Informasi Dokumen
- Penulis:
- Artis Simatupang
- Pengajar:
- Wahyu Ario Pratomo, SE, M.Ec
- Paidi Hidayat, SE, M.Si
- Irsyad Lubis, SE, M.Soc.Sc, Ph.D
- Sekolah: Universitas Sumatera Utara
- Mata Pelajaran: Ekonomi Pembangunan
- Topik: Efektivitas Kredit Usaha Rakyat Dalam Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil
- Tipe: skripsi
- Tahun: 2012
- Kota: Medan
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang pentingnya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam pengembangan usaha mikro dan kecil (UMK) di Indonesia. KUR merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan ekonomi rakyat, terutama di sektor UMK. Penjelasan tentang kondisi ekonomi Indonesia yang masih memerlukan perhatian serta upaya pemerintah untuk memberdayakan masyarakat melalui KUR menjadi fokus utama. Selain itu, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian juga diuraikan untuk memberikan gambaran jelas mengenai tujuan akademis dari penelitian ini.
1.1 Latar Belakang
Latar belakang penelitian ini menggarisbawahi peranan penting UMK dalam perekonomian Indonesia. Dengan adanya KUR, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat untuk membuka usaha dan mengurangi angka pengangguran. Penjelasan tentang sistem ekonomi kerakyatan dan peran pemerintah dalam memberikan dukungan finansial kepada UMK juga menjadi poin penting dalam konteks ini.
1.2 Perumusan Masalah
Perumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada dua pertanyaan utama: efektivitas penyaluran KUR oleh BRI dalam pengembangan UMK dan kendala yang dihadapi dalam proses pemberian kredit. Pertanyaan ini penting untuk memahami tantangan yang dihadapi dalam implementasi program KUR dan dampaknya terhadap UMK.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas KUR dalam meningkatkan pendapatan dan omset UMK, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyaluran KUR. Ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman tentang bagaimana KUR dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini mencakup kontribusi bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakan, informasi bagi bank tentang KUR, serta pengetahuan bagi mahasiswa dan peneliti lain mengenai dampak KUR terhadap UMK. Penelitian ini bertujuan untuk menambah wawasan akademis dan praktis dalam bidang ekonomi pembangunan.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan pustaka ini mencakup definisi bank, kredit, dan khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penjelasan tentang jenis-jenis bank dan kredit memberikan landasan teoritis yang kuat untuk memahami konteks KUR. Selain itu, ciri-ciri UMK dan penelitian terdahulu yang relevan memberikan perspektif tambahan tentang efektivitas KUR dalam pengembangan UMK.
2.1 Bank
Bagian ini menjelaskan pengertian bank sebagai lembaga keuangan yang menghimpun dan menyalurkan dana. Jenis-jenis bank di Indonesia juga diuraikan, memberikan konteks untuk memahami peran BRI sebagai penyedia KUR. Ini penting untuk mengetahui bagaimana bank beroperasi dalam sistem ekonomi.
2.2 Kredit
Penjelasan tentang kredit mencakup definisi, jenis-jenis kredit, dan tujuan pemberian kredit. Hal ini membantu memahami bagaimana KUR berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan akses modal bagi UMK, serta bagaimana kredit dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
2.3 Usaha Mikro dan Kecil
Bagian ini mendefinisikan UMK dan ciri-ciri yang membedakannya dari usaha lain. Pemahaman tentang karakteristik UMK sangat penting dalam konteks KUR, karena KUR ditujukan untuk membantu kelompok usaha ini dalam mengakses pembiayaan.
2.4 Penelitian Terdahulu
Tinjauan terhadap penelitian sebelumnya memberikan gambaran tentang hasil-hasil yang telah dicapai dalam studi yang serupa. Ini membantu dalam mengidentifikasi kesenjangan dalam penelitian yang ada dan menekankan pentingnya penelitian ini.
2.5 Kerangka Konseptual
Kerangka konseptual menghubungkan variabel-variabel yang akan diteliti. Ini memberikan dasar teoritis untuk mengevaluasi efektivitas KUR dalam meningkatkan pendapatan dan omset UMK, serta membantu dalam merumuskan hipotesis penelitian.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini mencakup lokasi penelitian, responden, jenis dan sumber data, serta metode pengumpulan data. Pendekatan ini penting untuk memastikan bahwa data yang diperoleh valid dan relevan untuk analisis efektivitas KUR.
