• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KOMPONEN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN LQ 45 DI BEI TAHUN 2012 DAN 2013)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH KOMPONEN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN LQ 45 DI BEI TAHUN 2012 DAN 2013)"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH KOMPONEN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN LQ 45 DI BEI

TAHUN 2012 DAN 2013)

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai

Derajat Sarjana Ekonomi

Oleh:

Tri Yuliana

201010170311307

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Assalamua’alaikum Wr. Wb

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan

rahmat dan hidayah-Mu sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang

berjudul “Pengaruh Komponen Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Perusahaan LQ 45 Tahun 2012 dan 2013” sebagai syarat untuk

menyelesaikan studi Program Sarjana (S1) jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi

dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

Dalam penulisan skripsi ini penulis tidak lepas dari berbagai hambatan dan

rintangan, namun berkat bantuan, bimbingan, petunjuk dan saran dari berbagai

pihak maka hambatan dan rintangan tersebut dapat teratasi. Banyak pihak yang

membantu dalam penyusunan skripsi ini. Pada kesempatan ini penulis ingin

menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik

secara langsung maupun secara tidak langsung hingga terselesainya skripsi ini.

Ucapan terima kasih yang tulus penulis ucapkan kepada:

1. Bapak Dr. Nazaruddin Malik, M.Si, selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan

Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang karena telah memberikan

kesempatan pada penulis untuk menyelesaikan studi di Fakultas Ekonomi

dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang.

2. Ibu Dra. Siti Zubaidah, MM. Ak., selaku Ketua Jurusan Akuntansi

Universitas Muhammadiyah Malang yang telah banyak membantu

memberikan arahan selama peneliti menempuh masa studi.

3. Ibu Dr. Masiyah Kholmi, Ak., M.M, dan ibu Dra. Sri Wibawani, Ak.,

M.Si, selaku dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan

waktunya untuk memberikan bimbingan, pengarahan, dan saran yang

bermanfaat dalam penulisan skripsi ini.

4. Bapak Drs. Adi Prasetyo M.Si., selaku dosen wali yang telah bersedia

meluangkan waktunya untuk memberikan perwalian bagi peneliti selama

(5)

5. Seluruh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah

Malang, yang telah memberikan ilmu kepada penulis selama masa studi

sehingga penulis memiliki dasar pengetahuan dalam penyusunan skripsi

ini.

Disadari bahwa dengan kekurangan dan ketebatasn yang dimiliki peneliti,

oleh karena itu peneliti mengharapkan saran yang membangun agar tulisan ini

bermanfaat bagi yang membutuhkan. Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Malang, 05 November 2014

(6)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

ABSTRACK ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

LEMBAR PERUNTUKAN . ... iv

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR LAMPIRAN ... xi

BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1

B. Rumusan Masalah ... 5

C. Batasan Masalaah ... 5

D. Tujuan Penelitian ... 5

E. Manfaat Penelitian ... 6

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA A. Penelitian Terdahulu ... 7

B. Tinjauan Teori ... 9

1. Good Corporate Governance ... 9

a. Pengertian Good Corporate Governance ... 9

b. Prinsip Corporate Governance ... 10

(7)

2. Mekanisme Corporate Governance ... 12

a. Komponen Corporate Governance ... 14

3. Kinerja Perusahaan ... 19

C. Kerangka Pemikiran ... 20

D. Pengembangan Hipotesis ... 21

BAB III: METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ... 24

B. Populasi Dan Sampel ... 24

C. Jenis dan Sumber Data ... 25

D. Teknik Pengumpulan Data ... 25

E. Variabel dan Difinisi Operasionel Variabel ... 25

1. Variabel Bebas ... 25

a. Dewan Komisaris Independen ... 26

b. Ukuran Dewan Komisaris ... 26

c. Komite Audit ... 26

2. Variabel Terikat ... 27

F. Teknik Analisis Data dan Uji Hipotesis ... 27

1. Analisis Statistik Diskriptif ... 28

2. Uji Normalitas ... 28

3. Uji Asumsi Klasik ... 28

a. Uji Multikolinieritas ... 28

b. Uji Autokorelasi ... 29

(8)

