, yaitu transaksi dilakukan masih secara manual. Bagaimana memfasilitasi komunitas sepeda fixed gear sebagai tempat one stop buying part sepeda fixed gear.

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan e-commerce berbasis web, Muvest Bike Shop. Menyediakan part sepeda fixed gear. Memberi kenyamanan bagi pengguna dalam transaksi secara online, dan kemudahan pengiriman barang menggunakan kurir sepeda (bike messenger)

Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah:

1 Memudahkan pengguna dalam mencari part sepeda yang dibutuhkan.

2 Pengguna dapat melakukan transaksi pembelian part sepeda yang dibutuhkan dengan sistem yang dikembangan.

3 Pengiriman barang menggunakan bike messenger, sehingga meningkatkan kekerabatan antar pengguna sepeda fixed gear dan menjaga after sales service.

Ruang Lingkup Penelitian

Ruang lingkup penelitian ini adalah membuat sistem berbasis website yang dapat menjadi tempat bagi komunitas sepeda fixed gear berbelanja secara online dengan batasan – batasan sebagai berikut.

1 Pengembangan sistem menggunakan pendekatan prototyping.

2 Sistem yang dikembangkan berbasis web menggunakan teknologi Prestashop dan penambahan modul pembayaran menggunakan bank BCA, rekening bersama, dan modul pemilihan bahasa.

METODE PENELITIAN

(13)

3

merupakan tahap pengujian. Pendekatan secara prototipe lebih efektif, karena identifikasi rumusan masalah secara tepat dapat mengurangi perputaran siklus evaluasi, sehingga pengembangan menjadi lebih singkat (Pressman 2010).

Tahapan pertama dari metode ini merupakan tahapan analisis. Mencakup identifikasi masalah dan analisis kebutuhan informasi. Identifikasi masalah dilakukan untuk mendapatkan deskripsi umum sistem dan analisis kebutuhan informasi. Analisis kebutuhan informasi adalah menentukan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna sistem. Analisis kebutuhan sistem merupakan rancangan dasar sebuah sistem yang kemudian tulisankan dalam bentuk aliran proses bisnis. Analisis kebutuhan informasi ini meliputi kebutuhan informasi bagi Administrator, Pengunjung, dan Pelanggan. Analisis kebutuhan melibatkan informasi produk, informasi kategori, pemesanan dan pengiriman produk. Penyusunan analisis sistem ini, dilakukan dengan wawancara dengan pemilik Muvest Bike Shop secara langsung untuk pengumpulan data analisis.

Pada metode dengan pendekatan prototyping ada interaksi antara pengembang dan client. Pengembangan disesuaikan dengan keinginan client. Maka dalam pengembangannya jika pada tahapan akhir client merasa sesuai dengan yang diharapkan maka pengembangan selesai. Kemudian jika selanjutnya akan dilakukan perbaikan pada sistem, dapat dilakukan pengembangan berikutnya.

Komunikasi

Dalam tahapan pertama dari metode ini dilakukan proses analisis. Mencakup identifikasi masalah dan analisis kebutuhan informasi. Identifikasi masalah dilakukan untuk mendapatkan deskripsi umum sistem dan analisis kebutuhan informasi. Analisis kebutuhan informasi adalah menentukan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna sistem. Analisis kebutuhan sistem merupakan rancangan dasar sebuah sistem yang kemudian tulisankan dalam bentuk aliran

(14)

4

proses bisnis. Analisis kebutuhan informasi ini meliputi kebutuhan informasi bagi Administrator, Pengunjung, dan Pelanggan. Analisis kebutuhan melibatkan informasi produk, informasi kategori, pemesanan dan pengiriman produk. Penyusunan analisis sistem ini, dilakukan dengan wawancara dengan pemilik Muvest Bike Shop secara langsung untuk pengumpulan data analisis.

Hasil yang akan didapatkan dari proses komunikasi ini selanjutnya akan dibuat proses bisnis, tabel kebutuhan fungsional dan non fungsional serta tabel kebutuhan pengguna. Dari hasil analisis tersebut yang nantinya akan dijadikan landasan dari pembuatan sistem.