3.1 Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di BRI Unit Sei Sikambing Medan, yang merupakan lokasi strategis untuk mengevaluasi dampak KUR. Pemilihan lokasi ini penting untuk mendapatkan data yang akurat tentang penerima KUR dan pengaruhnya terhadap UMK.
3.2 Responden Penelitian
Responden penelitian terdiri dari pengusaha mikro dan kecil yang menerima KUR dan bagian perkreditan BRI. Ini memastikan bahwa data yang dikumpulkan mencerminkan perspektif langsung dari penerima manfaat dan penyedia kredit.
3.3 Penentuan Sampel Penelitian
Sampel diambil dari populasi pengusaha yang menerima KUR, dengan metode pengambilan sampel yang tepat untuk memastikan representativitas. Ini penting untuk mendapatkan hasil yang dapat digeneralisasi.
3.4 Jenis dan Sumber Data
Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Data primer diperoleh melalui wawancara dan kuesioner, sementara data sekunder diambil dari literatur yang relevan. Ini memberikan basis yang kuat untuk analisis.
3.5 Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan mencakup kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Pendekatan ini memastikan bahwa informasi yang diperoleh komprehensif dan mendalam, mendukung analisis yang lebih baik.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa KUR memiliki dampak positif terhadap pengembangan UMK, dengan peningkatan omset dan pendapatan yang signifikan. Pembahasan mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas KUR juga diuraikan.
4.1 Deskripsi Objek Penelitian
Deskripsi mengenai Bank Rakyat Indonesia dan struktur organisasinya memberikan konteks untuk memahami bagaimana KUR dikelola dan disalurkan. Ini penting untuk mengevaluasi efektivitas program.
4.2 Upaya – Upaya Dalam Meningkatkan dan Mengembangkan UMK
Bagian ini membahas berbagai strategi yang diterapkan oleh BRI untuk meningkatkan akses UMK terhadap KUR. Ini termasuk program pelatihan dan pendampingan yang bertujuan untuk memberdayakan pengusaha.
4.3 Kendala yang dihadapi dalam penyaluran kredit
Kendala dalam proses penyaluran KUR diidentifikasi, termasuk kurangnya pemahaman masyarakat dan birokrasi yang rumit. Ini penting untuk memberikan rekomendasi perbaikan dalam implementasi KUR.
4.4 Tahap – Tahap Pengajuan Permohonan Kredit
Prosedur pengajuan kredit dijelaskan secara rinci, memberikan wawasan tentang langkah-langkah yang harus diikuti oleh pengusaha. Ini membantu dalam memahami bagaimana KUR dapat diakses.
4.5 Gambaran Umum Sumatera Utara
Analisis kondisi geografis, iklim, dan demografis Sumatera Utara memberikan konteks untuk memahami tantangan dan peluang yang dihadapi UMK di wilayah ini. Ini penting untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
V. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan efektivitas KUR dalam meningkatkan pendapatan dan omset UMK. Saran untuk perbaikan dalam penyaluran KUR juga diusulkan untuk meningkatkan dampak program.
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan menegaskan bahwa KUR telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan UMK, dengan peningkatan yang jelas dalam pendapatan dan omset. Ini menunjukkan bahwa program ini efektif dalam mencapai tujuannya.
5.2 Saran
Saran diberikan untuk meningkatkan efektivitas KUR, termasuk penyederhanaan prosedur pengajuan dan peningkatan sosialisasi kepada masyarakat. Ini penting untuk memastikan bahwa lebih banyak pengusaha dapat memanfaatkan KUR.
Referensi Dokumen
- Manajemen Penelitian ( Arikunto, Suharsimi )
- Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek ( Arikunto, Suharsimi )
- Strategi Jitu Memilih Metode Statistik Penelitian dengan SPSS ( B. A Nugroho )
- Organisasi dan manajemen, Struktur, Perilaku dan Proses ( Barnard, I, Chester )
- Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya ( Kasmir )