Laporan Pengantar Tugas Akhir
PERANCANGAN PROMOSI PRODUK ES GOYOBOD
KLININGAN
DK 26313/Tugas Akhir Semester II 2010/2011
Oleh:
Riadi Rahiman NIM:
52108055
Program Studi Desain Grafis
FAKULTAS DESAIN
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BANDUNG
ii
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah S.W.T beserta
para malaikat dan rosul, yang telah memberikan karunia dan hidayah-Nya
baik berupa kekuatan, semangat dan perlindungan. Sehingga penulis dapat
menyelesaikan Laporan Pengantar Tugas Akhir dengan judul “Perancangan
Promosi Produk Es Goyobod Kliningan” dengan baik.
Laporan Pengantar Tugas Akhir ini disusun melalui suatu proses kerja
yang cukup panjang serta mengalami berbagai rintangan, tantangan dan
hambatan. Namun penulis akhirnya dapat melalui itu semua, sehingga
penulis dapat menyelesaikannya. Ini semua dapat dilakukan berkat bantuan,
bimbingan serta dorongan dari berbagai pihak.
Penulis menyadari bahwa Laporan ini masih banyak kekurangannya
baik dari segi materi serta visual yang ditampilkan, untuk itu penulis sangat
berterima kasih kepada pembaca jika sudi kiranya memberikan kritik serta
saran atas Laporan Pengantar Tugas Akhir ini.
Bandung, 20 Juni 2011
1 BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Bandung merupakan surga para pecinta kuliner. Makanan dan
minuman dari Bandung telah dikenal di seantero negeri ini. Tidak heran jika
para pengusaha kuliner terus bermunculan di Bandung. Akibatnya, para
pengusaha kuliner yang telah terlebih dahulu eksis gencar berupaya
mempromosikan produknya agar tidak kalah dengan yang lain. Bahkan
promosi produk berupa kuliner kini telah merambah media internet.
Salah satu minuman yang terkenal di Bandung adalah Es Goyobod
Kliningan yang disingkat menjadi Es GOKIL. Es Goyobod Kliningan adalah
kedai yang menjual es goyobod di daerah Jalan Kliningan Bandung. Es
Goyobod sendiri adalah minuman khas Jawa Barat yang mirip dengan es
campur namun ditambahkan goyobod (semacam hunkue) ke dalamnya. Es
Goyobod Kliningan resmi dibuka tahun 2000 di jalan Kliningan Bandung. Es
Goyobod telah memiliki konsumen yang sangat banyak, terutama para
pelajar yang bersekolah di sekitar Jalan Kliningan. Setiap harinya 1000 gelas
habis terjual, menandakan Es Goyobod Kliningan banyak diminati.
Karena banyak diminati, kini banyak kedai es goyobod dan pedagang
es goyobod keliling ikut memajang kata GOKIL di gerobak mereka. Kondisi
ini diperburuk dengan tidak/belum adanya identitas visual produk. Akibatnya
2
tersebut adalah cabang dari Es GOKIL. Pihak Es GOKIL pun tidak
melakukan upaya untuk memberitahu kepada konsumen. Hal ini
dikhawatirkan akan berdampak pada penjualan dan citra Es GOKIL sendiri
di benak konsumen. Maka perlu dilakukan suatu upaya untuk
menginformasikan agar masyarakat mengetahui produk Es GOKIL yang asli.
Pengertian dari kata asli disini adalah Es GOKIL yang dijual di Jalan
Kliningan dan cabangnya yang berada di Jalan Karapitan.