Rencana Cepat dan Pemodelan Rancang Cepat

Pada tahapan ini dibuat rancangan desain dari sistem Muvest Bike Shop. Desain perancangan sistem dimulai dengan perancangan Data Flow Diagram (DFD), dan entity relationship diagram (ERD). Diagram konteks (DFD level 0) yang merupakan permodelan dasar dari sistem secara keseluruhan sebagai interaksi antara sistem dengan entitas eksternal terhadap batasannya Pressman (2010). DFD level 1. Pada tahap desain dibuat perancangan fondasi sistem. Diawali dengan diagram konteks yang merupakan permodelan dari diagram aliran proses, kemudian dikembangkan menjadi DFD level 1 sebagai perluasan diagram aliran proses pada diagram konteks.

Hasil dari tahapan ini merupakan rancangan proses bisnis yang digunakan sebagai aliran proses dari sistem Muvest Bike Shop. Rancangan DFD, dan ERD memberikan gambaran alur proses antara pengguna sistem dan web Muvest Bike Shop serta struktur database perancangan sistem. Rancang cepat yang sudah dirancang sesuai dengan kesepakatan pengembang dan pengguna selanjutnya akan mulai dikembangkan pada tahap konstruksi prototipe.

Konstruksi Prototipe

Pada tahapan konstruksi prototipe, dikembangkan sistem berbasis website Muvest Bike Shop berdasarkan permodelan desain yang sudah dirancang. Pembuatan antarmuka sistem yang memudahkan pengguna dalam mengakses Muvest Bike Shop. Pada proses prototipe dikembangkan antarmuka sistem dan modul sebagai fungsi utama sistem. Setelah program selesai baik itu sebagian maupun secara keseluruhan, maka dilakukan proses pengujian dengan metode black box.

Pengujian dengan metode black box dilakukan oleh client pada prototipe yang sudah dibuat pengembang, yang bertujuan untuk melihat apakah program tersebut terdapat kesalahan atau tidak sebelum diaplikasikan, serta mengetahui sejauh mana aplikasi ini dapat bekerja dengan baik dan dapat memenuhi tujuan yang ingin dicapai oleh client.

Dalam mengembangkan website Muvest Bike Shop, perangkat lunak yang digunakan adalah sebagai berikut:

 Prestashop 1.5.6.2, software open source yang digunakan dalam membangun website e-commerce

(15)

5 dikembangkan sendiri dan digunakan untuk fitur tambahan yang dibutuhkan dalam website e-commerce

 Xampp, software web server apache yang didalamnya sudah tersedia database server mysql dan support php programming

 Notepad ++, digunakan untuk mengubah coding yang perlu diganti

 Photoshop dan Corel Draw X5 digunakan untuk membuat desain tampilan dan logo banner Muvest Bike Shop pada website.

Penyerahan Produk dan Pengumpulan Umpan Balik

Pada tahap ini web yang sudah dibuat diserahkan kepada client. Client bisa memberikan tanggapan akan sistem yang sudah dibuat serta persetujuan mengenai sistem tersebut. Pengujian sistem oleh client sangat diperlukan supaya sistem yang dikembangkan dapat memberikan kepuasan kepada client. Untuk melihat fungsi yang sudah berjalan maka dilakukan pengujian dengan metode black box yang dilakukan oleh client, bila ada perbaikan dan penambahan pada sistem maka akan langsung disampaikan kepada pengembang untuk selanjutnya dilakukan perbaikan kembali. Hasil dari pengujian secara black box adalah sebuah tabel pengujian.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada penelitian ini dilakukan beberapa tahapan yang harus dilalui pada pendekatan prototipe. Tahapan dilakukan untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan kebutuhan client. Berikut adalah hasil penelitian yang dilakukan untuk mengembangkan website Muvest Bike Shop.

Komunikasi

Pengumpulan Informasi

Pada tahap komunikasi dilakukan pengumpulan informasi untuk memperoleh sistem yang selanjutnya akan dikembangkan berdasarkan kebutuhan pengguna kebutuhan dari web Muvest Bike Shop. Informasi kebutuhan diperoleh dengan diskusi dengan client dan pengguna sepeda fixed gear, dan referensi dari web blog penjual part sepeda fixed gear, diantaranya: sumvelo.com dan alphalabcrew.com. Data yang didapatkan dari referensi tersebut dijadikan sebagai data utama yang diacu pada sistem Muvest Bike Shop.

