• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PERUBAHAN TEMPERATUR TERHADAP VISKOSITAS MINYAK PELUMAS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PERUBAHAN TEMPERATUR TERHADAP VISKOSITAS MINYAK PELUMAS"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PERUBAHAN TEMPERATUR TERHADAPVISKOSITAS

MINYAK PELUMAS

Oleh: M.FAHRIZANOR ( 07510094 )

Mechanical Engineering

Dibuat: 2009-11-04 , dengan 7 file(s).

Keywords: Viskositas,Viskometer, minyak pelumas

ABSTRAKSI

Viskositas atau kekentalan suatu minyak pelumas adalah pengukuran dari mengalirnya bahan cair dari minyak pelumas, dihitung dalam ukuran standar. Makin besar perlawanannya untuk mengalir, berarti makin tinggi viskositasnya. Viskositas merupakan salah satu unsur kandungan minyak pelumas paling rawan, karena berkaitan dengan ketebalan minyak pelumas atau seberapa besar resistensinya untuk mengalir. Kekentalan minyak pelumas langsung berkaitan dengan sejauh mana minyak pelumas berfungsi sebagai pelumas sekaligus pelindung benturan antar permukaan logam. (www.ccitonline.com)

Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan temperatur terhadap viskositas minyak pelumas, minyak pelumas yang dipakai pada penelitian ini yaitu SAE 20W-50,SAE 40 dan SAE 50 dengan perubahan temperatur 60-110 oC. Hasil penelitian diperoleh dengan uji viskositas memakai viskometer rotasi.

Setelah dilakukan penelitian ternyata viskositas ketiga minyak pelumas sangat berpengaruh terhadap temperatur, semakin tinggi temperatur yang diberikan maka index viskositasnya semakin kecil.

ABSTRAC

Viscosity or viscocity of lubricant oil is measuring of the flownoss of liquid thing from lubricant oil, measured in standart measurement . When the rejection to flow is higher, it means that the viscosity is higher. Viscosity is one of element on the most fragile oil lubricant composition, because it related with the thickness of lubricant oil or how much the resistention to flow. The viscocity of lubricant oil dealing with how far the lubricant oil is useful as lubricant and become a protector of colliding between metal surface. (www.ccitonline.com)

The research have a goal to know the influence of temperature changing faced viscocity of lubricant oil, lubricant oil used in this research that is SAE 20W-50, SAE 40 and SAE 50. With the temperature changing 60-110 oC. This result of research got by viscocity test by using viscometer rotation.

Referensi

Dokumen terkait

Judul : Peningkatan Indeks Viskositas Minyak Jarak sebagai Bahan Dasar Pelumas melalui Proses Dehidrasi dengan Katalis Natrium

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap nilai viskositas pelumas sepeda motor dan mengetahui pengaruh variasi jarak pemakaian terhadap

Minyak pelumas adalah salah satu produk minyak bumi yang masih mengandung senyawa-senyawa aromatik dengan indek viskositas yang rendah. Fungsi minyak pelumas adalah mencegah

Pengaruh konsentrasi polimer terhadap viskositas polimer pada temperatur yang sama yaitu semakin tinggi konsentrasi polimer maka viskositas polimer cenderung semakin tinggi..

Seiring dengan waktu pengoperasiannya lama kelamaan kondisi minyak pelumas semakin memburuk sementara penggantian minyak pelumas yang didasarkan pada acuan berkala

Berdasarkan pada Gambar 4 terlihat bahwa dengan semakin besarnya konsentrasi minyak nabati yang ditambahkan, maka Indeks Viskositas semakin besar, hal ini menunjukkan bahwa

Studi tentang aditif peningkat indeks viskositas yang dilakukan oleh Redi dengan melarutkan kopolimer stirena dengan xilena sebelum dilarutkan dalam minyak pelumas, mempunyai

Pada penelitian ini, minyak pelumas sintetis hasil olahan (recovery) dan minyak pelumas mineral diberi aditif lateks karet alam-metil metakrilat kopolimer radiasi (kopolimer