• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nama Laras Ayu Hapsari Kelas XII IPA 2 T

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Nama Laras Ayu Hapsari Kelas XII IPA 2 T"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Nama: Laras Ayu Hapsari

Kelas : XII IPA 2

Tugas Akhir TIK

TEKNOLOGI INFORMASI

Pengertian Teknologi Informasi

Pengertian Teknologi Informasi secara sempit adalah berbagai macam hal dan kemampuan yang mana digunakan untuk pembentukan, penyimpanan, dan penyebaran informasi. Serta Pengertian Teknologi Informasi dilihat dari secara luas Pengertian Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data termasuk juga memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas yaitu informasi yang relevan atau sesuai tepat waktu digunakan untuk keperluan pribadi serta bisnis dan pemerintahan yang merupakan informasi yang strategis dalam pengambilan keputusan.

Pengertian Teknologi Informasi menurut para ahli

 Teknologi informasi adalah studi atau peralatan elektronika komputer

untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan seluruh informasi. Misalnya gambar, suara, video dan data digital lainnya menurut kamus oxford tahun 1995.

 Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu manusia

bekerja dengan informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi menurut Haag & keen tahun 1996.

(2)

menyimpan informasi melainkan mencakup teknologi komunikasi untuk mengirim informasi menurut martin tahun 1999.

 Teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronik menurut lucas tahun 2000.

 Teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi atau komputer dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video serta data digital lainnya menurut william dan sawyer tahun 2003

Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi informasi (TI) dan khususnya juga Internet ternyata tak hanya mengubah cara bagaimana seseorang berkomunikasi, mengelola data dan informasi, melainkanlebih jauh dari itu mengubah bagaimana seseorang melakukan bisnis. Banyak kegiatan bisnisyang sebelumnya tak terpikirkan, kini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dengan model-model bisnis yang sama sekali baru. Begitu juga, banyak kegiatan lainnya yang dilakukan hanyadalam lingkup terbatas kini dapat dilakukan dalam cakupan yang sangat luas, bahkan mendunia. Namun, lebih dari itu, perubahan-perubahan yang terjadi juga dinilai sangat revolusioner. Munculnya bisnis dotcom, meski terbukti sebagian besar mengalami kegagalan, tetapi sebagianbesar lainnya mengalami keberhasilan, dan sekaligus ini dianggap fenomenal. Karena selain itu merupakan sesuatu yang sama sekali baru, dimensinya pun segera menduniaDi sisi lain, perkembangan TI dan Internet ini, juga telah sangat mempengaruhi hampir semuabisnis di dunia untuk terlibat dalam implementasi dan menerapkan berbagai aplikasi. Banyak manfaat dan keuntungan yang bisa diraih kalangan bisnis dalam kaitan ini, baik dalam konteksinternal (meningkatkan efisiensi dan efektivitas organisasi), dan eksternal (meningkatkankomunikasi data dan informasi antar berbagai perusahaan pemasok, pabrikan, distributor) danlain sebagainya.

(3)

informasi, dan semua yang terkait dengan kegiatan bisnis, dapat terlindungidengan baik karena adanya kepastian hukum. Mengapa diperlukan kepastian hukum yang lebihkondusif, meski boleh dikata sama sekali baru, karena perangkat hukum yang ada tidak cukupmemadai untuk menaungi semua perubahan dan perkembangan yang ada.Masalah hukum yang dikenal dengan Cyberlaw ini tak hanya terkait dengan keamanan dankepastian transaksi, juga keamanan dan kepastian berinvestasi. Karena, diharapkan denganadanya pertangkat hukum yang relevan dan kondusif, kegiatan bisnis akan dapat berjalan dengankepastian hukum yang memungkinkan menjerat semua fraud atau tindakan kejahatan dalamkegiatan bisnis, maupun yang terkait dengan kegiatan pemerintahBanyak terjadi tindak kejahatan Internet (seperti carding), tetapi yang secara nyata hanyabeberapa kasus saja yang sampai ke tingkat pengadilan. Hal ini dikarenakan hakim sendiri belummenerima bukti-bukti elektronik sebagai barang bukti yang sah, seperti digital signature. Dengandemikian cyberlaw bukan saja keharusan melainkan sudah merupakan kebutuhan, baik untuk menghadapi kenyataan yang ada sekarang ini, dengan semakin banyak terjadinyanya kegiatancybercrime maupun tuntutan komunikasi perdaganganmancanegara (cross border transaction) kedepan.Karenanya, Indonesia sebagai negara yang juga terkait dengan perkembangan dan perubahan itu,memang dituntut untuk merumuskan perangkat hukum yang mampu mendukung kegiatan bisnissecara lebih luas, termasuk yang dilakukan dalam dunia virtual, dengan tanpa mengabaikan yangselama ini sudah berjalan. Karena, perangkat hukum yang ada saat ini ditambah cyberlaw, akansemakin melengkapi perangkat hokum yang dimiliki. Inisiatif ini sangat perlu dan mendesak dilakukan, seiring dengan semakin berkembangnya pola-pola bisnis baru tersebut.

Teknologi Informasi dalam Kehidupan Manusia

(4)
(5)

mulai dari televise, handphone, pager, PDA, laptop hingga palmtop sudah menjadi barang-barang yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Perkembangan TIK pun semakin pesat seiring dengan ditemukannya alat-alat yanglebih canggih. Melihat apa yang terjadi saat ini, dapat dibayangkan apa yang mungkin dapat terjadi di masananti. Jauhnya jarak tidak lagi akan terasa. Kelak komunikasi jarak jauh akan dilakukan dengan hologram tigadimensi yang begitu nyata. Pekerjaan-pekerjaan manusia akan mulai dikerjakan oleh robot yang bekerja secaraotomatis dan mampu belajar dari pengalamannya sehingga mampu mengkoreksi kesalahan yang ia lakukandengan sendirinya. Teknologi kompuuter pun akan berkembang dengan pesat. Komputer masa depan akanmampu merespon tindakan-tindakan manusia dan memahami bahasa manusia. Lebih canggihnya lagi, komputergenerasi yang akan datang diramalkan, akan memiliki perasaan layaknya manusia. Melihat fakta dan gambaranmasa depan seperti diuraikan di atas, muncul satu kekhawatiran, “Akankan eksistensi mausia digantikan olehcomputer?” dan “Akankah manusia mampu bertahan dari kepunahan?”. Satu hal yang patut kita sadari dantekadkan, “Teknologi dibuat untuk membantu manusia, bukan untuk memperbudak manusia”.”

Referensi

Dokumen terkait