Pengumpulan informasi dengan diskusi pengguna fixed gear dan client untuk mengklarifikasi serta mengkonfirmasi dan penyesuaian fungsi-fungsi yang dikembangkan. Pengguna fixed gear yang diwawancarai adalah pengguna fixed gear yang biasa melakukan pembelian part sepeda.

Data yang didapatkan diantaranya adalah sebagai berikut:

(16)

6

 Info kategori produk, pengumpulan kategori produk dilakukan untuk mengelompokan produk berdasarkan jenisnya. Terdiri atas Frame, Drivetrain, Stem and Handlebar, dan Wheelset.

 Info profil perusahaan, untuk mempermudah komunikasi pelanggan dalam memberikan saran, kritik atau masukan dan untuk memperoleh informasi. Biasanya menggunakan nomor HP, telepon, dan alamat email.

 Info pembayaran, menunjukkan bagaimana proses pembayaran bank dan pembayaran melalui rekening bersama yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran.

 Informasi pengiriman barang menggunakan kurir sepeda (bike messenger). Hasil dari diskusi dan analisi kebutuhan informasi, didapatkan proses bisnis dari sistem Muvest Bike Shop. Oleh karena itu sistem yang akan dikembangkan sebagai proses bisnis untuk toko online Muvest Bike Shop adalah sebagai berikut:

1 Muvest Bike Shop diakses secara online sehingga memudahkan pelanggan untuk memesan dan berbelanja busana muslimah.

2 Pengguna dapat melakukan pendaftaran sebagai member pada Muvest Bike Shop.

3 Pengguna dapat melakukan pembelian, edit pembelian produk pada Muvest Bike Shop.

4 Pembayaran transaksi pada Muvest Bike Shop dapat menggunakan pembayaran melalui salah satu bank swasta dan rekening bersama.

5 Barang dikirim ke alamat tujuan dengan menggunakan bike messenger. Identifikasi Pengguna dan Fungsi Sistem

Identifikasi kebutuhan pengguna diperlukan agar terlihat perbedaan dari masing-masing pengguna dalam menggunakan sistem sesuai dengan keperluan pengguna. Dalam sistem ini, pengguna dibagi menjadi tiga sesuai hak aksesnya, pengunjung, pelanggan dan administrator. Pengunjung adalah pengguna yang hanya dapat melihat tampilan website dan produk. Pelanggan adalah pengguna yang dapat melihat tampilan, melakukan login, melihat dan membeli produk. Administrator adalah pengguna yang dapat mengubah, menambah, menghapus produk dan kategori. Pengembangan sistem memerlukan identifikasi kebutuhan pengguna agar sistem yang dikembangkan sesuai dengan keperluan pengguna. Kebutuhan pengguna merupakan jumlah konten objek pada suatu fungsi dalam sebuah halaman Pressman (2010). Hasil analisis kebutuhan pengguna dapat dilihat pada Tabel 1. Kebutuhan fungsional menggambarkan layanan yang tersedia pada sistem, dan memperlihatkan fungsi penggunanya maka dapat dilihat pada Tabel 2, sedangkan kebutuhan nonfungsional adalah batasan dari kebutuhan fungsional, yang dapat dilihat pada Tabel 3.

