• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analsis Laju Ventila Alam pada Singie-span Greenhouse, Kebun Percobaan, Cikabayan, Kampus IPB, Darmaga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analsis Laju Ventila Alam pada Singie-span Greenhouse, Kebun Percobaan, Cikabayan, Kampus IPB, Darmaga"

Copied!
100
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS LAJU VENTILASI \LAM PADA SINGLESPAN GREENHOUSE, KEBUN PEERCOBAAN,CIKABA Y AN, KAMPUS IPB, DARMAGA

OIeh

lIN SUNDANI MULIAWATI F0I499106

2003

FAKULTAS TEKNOLOGIPERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)

lN SUNDANI MULIAWATI. FOI49106. Anal;,is Laju Ventila,; Alam Pada Singiespan Greenhose, KebuD Percobaan, Cikabayan, Kampus IPB, Darmaga. Dibawah bimbingan : Mieske Widyati. dan Herry Subardiyanto. 2003

NGSN

Sebagai tempat tumbubnya tannan, greenhouse berfungsi untuk

melindungi n dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penm laju ventilasi aln pada

single-span greenhose dengan menggunakan an teoritis, mengukur besamya laju ventilasi al, membandingkan enya laju ventilasi basil pengukuran dengan laju ventilasi hasil perhitungan dan meln evaluasi tata letak bangunan renhouse.

Penelitian ini dilakukan di single-span greenhouse Kebun Percobaan,

Cikabanyan, Faperta, IPB, Bogor, Jawa Barat. DHakukan dari bulan Maret ampai dengan April 2003. Greenhouse yang igunakan sebanyak dua greenhouse. Pengukuran dilapangan meliputi, temperatur udara dan kelembaban udara i

dalam greenhouse dengan menggunakan termometer ola hasah dan kering.

Untuk mengukur parameter lingkungan Yaitu : kecepatan angin, radiasi matahari. kelembaban udara, arah angin, tekanan udara di luar reenhouse dign

weather station. Data yang dihasilkan dari pengukuran diolah dengan menggunakan prom komputer yang dibuat berdasarkan pendekatan teoritis. Bahasa program yang digunakan adalah Visual Basic.

Pengukuran alim udara dilakukan secara manual menggunakan hola­ bola gabus untuk tiap-tiap bukaan. HasH erhitungan di atas dibandingkan dengan hasil pengukuran. Perhitungan dan engukuran dilakukan untuk berbagai tingkat kecepatan angin dan dalam keadaan mendung atau cerah.

Perhitungan laju ventilasi alami dipengaruhi oleh efek tennal dan efek angin. Perhitungan afek termal melibatkan bidang tekanan neral. Bidang tekanan netral dipengaruhi oleh dimensi greenhouse. Bidang tekanan netral. dihitung mela1ui iterasi menggunakan program komputer. Bidang tekman neral yang didapat dari perhitungan adalah 3.5 m dari lantai reenhouse.

Perbandingan antara laju pertukaran massa udara dan Kecepatan angin

pada kedaan cuaca cerah (Radiasi > 500 W/m2) dan mendung (RaJiasi < 500

W/m2), dari grik dapat dilihat babwa nilai laju ertukaran udara baik pada

greenhouse I dan greenhouse II, untuk kecepatan angin > 2 mls untuk cuaca cerah

atau mendung terdapat perbedaan yang cukup esar itu menandakan ventilasi alami pada tempat penelitian kurang memadai.

Perbandingan laju ventilasi alami hasil perhitungan dan hasil pengukuran menunjukkan bahwa terdapat eITO seesar 22 % - 24 %. Error yang tejadi masih masih tidak terlalu besar bagi kondisi greakan udara yang sulit diukur dan perhitungan yang dipilih dalam pembuatan program komputer dan

dalam memprediksi bahwa metode laju ventilasi alami single-span greenhouse.

