Part 1
Belajar bahasa Korea ternyata mudah
22.03 |lģė ķģøģģ¹źµ¬(annyeong haseo chingu = apa kabar teman)
gan, kita belajar bahasa Korea yuk? seperti potongan judul thread ini "Yang Niat Aja", kenapa ane bilang begitu? soalnya thread ini terlalu banyak isinya, kalo cuma asal baca ga akan mungkin masuk ke otak
jadi kalo yang merasa ga niat, harap jangan dibaca. repost? sepertinya begitu
bukannya ga cinta sama bahasa sendiri, tapi disini ane cuma mau mengajak kaskusers belajar bahasa asing, biar bisa sedikit ngerti gitu kalo nonton film drama korea
jujur aja ane dulu ga terlalu suka sama Korea, tapi semuanya berubah ketika negara api
menyerang *eh tapi semuanya berubah setelah ane kenal dengan SNSD (a.k.a Girls Generation )
oke langsung aja. siapin buku sama pulpen! dimulai dari perkenalan huruf ya ____
Tahapan pertama dalam belajar bahasa korea adalah hafal dan mengerti huruf abjad korea atau yang lebih di kenal dengan hangeul ( ķźø ), kemudian di ikuti cara menulis dan membacanya. Berikut huruf abjad korea yang harus kita hafal :
Konsonan :
1. ć± ==> G 2. ć“ ==> N 3. ć· ==> D
4. ć¹ ==> R/L (PERLU DIPERHATIKAN! untuk huruf ā ć¹ ā bilamana berposisi di atas, maka pembacaanya sebagai huruf ā Rā tetapi bilamana berposisi di bawah ( sebagai konsonan akhir atau badchim ) maka pembacaanya sebagai huruf ā L ā *contoh: ź³ģ¤ź²ėź¹? =
gyesilkkeomnikka? = apakah anda akan tinggal?)
11. ć ==> Q
20. ģ ==> UI ==> WI ( merupakan gabungan vokal ģ° dan ģ“ ) 21. ģ ==> EUI ( merupakan gabungan vokal ģ¼ dan ģ“ )
Untuk lebih mudah menghafal abjad korea dan pegucapannya, hendaknya kita memfokuskan pada huruf tunggal terlebih dahulu, baru di ikuti huruf ganda ( gabungan ). Pada pengucapan huruf ganda terbentuk berdasarkan bunyi huruf dasar yang melekat di dalamnya, contoh : ģ ==> oa ( wa ) kita harus terlebih dahulu tahu dan mengerti huruf ģ¤ dan ģ, bunyi yang di hasilkan tinggal mengikuti perpaduan bunyi dari keduanya.
Contoh lain pada vokal ganda: ģ ==> a, akan berbunyi ā Ya ā setelah ada tambahan garis ā- ā (
ģ¼ ) yang mengarah ke kanan, jadi garis tambahan tersebt bisa di artikan ā Y ā pada vokal. contoh pada vokal ģ¤ ==> o, akan berbunyi ā Yo ā setelah di tambahkan garis yang mengarah ke atas (
ģ ). Dapat di simpulkan bahwa garis tambahan pada vokal berati ā Y ā. Sekali lagi kesimpulan cara awal menghafal huruf abjad korea, terletak pada huruf tunggal, baik sebagai konsonan ataupun vokal.
ć± (g) + ć (a) = ź° (ga)
ć“ (n) + ć (ya) = ė (nya)
untuk suku kata mati
ć (m) + ć (o) + ć“ (n) = ėŖ¬ (mon)
ć (b) + ć (u) + ć (ng) = ė¶ (bung )
lalu huruf vokal tidak bisa berdiri sendiri, jadi harus selalu diikuti huruf konsonan. misalnya huruf u (ć ) dalam kata uri (kami/kita)
tidak bisa ditulis ć (u)리 (ri)
huruf ć tidak bisa ditulis tanpa huruf konsonan jadi harus ditambah dengan ć (ng)
ģ°ė¦¬ uri
ģė¹ apa
ģė§ eomma
o (ng) menjadi tidak berbunyi bila di diukuti dengan huruf vokal. o (ng) hanya berbunyi bila diletakkan di bawah.
