• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kultur Jaringan Begonia tuberhybrida

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kultur Jaringan Begonia tuberhybrida"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)

Referensi

Dokumen terkait

Teknik perbanyakan lempuyang wangi secara in-vitro telah dikuasai; media dasar MS dengan perlakuan ZPT (auksin, sitokinin dan thidiazuron) dengan konsentrasi yang tepat

Sehingga pada penelitian ini akan dikaji pengaplikasian media berupa MS cair dengan beberapa kombinasi BA dan NAA untuk menghasilkan kombinasi terbaik pada pertumbuhan

Perlakuan yang paling cepat membentuk tunas adalah varietas murbei KI 29 yang ditanam pada media yang mengandung BAP konsentrasi 3 mg/l dan NAA 0,1 mg/l.. Hal ini menunjukkan

Eksplan penyangga bunga merupakan eksplan paling responsif dalam inisiasi tunas dan perbanyakan tunas hasil inisiasi pada media MS + 0,2 mg/l BAP + 0,02 mg/l NAA dengan

Aplikasi media dasar ½ MS yang dikombinasikan dengan auksin NAA pada induksi perakaran inggu in vitro memberikan respon yang lebih baik dibandingkan auksin IBA.. Pengurangan

Aplikasi media dasar ½ MS yang dikombinasikan dengan auksin NAA pada induksi perakaran inggu in vitro memberikan respon yang lebih baik dibandingkan auksin IBA.. Pengurangan

Media tumbuh yang digunakan pada percobaan ini adalah media dasar MS Murashige and Skoog, sukrosa, prolin, agar bahan pemadat, aquades, arang aktif, zat pengatur tumbuh yang berasal

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian NAA dan kinetin terhadap perbanyakan eksplan pisang Cavendish secara in vitro dan untuk mengetahui berapa konsentrasi yang