Tabel 1 Kebutuhan Pengguna

Pengguna Kebutuhan

Pengunjung & Pelanggan Menampilkan halaman website, produk, katalog Pelanggan Melakukan transaksi pembelian dan pengiriman Admin Mengelola fungsi modul-modul utama, baik

(17)

7

Tabel 2 Kebutuhan Fungsional

Kode Fungsi Pengguna

MUV-S-001 Fungsi menampilkan halaman website Pengunjung & Pelanggan

MUV-S-002 Fungsi menampilkan produk Pengunjung

& Pelanggan MUV-S-003 Fungsi menampilkan kategori Pengunjung

& Pelanggan

MUV-S-004 Fungsi login user Pelanggan

MUV-S-005 Fungsi memasukkan & mengubah profil user Pelanggan

MUV-S-006 Fungsi pemesanan produk Pelanggan

MUV-S-007 Fungsi menambah & mengubah pemesanan Pelanggan

MUV-S-008 Fungsi search Pengunjung

& Pelanggan

MUV-S-009 Fungsi pembayaran Pelanggan

MUV-S-010 Fungsi login administrator Administrator

MUV-S-011 Fungsi menambah produk Administrator

MUV-S-012 Fungsi menambah kategori produk Administrator MUV-S-013 Fungsi mengubah detail produk Administrator

MUV-S-014 Fungsi mengelola pesanan Administrator

MUV-S-015 Fungsi mengelola pembayaran Administrator MUV-S-016 Fungsi mengelola pengiriman Administrator MUV-S-017 Fungsi menampilkan kontak kami Pelanggan MUV-S-018 Fungsi menampilkan pemilihan bahasa Pelanggan Tabel 3 Kebutuhan Non-Fungsional

Kode Parameter Kebutuhan

MUV-S-101 Availability 24 jam/hari, 7 hari/minggu

MUV-S-102 Security Keamanan menggunakan username dan password untuk administrator dan pelanggan

Rencana Cepat dan Pemodelan Rancang Cepat

Ketika aplikasi e-commerce ini dimulai, halaman awal (home) yang berisi modul utama dalam e-commerce Muvest Bike Shop ditampilkan. Adapun tahapan proses bisnis dapat dilihat pada Gambar 2. Setelah tahap analisis selesai, maka selanjutnya adalah merancang aplikasi yang telah didefinisikan sebelumnya. Perancangan sistem dimulai dengan pembuatan proses bisnis, DFD, ERD.

Proses Bisnis

Proses bisnis sistem Muvest Bike Shop yang dibuat pada sistem e-commerce ini, pengguna dapat melakukan pemesanan dan diproses oleh administrator. Aliran proses bisnis dapat dilihat sebagai berikut:

(18)

8

3 Pelanggan memilih dan memesan produk yang tersedia pada Muvest Bike

Shop.

4 Jika pelanggan ingin mengubah atau menambahkan pesanan, pelanggan

dapat kembali ke halaman produk.

5 Setelah pelanggan selesai dengan produk yang dibeli, pelanggan dapat

melakukan selesai belanja pada keranjang belanja.

6 Setelah sesuai dengan produk yang diinginkan, pelanggan dapat

melakukan pembayaran.

7 Pelanggan dapat memilih metode pembayaran, dengan transfer langsung

atau menggunakan rekening bersama.

8 Pelanggan mengirimkan jumlah uang sesuai total yang harus dibayarkan

dan mencantumkan nomor referensi sebagai bukti pembayaran.

9 Validasi pembayaran akan dilakukan oleh administrator dan dibuat invoice

pembelian.

10 Barang dikirim ke alamat tujuan dengan menggunakan kurir sepeda (bike

messenger).

(19)

9

Gambar 3 Diagram Konteks

Keuntungan menjadi pelanggan dan memiliki akun pada e-commerce Muvest Bike Shop, pelanggan tidak perlu lagi memasukkan alamat tujuan pengiriman pada saat melakukan pembelian. Pelanggan juga yang masuk dalam “Top Buyer” akan mendapatkan diskon atau voucher pembelian pada Muvest Bike Shop. After sale service yang diberikan pada pelanggan berupa garansi dari part sepeda yang dibeli dari Muvest Bike Shop. Penggantian part yang dibeli memiliki kerusakan atau cacat dalam proses sebelum sampai ke pelanggan. Kegiatan bersepeda bersama pada saat Car Free Day untuk menjaga kedekatan antara pelanggan dan owner Muvest Bike Shop, sehingga kritik dan saran dapat diterima dan diproses semaksimal mungkin.

