• Tidak ada hasil yang ditemukan

AMALAN YANG TETAP MENGHASILKAN PAHALA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "AMALAN YANG TETAP MENGHASILKAN PAHALA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Meraih Kemuliaan Dengan Al-Himmah Al-

Ā

liyah

SEMUA orang pasti memiliki niat, keinginan dan kehendak. Tetapi, tidak semuanya memiliki kemauan kuat untuk melakukan sesuatu dalam rangka meraih sesuatu yang dicita-citakannya. Orang yang memiliki kemauan kuat untuk melakukan sesuatu dalam rangka meraih sesuatu yang dicita-citakannya disebut dengan Al-Hammâm, dan kemauan kuatnya disebut dengan (sebutan) Himmah. Himmah merupakan bentuk lain dari kata ‘hamm’, yang merupakan permulaan kehendak atau hasrat. Jadi himmah dikhususkan sebagai kesudahan kehendak atau tekad, atau dengan kata lain bisa disebut dengan niat, keinginan, kehendak atau tekad yang kuat untuk melakukan sesuatu dalam rangka meraih sesuatu yang dicita-citakannya.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, pernah mendengar Ibnu Taimiyah menyatakan, bahwa dalam sebagian ayat al-Quran (disebutkan) Allah berfirman dengan beragam firman-Nya, yang bermakna:

يإ

ا

رظنأ

ىإ

ما

ًيهښا

اٍنإو

رظنأ

ىإ

ّتٍه

'Aku tidak melihat perkataan orang yang bijak, tetap Aku hanya melihat himmahnya.” (Ibnu Taimiyah, Al-Jawâbush Shahîh Li Man Bbaddala Dînal Masîh, juz VI, hal. 35. Bandingkan: Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Madârijus Sâlikîn, juz III, hal. 3)

Selanjutnya beliau (Ibnu Taimiyah) berkomentar:

لاق

ةماعلا

ةٍيق

ل

ءىر ا

ام

َسح

ةصاڛاو

لٔلت

ةٍيق

ل

ءىر ا

ام

بيطي

ديري

نأ

ةٍيق

ءرما

ّتٍه

ّبيطمو

“Orang awam berkata, bahwa bobot (nilai) seseorang terletak pada kebaikannya. Dan orang khusus berkata, bahwa bobot (nilai)seseorang terletak pada apa yang dicarinya.” Dengan kata lain, bobot seseorang terletak pada himmah dan apa yang dicarinya.” (Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, Madârijus Sâlikîn, juz III, hal. 3)

(2)

Selanjutnya, beliau menyatakan, bahwa ada tiga derajat himmah, yaitu: 1. Himmah yang menjaga hati dari kesenangan kepada keliaran yang fana,

membawanya untuk menyenangi yang kekal, dan membersihkannya dari noda kelambanan.

Yang fana, artinya: “dunia dan seisinya.: Maksudnya, hati harus berzuhud di dunia dan menghindarinya, dalam arti menhindari penyakit wahn. Ruh dan hati orang-orang yang menyenangi dunia dalam keadaan liar di dalam jasad mereka, karena ia merasa tidak mendapatkan apa yang diinginkannya, sehingga hati itu menjadi liar. Sedangkan orang-orang yang menghindari dunia -- melihat dunia itu -- takut kepada mereka. Tidak ada yang lebih liar di dalam hati selain daripada sesuatu yang menjadi penghalang antara hati itu dan apa yang diinginkannya. Karena itu, seseorang yang menghalangi orang lain untuk mendapatkan harta, adalah orang yang paling dibenci dan mereka paling liar serta jalang terhadap dirinya. Orang-orang yang berzuhud di dunia memandang dunia itu dengan mata hati, sedangkan orang yang menyenangi dunia melihat dunia itu dengan pandangan mata kepalanya, dan hatinya condong kepadanya.

Himmah juga membawa hati untuk menyenangi Dzat yang kekal, yaitu Allah Subhanahuwa Ta'ala. Sedangkan yang kekal atas pengekalan Allah adalah (kampong) akhirat. Himmah juga membersihkan hati dari noda kelambanan dan kesantaian, karena hal ini (noda kelambanan dan kesantaian) merupakan sebab pengabaian terhadap Allah.

2. Himmah yang mengarahkan dirinya untuk memusakakan pengabaian terhadap ketidakpedulian karena beberapa alasan, penurunan amal dan keyakinan terhadap harapan.

Orang yang memiliki derajat ini bahkan mampu mencurigai himmah dan hatinya, andaikata ia meremehkan karena alasan-alasan tertentu. Dia tidak puas, jika perhatiannya hanya tertuju ke dalam rupa (betuk) amal dan terbatas kepada tujuan saat beramal, karena yang demikian ini bisa menurunkan nilai sebuah amal. Sedangkan keyakinan terhadap harapan yang berlebihan, bisa menimbulkan kesantaian. Karena terlalu yakin terhadap harapannya, secara tidak sadar ia pun bisa jadi tidak lagi memiliki kecemasan (khauf). Dia bisa terjebak pada optimisme yang berlebihan, dan lupa untuk menyadari

kekurangan dan kesalahannya yang dianggapnya ‘remeh’.

