• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANAN PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA DI ARAB SAUDI DALAM MELINDUNGI WARGA NEGARA INDONESIA YANG TERLANTAR DI JEDDAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERANAN PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA DI ARAB SAUDI DALAM MELINDUNGI WARGA NEGARA INDONESIA YANG TERLANTAR DI JEDDAH"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

PERANAN PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA DI ARAB SAUDI DALAM MELINDUNGI WARGA NEGARA INDONESIA YANG TERLANTAR DI JEDDAH

Oleh

MOHAMMAD DEDY

Pemerintah Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam melindungi warga Negaranya, baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri. Perwakilan Pemerintah mempunyai peran yang sangat penting dalam melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri, dalam hal ini yang mempunyai tugas ialah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI). Salah satu masalah yang sedang dihadapi oleh KJRI Jeddah, Arab Saudi ialah terlantarnya ribuan WNI di kolong jembatan Kandarah, Jeddah, Arab Saudi. Setiap tahun jumlah WNI yang terlantar mencapai 24.000 jiwa, dan pada tahun ini masih ada ribuan WNI yang belum dipulangkan ke Indonesia. Alasan-alasan WNI yang terlantar di bawah jembatan tersebut bermacam-macam seperti melakukan “umroh sandal jepit” yang artinya melakukan ibadah umroh ke Arab Saudi tetapi tidak memiliki tiket pulang, mereka ingin memiliki pekerjaan di Arab Saudi, kemudian juga menunggu musim haji tiba, dan alasan lain ialah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kabur dari majikannya.

Referensi

Dokumen terkait

Melihat persoalan di atas, maka menarik serta penting bagi penulis untuk meneliti bagaimanakah pelaksanaan fungsi Perwakilan Diplomatik Indonesia di Turki khususnya

Pihak Indonesia harus melindungi warga negaranya dalam menyelesaikan kasus yang behubungan dengan ketenagkerjaan yang melibatkan perwakilan diplomatik atau konsuler Amerika

Pejabat diplomatik Arab Saudi yang melakukan pemerkosaan terhadap dua orang wanita warga negara Nepal di India berdasarkan ketentuan dalam Konvensi Wina 1961 pejabat

Hal tersebut karena jumlah tenaga kerja di Arab Saudi terutama untuk buruh kasar yang terhitung sedikit, maka Arab Saudi membutuhkan tenaga kerja dari luar seperti

Peranan Kedutaan Besar Republik Indonesia dalam menangani masalah hukum yang menimpa Tenaga Kerja Indonesia Dan Warga Negara Indonesia di Malaysia adalah dengan

Rumusan masalah yang diambil adalah mengapa Indonesia melakukan aksi protes untuk menanggapi eksekusi mati Pekerja Migran Indonesia tanpa notifikasi di Arab Saudi

berlangsung di Jeddah, Arab Saudi pada tanggal 16 Oktober 2017.(KepMenaker RI No.291, 2018:01) Kerjasama bilateral sistem penempatan satu kanal (SPSK) atau One

Jumlah WNI Positif COVID-19 di Arab Saudi • Wilayah kerja KBRI Riyadh: 66 orang 20 karantina, 35 sembuh, 11 meninggal • Wilayah kerja KJRI Jeddah: 97 orang 59 karantina, 15 sembuh,