SMA/MA IPA kelas 10 - BAHASA INDONESIA IPA BAB 7. TEKS ANEKDOTLatihan Soal 7.4
1. Sewaktu kecil aku memang sedikit nakal. Kira-kira waktu aku duduk di bangku SD, sewaktu pulang sekolah, aku dan sepupuku bermain di kolam ikan yang tak jauh dari rumah. Ketika sepupuku lengah, aku bermaksud mengagetkan dia dan mendorong badannya masuk ke kolam. BRUK! Dia terguling dan kepalanya terbentur batu sampai berdarah.
Teks tersebut bukan anekdot sebab . A. tidak menyindir B. lucu C. ada partisipan D. mengandung pelajaran E. konyol Kunci Jawaban : A Pembahasan Teks :
Teks tersebut bukan anekdot karena tidak berisi sindiran kepada siapapun. Jadi, tidak memenuhi ciri-ciri dari anekdot.
Pembahasan Video :
2. Suatu sore dua anak muda, mereka adalah mahasiswa Fakultas Hukum sedang terlibat diskusi kecil, nama mereka adalah Fredi dan Ibrahim.
Fredi : Apa ya, kepanjangan daripada ADVOKAT? Ibrahim : Ada Duit adVOKasi All ouT!
Fredi : Hah!!
Teks tersebut layak disebut anekdot sebab. A.
ada partisipan B.
lucu dan menyindir C. kisah lampau D. bertema sosial E. menyadarkan Kunci Jawaban : B Pembahasan Teks :
Pembahasan Video :
3. Bacalah teks berikut!
Dosen yang juga menjadi Pejabat
Di kantin sebuah universitas, Udin dan Tono dua orang mahasiswa sedang berbincang-bincang To n o : Saya heran dengan dosen ilmu politik, kalau mengajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri. Udin : Ah, begitu saja diperhatikan sih Ton.
To n o:Ya, Udin tahu sebabnya.
Udin:Barangkali saja, beliau capek atau kakinya tidak kuat berdiri. To n o:Bukan itu sebabnya, Din. Sebab dia juga seorang pejabat. Udin:Loh, apa hubungannya.
To n o:Ya, kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain. Udin:???
Sumber: http://radiosuaradogiyafm.blogspot.co.id dengan penyesuaian Cuplikan tersebut termasuk contoh anekdot karena....
A. Lucu B. Menyampaikan kritik C. Menyindir D. Ada peristiwa E. Tokohnya mahasiswa Kunci Jawaban : B Pembahasan Teks :
salah satu ciri dari anekdot adalah menyampaikan kritik melalui cerita.
4. Bacalah teks berikut!
Surat Tukang Buah kepada Tukang Sayur
Wajahmu memang manggis sifatmu juga melon kolis Tapi hatiku nanas karena cemburu
Terasa sirsak napasku Hatiku anggur lebur Ini delima dalam hidupku Memang ini salakku
Jarang apel di malam minggu Ya Tuhan ... mohon belimbing-Mu
Kalo memang per-pisang-an ini yang terbaik untukmu Semangka kau bahagia dengan pria lain
Sawo nara Dari Durianto
Teks tersebut bukan anekdot karena....
A.
Cerita realita di masyarakat B.
Tidak ada pesan tersirat yang disampaikan C.
Lucu D.
Menyindir E.
Tokohnya masyarakat biasa Kunci Jawaban : B
Pembahasan Teks :
cerita tersebut hanya menyampaikan kelucuan dan tidak ada pesan yang disampaikan.
5. Bacalah teks berikut!
Kisah Pengadilan Tindak Pidana Korup
Pada puncak pengadilan korupsi politik, Jaksa penuntut umum menyerang saksi. Apakah benar, teriak Jaksa, Bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini? Saksi menatap keluar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan. Bukankah benar bahwa Anda menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini? ulang pengacara. Saksi masih tidak menanggapi. Akhirnya, hakim berkata, Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa. Oh, maaf. Saksi terkejut sambil berkata kepada hakim, Saya pikir dia
tadi berbicara dengan Anda.
Sumber: https://radiosuaradogiyafm.blogspot.co.id Teks tersebut disebut anekdot karena memenuhi unsur....
