• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Karakter Aromatik secara Molekuler dan Organoleptik pada Galur Padi BC5F2 Hasil Persilangan Ciherang dan Pandanwangi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Identifikasi Karakter Aromatik secara Molekuler dan Organoleptik pada Galur Padi BC5F2 Hasil Persilangan Ciherang dan Pandanwangi"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Hasil kuantitas dan kemurnian DNA hasil isolasi sampel 9-12-8
Gambar 1  Elektroforegram beberapa DNA daun padi BC5F2 9-12-8
Tabel 3 Hasil uji aroma tanaman padi BC5F2 9-12-8
Tabel 4 Hasil uji aroma seluruh sampel BC5F2 yang mengandung gen aroma
+2

Referensi

Dokumen terkait

Galur-galur yang digunakan sebagai tetua betina yaitu N/UP-17-10, N/UP-32-8, N/UP-82-3, N/UP-89-3, dan N/UP-118-7, yang merupakan galur- galur IPB hasil persilangan varietas

Galur-galur ini diharapkan memiliki hasil produksi yang sama dengan varietas padi sawah pada umumnya namun dapat ditanam di lahan kering.. Karakterisasi adalah

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi galur-galur padi harapan yang memiliki produktivitas lebih tinggi dari varietas Ciherang dan Mekongga untuk

Lima dari galur tersebut yang berbunga lebih genjah dari Ciherang dan hasil lebih tinggi dipilih untuk dilakukan analisis background dengan menggunakan marka mikrosatelit yang

penelitian mengenai galur hasil persilang- an tanaman kedelai yang bertujuan (1) Mengkaji keragaan galur-galur kedelai hasil persilangan varietas Tanggamus x

Karakteristik morfologi 21 varietas padi aromatik menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap varibael tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, umur berbunga,

Galur-galur yang digunakan sebagai tetua betina yaitu N/UP-17-10, N/UP-32-8, N/UP-82-3, N/UP-89-3, dan N/UP-118-7, yang merupakan galur- galur IPB hasil persilangan varietas

Berdasarkan pemaparan di atas evaluasi karakter tahan terhadap wereng cokelat, aromatik, dan umur genjah pada generasi hasil persilangan pada program piramidisasi