4. Uji Regresi Linier Berganda ... 30

5. Uji Hipotesis ... 31

a. Uji Koefisien Determinasi (R2) ... 31

b. Uji Koefisien Regresi Serentak (Uji F) ... 31

c. Uji Koefisien Regresi Parsial (Uji t) ... 31

BAB IV : ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Objek Penelitian ... 33

B. Data Penelitian ... 35

1. ROE (Return on Equity) ... 36

2. Dewan Komisaris Independen ... 38

3. Ukuran Dewan Komisaris ... 41

4. Komite Audit ... 42

C. Analisis Data ... 44

1. Statistik Deskriptif ... 44

2. Uji Normalitas ... 46

3. Uji Asumsi Klasik ... 47

a. Uji Multikolinieritas ... 47

b. Uji Heteroskedastisitas ... 48

c. Uji Autokorelasi ... 49

4. Uji Regresi Linier Berganda ... 50

D. Uji Hipotesis ... 51

1. Uji Koefisien Regresi Serentak (Uji F) ... 51

(9)

3. Uji Koefisien Determinasi (R2) ... 52

E. Pembahasan Hasil Penelitian ... 53

1. Ukuran Dewan Komisaris Independen ... 53

2. Dewan Komisaris Independen ... 54

3. Komite Audit ... 55

BAB V: PENUTUP A. Kesimpulan ... 57

B. Keterbatasan Masalah ... 57

C. Saran ... 58

(10)

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Teknik Pengambilan Sampel ... 35

Tabel 4.2 Perusahaan Sampel Penelitian ... 35

Tabel 4.3 Tabel ROE... 37

Tabel 4.4 Proporsi Dewan Komisaris ... 39

Tabel 4.5 Ukuran Dewan Komisaris ... 41

Tabel 4.6 Komite Audit... 43

Tabel 4.7 Uji Diskriptif ... 44

Tabel 4.8 Uji Normalitas ... 47

Tabel 4.9 Uji Multikolinieritas ... 48

Tabel 4.10 Uji Autokorelasi ... 49

Tabel 4.11 Hasil Regresi Berhanda ... 50

Tabel 4.12 Uji Determinan Hasil Uji Statitik F . ... 51

Tabel 4.13 Hasil Uji t ... 52

(11)

DAFTAR GAMBAR

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Nilai Perhitungan ROE Tahun 2012 ... 2

Nilai Perhitungan ROE Tahun 2013 ... 3

Data Proporsi Dewan Komisaris Independen 2012 ... 4

Data Proporsi Dewan Komisaris Independen 2013 ... 5

Data Ukuran Dewan Komisaris Tahun 2012 ... 6

Data Ukuran Dewan Komisaris Tahun 2013 ... 7

(13)

DAFTAR PUSTAKA

Arifin. 2005. Peran akuntan dalam menegakkan prinsip good corporate governance pada perusahaan di Indonesia (Tinjauan Prespektif Teori Keagenan). Pidato Pengukuhan Guru Besar, Universitas Diponegoro. Semarang

Bukhori. 2012. Pengaruh good corporate governance dan ukuran perusahaan terhadap kinerja perusahaan, Skripsi Universitas Diponegoro. Semarang

Bungin, Burhan. 2008. Metodologi penelitian kuantitatif: komunikasi, ekonomi, dan kebijakan publik serta ilmu-ilmu sosial lainnya, Kencana prenada media grup. Jakarta

Carina. 2010. Penerapan good corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan, Skripsi Universitas pembangunan Nasional “Veteran”

Desti. -. Analisis mekanisme corporate governance perusahaan terhadap pemilihan auditor eksternal. Universitas Indonesia

Fitriana. 2014. Pengaruh penerapan mekanisme good corporate governance terhadap kinerja suatu perusahaan, Tugas mata kuliah Organisasi dan Manajemen Sumberdaya Manusia Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut pertanian Bogor. Bogor.