1.2. Identifikasi Masalah
Dari Latar Belakang masalah di atas maka dapat disimpulkan:
Banyaknya pengusaha kuliner di Bandung
Es GOKIL tidak mempunyai identitas produk
Ada pihak yang meniru Es GOKIL
Tidak ada upaya Es GOKIL untuk menginformasikan kepada
konsumen tentang Es GOKIL yang asli
1.3. Fokus Permasalahan
Fokus masalah ini adalah tidak adanya identitas visual yang dimiliki
oleh Es GOKIL, sehingga ada pihak yang mengambil keuntungan dari hal
3 1.4. Tujuan Perancangan
Dari Fokus Permasalahan di atas maka dapat disimpulkan tujuan dari
perancangan adalah:
Menginformasikan produk Es GOKIL yang asli
Meningkatkan penjualan sebesar 40% dari penjualan sekarang
4 BAB II
PERANCANGAN PROMOSI PRODUK ES GOYOBOD KLININGAN
2.1. Definisi Perancangan
Perancangan adalah suatu kegiatan membuat kerangka desain teknis
berdasarkan konsep. Konsep sendiri menurut KBBI Online (Kamus Besar
Bahasa Indonesia Online terbitan Diknas) adalah ide atau pengertian yang
diabstrakkan dari peristiwa konkret. Perancangan sangat penting dalam
dunia desain, agar karya yang akan diciptakan lebih matang dan terkonsep.
2.2. Promosi
Promosi adalah setiap aktivitas yang ditujukan untuk memberitahukan,
membujuk atau mempengaruhi konsumen untuk tetap menggunakan produk
yang dihasilkan perusahaan tersebut. Pengertian promosi yang dikemukakan
oleh Philip Kotler (2002) menjelaskan "Promotion encompasses all the tools
in the marketing mix whose mayor is persuasive communication"(h.9).
Promosi meliputi semua alat-alat dalam kombinasi pemasaran yang peranan
utamanya adalah untuk mengadakan komunikasi yang sifatnya membujuk.
Promosi merupakan suatu proses komunikasi dari penyampaian amanat
atau berita tentang produk/barang atau jasa dari penjual kepada para
5 2.3. Produk
Produk menurut Kotler (2002) “A product as anything that can be
offered to a market for attention, acquisition, use or consumption and that
might satisfy a want or need” (h.274). Artinya produk adalah segala sesuatu
yang ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli,
dipergunakan dan yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan
konsumen.
2.3.1. Tingkatan Produk
Menurut Kotler (2002) ada lima tingkatan produk, yaitu core
benefit, basic product, expected product, augmented product dan
potential product (h.408). Penjelasan tentang kelima tingkatan produk
adalah :
a. Core benefit
Core benefit yaitu manfaat dasar dari suatu produk yang
ditawarkan kepada konsumen.
b. Basic product
Basic product yaitu bentuk dasar dari suatu produk yang dapat
dirasakan oleh panca indra.
c. Expected product
Expected product yaitu serangkaian atribut-atribut produk dan
kondisi-kondisi yang diharapkan oleh pembeli pada saat membeli
6 d. Augmented product
Augmented product yaitu sesuatu yang membedakan antara
produk yang ditawarkan oleh badan usaha dengan produk yang
ditawarkan oleh pesaing.
e. Potential product
Potential product yaitu semua argumentasi dan perubahan
bentuk yang dialami oleh suatu produk dimasa datang.
2.3.2. Klasifikasi Produk
Banyak klasifikasi suatu produk yang dikemukakan ahli
pemasaran, diantaranya pendapat yang dikemukakan oleh Kotler.
Menurut Kotler (2002,h.451) berdasarkan wujudnya, produk dapat
diklasifikasikan ke dalam dua kelompok utama yaitu :
a) Barang
Barang merupakan produk yang berwujud fisik, sehingga bisa
dilihat, diraba atau disentuh, dirasa, dipegang, disimpan, dipindahkan,
dan perlakuan fisik lainnya.
b) Jasa
Jasa merupakan aktivitas, manfaat atau kepuasan yang
ditawarkan untuk dijual (dikonsumsi pihak lain). Seperti halnya
7
Berdasarkan tujuan konsumsi yaitu didasarkan pada siapa
konsumennya dan untuk apa produk itu dikonsumsi, maka produk
diklasifikasikan menjadi dua, yaitu:
a) Barang konsumsi (consumer’s goods)
Barang konsumsi merupakan suatu produk yang langsung
dapat dikonsumsi tanpa melalui pemrosesan lebih lanjut untuk
memperoleh manfaat dari produk tersebut.
b) Barang industri (industrial’s goods)
Barang industri merupakan suatu jenis produk yang masih
memerlukan pemrosesan lebih lanjut untuk mendapatkan suatu
manfaat tertentu. Biasanya hasil pemrosesan dari barang industri
diperjual belikan kembali.
