Informasi Dokumen
- Penulis:
- Kinanti Indika
- Medriani Ayu Srg, M.Si
- Pengajar:
- Josetta M.R.T, M.Si
- Sekolah: Universitas Sumatera Utara
- Mata Pelajaran: Psikologi
- Topik: Gambaran Citra Tubuh Pada Remaja Yang Obesitas
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 2009/2010
- Kota: Medan
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini memberikan latar belakang mengenai masalah obesitas pada remaja, yang merupakan isu penting dalam psikologi perkembangan. Obesitas tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga berhubungan dengan citra tubuh dan masalah psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan citra tubuh pada remaja yang mengalami obesitas, serta memahami bagaimana faktor-faktor sosial dan psikologis berperan dalam persepsi mereka terhadap tubuh.
1.1. Latar Belakang Masalah
Latar belakang menjelaskan bahwa obesitas menjadi masalah yang ditakuti oleh remaja, terutama dalam konteks penampilan fisik. Penilaian terhadap penampilan fisik berkontribusi pada citra tubuh, yang dapat bersifat positif atau negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana remaja obesitas memandang tubuh mereka dan dampaknya terhadap kepercayaan diri.
1.2. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran citra tubuh pada remaja yang obesitas. Dengan memahami citra tubuh mereka, diharapkan dapat memberikan wawasan bagi intervensi psikologis dan program dukungan yang lebih baik untuk remaja obesitas.
1.3. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini dibagi menjadi dua: teoritis dan praktis. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang citra tubuh dalam psikologi perkembangan. Secara praktis, hasil penelitian dapat digunakan sebagai referensi untuk remaja dan keluarga dalam menerima citra tubuh secara positif.
II. LANDASAN TEORI
Bagian ini menguraikan teori-teori yang mendasari penelitian tentang obesitas dan citra tubuh. Teori ini penting untuk memahami bagaimana remaja mengembangkan persepsi tentang tubuh mereka dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan berbagai literatur untuk mendukung argumen tentang hubungan antara obesitas, citra tubuh, dan kesehatan mental.
2.1. Definisi Obesitas
Obesitas didefinisikan sebagai penumpukan lemak berlebih yang dapat berdampak negatif pada kesehatan. Penjelasan ini penting untuk memahami konteks penelitian, karena obesitas menjadi faktor yang memengaruhi citra tubuh remaja.
2.2. Citra Tubuh
Citra tubuh adalah persepsi seseorang tentang penampilan fisiknya. Penelitian ini membahas bagaimana citra tubuh dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk media, lingkungan, dan pengalaman pribadi. Citra tubuh yang positif berkontribusi pada kepercayaan diri, sedangkan citra tubuh negatif dapat menyebabkan masalah psikologis.
2.3. Remaja dan Citra Tubuh
Masa remaja adalah periode penting dalam perkembangan citra tubuh. Pada tahap ini, remaja sangat memperhatikan penampilan fisik mereka, yang sering kali dipengaruhi oleh norma sosial dan tekanan dari lingkungan. Penelitian ini menyoroti perbedaan antara remaja putra dan putri dalam hal persepsi citra tubuh.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampling insidental. Penelitian ini melibatkan 100 remaja obesitas di Medan, dan menggunakan skala citra tubuh yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode ini penting untuk mendapatkan data yang akurat mengenai persepsi citra tubuh remaja obesitas.
3.1. Identifikasi Variabel
Variabel yang diteliti mencakup citra tubuh remaja obesitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini berfokus pada bagaimana remaja menilai penampilan fisik mereka dan dampaknya terhadap kepercayaan diri.
3.2. Alat Ukur
Skala citra tubuh yang digunakan dalam penelitian ini memiliki reliabilitas tinggi (r = 0,933). Alat ukur ini dirancang untuk mengevaluasi lima dimensi citra tubuh, termasuk evaluasi penampilan dan kepuasan terhadap bagian tubuh.
IV. ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN
Bagian ini menyajikan hasil analisis data yang diperoleh dari penelitian. Data menunjukkan bahwa sebagian besar remaja obesitas memiliki citra tubuh yang netral atau negatif. Pembahasan ini penting untuk memahami implikasi dari hasil penelitian terhadap kesehatan mental remaja dan bagaimana mereka dapat didukung dalam membangun citra tubuh yang positif.
4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitian
Gambaran umum subjek penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja obesitas berusia antara 12 hingga 18 tahun. Data demografis ini penting untuk memahami konteks penelitian dan bagaimana hasilnya dapat diterapkan pada kelompok usia ini.
4.2. Hasil Penelitian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28% remaja obesitas memiliki citra tubuh negatif, 39% netral, dan 33% positif. Data ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan untuk intervensi yang lebih baik dalam mendukung remaja obesitas dalam membangun citra tubuh yang lebih positif.
V. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya memahami citra tubuh pada remaja obesitas dan dampaknya terhadap kesehatan mental mereka. Penelitian ini menyarankan perlunya program intervensi yang berfokus pada peningkatan citra tubuh dan dukungan psikologis bagi remaja obesitas.
5.1. Kesimpulan
Kesimpulan menunjukkan bahwa citra tubuh remaja obesitas cenderung negatif, yang berdampak pada kepercayaan diri dan kesehatan mental mereka. Penelitian ini menegaskan perlunya perhatian lebih terhadap isu ini dalam konteks pendidikan dan kesehatan.
5.2. Saran
Saran yang diberikan mencakup perlunya program edukasi yang meningkatkan kesadaran tentang citra tubuh yang positif dan dukungan bagi remaja obesitas untuk menerima diri mereka sendiri. Ini penting untuk membantu mereka mengatasi stigma sosial dan meningkatkan kesehatan mental.