Frysa. 2011. Analisis pengaruh mekanisme good corporate governance terhadap nilai perusahaan, Skripsi fakultas ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang

Hermanda. 2010. Penerapan good corporate governance (GCG) terhadap kinerja keuangan perusahaan, Skripsi Universitas Pembangunan Nasional

“Veteran”. Surabaya

Kaihatu S.,Thomas. 2006. Good corporate governance dan penerapannya di Indonesia, Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, Vol.8, No.1, Maret 2006: 1-9

Keputusan Direksi BEJ nomor: KEP-399/BEJ/07-2001 Peraturan Pencatatan Efek Nomor I-A Huruf C

Keputusan Ketua Bapepam Nomer: Kep-29/PM/2004, tertanggal 24 September 2004 pada Peraturan nomor IX.I.5 tentang Pembentukan dan Pelaksanaan Kerja Komite Audit

(14)

Pratiwi. 2012. Pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja perusahaan, Skripsi Universitas Muhammadiyah Malang. Malang.

Pedoman tata kelola perusahaan BEI tahun 2011

Pedoman umum Good Corporate Governance Indonesia oleh KNKG tahun 2006

Rahmawati. 2010. Pengaruh struktur GCG terhadap kinerja operasional perusahaan, Skripsi Universitas Muhammadiyah Malang. Malang

Retno. 2012. Pengaruh corporate social responsibility dan good corporate governance terhadap kinerja perusahaan, Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang. Malang

Robert C. Higgins.1989. Analisis manajemen keuangan, Indira. Jakarta

Sabrina. 2010. Pengaruh corporate governance dab struktur kpemilikan terhadap kinerja perusahaan. Skripsi Universitas Diponegoro. Semarang

Sutedi, Adrian. 2011. Good corporate governance, Sinar Grafika. Jakarta.

Syamsul. 2011. Analisis pengaruh penerapan mekanisme good corporate governance terhadap manajemen laba, Skripsi Universitas Muhammadiyah Malang. Malang

Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

Vinola. 2008. Peran praktek corporate governance sebagai moderating variabel dari pengaruh earnings management terhadap nilai perusahaan, Simposium Nasional Akuntansi XI 23-24 Juli 2008.

Widagdo. 2012. Pengaruh corporate social responsibility dan good corporate governance terhadap kinerja perusahaan, Jurnal Manajemen Bisnis Vol.2 No.1 Edisi April 2012.

Wulandari. 2006. Pengeruh indikator mekanisme corporate governance terhadap kinerja perusahaan publik di Indonesia, Fokus Ekonomi Vol.1 No. 2 Desember 2006: 120-136

www.google.com

http://sahamok.com

(15)

1

BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Awal munculnya konsep Corporate Governance ini karena adanya

tuntutan publik terhadap lingkungan perusahaan yang jujur, bersih, dan

bertanggung jawab. Masalah Corporate Governance ini semakin menjadi perhatian publik ketika terjadinya krisis finansial pada pertengahan tahun

1997. Krisis finansial tersebut terjadi akibat dari lemahnya praktik Corporate

Governance pada perusahaan-perusahaan di beberapa negara Asia termasuk Indonesia (Fitriana, 2014). Sebagai contoh lemahnya praktik Corporate Governance adalah skandal Waskita Karya tahun 2009, salah satu BUMN Jasa Konstruksi yang diduga melakukan rekayasa laporan keuangan dimana

ditemukannya kelebihan pencatatan sebesar Rp. 400 miliar. Dimana Direksi

sebelumnya diduga melakukan rekayasa keuangan sejak tahun buku

2004-2008 dengan memasukkan proyeksi pendapatan proyek multitahun kedepan

sebagai pendapatan tahun tertentu (www.tempo.co).