Menurut Kotler (2002, h.451), ”barang konsumen adalah
barang yang dikonsumsi untuk kepentingan konsumen akhir sendiri
(individu dan rumah tangga), bukan untuk tujuan bisnis”. Pada
umumnya barang konsumen dibedakan menjadi empat jenis :
a) Convenience goods
Merupakan barang yang pada umumnya memiliki frekuensi
pembelian tinggi (sering dibeli), dibutuhkan dalam waktu segera, dan
hanya memerlukan usaha yang minimum (sangat kecil) dalam
pembandingan dan pembeliannya. Contohnya antara lain produk
8 b) Shopping goods
Barang-barang yang dalam proses pemilihan dan
pembeliannya dibandingkan oleh konsumen diantara berbagai
alternatif yang tersedia. Contohnya alat-alat rumah tangga, pakaian,
furniture, mobil bekas dan lainnya.
c) Specialty goods
Barang-barang yang memiliki karakteristik dan/atau identifikasi
merek yang unik dimana sekelompok konsumen bersedia melakukan
usaha khusus untuk membelinya. Misalnya mobil Lamborghini,
pakaian rancangan orang terkenal, kamera Nikon dan sebagainya.
d) Unsought goods
Merupakan barang-barang yang tidak diketahui konsumen atau
kalaupun sudah diketahui, tetapi pada umumnya belum terpikirkan
untuk membelinya. Contohnya asuransi jiwa, ensiklopedia, tanah
kuburan dan sebagainya.
2.4. Es Goyobod
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Online (2009) yang
diterbitkan oleh Depdiknas, Es Goyobod adalah minuman yang dibuat dari
tepung kanji dicampur dengan agar-agar yang diiris persegi, dan dicampur
dengan avokad, sirop, dan es. Avokad (2009) adalah nama bahasa
Indonesia untuk alpukat. Meski warna nya tidak terlalu menarik, tapi es yang
9
cita rasa yang unik. Bukan hanya ada rasa manis, tetapi rasa gurih dari
adonan saripati aren sangat terasa. Es Goyobod berasal dari Garut Jawa
Barat.
2.4.1. Es Goyobod Kliningan
Terkenalnya es goyobod menjadi bahasan di sejumlah blog
penyuka kuliner. Berbagai macam komentar muncul. Yang jelas,
minuman ini selalu diburu ketika berkunjung ke Kota Garut. Meski di
sejumlah daerah lain, seperti Bandung, Tasikmalaya, dan Ciamis,
bahkan Banjar, ada juga yang menjual es ini. Tapi mungkin sudah ada
perbedaan sedikit dalam rasa. Karena ada yang sudah tidak pakai
saripati atau aren, tetapi diganti tepung kue. Untuk tetap mendapatkan
cita rasa es goyobod asli Garut Ini, salah satu yang harus
10
Gambar 2.1. Es Goyobod Kliningan
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Pemilik Es Goyobod Kliningan, Arif mengatakan awalnya es
goyobod ini dikenalkan oleh Junaedi yang berjualan di kawasan
Kwitang Jakarta Pusat. Usaha goyobod ini diteruskan oleh anaknya
Aca sekitar tahun 1945-1950 di Jalan Banceuy. Lalu Aca pindah ke
kota kelahirannya Pamitran Garut pada tahun 1958. Kepulangan Aca
ke Garut karena keamanan Bandung sedang tidak stabil akibat
peristiwa Bandung Lautan Api. Usep Suryana, keturunan dari Aca
mengembangkan es goyobod pada tahun 1958 sampai sekarang.
Usep berjualan goyobod berkeliling dengan menggunakan roda.
Sampai akhirnya menemukan tempat yang strategis yaitu di alun-alun
Garut.
Arif pada awalnya tidak terpikirkan untuk menjual es goyobod.