Data Flow Diagram (DFD)

Perancangan DFD level 0 atau diagram konteks dapat dilihat pada Gambar 3 yang terdapat tiga pengguna utama, yaitu administrator, pengunjung, dan pelanggan yang merupakan penjabaran dari pengguna dalam sistem Muvest Bike Shop. Setelah perancangan diagram kontext kemudian dikembangkan menjadi DFD level 1. Kemudian DFD level 1 dijabarkan lebih lanjut lagi menjadi DFD level 2. DFD menggambarkan suatu sistem yang ada atau sistem yang akan dikembangkan secara logika dan menjelaskan arus data, yang menjelaskan secara umum sistem atau batasan dari sistem tersebut (Jogiyanto 2005).

Pada DFD level 1 Gambar 4, terdapat penjabaran proses pengguna, yakni proses pengunjung dan pelanggan. Pengunjung dapat melakukan pendaftaran akun. Pelanggan yang sudah memiliki akun dapat masuk dan melakukan pemesanan produk. Administrator dapat masuk kedalam sistem dan panel admin. Administrator dapat mengelola kategori, produk, pesanan, pembayaran, dan pengiriman.

DFD level 1 kemudian dikembangkan lebih lanjut menjadi DFD level 2 Gambar 5. Pada DFD level 2 terdapat 8 proses.

(20)

10

Gambar 5 DFD level 2

Proses pertama, yaitu pengunjung dapat melakukan pendaftaran akun untuk melakukan pemesanan, sehingga tidak perlu mengisikan alamat pengiriman. Proses kedua, yaitu pengguna yang sudah mendaftar dan menjadi pelanggan dapat melakukan proses masuk untuk melakukan pemesanan, dan administrator untuk mengelola pemesanan. Proses tiga yakni proses menampilkan produk.

Proses empat yakni proses menampilkan kategori. Proses lima yakni proses mengelola produk, yaitu admin mengubah, menghapus, dan menambah produk, kategori produk. Proses enam yakni proses pemesanan, yaitu pelanggan memesan produk. Proses tujuh yakni proses pembayaran, yaitu pelanggan melakukan pembayaran yang kemudian diperiksa oleh administrator. Proses delapan yakni proses periksa transaksi, yaitu administrator memvalidasi pembayaran kemudian sistem mencetak resi pembayaran.

Entity Relationship Diagram

(21)

11

Gambar 6 Entity Relationship Diagram Konstruksi Prototipe

Website Muvest Bike Shop diimplementasikan dengan menggunakan Content Management System (CMS) Prestashop 1.5.6.2. Modul standard yang disediakan CMS Prestashop dalam membangun e-commerce, yaitu profil, kategori, produk, keranjang belanja, hubungi kami, dan pembayaran menggunakan cheque. Kemudian dikembangkan modul tambahan berupa pembayaran menggunakan salah satu bank, pembayaran menggunakan rekening bersama blackpanda, dan modul pemilihan bahasa. Selain itu untuk merancang antarmuka mengunakan CSS. Basis data menggunakan MySQL yang terdapat pada XAMPP. Tabel basis data sudah terintegrasi dari Prestashop.

Modul merupakan salah satu bagian penting pada situs, karena modul merupakan tempat dari semua fungsionalitas dan desain Tizon & Horton (2013). Rancangan modul pada pengimplementasian e-commerce ini berfungsi untuk memanggil sub-program lain sehingga Muvest Bike Shop dapat berjalan. Perancangan modul tersebut menghasilkan struktur rancangan antarmuka untuk pengguna Gambar 7.

(22)

12

Tahap implementasi diawali dengan installasi Prestashop, dan dapat dilihat pada Lampiran 1. Antarmuka sistem dibuat sesuai dengan rancangan sistem. Antarmuka dibuat untuk menampilkan kategori dan produk part sepeda yang tersedia. Antarmuka dibuat untuk mempermudah pengguna dalam menggunakannya. Berikut contoh antarmuka Muvest Bike Shop secara keseluruhan pada Lampiran 2.