misalnya
ėŖ½ (mong)
ė¹µ (pang)
ģ§± (cang)
1. huruf hidup yang menyamping spt ć a, ć ya, ć eo ,ć yeo, l i, ć ae, ć yae, ć ye, ć yae disambung disamping
2. huruf hidup yang kebawah ć o ć yo ć u ć you ć ” eu disambung kebawah contoh ėŖØ (mo), ģ° (seu) , ķø (pu)
3. suku kata mati. misalnya dak, dong, mak.... huruf ketiganya disambung dibawah
part 2
Kamus bahasa korea indonesia : 1. 문ģ ( munje / masalah )
2. ė³µģ¬ķė¤ ( bogsahada / mengcopy ) 3. ģ£½ė¤ ( jugda / mati )
4. ėź³ ė“ė¦¬ė¤ ( dugo naerida / ketinggalan ) 5. ķ“ėģ ķ ( hyudaejoenhwa / handphone ) 6. ģ¬ź¶ ( yoegwoen / paspor )
7. ģ¬ģ©ķė¤ ( sayonghada / menggunakan ) 8. ģ¤ģ¬ķė¤ ( soelsahada / mencret )
9. ė¶ķøķė¤ ( bulphyoenhada / kurang enak ) 10.ėģ¬ź“ ( daesagwan / dubes )
11.ķ¬ė¤ ( qeuda / besar ) 12.ģ리 ( sori / suara )
13.ģ ( sul / minuman beralkohol ) 14.ė¼ė„“ė¤ ( dareuda / berbeda ) 15.ķģ¬ ( hwesa / perusahaan )
Kamus bahasa korea indonesia pengelompokan : 1. ģ ( joe / saya )
5. ź·øėØģ ( geunamja / laki laki itu )
6. ź·øė => kurang sopan , ź·øģ¬ģ => sopan ( geu nyoe / geu yoeja => perempuan itu ) 7. ėķ¬ ( noeheui / kalian )
8. ė¹ģ ė¤ ( dangsindeul / anda sekalian ) 9. ģ¶ź·¼ķė¤ ( chulgeunhada / berangkat kerja ) 10.ķ“ź·¼ķė¤ ( theuigeunhada / pulang kerja ) 11.ģ“ģ¼źø°ķė¤ ( iyagihada / bercerita ) 12.ėź°ė¤ ( nagada / keluar )
13.ė¤ģ“ģ¤ė¤ ( deuroeoda / masuk ) 14.ė¤ģ“ź°ė¤ ( deuroegada / keluar ) 15.źø°ź³ ( gigye / mesin )
16.ģ¬ģ©ė² ( sayongboeb / cara menggunakan ) 17.ė£ė¤ ( noehda / memasukkan )
18.źŗ¼ė“ė¤ ( koenaeda / mengeluarkan ) 19.ė¤ė¤ ( deulda / mengangkat )
20.ė¹ė¦¬ė¤ ( billida / meminjam )
21.ė¹ė ¤ģ£¼ė¤ ( bliiyoejuda / meminjamkan ) 22.ģ¬ėķė¤ ( saranghada / mencintai ) 23.ģģė¤ ( yepeuda / cantik )
24.ģ 물 ( soenmul / hadiah )
Annyeong Haseyo (ģė ķģøģ) = Apa Kabar Ne (ė¤)/ ye (ģ) = Ya
Anio (ģėģ¤) = Tidak
Yeoboseyo (ģ¬ė³“ģøģ) = Halo
Eoseo oseyo (ģ“ģģ¤ģøģ) = Selamat datang
Gomapseumnida (ź³ ė§ģµėė¤) / Gamsahamnida (ź°ģ¬ķ©ėė¤) = Terima kasih Cheonmaneyo (ģ²ė§ģģ) = Sama-sama
Mianhamnida (미ģķ©ėė¤) = Minta Maaf Joesong-hamnida (ģ£ģ”ķ©ėė¤) = Mohon maaf Gwaenchansseumnida (ź“ģ°®ģµėė¤) = Tidak apa-apa Sillyehamnida (ģ¤ė”ķ©ėė¤) = Permisi
Sedang dalam perayaan
Panggilan keluarga dalam bahasa Korea
1. Gajok (ź°ģ£½) = Keluarga 2. Halmoni (ķ 머ė) = Nenek 3. Harabeoji (ķ ģė²ģ§) = Kakek 4. Appa (ģė¹ ) = Ayah
5. Eomma (ģė§) = Ibu
6. Hyeong (ķ) = Kakak laki-laki (yang manggil juga laki2) 7. Oppa (ģ¤ė¹ ) = Kakak laki-laki (yang manggil perempuan) 8. Nuna (ėė) = Kakak perempuan (yang manggil laki2) 9. Eonni (ģøė) = Kakak perempuan (yang manggil perempuan) 10. Dongsaeng (ėģ) = Adik (Baik laki/cewek)
ģģ§ [ajik] = masih
ė¤ [deul] = penanda benda jamak
ģ“ = ini
ģ“ģ [ije] = sekarang
ģøģ ė [eonjena] = kapanpun/selalu
ģ [eui] = partikel kepemilikan
ź° [ga] = partikel kalimat (ditambahkan pada subjek/objek)
ź·øė [geurae] = baiklah
ź·øė ź² [geureohke] = seperti itu
ķģ§ė§ [hajiman] = tetapi
ķė³µ [haengbok] = kebahagiaan
ķØź»( ķ“) [hamkke(hae)] = bersama
ģ“ė ź² [ireohke] = seperti ini
ģģ“(ģ) [isseo (yo)] = ada
ź°ė [gakkeum] = kadang-kadang
ź·øė„ [geunyang] = seperti itu; tetap seperti itu
미ģ(ķ“) [mian (hae)] = maaf
ėŖØė[modu] = tiap
ėŖØė ź²/ėŖØė ź±ø[modeunge/modeungeol] = semuanya;segalanya
ė [na]= aku (informal)
ėģģ²ģ¬ [naeui cheonsa] = malaikatku
ė“ź° [naega] = aku (memiliki penekanan yang lebih daripada "Na")
ė [neo] = kamu (informal)
ėģėėģ“ [neoeui du nuni] = kedua matamu
ė [neun] = partikel kalimat (berfungsi sebagai penanda subjek)
ėź° [niga] = kamu (lebih menekankan pada 'kamu' daripada "neo")
ģ°ė¦¬ [uri] = kita
ģģ“ (ģ)[eobseo (yo)] = tidak ada
ė°¤ [bam] =malam
넼 / ģ [reul/eul] = partikel kalimat (berfungsi sebagai penanda objek)
ģ¬ė [sarang] = cinta
Yo -ģ [yo] = digunakan untuk memberi kesan sopan pada kata/kalimat
ģ©ģ(ķ“) [yongseohae] = memaafkan
ģģ [yeongweon] = keabadian
ģģķ [yeongweonhi] = selamanya
ģ¬ģ„ [simjang] = hati
ź°ģ“ģ“ģķ [gaseumi apha] = hatiku sakit
ėėģ§ė§ [tonajima] = jangan tinggalkan aku
ė§ģ§ė§ [majimak] = terakhir
ė넼ģ“ģ¦ģģėė° [neoreul ijeulsu eobneunde] = aku tidak bisa melupakanmu