I. Pendahuluan
Bagian pendahuluan skripsi ini membahas latar belakang permasalahan rendahnya kualitas sinyal dan tingginya trafik pada sistem komunikasi seluler GSM di wilayah Semarang 1, yang mengakibatkan terjadinya call blocking dan call dropping. Pembatasan masalah difokuskan pada analisis trafik dan propagasi sinyal radio mobile di area tersebut. Rumusan masalah mengarah pada bagaimana menganalisis data trafik dan memprediksi kualitas penerimaan sinyal GSM. Tujuan penelitian adalah menganalisis data trafik dan parameter terkait untuk memprediksi level sinyal propagasi GSM di Semarang 1. Manfaat penelitian meliputi pemahaman sektor tersibuk, level sinyal di berbagai lokasi, dan kinerja trafik secara keseluruhan di wilayah tersebut. Metode pengumpulan data menggabungkan studi literatur dan observasi lapangan, bekerja sama dengan teknisi Telkomsel untuk mengamati infrastruktur jaringan.
1.1. Latar Belakang
Latar belakang menjelaskan konteks permasalahan, menekankan meningkatnya pengguna seluler dan keterbatasan kanal serta kualitas sinyal yang buruk. Ini mengarah pada masalah call blocking dan drop call, yang kemudian dikaitkan dengan kebutuhan akan analisis trafik untuk optimasi jaringan. Penelitian ini penting karena memberikan dasar untuk peningkatan kualitas layanan dan efisiensi jaringan telekomunikasi seluler di wilayah Semarang 1. Latar belakang juga menyoroti pentingnya pemantauan dan analisis kinerja jaringan untuk mengidentifikasi masalah dan meningkatkan performansi. Dengan kata lain, bagian ini memberikan konteks yang relevan bagi penelitian yang dibahas dalam skripsi.
1.2. Pembatasan Masalah
Bagian ini menjelaskan batasan ruang lingkup penelitian. Analisis difokuskan pada trafik dalam sistem telekomunikasi seluler di wilayah Semarang 1 saja, bukan wilayah lain. Penelitian ini juga berfokus pada mengatasi permasalahan penerimaan frekuensi radio, bukan permasalahan lain dalam jaringan komunikasi. Dengan membatasi ruang lingkup, penelitian dapat lebih terfokus dan menghasilkan temuan yang lebih mendalam dan terpercaya dalam konteks wilayah dan masalah yang didefinisikan. Ini juga menunjukkan kemampuan peneliti untuk melakukan manajemen proyek penelitian secara efektif.
1.3. Rumusan Masalah
Rumusan masalah menjabarkan pertanyaan-pertanyaan spesifik yang akan dijawab dalam penelitian. Pertama, bagaimana menganalisis data trafik dalam sistem telekomunikasi seluler di Semarang 1? Kedua, bagaimana mengatasi permasalahan dalam jaringan komunikasi, khususnya pada penerimaan frekuensi radio? Rumusan masalah ini terstruktur dan langsung pada poin, membimbing pembaca mengenai fokus penelitian dan pertanyaan-pertanyaan utama yang akan dibahas. Hal ini penting karena memungkinkan pembaca untuk memahami tujuan penelitian dengan lebih jelas.
1.4. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian secara eksplisit menyatakan apa yang ingin dicapai. Dalam hal ini, tujuannya adalah untuk menganalisis data trafik dan parameter terkait, serta memprediksi level sinyal propagasi sinyal radio GSM di Semarang 1. Tujuan penelitian ini terukur dan spesifik, yang memungkinkan pembaca untuk menilai sejauh mana penelitian telah berhasil mencapai tujuannya. Kejelasan tujuan penelitian ini memastikan bahwa penelitian terarah dan terstruktur dengan baik.
1.5. Manfaat Penelitian
Bagian ini menguraikan kontribusi penelitian, baik secara teoritis maupun praktis. Manfaat penelitian meliputi identifikasi sektor tersibuk, pemetaan level sinyal, dan prediksi kualitas sinyal propagasi GSM di Semarang 1. Manfaat penelitian ini dijelaskan secara jelas dan spesifik sehingga pembaca dapat memahami dampak praktis dari hasil penelitian. Ini penting untuk menunjukkan relevansi penelitian dan memberikan nilai tambah bagi bidang studi terkait.