Pada panel administrator yang telah disediakan CMS Prestashop, administrator dapat mengelola pesanan masuk dan pengiriman barang. Menambahkan produk, dan memperbahauri ketersediaan produk. Pada tahap pengimplementasian ini, ditambahkan modul pembayaran melalui bank dan rekening bersama blackpanda Gambar 8. Modul pembayaran standard dari Prestashop berupa pembayaran melalui cheque. Penambahan modul pembayaran melalui bank dan rekening bersama adalah adaptasi untuk sistem pembayaran transaksi online yang biasa digunakan. Penambahan modul pemilihan bahasa untuk mempermudah pelanggan untuk mengerti penggunaan nama pada part fixed gear Gambar 9.

Setelah prototipe selesai dirancang dan dikembangkan, kemudian dilakukan pengujian dengan metode black box sebelum diserahkan kepada client. Pengujian sistem dilakukan dengan beberapa skenario untuk mendapatkan hasil dari seluruh fungsi yang telah dikembangkan pada web Muvest Bike Shop dapat berjalan dengan baik.

Gambar 8 Modul Pembayaran Rekening Bersama Blackpanda

(23)

13 Penyerahan Produk dan Pengumpulan Umpan Balik

Penyerahan produk dan pengumpulan umpan balik merupakan hasil dari pengujian menggunakan metode black box. Pengujian sistem Muvest Bike Shop dengan black box dengan memberikan masukan dari client dan melihat keluaran dari sistem.

Pengujian sistem dilakukan pada kasus pembelian, pemesanan, pembayaran, dan pengiriman suatu produk berdasarkan kebutuhan fungsional sistem. Pengujian dilakukan dengan bantuan skenario pengujian untuk Muvest Bike Shop oleh pengguna sepeda fixed gear sebagai pelanggan. Skenario pengujian oleh pelanggan dapat dilihat pada Lampiran 3. Hasil pengujian dari setiap menu berfungsi dengan baik dapat dilihat pada Lampiran 4.

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Aplikasi e-commerce Muvest Bike Shop berbasis website berhasil dikembangkan dengan metode Prototyping. Muvest Bike Shop dikembangkan sebagai toko online yang menjual part sepeda khusus untuk komunitas sepeda fixed gear. Pelanggan dapat membeli part sepeda yang dibutuhkan melalui Muvest Bike Shop secara online. Muvest Bike Shop diharapkan mampu menjadi one stop buying bagi komunitas sepeda fixed gear. Pengiriman barang yang dipesan menggunakan kurir sepeda (Bike Messenger).

Saran

(24)

14

DAFTAR PUSTAKA

Andam, ZR. 2003. e-Commerce and e-Bussiness. Manila: UNDP-APDIP.

[Blackpanda] Rekening Bersama Blackpanda 2014.

https://rekberblackpanda.com/about_us [23 Juni 2014].

GeoTrust. 2011. Creating an e-Commerce Web Site : A Do It Yourself Guide. Australia: GeoTrust.com.

Johansyah, AN. 2013. Pembangunan Sistem e-Commerce Menggunakan Payment Gateway Paypal Dengan Pendekatan eCRM dan Pengujian Usability (Studi Kasus: PT. EKKO HEJO) [skripsi]. Bogor(ID) : Institut Pertanian Bogor (IPB). [Keirin Japan] Keirin Bicycle http://bg.keirin.jp/en/abcs/bikes/ [6 Juni 2014]. Nugroho A. 2006. E-Commerce Memahami Perdagangan Modern di Dunia Maya.

Bandung(ID): Informatika.

Pressman, RS. 2010. Software Engineering A Practitioner`s Approach. America(US): McGraw Hill Higher.

[Prestashop] Prestashop 1.5 Documentation Team. 2013. Developer guide.

http://doc.prestashop.com/display/PS15/Developer+Guide [6 Juli 2014].

Raharjo, B. et al. 2010. Pemrograman Web (HTML, PHP, dan MySQL). Bandung(ID): Modula.

[Sheldon Brown] Fixed Gear Bicycle For The Road.

http://sheldonbrown.com/fixed.html [6 Juni 2014].

Silberschatz, A. Korth, H F. Sudarshan, S. 2011. Database System Concepts Sixth Edition. America(US): McGraw-Hill.

Sudarma, S. 2012. Buku Pintar Website Instan. Jakarta(ID): Media Kita.