Krisis yang terjadi pada perusahaan-perusahaan publik tersebut bukan

hanya diakibatkan oleh krisis ekonomi, tetapi juga diakibatkan oleh kurangnya

penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Corporate Governance dan lemahnya pengawasan yang independen oleh pemilik perusahaan. Olah karena

(16)

2

dapat dilakukan dengan meningkatkan standar pengelolaan perusahaan,

meningkatkan transparansi dan memperbaiki hubungan dengan investor, serta

pentingnya penegakan hukum yang lebih efektif (Bukhori, 2012)

Yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan

menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Penerapan mekanisme good corporate governance pada perusahaan tersebut sesuai dengan surat Keputusan Menteri BUMN Nomor:

KEP-117/M-MBU/2002 tentang Praktik Penerapan Good Corporate Governance pada BUMN, yang mana seluruh BUMN diwajibkan untuk menerapkan Good Corporate Governance secara konsisten dan menjadikan Good Corporate Governance sebagai landasan dalam menjalankan operasional perusahaannya.

Corporate Governance merupakan konsep yang dapat dijadikan sebagai peningkat kinerja perusahaan melalui monitoring kinerja manajemen dan akuntabilitas manajemen terhadap stakeholder berdasarkan peraturan yang berlaku. Serta dapat digunakan sebagai upaya untuk meningkatkan dan

memaksimalkan nilai perusahaan (corporate value), mendorong pengelolaan

perusahaan yang profesional, transparan dan efisien dengan cara

meningkatkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dapat dipercaya,

bertanggung jawab dan adil sehingga dapat memenuhi kewajiban secara baik

kepada pemegang saham, dewan komisaris, mitra bisnis serta stakeholder

lainnya (Fitriana, 2014).

(17)

3

atau pengawasan dan untuk menjamin jalannya konsep Corporate Governance

dalam suatu perusahaan. Adapun komponen Corporate Governance ini terdiri

dari pihak-pihak yang menjalankan pengawasan di perusahaan. Komponen

Corporate Governance tersebut adalah : Kepemilikan Institusional, Ukuran dewan komiasris, Ukuran dewan direksi, Dewan komisaris independen, dan

Komite Audit (Retno, 2012).

Beberapa penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa penerapan

corporate governance berpengaruh terhadap kinerja perusahaan, diantaranya yang dilakukan oleh: Pratiwi (2012), Rahmawati (2010), Hermanda (2010),

Wulandari (2006), dan Sabrina (2010). Berdasarkan hasil temuan-temuan pada

penelitian sebelumnya, bahwa penerapan good corporate governance berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Namun terdapat beberapa

kelemahan/saran yang diberikan seperti memperluas atau menambah variabel

pengukuran kinerja dan struktur mekanisme good corporate governance yang

digunakan.

Kinerja merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan

aktivitas dari suatu organisasi pada periode tertentu yang didasarkan pada

suatu standar. Kinerja suatu perusahaan dapat tergambar dari laporan

keuangan yang berisi informasi tentang perkembangan kondisi perusahaan

yang dibutuhkan oleh pihak-pihak eksternal. Salah satu alat analisis yang

dapat digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dengan menggunakan

rasio (Return On Equity) ROE. Rasio ROE (Return On Equity) merupakan

(18)

4

pemilik perusahaan. ROE merupakan suatu taksiran tentang laba bersih

perusahaan dari modal (equity) yang diinvestasikan pemilik perusahaan, atau

prosentase pengembalian yang dapat diberikan oleh perusahaan kepada

pemilik perusahaan atas investasinya (Robert, 1989: 42).