1.6. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data memaparkan bagaimana data dikumpulkan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan observasi lapangan. Studi literatur digunakan untuk mengumpulkan teori-teori dasar dan pendukung, sedangkan observasi lapangan dilakukan dengan kunjungan langsung ke lapangan bersama teknisi Telkomsel untuk mengamati infrastruktur jaringan. Penggunaan gabungan metode ini menjamin data yang komprehensif dan valid untuk analisis. Bagian ini penting karena menjelaskan metodologi yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian.
1.7. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan skripsi menjelaskan struktur dan alur penulisan skripsi. Skripsi ini terbagi menjadi lima bab: pendahuluan, kajian pustaka, metode pengumpulan data, hasil penelitian dan pembahasan, serta penutup. Bagian ini memberikan gambaran umum alur penelitian yang akan dibahas secara sistematis dan terstruktur. Hal ini penting bagi pembaca untuk memahami bagaimana isi skripsi disusun dan terhubung satu sama lain.
II. Kajian Pustaka
Bab ini menjabarkan teori-teori pendukung yang relevan dengan penelitian. Topik yang dibahas mencakup sistem radio panggil, telepon tanpa kabel, sistem komunikasi seluler GSM, perkembangan GSM di Indonesia, elemen sistem seluler GSM (MS, BSS, SSS), konsep kanal GSM (CCH dan TCH), handover, perencanaan sel, perambatan sinyal, dan teori trafik. Teori-teori ini dijelaskan secara rinci dan dihubungkan dengan konteks penelitian analisis trafik pada propagasi sinyal radio mobile. Kajian pustaka memberikan landasan teoritis yang kuat bagi analisis dan interpretasi data dalam penelitian.
2.1. Deskripsi Teori
Bagian ini membahas berbagai teori yang relevan dengan topik penelitian, meliputi sistem radio panggil, telepon tanpa kabel, sistem komunikasi seluler GSM (termasuk perkembangannya di Indonesia), elemen-elemen sistem GSM (MS, BSS, dan SSS), konsep kanal GSM (CCH dan TCH), handover, perencanaan sel, perambatan sinyal, dan teori trafik. Pembahasan teori-teori ini memberikan landasan yang kuat bagi analisis data yang akan dilakukan dalam penelitian. Penjelasan tersebut memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsep-konsep dasar yang relevan dengan penelitian.
2.2. Kerangka Berpikir
Bagian ini menjelaskan bagaimana teori-teori yang telah dijelaskan dikaitkan dengan permasalahan yang diteliti. Kerangka berpikir menggambarkan hubungan antara variabel-variabel yang dikaji dan bagaimana variabel-variabel tersebut mempengaruhi satu sama lain. Ini memberikan gambaran tentang bagaimana peneliti berpikir dan mengorganisir penelitiannya. Dengan demikian, bagian ini menunjukkan logika penelitian yang digunakan dalam menghubungkan teori dengan praktik.
2.3. Hipotesis
Bagian ini menjelaskan hipotesis atau dugaan sementara yang akan diuji dalam penelitian. Hipotesis merupakan prediksi atau pernyataan sementara tentang hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Hipotesis ini didasarkan pada teori dan kerangka berpikir yang telah dijelaskan sebelumnya. Dengan adanya hipotesis, penelitian dapat terarah dan dapat diuji kebenarannya berdasarkan data empiris yang dikumpulkan.
III. Metode Pengumpulan Data
Bab ini menjelaskan metodologi penelitian yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu menggambarkan dan menganalisis data trafik secara kuantitatif. Metode pengumpulan data meliputi pengumpulan data sekunder dari Telkomsel dan studi literatur. Metode analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif untuk menganalisis data trafik dan parameter terkait. Penjelasan yang rinci tentang metode penelitian, pengumpulan data, dan analisis data sangat penting untuk memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Metode yang digunakan memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis.
3.1. Metode Penelitian
Bagian ini menjabarkan jenis metode penelitian yang digunakan, yaitu metode deskriptif kuantitatif. Dijelaskan mengapa metode ini dipilih dan bagaimana metode ini sesuai dengan tujuan penelitian. Penjelasan yang rinci mengenai metode penelitian akan memperkuat validitas dan kredibilitas hasil penelitian. Pilihan metode penelitian yang tepat menjadi landasan dalam pengumpulan dan analisis data.
