Peran jerami dan pupuk hijau Crotalaria juncea terhadap efisiensi dan kecukupan hara lima varietas padi sawah
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Reduksi pupuk NPK dengan pembenaman jerami dan aplikasi pupuk organik dan hayati dapat meningkatkan hasil panen padi dibandingkan perlakuan tanpa pemupukan maupun perlakuan
Pengurangan dosis penggunaan pupuk NPK hingga 50% dengan pembenaman jerami serta aplikasi pupuk organik dan hayati menghasilkan bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot
hara K terlihat pada rumput golf yang diberi perlakuan pupuk anorganik 75%,. baik dengan menggunakan dosis pupuk hayati 75% DH maupun 100%
Lebih tingginya rata-rata serapan hara pada petak +NPK pada SKT rendah disebabkan karena rata-rata produksi gabah maupun jerami lebih tinggi dibanding pada SKT sangat
Seluruh plot perlakuan diberi pupuk anorganik Urea dengan dosis berdasarkan hasil pengukuraan bagan warna daun (BWD) dan SP-36 dengan dosis sebanyak 125 kg/ha. Sedangkan pupuk
Lebih tingginya rata-rata serapan hara pada petak +NPK pada SKT rendah disebabkan karena rata-rata produksi gabah maupun jerami lebih tinggi dibanding pada SKT sangat
Pengurangan dosis penggunaan pupuk NPK hingga 50% dengan pembenaman jerami serta aplikasi pupuk organik dan hayati menghasilkan bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot
menghasilkan bobot kering batang tertinggi, dibandingkan dengan perlakuan lain, keadaan ini diduga dengan pemberian kompos jerami sebagai pupuk organik dan tingkat hara sebagai