Kinerja perusahaan yang baik ditentukan dari keseriusannya dalam

menerapkan mekanisme Corporate Governance. Semakin tinggi penerapan

GCG pada suatu perusahaan maka diharapkan semakin tinggi pula tingkat

ketaatan perusahaan dalam menghasilkan kinerja yang baik. Secara teoritis

praktik GCG dapat meningkatkan kinerja perusahaan, mengurangi risiko yang

mungkin dilakukan oleh dewan dengan keputusan yang menguntungkan diri

sendiri dan umumnya GCG dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk

menanamkan modalnya yang berdampak terhadap kinerja perusahaan

(Pratiwi, 2012)

Oleh karena itu pada penelitian ini akan meneliti tentang penerapan

komponen Good Corporate Governance sebagai pemantau/monitoring, yaitu: proporsi dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris dan komite

audit terhadap kinerja manajemen perusahaan. Penelitian dilakukan pada

perusahaan manufaktur yang termasuk dalam indeks saham LQ 45 ini

dianggap sebagai perusahaan manufaktur berskala besar yang memiliki

likuiditas yang tinggi di Indonesia.

Berdasarkan penjelasan diatas, maka peneliti tertarik untuk melakukan

(19)

5

Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Pada Perusahaan LQ 45 Tahun

2012-2013)”

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas serta hasil

penelitian sebelumnya, maka masalah dapat dirumuskan sebagai berikut,

yaitu: Apakah penerapan komponen Corporate Governance (CG) berpengaruh

terhadap kinerja perusahaan yang diukur berdasarkan ROE ?

C. Batasan Masalah

Pada penelitian ini, yang menjadi obyek penelitian adalah perusahaan LQ

45 non perbankan selama dua tahun yaitu tahun 2012 dan 2013. Dengan

menggunakan variabel independen yaitu komponen CG yang di proksikan

dengan dewan komisaris independen, ukuran dewan komisaris, dan komite

audit. Ketiga variabel tersebut peneliti gunakan karena dewan komisaris

independen, ukuran dewan komisaris, dan komite audit adalah pihak-pihak

yang menjalankan pengawasan terhadap kinerja manajemen. Sedangkan

variabel dependen yang digunakan adalah kinerja perusahaan yang

diproksikan dengan ROE.

D. Tujuan Penelitian

Berdasarkan dari rumusan masalah penelitian diatas, maka tujuan dari

penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris apakah komponen

(20)

6

E. Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain:

1. Bagi Akademisi

Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai informasi,

masukan, dan bahan pertimbangan bagi peneliti selanjutnya untuk

melakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengaruh komponen

corporate governance (CG) terhadap kinerja perusahaan. 2. Bagi Perusahaan

Penelitian ini diharapkan dapat memotivasi perusahaan-perusahaan

dalam menerapkan prinsip-prinsip dan komponen corporate governance (CG) dan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan tentang pengaruh

Referensi

Dokumen terkait

Menganalisis pengaruh mekanisme corporate governance yang diproksikan proporsi dewan komisaris independen, komite audit, kompensasi eksekutif terhadap manajemen laba

Governance yang dapat mempengaruhi tindakan manajemen laba, sehingga. penulis tertarik untuk meneliti pengaruh mekanisme Good

Penyusunan skripsi yang berjudul “ Mekanisme Corporate Governance , Manajemen Laba, dan Kinerja Keuangan (Studi Empiris Pada Perusahaan go public Sektor Manufaktur

Analisis Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2009-2011, Skripsi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh kualitas auditor dan corporate governance terhadap manajemen laba pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar

Wahyu (2011) Analisis Pengaruh Mekanisme Good Corporate governance, Profitabilitas Leverage Terhadap Praktik Manajemen Laba ( EARNING MANAGEMEN T) (Studi pada

Hipotesis kedua berbunyi komponen Manajemen laba dapat memperkuat atau memperlemah berpengaruh mekanisme corporate governance, yang meliputi kepemilikan institusional,

Yang Terdapat Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada Tahun 2012 Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah mekanisme good corporate governance berpengaruh terhadap manajemen