Perbandingan suhu udara di dalam greenhouse I dan greenhouse II

(3)
(4)

ANALISIS LAJU VESI ALAM P ADA SINGLESPAN GREENHOUSE, KEBUN PEERCOBAAN,CIKABAY AN,

KAMPUS IPB, DARMAGA

SKRIPSI

Sebagai salab satu syaral nk memperoleh gelar SAJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

Pada Jn Teknik Pertanian,

Fls Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Oleb

lIN SUNDANI MULIA WATI

F01499106

2003

FAKULTAS TEKNOLOGIPERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(5)

ISTITUT PERTANIAN BOGOR

FAKULTASPERTANLAN

ANALISIS LAJU VENTILASI ALAM PADA SINGLESPAN GREENHOUSE, EBUN PEERCOBAAN,CIKABAY AN,

KAMPUS IPB, DARMAGA

SKRPSI

Sebagai salah satu syarat untuk memeroleh gelar SARJANA TEKNOLOGI PERT ANIAN

Pac. Julan Tc.ik Pcrtanian. Fakuls Teknologi Pertanian,

Institut Pertanian Bogor

Oleh

lIN SUNDANI MULIA WATI

F01499106

Dilrkan pada tanggal 17 mei 1981 di Bandung

Dosen Pembimbing I

Tanggal lulus : 27 Agustus 2003

Menyetujui

Bogor, 8 September 2003

(6)

KATAPENGANTAR

Puji dan syukur enulis panjatkan kehadiral Allah SWT ea rahmal

dan hidayan-Nya, sehingga enulis dapal menyelesaikan enelilian dan penyusn sripsi yang ejudul " Analisis Laju Ventilasi Alam Pada Singl­ Span Greenhose, Kebun Peecobaan,Cikabayan, Kampus IPB, Darmaga",

Skripsi i disusun sebagai salah satu syaral memeroleh gelar Sajano Tekooloi Pertanian Jn Teknik PertanianFaknllas Teknologi Pertanian Institut Pertanitn Bogor.

Pada saat ini enulis mengucapkan terima kasih kepada :

I. Mnah n bapak lercinla alaS lnpahan kasin sayannya, doa dan alaS

dorongan baik morH maupun materil dengan ikhlas dan tiada hentinya.

2. r. Meiske Widyarti MEng selaku Dosen Pembnbing Akademik I alaS erhatian, n dan bimbingannya dengan penuh kesabaran.

3. r. r. Hry Subardiayanlo, MSc selakn Dosen Pembimbing 11 alaS arahan dan bimbingannya selama enn skripsi.

4. Ir. Sukandi Sukartaamadja, MS selaku Dosen penguji alas sarannya.

5. My sislers and my Brother (Ieh Sum, teh Yungyun, teh Tutun, Aa Yana) alaS cinla, kasih sayang, doa n dorongannya (memiliki kalian hal yang paling

bahagia).

6. My sweet niece and nephew: Hasya, AkInal, Aifah. Your smile is my spirit

Uadilah anak yang soleh dan solehah ya).

7. Keluarga besar "Casper" (Vivi, Pipit, Sari, M'umi, Dias, Asih, Nur, Popy, Wiwin) atas bantuanya, kebersamaannya, doa dan semangatnya (kebersnaan

kila adalah hal yang terindah dan mudah-mudahan telap te�aga) . Tak lupa buat bapak dan ibu kost, lisfah. mas rizal.

8. Anak-anak sipi1'36 (Putik, VIi, Ita, Inga, Yuli, Kiki, Rina, Mimiuk, Esti, Dena,

Lukman. Tusi. Latif, Yusron, Heru. Indra, Dian, munir, Zacky. inyonk) atas

kebersamaannya, bantuanya selama penelitian dan semanganya.

(7)

9. k-k TEP'36 kbnya (Novi, Muli, N1, Yi, Snto, Sigi!, Avi, Khnol, Yusuf.A), Sipil'35, Sipil'37, alaS keersamnnya dan bantnnya selama penelitian.

10. Heri S TN'36 , Robi THH'36, Rima TP'36, Ipul THT'36, Lilik TPO'36, M'Oona, M'Titik atas bantnnya selama penelitian.

II. M' Eno, Minab, Dwi, Ira, Tiwi, Tria, Yuyun alS doa dan semangatnya

(mudab-mudaban persaudan kita akan tetap abadi).

12. Laoran Lab. LBP (Bpk. Eman, Bpk. Amat) alS bntuannya selama

penelitian.

13. Semua pjbak yang teJab nembantu dan ik dat diseun sa'! PW..3tu, nmun bantuanya anda akn tetap enolis inat dan kan terukir dalam bali

penulis.