Selepas tahun 1998, setelah lulus dengan gelar sarjananya, Arif
memulai usaha menjadi kontraktor. Tetapi karena saat itu usaha
11
jajanan di pinggiran Jalan Kliningan. Gokil alias Es Goyobod Kliningan
adalah sang pionir. Minuman asal Garut ini yang awalnya membuat
jalan Kliningan ramai. Sejak dibuka, Gokil langsung banyak
penggemarnya. Melihat hal itu pemilik rumah pun memanfaatkan
peluang tersebut dengan menyewakan pekarangan ke
pedagang-pedagang lain sejak tiga tahun lalu. Jadilah pekarangan ini seperti
pujasera terbuka dengan banyak pilihan menu makanan. Walaupun
gokil tetap menu utama yang dituju.
Padahal minuman ini cukup sederhana. Terbuat dari campuran
agar-agar aci sagu, sekoteng, alpukat, yang dicampur santan kelapa,
es serut dan terakhir diguyur susu kental manis serta ditambahkan roti
manis. Menurut Arif, resep asli es goyobod adalah menggunakan sirup
gula berwarna merah. Tetapi atas usul para konsumen, Es GOKIL
memodifikasi dengan gula putih biasa.
Bukan hanya enak dan menyegarkan, harganya juga begitu
murah hanya Rp 2.500. Pria yang berprofesi sebagai kontraktor ini
12
banyak”. Menurut Arif, dia membuat sendiri semua bahan-bahan
goyobod. Hal itulah yang membuat harga goyobodnya murah. Bahkan
sebelumnya harga gokil hanya Rp 1.000. Alhasil, sesuai target di hari
normal tanpa hujan Es Gokil bisa habis terjual sampai 1.000 gelas.
Setelah pamor Es Gokil naik, pedagang-pedagang lain pun
ingin ambil bagian. Kini area minum es goyobod menjadi lebih luas
dan ramai. Garasi tempat berjualan dulu masih dibuka. Tapi untuk
roda goyobod dipindahkan ke pinggiran Jalan Kliningan sehingga bisa
terlihat dengan jelas. Area lainnya dipisahkan oleh jalan akses
perumahan P&K. Di area parkir inilah berkumpul pedagang-pedagang
lain dengan menu yang berbeda.
2.5. Bahan – Bahan Es Goyobod
Alpukat diambil daging buahnya (1 buah)
Kolang kaling diiris tipis dan di rebus (50 gram)
Kelapa muda di kerok (1 buah)
Tape singkong di potong kotak (75 gram)
13 2.5.1. Bahan Sirup
Air (200ml)
Gula Pasir (150 gram)
Garam (1/4 sdt)
2.6. Cara Membuat Es Goyobod Membuat sirup :
Rebus air, lalu tambahkan gula dan garam, aduk hingga larut.
Membuat Goyobod :
Campur hunkue kedalam air, aduk hingga rata lalu panaskan
sambil diaduk sampai kental dengan api kecil. Setelah itu tuang
kedalam loyang dengan ketebalan 1,5 cm, kemudian bekukan.
Setelah beku keluarkan dari loyang dan potong kotak – kotak kecil.
Siapkan wadah untuk penyajian, masukan kelapa muda, alpukat,
kolang kaling, tape singkong, tape ketan, goyobod dan es serut siram
14 2.7. Kompetitor Es Goyobod Kliningan
Es Goyobod Kuno 1949
Gambar 2.2. Es Goyobod Kuno 1949
(Sumber: http://voiceofbandung.com/images_upload/678.jpg&imgrefurl)
Es Goyobod Kuno 1949, kedai goyobod yang sudah ada sejak tahun
1949 ini disajikan dengan kelapa muda dengan cairan gula kawung dan
sedikit ditambahkan susu kental. Satu porsi Es Goyobod Kuno 1949 Rp.
8000,- Pemilik goyobod yang berada di jalan belakang Pasar Baru Jl. Oto
Iskandardinata Bandung ini bernama Pak Kandi (Alm). Namun, walaupun
beliau telah wafat, usahanya tetap berjalan yang turun temurun diteruskan
oleh anaknya-anaknya. Konsumen Es Goyobod Kuno 1949 ibu-ibu dan
15 Es Goyobod Yurina
Gambar 2.3. EsGoyobod Yurina
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Es Goyobod Yurina terletak di Cihanjuang Cimahi. Sang Ibu penjual
menuturkan bahwa nama Yurina diambil dari huruf-huruf akhir nama ke tiga
anaknya yaitu Wahyu, Sari, & Hasna. Satu porsi Es Goyobod Yurina
Rp. 3000,- sang pemilik mengaku sudah berjualan es goyobod selama 4
16 Es GOKIL Tiruan
Gambar 2.4. Es GOKIL palsu
(Sumber: Dokumen Pribadi)
Seiring dengan popularitas Es GOKIL yang makin menanjak,
sekarang ini banyak yang meniru Es GOKIL dengan ikut memajang nama Es
GOKIL di gerobak jualannya. Es GOKIL tiruan ini biasa dijajakan berkeliling.
