• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDIDIKAN SENI MUSIK ISLAMI DALAM PERSPEKTIF MUHAMMADIYAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDIDIKAN SENI MUSIK ISLAMI DALAM PERSPEKTIF MUHAMMADIYAH"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Nabhan Halim Al Azhar Siregar
  • Sekolah: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam
  • Topik: Pendidikan Seni Musik Islami Dalam Perspektif Muhammadiyah
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2016
  • Kota: Yogyakarta

I. Pendahuluan

Pendahuluan memberikan gambaran umum tentang pendidikan seni musik Islami dalam perspektif Muhammadiyah. Dalam bagian ini, penulis menjelaskan latar belakang pentingnya pendidikan seni musik, tujuan penelitian, serta manfaat yang diharapkan dari penelitian ini. Pendidikan seni musik tidak hanya berfungsi sebagai pengajaran, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk karakter dan perilaku positif peserta didik. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang mengutamakan pengembangan karakter dan keterampilan siswa. Dengan demikian, pendidikan seni musik diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

II. Tinjauan Pustaka dan Kerangka Teori

Bagian ini mengulas literatur yang relevan dengan pendidikan seni musik Islami. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa pendidikan seni musik memiliki dampak positif terhadap pengembangan kepribadian siswa. Kerangka teori yang digunakan meliputi konsep-konsep dasar pendidikan seni, seni musik, dan relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. Teori-teori ini memberikan landasan bagi pemahaman bagaimana pendidikan seni musik dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan Muhammadiyah, serta bagaimana seni dapat menjadi alat untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada peserta didik.

2.1. Pendidikan Seni

Pendidikan seni diartikan sebagai proses yang bertujuan untuk mengembangkan kepekaan dan kreativitas siswa. Dalam konteks pendidikan seni musik, siswa diharapkan dapat memahami dan mengapresiasi karya seni, serta memiliki kemampuan untuk menciptakan karya seni yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pendidikan seni juga berfungsi untuk menumbuhkan rasa keindahan dan kemampuan berkolaborasi dalam berkesenian.

2.2. Seni Musik

Seni musik merupakan salah satu cabang seni yang memiliki peranan penting dalam pendidikan. Dalam pendidikan seni musik, siswa diajarkan tentang unsur-unsur musik seperti nada, ritme, melodi, harmoni, dan notasi. Pemahaman terhadap unsur-unsur ini sangat penting untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam berkreasi dan berapresiasi terhadap seni musik.

III. Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dari berbagai literatur yang relevan dengan topik penelitian. Sumber data primer berasal dari keputusan-keputusan resmi Muhammadiyah, sedangkan sumber data sekunder meliputi buku-buku dan artikel yang membahas pendidikan seni musik. Analisis data dilakukan dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dari data yang telah dikumpulkan.

IV. Hasil dan Pembahasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seni musik dalam perspektif Muhammadiyah berfungsi sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai Islam kepada peserta didik. Muhammadiyah menganggap seni musik sebagai sesuatu yang mubah, selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Pembahasan ini mencakup keputusan dan fatwa-fatwa Muhammadiyah mengenai seni musik, serta bagaimana seni musik dapat berkontribusi dalam pendidikan karakter dan spiritual siswa.

4.1. Gambaran Umum Tentang Muhammadiyah

Muhammadiyah sebagai organisasi Islam memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Organisasi ini berkomitmen untuk mengintegrasikan pendidikan agama dengan ilmu pengetahuan dan seni. Pendidikan seni musik merupakan salah satu aspek yang diperhatikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.

4.2. Keputusan dan Fatwa-Fatwa Muhammadiyah Tentang Musik

Keputusan dan fatwa Muhammadiyah tentang seni musik menunjukkan bahwa organisasi ini mendukung pengembangan seni musik sebagai bagian dari pendidikan. Fatwa-fatwa tersebut mengatur bagaimana seni musik dapat dilaksanakan tanpa melanggar nilai-nilai Islam, serta menekankan pentingnya seni dalam kehidupan beragama.

V. Penutup

Bagian penutup menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan pendidikan seni musik Islami di Muhammadiyah. Penulis menyarankan agar lembaga pendidikan Muhammadiyah lebih mengintegrasikan seni musik dalam kurikulum, serta meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap seni musik di kalangan siswa. Dengan demikian, pendidikan seni musik dapat berfungsi sebagai alat untuk membangun karakter dan nilai-nilai Islam dalam diri peserta didik.

5.1. Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan seni musik Islami dalam perspektif Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berkemajuan. Seni musik dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan nilai-nilai Islam dan membangun karakter siswa.

5.2. Saran-saran

Penulis merekomendasikan agar Muhammadiyah terus mengembangkan program pendidikan seni musik yang lebih terstruktur dan terintegrasi dalam kurikulum. Selain itu, pelatihan bagi guru seni musik juga perlu ditingkatkan agar dapat mengajar dengan lebih efektif dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

Referensi Dokumen

  • al-Mughni ‘an hamli al -Asfari ( Al-‘iraqi, al-Hafidz abi al-Fadhl Zainuddin Abdurrahim bin al-Husain )
  • Halal dan Haram ( Al-Qardhawi, Yusuf )
  • Metode Penelitian ( Azwar, Saifuddin )
  • Agama dan Pluralitas Budaya Lokal ( Baidhawy, Zakiyuddin (ed.) )
  • Filsafat Pendidikan Islam ( Basri, Hasan )

Referensi

Dokumen terkait

Deskripsi Mata Kuliah : Mata kuliah ini membahas tentang konsep dasar pendidikan seni serta pengembangan pendidikan seni untuk anak SD.. Uraian Pokok Bahasan

Adapun tujuan dari pusat seni musik ini yaitu menghasilkan rancangan suatu pusat seni musik yang mampu menampung berbagai macam kegiatan seni musik seperti

Berangkat dari paradigma pendidikan holistik, perbedaan yang mendasar dari pendidikan holistik dalam perspektif Barat dan dalam perspektif Islami adalah landasan

Pada satu sisi situasi ini mengindikasikan suatu kamajuan dalam dunia pendidikan musik namun disisi lain melahirkan dilema khususnya bagi para pendidik musik untuk

Peran Pendidikan Seni di Sekolah Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikakan KTSP, cabang mata pe- lajaran Seni Budaya yang tediri dari seni rupa, seni musik, seni tari dan seni teater

Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik a.. Konsentrasi Tari

Kesimpulan Seni music memiliki banyak arti dan pandangan,namun seni music tetaplah seni, Konsep Musik adalah Gagasan utama atau dasar utama dalam pembentukan irama yang di hasilkan

 Tanamkan musik sebagai sahabat bagi para masyarakat, untuk lebih mudah menyebarkan pendidikan- pendidikan islam melalui musik yang sudah menjadi kebiasaan sehari-hari  Guru harus