Penulis menyadri masih banya. kekangannya dalam penunan

skripsi i. Penolis hapkan ritik dan n dari para embaca yang ersifat membangun. Mudah-mu) �ian ini ennanfaat bagi enulis khususnya dan

bagi pembaca umumnya.

September 2003

Penulis

(8)

DAfAR ISI

C. PENGUKURAN DAN PENGOLAHAN DATA ... ... II IV. PENDEKATAN TEORITIS A. BIDANG TEKANAN NETRAL.. ... ... 16

B PERHlTUNGAN U VENTILASI AI.A.1 ... 17

C. PENGlf(URAN LAJU VENTILASI ALAM ... 20

D. PERBANDINGAN LAJU VENTILASI ALAM ... 20

V. HASIL DAN PEMBAHASAN A. BIDANG TEKANAN NETRAL ... 21

B. PERHlTUNGAN LAJU VENTILASI ALAM ... 22

C. PERBANDINGAN LAJU VENTILASI ALAM ... ... 31

D. EVALUASI TATA LETAK LOKASI BANGUNAN GREENHOUSE ... ... . ... 39

(9)

VI. KESMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN ... 44

B. SARAN ... 4

DAFTAR PUSTAKA ... ... 46

LAMPlRAN

(10)

DATAR TABEL

Tabel 1. Nilai koeisien tekan akibat [aktor angin ... ... 18

Tabel2. Ukuran dimensi greenbouse ... ... 21

Tael3. Data nk perhitungan laju ventilasi aln ... ... 23

Tabel4. Hasil erhitungan laju ventilasi aln reenhouse I ... ... 24

Tabel 5. Hasil perhitungan laju ventilasi aln reenhouse II ... ... 25

Tabel6. Aliran udara pada setiap bukaan dengan kecepatan angin 0 mls n radiasi matahari 324 WaWm2 ... ··· .. 25 Tael 7. Alim udara pada setiap bukaan dengan kecepatan angin 0 I, n radiasi mai 529 Watim' ... ... 26

Tael8. Alim udara

a

seiap bukaan dengan kecepatan angin 1.7 mls n radiasi matahari 59 Wattlm2 ... ... ···26

Tabel9. Alim udara pada setiap bukaan dengan kecepatan angin 1.7 mls n radiasi mai 939 Wattim2.. ... · .. ... ... ... "'''''''''''27 , Tabel lO. Alim udara pada setiap bukaan dengan kecepatan angin 3.4 I, n radiasi matahari 207 Wattlm2 ... ... ., ... ... -.... ··· 28 Tabel II. Alim udara pada ,etiap bukaan dengan kecepatan angin 3.4 mls n radiasi matahari 622 Wattim'"'''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''' ... "'''''''''''29 Tabe1 12. Perbandingan antara laju venilasi alni basil perhitungan dengan basil engukum reenllouse I (G I n G2) ... ... 32

Tael B. Perbandingan antara laju ventilasi alami sH perhitungan dengan basil pengukuran reenhouse I (GJ dan G4) ... ... ... 32

Tabel 14. Perbandingan antara laju ventilasi alami hasil perhitungan dengan hasil pengukuran greenhouse II (G l dan G2) ... ... 33

Tabel 15. Perbandingan antara laju ventilasi alami sH perhitungan dengan basil pengukum reenhouse I I(G3 dan G4) ... .. " .... 33

Tabel 16. Suhu di daln n di luar greenhouse I n greenhouse II daln berbagai kondisi radiasi matahari ... ... 40

(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)
(92)
(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat korelasi yang signifikan antara kadar urea, pH dan laju aliran saliva pada penderita gagal ginjal kronik...

diharapkan dapat mengetahui perbedaan laju aliran saliva yang distimulasi dengan. mengunyah dan menghisap permen karet xylitol pada

Penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p&lt;0,05) antara pH, laju aliran dan kadar ion kalsium saliva pada kelompok perokok dan bukan perokok

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pH, laju aliran dan kadar ion kalsium air liur pada perokok kretek dan bukan perokok di Kelurahan Padang Bulan

Dari jenis-jenis yang ditemukan terdapat beberapa jenis yang berpotensi sebagai tumbuhan obat, seperti pacing (Costus speciosus), dan rumput teki (Cyperus