Satu porsi nya berkisar antara Rp. 1500,- s.d. Rp. 3000,- Konsumen dari Es
GOKIL tiruan ini adalah masyarakat umum. Es GOKIL tiruan ini biasa terlihat
17
2.8. Pemasaran dan Produksi Es Goyobod Kliningan
Daerah pemasaran Es Goyobod Kliningan adalah di daerah Jalan
Kliningan Bandung. Promosi juga dilakukan melalui situs jejaring sosial
Facebook dengan membuat halaman grup dengan ID GOYOBOD
KLININGAN, untuk menjaring lebih banyak pengunjung terutama remaja.
Promosi itu dinilai sukses melihat dengan banyaknya orang yang
mengapresiasi dengan member tanda likedi grup tersebut.
Di halaman grup tersebut konsumen bisa mengutarakan
kekurangan-kekurangan apa saja yang ada di Es Goyobod Kliningan. Produksi Es
Goyobod Kliningan sendiri tiap hari-nya mencapai kurang lebih 1000 gelas,
terbukti bahwa minuman khas Jawa Barat ini sangat diminati. Untuk bahan
baku, pemilik Es Goyobod Kliningan mengaku membuat sendiri. Itulah yang
membuat harga Es Goyobod Kliningan murah.
2.9. Konsumen Es Goyobod Kliningan
Konsumen dari Es Goyobod Kliningan sebagian besar pelajar dan
mahasiswa, sisanya masyarakat umum. Pelajar dan mahasiswa menjadi
konsumen paling besar, karena letak Es Goyobod Kliningan yang berada
diantara sekolahan dan kampus. Rasa yang enak dan harga yang murah
tampaknya menjadi magnet bagi para pelajar dan mahasiswa yang
kesehariannya sangat ekonomis dan senang jajan.
Kebiasaan pelajar dan mahasiswa yang senang berkumpul dan
18
Kliningan. Selain pelajar dan mahasiswa, pembeli juga terdiri dari
masyarakat yang tinggal di daerah tersebut, orang yang kebetulan melewati
Jalan Kliningan, pekerja kantoran, penjaga warnet, dll. Para pembeli
biasanya minum di tempat yang telah disediakan. Es Goyobod Kliningan
biasa ramai di siang hari yang menyebabkan tempat duduk hingga parkir
menjadi penuh.
2.10. Analisis SWOT
19
Dari analisa yang dilakukan dapat disimpulkan Es Goyobod dapat
menjadi minuman khas tradisional yang dikenal dan digemari oleh anak
muda jika Es GOKIL dapat mempertahankan kualitas dan memperbaiki
branding produk. Salah satunya dengan membuat kemasan representatif
dan menarik.
2.11. Khalayak Sasaran
A. Demografis
Target Primer
a. Umur : antara 17 sampai 23 tahun
b. Jenis Kelamin : laki-laki dan perempuan
c. Pekerjaan : pelajar dan mahasiswa
d. Kelas Sosial : menengah
Target Sekunder
a. Umur : antara 25 sampai 45 tahun
b. Jenis Kelamin : laki-laki dan perempuan
c. Pekerjaan : pegawai kantor/karyawan/penjaga warnet
20 B. Psikografis
Target Primer
a. Gaya Hidup : senang jajan, ekonomis, senang nongkrong
Target Sekunder
a. Gaya Hidup : senang berwisata kuliner, senang jajan
C. Geografis
Target Primer
a. Tempat tinggal/kerja : Bandung Tengah
b. Kota : Bandung
c. Provinsi : Jawa Barat
Target Sekunder
a. Tempat tinggal/kerja : luar daerah Bandung Tengah
b. Kota : Bandung
21 BAB III
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
3.1. Strategi Komunikasi
Mempromosikan dan mengkampanyekan kepada konsumen tentang
Es Goyobod Kliningan yang asli. Agar konsumen membeli, mengenali
dan mengetahui produk Es Goyobod Kliningan yang asli salah
satunya melalui identitas visual produk berupa kemasan (package).
Menanamkan positioning produk melalui kemasan yang menarik
namun sesuai dengan kegunaanya dengan visual yang sangat
ekspresif dan atraktif yang mencirikan anak muda. Hal ini didasarkan
terhadap konsumen Es Goyobod Kilinigan yang sebagian besar
adalah anak muda.
Materi yang dimuat dalam kemasan berupa logo produk, kalimat yang
menyatakan bahwa itu adalah produk Es Goyobod Kliningan yang
22 3.2. Strategi Kreatif
Menciptakan sebuah media promosi dan kampanye berupa kemasan.
Ditambah media pendukung berupa gimmick kupon dan stiker bagi pembeli
yang membeli minimal lima gelas Es GOKIL. Dari segi desain, konsepnya
adalah desain yang sangat mencirikan anak muda. Baik dari warna, ilustrasi,
sampai penggunaan font.
Desain kemasan produk yang menarik hati konsumen adalah
kemasan yang menjual, desain kemasan produk yang menjual bukan berarti
desain kemasan produk yang mahal, bukan juga desain kemasan produk
yang terlihat rumit atau desain kemasan produk yang warnanya banyak.
Adapun ciri-ciri produk yang menjual menurut Frans M. Royan (2005, h.130)
adalah:
1. Bisa menimbulkan daya tarik bagi konsumen karena bentuknya yang
berbeda. Sehingga kemasan dapat menimbulkan rangsangan bagi
konsumen untuk membuat pertimbangan membeli produk tersebut.
2. Langsung mengenai persepsi pembeli. Yang berarti kemasan produk
harus langsung dapat ditangkap maksudnya oleh konsumen tanpa
23 3.2.1. Logo Promo
Gambar 3.5. Logo
Konsep logo yang digunakan menggabungkan antara logotype
dan logogram. Dalam konsep logotype penulis menggunakan
referensi dari goyobod yang memunculkan kesan kenyal melalui
lekukan sudutnya yang menghindari lekukan tajam. Dalam logo juga
terdapat stilasi dari cup minuman agar memunculkan kesan minuman
berkemasan, ditambah elemen visual lainnya yang memberi kesan
24 3.2.2. Tipografi
Tipografi yang digunakan diantaranya:
a. Custom
Gambar 3.6. Referensi Gambar Goyobod dan Tipografi Agar-agar
Berdasarkan hasil studi dari bentuk goyobod yang terbuat dari
agar-agar maka didapat hasil sketsa seperti berikut:
25
Gambar 3.8. Hasil Pewarnaan dan Pemindahan Sketsa ke Dalam
Bentuk Digital.
b. Arial Rounded MT Bold
Arial Rounded MT merupakan jenis hurup tidak berkait. Alasan
penggunaan hurup ini karena huruf ini simple, tanpa sudut tajam yang
mendukung tipografi logo yang berkesan kenyal. Media yang
dirancang adalah media promosi yang menuntuk informasi yang jelas,
sehingga tingkat keterbacaan pesan dapat diterima dengan baik maka
dipilihlah hurup Arial Rounded MT Bold.
Contoh tipografi hurup Arial Rounded MT :
Aa Bb Cc Dd Ee Ff Gg Hh Ii Jj Kk Ll Mm Nn
Oo Pp Qq Rr Ss Tt Uu Vv Ww
26 Aplikasi huruf dalam logo:
c. Dadhand
Dadhand merupakan font tidak berkait, dan bertipe handwriting.