3.2. Metode Pengumpulan Data
Bagian ini menjelaskan secara rinci bagaimana data dikumpulkan. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan data sekunder dari Telkomsel. Penjelasan detail tentang sumber data dan proses pengumpulannya sangat penting untuk memastikan transparansi dan validitas data yang digunakan dalam penelitian. Bagian ini memberikan gambaran yang jelas tentang asal-usul data dan bagaimana data tersebut relevan dengan penelitian.
3.3. Metode Analisis Data
Bagian ini menjelaskan bagaimana data yang telah dikumpulkan dianalisis. Teknik statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data trafik dan parameter yang relevan. Penjelasan detail mengenai teknik analisis data yang digunakan menunjukkan kemampuan peneliti dalam menganalisis data dan menginterpretasikan hasil penelitian secara tepat. Kejelasan metode analisis data memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian.
IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan
Bab ini menyajikan hasil analisis data trafik dan pembahasannya. Data yang dianalisis meliputi RACH dan SDCCH, serta tingkat blocking dan dropping pada TCH. Hasil analisis digunakan untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang mengalami masalah dan level sinyal di berbagai lokasi. Pembahasan menjelaskan interpretasi hasil analisis dan implikasinya terhadap kualitas layanan jaringan seluler GSM di Semarang 1. Pembahasan juga mencakup perhitungan dan perbaikan jarak pancar maksimal BTS yang memiliki performa buruk. Bagian ini memaparkan analisis data yang telah terkumpul dan menginterpretasikannya berdasarkan kerangka teoritis yang telah dijelaskan sebelumnya.
4.1. Hasil Penelitian
Bagian ini menyajikan data hasil analisis secara kuantitatif dan deskriptif. Data meliputi presentase tingkat SDCCH blocking, SDCCH drop, TCH blocking, dan TCH drop. Data tersebut disajikan dalam bentuk tabel dan grafik untuk memudahkan pemahaman. Penyajian data yang terstruktur dan jelas akan memudahkan pembaca untuk memahami hasil penelitian. Bagian ini menunjukkan hasil pengolahan data yang sistematis dan terukur.
4.2. Pembahasan
Bagian ini memberikan interpretasi atas data yang telah disajikan pada bagian sebelumnya. Pembahasan mencakup penjelasan mengenai faktor-faktor yang menyebabkan tingginya tingkat blocking dan dropping, serta implikasinya terhadap kualitas layanan. Pembahasan juga menjelaskan upaya perbaikan yang dilakukan, seperti perhitungan dan perbaikan jarak pancar maksimal BTS yang memiliki performansi buruk di wilayah BSC Semarang-1. Bagian ini menunjukkan kemampuan peneliti untuk menganalisis dan menginterpretasikan data penelitian.
V. Penutup
Bab penutup berisi kesimpulan dan saran. Kesimpulan merangkum temuan utama penelitian, seperti identifikasi sektor-sektor yang mengalami masalah dan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan seluler GSM di Semarang 1. Saran memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dan pengembangan sistem komunikasi seluler di wilayah tersebut. Kesimpulan dan saran yang komprehensif memberikan gambaran menyeluruh tentang hasil penelitian dan implikasinya bagi pengembangan di masa mendatang.
5.1. Simpulan
Bagian ini merangkum temuan utama penelitian, menjawab rumusan masalah dan menjelaskan kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan data dan analisis yang telah dilakukan. Kesimpulan disampaikan secara ringkas dan jelas, dan sesuai dengan hasil penelitian. Bagian ini menunjukkan ringkasan utama dari seluruh penelitian yang telah dilakukan.
5.2. Saran
Bagian ini memberikan saran atau rekomendasi berdasarkan temuan penelitian. Saran tersebut dapat berupa saran untuk perbaikan sistem, penelitian lebih lanjut, atau pengembangan kebijakan. Saran yang diberikan harus relevan dan dapat diterapkan. Bagian ini memberikan arahan untuk penelitian atau pengembangan lebih lanjut di masa mendatang.