• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perkawinan Campuran Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Tentang Perkawinan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Perkawinan Campuran Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Tentang Perkawinan"

Copied!
97
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian tesis ini dapat disimpulkan bahwa Undang-undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraaan mengakui anak dalam perkawinan campuran sebagai Warga

Suami isteri yang terikat dalam perkawinan yang sah, akan mempunyai harta benda, baik yang diperoleh sebelum perkawinan maupun selama perkawinan. Pengaturan

Puji Syukur senantiasa penulis panjatkan kepada Allah SWT karena hanya atas berkat dan Rahmat serta Hidayah – NYAlah penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini

Pembagian di atas dimungkinkan akan berubah karena sejak tahun 2008 Mahkamah Agung RI menerbitkan sebuah buku tentang Pedoman Teknis Peradilan Agama yang mana Bila

Sehubungan dengan pengaturan tentang perkawinan anak di bawah umur tanpa izin orang tua dalam Fiqih Islam, Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun

Ketiga pengaturan tentang perkawinan anak di bawah umur tanpa izin orang tua dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dilarang melangsungkan

Suami isteri yang terikat dalam perkawinan yang sah, akan mempunyai harta benda, baik yang diperoleh sebelum perkawinan maupun selama perkawinan. Pengaturan

Puji Syukur senantiasa penulis panjatkan kepada Allah SWT karena hanya atas berkat dan Rahmat serta Hidayah – NYAlah penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini