• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tanggung Jawab Pengurus Terhadap Usaha Yang Dikelola Yayasan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Tanggung Jawab Pengurus Terhadap Usaha Yang Dikelola Yayasan"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Tanggung Jawab Pengurus Terhadap Usaha Yang Dikelola Yayasan

Goman Adri Harahap

Program Studi Ilmu Hukum Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara

Abstrak

Yayasan adalah salah satu badan hukum yang memiliki ciri khusus yaitu bertujuan dalam bidang sosial keagamaan dan kemanusiaan sehingga yayasan disebut bertujuan ideal philantropic.

Karena yayasan merupakan badan hukum yang bertujuan untuk sosial, keagamaan dan kemanusiaan, maka yayasan tidak boleh menjadi wadah kegiatan usaha yang bertujuan profit.

Sebelum keluarnya Undang-Undang nomor 16 tahun 2001 yayasan ini banyak disalahgunakan orang untuk menghimpun dana dan sebagai wadah usaha yang mendapat beberapa kemudahan, sehingga banyak pemilik modal mendirikan yayasan kekuasaan pemilik modal atau pendiri yayasan sangat absolut sehingga kewenangan pengurus berada dibawah kekuasaan pendiri.

Walaupun yayasan memiliki harta kekayaan yang terpisah dari harta pribadi pendirinya, akan tetapi harta tersebut harus dikelola sepenuhnya oleh pengurus, sebagai organ yayasan yang memiliki fiduciary duty terhadap harta kekayaan yayasan tersebut.

Yayasan diperbolehkan untuk menyelenggarakan kegiatan usaha yang terlepas dari badan hukum yayasan tersebut, misalnya yayasan boleh mendirikan usaha yang modal usahanya merupakan harta kekayaan yayasan atau yayasan mengikut sertakan harta kekayaannya sebagai modal pada suatu badan dengan pembatasan tidak boleh melampaui batas 25% dari seluruh nilai yang dimiliki yayasan. Sedangkan keuntungan yang diperoleh yayasan melalui penyelenggaraan kegiatan usaha ini tidak boleh dibagi-bagikan kepada Pembina, Pengurus dan Pengawas bahkan mereka tidak boleh merangkap jabatan sebagai pelaksana kegiatan yayasan.

Penyelenggaraan kegiatan yayasan merupakan kewenangan mutlak pengurus, sehingga pengurus mempunyai kewenangan untuk mengangkat dan memberhentikan penyelenggara kegiatan yayasan, penyelenggaraan kegiatan yayasan akan dipertanggungjawabkan pengurus dalam Rapat Dewan Pembina yaitu rapat gabungan antara pembina, pengurus dan pengawas setahun sekali. Dalam rapat tersebut pengurus harus mempertanggungjawabkan seluruh kegiatan manajemen, keuangan dan operasional penyelenggaraan kegiatan yayasan berdasarkan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas. Apabila terjadi kerugian maka pengurus harus dapat mengetahui penyebab kerugiann pengurus akan bertanggung terhadap kerugian tersebut apabila kerugian itu akibat kesalahan pengurus, akan tetapi apabila kerugian itu disebabkan kesalahan penyelenggara kegiatan yayasan maka penyelenggara kegiatan yang bertanggung jawab, sehingga berlaku prinsip pertanggungjawaban siapa yang melakukan kesalahan dialah yang bertanggung jawab.

Kata kunci : - Tanggung Jawab Pengurus - Kerugian Usaha Yayasan.

Referensi

Dokumen terkait

Tanggung jawab terhadap ganti rugi pelaku usaha jasa parkir terhadap kendaraan yang hilang berdasarkan kesalahan/kelalaian pelaku usaha jasa parkir yaitu pelaku

Untuk tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran yang merupakan tujuan dari pembangunan nasional, maka dalam tanggung jawab pelaku usaha yang merugikan konsumen hal tersebut

Berdasarkan pembahasan yang telah di uraikan melalui pembahasan permasalahan diatas maka dapat disimpulkan bahwa pelaku usaha yang paling memiliki peran penting

Hasil dari penelitan ini adalah pihak pelaku usaha yang paling bertanggungjawab terhadap konsumen yang mengalami kerugian akibat produk makanan kadaluarsa adalah pihak

(2) faktor yang menjadi kendala terkait pemenuhan tanggung jawab pelaku usaha terhadap peredaran kosmetik yang tidak memiliki izin edar yaitu; a) kurangnya kesadaran dalam hal

Penegakan Hukum Terhadap Tanggung Jawab Pelaku Usaha Dalam Mendirikan Bangunan Yang Tidak Memiliki AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) Di Pangkalpinang Ditinjau

(2) faktor yang menjadi kendala terkait pemenuhan tanggung jawab pelaku usaha terhadap peredaran kosmetik yang tidak memiliki izin edar yaitu; a) kurangnya kesadaran dalam hal

Keadaan demikian disebut dengan wanprestasi atau ingkar janji.15 Konsumen @booming_market dapat menggugat pelaku usaha berdasarkan Bab X Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999