(25)

15 Lampiran 1 Instalasi Prestashop 1.5.6.2

No Deskripsi Screenshot

1

Proses awal installasi Prestashop, yaitu memilih bahasa yang akan digunakan. Prestashop yang digunakan Prestashop 1.5.6.2.

2

Lisence Agreements penggunaan

Prestashop.

3

Mengisi informasi profil e-commerce yang akan

dikembangkan.

4

(26)

16

Lampiran 1 Instalasi Prestashop 1.5.6.2 (lanjutan)

No Deskripsi Screenshot

5 Proses konfigurasi database.

(27)

17 Lampiran 2 Antarmuka Muvest Bike Shop

No Deskripsi Screenshot

(28)

18

Lampiran 2 Antarmuka Muvest Bike Shop (lanjutan)

No Deskripsi Screenshot

4

Halaman produk. Halaman ini menampilkan produk dan spesifikasi yang dimiliki oleh produk tersebut.

(29)

19 Lampiran 3 Skenario Pengujian

No Jenis Skenario Pengujian Skenario

1 Pendaftaran

a. Akses aplikasi e-commerce Muvest Bike Shop menggunakan web browser internet. Disarankan menggunakan web browser versi terbaru.

b. Setelah halaman awal Muvest Bike Shop tampil, lakukan pendaftaran akun dengan mengklik menu “login” pada bagian kanan atas. Masukkan e-mail anda sebagai username.

c. Setelah form pendaftaran ditampilkan, isi form dengan “informasi pribadi”, “alamat

anda” sedetil mungkin sesuai dengan

informasi yang dibutuhkan.

2 Pemesanan

a. Setelah selesai dengan pendaftaran, pelanggan dapat memilih produk yang akan dibeli.

b. Pemesanan produk dilakukan dengan cara mengklik produk yang akan dibeli, kemudian menekan tombol add to cart (tambah ke keranjang). Produk akan masuk kedalam keranjang belanja pada bagian kanan atas halaman.

c. Pelanggan dapat melanjutkan pemesanan, memilih produk lain yang akan dibeli atau menyelesaikan pemesanan.

3 Pembayaran

a. Pesanan yang telah masuk keranjang, selanjutnya diproses untuk pembayaran. b. Proses pembayaran, dilakukan setelah

menekan tombol selesai belanja (check out). c. Dilanjutkan dengan mengisi alamat tujuan

pengiriman produk dan memilih jasa pengiriman.

d. Setelah itu, pelanggan dapat memilih cara pembayaran dengan transfer secara langsung atau menggunakan rekening bersama.

e. Setelah melakukan pembayaran sesuai transaksi, pelanggan dapat mengirimkan no resi pembayaran untuk validasi pembayaran. 4 Konfirmasi pembayaran

a. Administrator kemudian memeriksa pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan. b. Setelah melakukan validasi, kemudian

administrator mencetak invoice.

5 Pengiriman

(30)

20

Lampiran 4 Hasil Pengujian Nama Fungsi

error pada halaman Benar

(31)

21 Lampiran 4 Hasil Pengujian (lanjutan)

Nama Fungsi (Kode Fungsi)

Kode Uji

Nilai

Masukan Skenario

Hasil yang Diharapkan

Hasil Uji

U10 Benar

Pelanggan menambah produk yang akan dibeli pada keranjang belanja

Menampilkan pilihan untuk menambah produk pada keranjang belanja

(32)

22

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Jakarta, pada tanggal 6 Agustus 1991. Penulis merupakan anak kedua dari pasangan Taufik Hidayat dan Dedeh Sukmawati. Pada tahun 2009, penulis menamatkan pendidikan di SMA Negeri 3 Jakarta. Penulis lulus seleksi masuk Institut Pertanian Bogor (IPB) pada tahun yang sama melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Negeri Tinggi (SNMPTN) dan diterima sebagai mahasiswa di Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Gambar

Gambar 1 Metode Prototyping (Pressman 2010)
Tabel 3 Kebutuhan Non-Fungsional
Gambar 2 Proses Bisnis Muvest Bike Shop
Gambar 3 Diagram Konteks
+3

Referensi

Dokumen terkait