A.
ada partisipan B.
lucu dan menyindir C. kisah nyata D. bertema sosial E. tokohnya jaksa Kunci Jawaban : B Pembahasan Teks :
salah satu ciri teks anekdot adalah lucu dan menyindir.
Pembahasan Video :
6. Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya! 1. Bu guru pun tersenyum.
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? tanya Bu guru di depan kelas. 3. Bu guru bertanya mengapa disebut hukum kantong kresek.
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang. 5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat. Urutan teks anekdot di atas yang benar adalah . . . .
A. 1-2-3-4-5-6 B. 2-4-5-3-6-1 C. 2-4-3-5-1-6 D. 1-2-4-5-3-6 E. 3-2-1-4-5-6 Kunci Jawaban : B
Pembahasan Teks : Urutan teks anekdot tersebut adalah 2-4-5-3-6-1
Pembahasan Video :
7. Bacalah teks berikut!
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir, jelasnya.Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi.Tiba-tiba seorang anak berkomentar.Syukurlah, Bu. Jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir.Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Kalimat yang menunjukkan krisis adalah . . . .
A. Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.
B. ?Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha
menghindari banjir,? jelasnya.
C. Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori
di sekitar rumah, lalu kalian foto. D.
Syukurlah, Bu. Jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir.
E. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Kunci Jawaban : D Pembahasan Teks :
Kalimat yang menunjukkan krisis: Syukurlah, Bu. Jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir.
Pembahasan Video :
8. Berikut ini yang termasuk teks anekdot adalah . . . . A.
Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. Kucing besar itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan coklat keemas-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam. B.
Saudara-saudara yang saya hormati. Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.
C.
Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini
bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.
D.
Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia. E.
Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. Wah, bulan ini banyak pengeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA, kata Bu Tini. Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar, sambung Bu Tini. He..he..he.. tawa Bu Romlah renyah. Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri. Kunci Jawaban : E
Pembahasan Teks : Yang termasuk teks anekdot adalah opsi E (sudah jelas).
Pembahasan Video :
9. Amati teks di bawah ini dengan cermat! ) CONTOH TEXT Teks 1
Seekor kutu tinggal pada tanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah. Dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah. Aku tah tahu kapan kau datang, jawab si banteng.Kurasa aku pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.
Teks 2
Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti.Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wejangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia, katanya suatu saat.
Teks 3
Program akselerasi sangat dibutuhkan oleh pelajar yang mempunyai ritme belajar cepat.Meskipun sering dikatakan terlalu mahal, itu tidak berarti bahwa program ini tidak diperlukan.
Yang termasuk teks anekdot adalah . . . .
A. teks 1 B. teks 2 C. teks 3 D. teks 1 dan 2 E. teks 2 dan 3 Kunci Jawaban : A
Pembahasan Video :
10. Perhatikan teks anekdot berikut!
Tiga hari menjelang kampanye pemilihan presiden, terjadi diskusi antara Presiden dan wartawan yang mewawancarainya. Wartawan : Menurut Bapak, parpol mana yang memiliki peluang besar menang?
Jokowi : Wah, saya juga enggak ngerti karena sekarang dipilih langsung oleh rakyat. Jadi, kita lihat saja nanti.
Wartawan : Oh, iya Pak, kenapa setiap kampanye, banyak parpol-parpol itu senang sekali membodohi rakyat?
Jokowi : Ya, kalau rakyat pintar-pintar tidak mungkin memilih parpol-parpol itu. Orang pintar, kan , pilih tolak angin.
Bagian cerita yang mengentak terdapat pada kalimat.
A. Wah, saya juga enggak ngerti karena sekarang dipilih
langsung oleh rakyat. Jadi, kita lihat saja nanti.
B. Menurut Bapak, parpol mana yang memiliki peluang besar
menang?
C. Ya, kalau rakyat pintar-pintar tidak mungkin memilih
parpol-parpol itu. Orng pintar, kan , pilih tolak angin.
D. Oh, iya Pak, kenapa setiap kampanye, banyak parpol-parpol
itu senang sekali membodohi rakyat?
E. Tiga hari menjelang kampanye pemilihan presiden, terjadi
diskusi antara Presiden dan wartawan Kunci Jawaban : E
Pembahasan Teks : Mengentak sama artinya memijak/ menginjak jadi dapat dikatan pijakan dari cerita di atas adalah sebelum kampanye terjadi percakapan antara presiden dengan wartawan.