Alasan penggunaan huruf ini adalah agar kesan anak muda lebih
muncul. Contoh tipografi huruf Dadhand :
Aplikasi huruf dalam media kemasan:
27 d. Baddabom BB
Baddabom BB merupakan font tidak berkait mempunyai
karakter keras. Font jenis ini sering digunakan untuk pengumuman,
peringatan, ajakan. Cocok untuk diletakkan di media poster. Contoh
tipografi Baddabom:
Aa Bb Cc Dd Ee Ff Gg Hh Ii Jj Kk Ll Mm Nn
Oo Pp Qq Rr Ss Tt Uu Vv Ww
. , ! @ # $ % & * ( ) - +
Aplikasi huruf dalam media poster:
28 3.2.3. Visual Image
Gambar 3.11. Digitalisasi Sketsa
Visual untuk media promosi dan kampanye Produk Es
Goyobod Kliningan sengaja dibuat vector agar terlihat lebih simple
dan menarik. Agar menarik perhatian dan pesan dapat tersampaikan
maka dipilih bentuk lembar buku catatan sebagai background
informasi yang ada dalam kemasan. Bentuk lembar buku catatan
dipilih karena dinilai dekat dengan target audience yang kebanyakan
pelajar.
29
Dan agar lebih menimbulkan kesan segar maka ditambahkan
visual berupa bintik-bintik air sebagai background kemasan.
Gambar 3.13. Bintik-bintik air
3.2.3. Warna
Warna merupakan unsur visual yang dapat mempengaruhi
orang yang melihatnya karena warna memberikan suatu kesan
tersendiri. Maka dalam hal ini peranan warna juga sangat
menentukan. Warna yang digunakan warna yang mencolok karena
dapat menarik audience untuk melihatnya.
Warna yang digunakan adalah warna CMYK. Warna ini
mempunyai 4 warna dasar yang bila dicampurkan dengan komposisi
tertentu akan menghasilkan warna yang tepat seperti yang diinginkan.
Alasan menggunakan warna CMYK karena dalam media promosi ini
teknis produksi banyak menggunakan percetakan. Warna CMYK
30
Gambar 3.14. Es Goyobod
Warna yang dipakai adalah warna-warna yang terinspirasi dari
segelas Es Goyobod. Warna-warna tersebut adalah:
31
Biru melambangkan kesegaran dan penggambaran dari air.
Warna pink diambil dari warna goyobod.
Warna putih diambil dari warna santan yang ditambah susu
kental manis
Hijau diambil dari potongan alpukat
32 3.3. Strategi Media
34 BAB IV
TEKNIS PERANCANGAN PROMOSI PRODUK ES GOYOBOD KLININGAN
4.1. Media Utama
4.1.1. Kemasan
Kemasan adalah pelindung dari suatu barang, baik barang
biasa maupun barang-barang hasil produksi industri. Dalam dunia
industri kemasan merupakan pemenuhan suatu kebutuhan akibat
adanya hubungan antara penghasil barang dengan masyarakat
pembeli. Material yang digunakan yaitu cup plastik PP No.5 yang
aman untuk makanan/minuman dicetak dengan teknik cetak separasi.
35 4.2. Media Pendukung
Media pendukung digunakan untuk mendukung media utama
bilamana target sasaran tidak sempat memperhatikan media utama.
4.2.1. Kaos
Kaos untuk karyawan Es GOKIL merupakan media iklan yang
cukup efektif. Kaos dibuat pada bahan kain katun dengan teknik
produksi bordir, kaos terdiri dari berbagai ukuran S, M dan L.
Gambar 4.17 Kaos
4.2.2.X- Banner
X-Banner ini akan dipasang di dekat gerobak agar banyak di
lihat orang. Material vynil atau glossy laminasi doff, ukuran 160 cm x
36
Gambar 4.18. X- Banner
4.2.3. Mug
Mug Es Goyobod Kliningan sebagai merchandise yang dapat
dibeli pelanggan dengan visual Es Gokil yang menarik. Mug dicetak
dengan teknik digital printing.
37 4.2.4. Box Kemasan
Box kemasan dipakai untuk pelanggan yang ingin membawa
pulang es goyobod nya. Box ini dapat memuat 4 gelas cup Es GOKIL.
Media Box terbuat dari kertas duplex, dicetak dengan teknik cetak
separasi.
Gambar 4.20. Box Kemasan
4.2.5. Kupon
Kupon diberikan kepada konsumen dengan pembelian minimal
empat gelas Es GOKIL. Kupon berukuran 10 cm x 7 cm dengan teknik
digital printing.
