• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ekstraksi minutiae pada citra sidik jari

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Ekstraksi minutiae pada citra sidik jari"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

g p p

5!

g x p g

3

z : :

' Q s s " " 3

I

3 5 . 5 , Q

2

Q Q s

' Q s s m

s

"

r s r )

2

E Q g f j Q

r z

g Q

% 3 s g c l

$2zU2.=

C S Q S

Q G r s Q

5 g a a S

i g g g g .

3 m z , z = % 5 = a

$ 3 0 -

r'TQ c

Q s s

5 9

s ' Q n r ?

U Q , Q C

!+:

2

( D S Q " Q

a 0

g c i

Q J'

s.

*s

-.

Q 8 . - 3.

;

2

CD

- 3

2

gg!%

.

.

gX

*

E .s

i

g,

a #

r

g g

4

s g

*

8 2

C

G!Q

-.

:

5

2.

Q

2;

B

.is

W E

P

3 5

3

$J

r

Q 2 E

=

s 3

Q ED-

z

- ?

2

g

-3

X

-.

%

s

g.

=

c

3

?J

g

rr

r

RlZKI TRIANTO M W I M . Ekstraksi Minutiae pada Citra Sidik Jari. Dibi~nbing oleh

P A N 1 WASMANA dan AZIZ KUSTTYO.

Sistem pengenalan identitas menggunakan sidik jari telah diaplikasikan secara luas untuk berbagai keperluan, di antaranya pada bidang forensik, pembuatan kartu identitas, maupun identifikasi pelaku kejahatan untuk penegakan hukum. Penggunaan sidik jari sebagai alat identifikasi terbukti cukup efektif karena sifatnya yang universal, unik, dan permanen pada tiap manusia.

Metode klasifikasi dan identifikasi sidik jari secara otolnatis akhir-akhir ini sangat diperIukan dan beberapa di antaranya rnenggunakan metode minutiae. Langkah yang termasuk penting dalam pengidentifikasian sidik jari yang menggunakan metode minutiae adalah mengekstraksi citra sidik jari itu sendiri. Biasanya, citra sidik jari itu jarang rnempunyai kualitas yang baik. Hal ini dikarenakan variasi dan kondisi dari kulit sidik jari. Oleh sebab itu, teknik peningkatan kualitas citra dari sidik jari diperlukan untuk mendapatkan hasil ekstraksi yang lebih baik.

PeneIitian ini bertujuan mengimglementasikan ekstraksi citra sidik jari dengan cara menggunakan metode minutiae pada citra sidik jari serta membandingkan enhanced i~nage dan

unenhnnced inluge.

Wasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekstraksi minutiae harus melalui proses

enhancenrent image. Hal hi dikarenakan proses tersebut mempertegas pola dari citra sidik jari yang menghilangkan noise dan titik minutiae yang salah. Dari perbandingan jumlah titik minutiae dari enhanced image dan zrnenhanced image dapat disimpulkan jumlah titik minutiae dari enhanced itptage lebih keciI jumlahnya dibandingkan dengan jumlah titik minutiae dari

unenhanced itnage dikarenakan proses erlhanced image memperbaiki citra sidik jari.

(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)

Referensi

Dokumen terkait

1) Tingkat pengenalan sistem menggunakan proses pencocokan minutiae dengan pembatas berukuran tetap adalah sebesar 67,88%. Pengenalan terhadap sidik jari

1) Tingkat pengenalan sistem menggunakan proses pencocokan minutiae dengan pembatas berukuran tetap adalah sebesar 67,88%. Pengenalan terhadap sidik jari

Menu pelatihan citra adalah menu yang digunakan user untuk melakulan pelatihan pada citra sidik jari. Menu pelatihan cira dapat ditunjukkan pada Gambar 17. Menu Pelatihan

Pada penelitian ini, untuk mengetahui kepribadian anak, maka pola sidik jari harus diektrasksi terlebih dahulu agar informasi dari sidik jari tersebut bisa di cocokkan dengan

Tahap-tahap pengenalan sidik jari terdiri dari pengenalan guratan sidik jari, menentukan pola sidik jari, proses pengambilan citra, pengenalan citra, dan proses

Pengenalan pola sidik jari parsial dapat dilakukan dengan menggunakan bentuk segitiga yang diperoleh dari proses delaunay triangulation dari titik-titik minutiae

Data Citra sidik jari setelah dienhancement dengan perubahan nilai konstanta k.. Data Verifikasi Sidik Jari Normal dengan Sidik jari kering dan sidik jari

Dengan demikian klasifikasi sidik jari dengan menggunakan metode ekstraksi fitur minutiae extraction dan metode klasifikasi template matching dapat menjadi kombinasi