Daya hidup sperma epididimis domba setelah disimpan pada suhu rendah (5°c)
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian mengenai gambaran kerusakan jaringan kauda epididimis diharapkan dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui kualitas spermatozoa setelah
Nilai seluruh peubah kualitas spermatozoa yang diamati meliputi persentase motilitas, spermatozoa hidup, abnormalitas, butiran sitoplasma, TAU, dan MPU pada spermatozoa cauda
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kualitas semen segar babi dan membandingkan kualitas spermatozoa babi dalam pengencer MIII ® ditambah dengan kuning
Dari hasil pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa: Penambahan fruktosa pada pengencer kuning telur fosfat memberikan perbedaan yang nyata (p<0,05) terhadap motilitas
Spermatozoa hasil kriopreservasi (Gambar 2B) memiliki nilai viabilitas yang mampu dipertahankan sama dengan hari kontrol meskipun kauda epididimis telah disimpan selama satu hari
Pada penelitian ini dilakukan penambahan laktosa ke dalam pengencer Tris untuk mempreservasi spermatozoa yang dikoleksi dari cauda epididimis sapi Bali pada suhu 3–5 o C..
Tokoferol) dengan dosis 1 µg/ml sampai 10 µg/ml dalam pengencer glukosa fosfat tidak berpengaruh terhadap motilitas, persentase hidup, dan keutuhan membran plasma spermatozoa
Gambar 1 Pengaruh konsentrasi karboksimetil kitosan ♦: 0%; ■: 2%; ▲: 3%; x: 4% terhadap nilai TPC log CFU/mL filet nila merah selama penyimpanan suhu 50C Farida, 2018 Berdasarkan