38 4.2.6. Stiker
Media stiker diberikan kepada konsumen secara gratis sebagai
alternatif dari pemberian kupon. Pelanggan dapat memilih
kupon/stiker setiap membeli minimal empat gelas Es Goyobod. Stiker
dibuat dari media kertas stiker dengan teknik cetak digital printing. .
Gambar 4.22. Stiker
4.2.7 Pin
Pin diletakkan di dekat kasir Es Goyobod Kliningan. Pin dipakai
sebagai merchandise yang dapat dibeli oleh pelanggan. Pin bisa dibeli
dengan harga Rp. 2000,- Pin berukuran diameter 5cm. Pin dicetak
39
Gambar 4.23. Pin
4.2.8. Poster
Poster diletakkan di tempat minum Es Goyobod Kliningan
(indoor). Poster berukuran A2 (42 cm x 59,4 cm) dicetak dengan
teknik digital printing
40 4.2.9. Jam Dinding
Jam dinding diletakkan di garasi tempat minum Es GOKIL.
Berfungsi sebagai media promosi tidak langsung, diameter jam
berukuran 25cm visual jam dicetak dengan teknik digital printing.
4.25. Jam Dinding
4.2.10. White Board
White Board diletakkan di garasi tempat minum Es GOKIL.
Berfungsi sebagai media ekspresi pengunjung yang suka
mencorat-coret dinding garasi. Papan tulis berukuran 40x60cm visual dicetak
41
4.26. White Board
4.2.11. Gantungan Kunci
Gantungan kunci berfungsi sebagai merchandise. Gantungan
kunci diletakkan di dekat kasir, gantungan kunci dapat dibeli dengan
harga Rp. 2000,- diameter gantungan kunci 5cm dicetak dengan
teknik digital printing.
42 4.2.12. Gerobak
Gerobak berfungsi sebagai media promosi yang efektif. Ukuran
gerobak 2mx0.8mx1.8m visual terbuat dari stiker dicetak dengan
teknik digital printing.
Gambar 4.28. Gerobak
4.2.13. Flag Chain
Flag chain digantung dekat pohon di atas tempat minum
(outdoor). Flag Chain berukuran 21cmx29cm, dicetak dengan teknik
cetak separasi.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber Buku
Kamus Besar Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Kotler, Philip & Armstrong. (2002). Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta:
Erlangga
Royan, Frans M. (2005). Cluster Strategy. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Sitevu, Vinsensius (2010). Mengenal Desain Grafis. Jakarta : Angkasa Indo.
Tim Dapur Demedia. (2010). 22 Resep Es & Minuman Segar Terpopuler.
Jakarta : Demedia Pustaka.
Tschohl, John (2011) Psikologi Konsumen: Menjaring Pelanggan Seumur
Hidup. Surabaya: Portico Publishing.
Sumber Web
Diknas. 2009 (20 April). Kamus Besar Bahasa Indonesia Online. Tersedia di:
http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/
Redaksi. 2009 (20 April). Resep Gokil Dari Empunya. Tersedia di:
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Riadi Rahiman
Tempat, Tanggal Lahir : Bandung, 18 Juli 1990
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Status Merital : Belum Menikah
Alamat : Kampung Mekarsari Jl. Cilengkrang 2 RT. 07 RW. 01 Bandung
No Telepon : 085624531710
Email : [email protected]
PENDIDIKAN
• Pendidikan Formal
• SDN Soka 34 Bandung (Lulus tahun 2003) • SMPN 4 Bandung (Lulus tahun 2006) • SMAN 10 Bandung (Lulus tahun 2008)
• Fakultas Desain Komunikasi Visual, Universitas Komputer Indonesia (Lulus tahun 2011)
• Seminar dan Pelatihan
• Cetak Digital Vs Konvensional, Universitas Komputer Indonesia (2009)
PENGALAMAN KERJA
PT. Manajemen Qolbu Televisi (Kerja Praktek Lapangan) desainer grafis
KEAHLIAN & KEMAMPUAN
• Hand Drawing
KEAHLIAN SOFTWARE
• Adobe Photoshop • Adobe Illustrator • Adobe In Design • Adobe Flash • Adobe Premiere