Setiap orang yang memiliki himmah ‘tidak akan menjadi seperti itu’, sebab dia seolah-olah dalam keadaan terbang dan tidak berjalan kaki. Dia akan selalu berjalan dan bahkan berlari cepat menuju keridhaan Allah, dengan sikap khauf dan raja’-nya yang seimbang.

3. Himmah yang naik ‘meninggalkan keadaan dan mu'amalah’, tidak terpancang kepada imbalan pengganti dan derajat, meninggalkan ‘sifat’ untuk menuju dzat.

(3)

tentu saja’ maksudnya bukan untuk meniadakan mu'amalah itu. Namun, tetap melaksanakannya tanpa bergantung kepadanya. Himmah ini tampak semakin tinggi karena pemiliknya tidak terpaku kepada imbalan yang akan diperolehnya sebagai pengganti dan derajat yang didapatkannya. Karena yang demikian ini justeru bisa menurunkan himmah. Himmah orang yang memilikinya terpancang kepada tuntutan yang paling tinggi, yang lebih tinggi dari segala sesuatu, sehingga dia juga tidak terpancang hanya kepada sifat dan asma', tetapi kepada Dzat Allah. Dia telah menikmati proses untuk menuju pada keridhaan Allah, tanpa peduli apakah dirinya akan mendapatkannya atau sama sekali tidak mendapatkannya. Karena dia yakin, bahwa Allah-lah yang menentukan segala-galanya. Manusia hanya berkewajiban untuk berupaya, dan hasilnya diserahkan sepenuhnya kepada Allah. Dan Allah-lah yang Maha tentang sesuatu yang terbaik, yang pantas diberikan kepada siapa pun yang dikehendaki oleh-Nya.

Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

أٍَْ َسَت

حءاٍَْس

َ

أحب

حءاَيحبْن

َ

أا

،

ّبَح

َ

أَو

حءاٍَْس

َ

أا

َ

ىحإ

حلا

دْبَع

حلا

،

دْبَعَو

حََ

َْْرا

،

آَ َد ْص

َ

أَو

ثحراَح

،

ماٍََهَو

،

آَ حَبْ

َ

أَو

َح

بْر

ةَر َو

ل

”Buatlah nama sebagaimana nama para Nabi. Nama yang paling disukai oleh Allah adalah Abdullah dan 'Abdurrahman, dan yang paling tepat adalah Hammam dan Harits, serta yang paling jelek adalah Harb dan Murrah.“. (Hadits Riwayat An-Nasâi dari Abu Wahb al-Jusyami radhiyallâhu ‘anhu, Sunan an-Nasâi, juz VI, hal. 218, hadits no. 355)

Al-Hammam adalah orang yang mempunyai himmah (kemauan keras

atau keinginan yang kuat), sedangkan “Al-Hârits” (orang yang berusaha) adalah sosok (pribadi) yang senantiasa berupaya untuk memeroleh himmah (kemauan keras atau keinginan yang kuat), atau – dengan kata lain -- : “orang yang senantiasa bekerja untuk mendapatkan obsesi/ kemauan keras atau keinginan yang kuat tersebut. Setiap manusia pasti memunyai keinginan,

namun tidak semua manusia memiliki “himmah” (kemauan keras atau keinginan yang kuat).

Menuju Himmah ‘Āliyah

(4)

Allah Subhânahu Wa Ta’âla berfirman:

ْدَلَلَو

ْتٍََه

حّحب

ۖ

ًََهَو

آَحب

َ

أَْ

ن

َ

أ

ى

َ

أَر

َناَهْر ب

حّخحبَر

ۚ

َذَك

َمح

َفح َْْ حِ

َِّْع

َءٔ ّس ا

َءا َشْحَف

ْ

لاَو

ۚ

َّنحإ

َْحم

اَنحداَبحع

َي حص

َيْخ ٍْا

“Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan

Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata Dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya.. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu Termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.” (QS Yûsuf/12: 24)

Dalam ayat tersebut terdapat kata “wa hamma bihâ” yang artinya: keinginan terhadapnya (wanita tersebut). Bukankah nabi Yusuf a.s. adalah seorang nabi, bagaimana mungkin dia memiliki himmah kepada wanita

tersebut? Dalam kaedah bahasa Arab, ada istilah: “taqdîm wa takhîr” (kalimat didahulukan dan diakhirkan). Menurut kaedah ini, seandainya Nabi Yusuf

‘alaihis salâm tidak mendapatkan petunjuk dari Allah Subhânahu Wa Ta’âla, pasti Nabi Yusuf ‘alaihis salâm juga berkeinginan terhadap wanita tersebut. Maka pada intinya bahwa Nabi Yusuf alaihis salâm tidak berkeinginan terhadap wanita tersebut karena sebelumnya beliau telah mendapatkan

petunjuk dari Allah Subhânahu Wa Ta’âla.

Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

َنحإ

َ َّا

َبَتَك

حتاَِ َسَ

ښا

ْ

حتاَئِّ َس اَو

ًَ ث

َ َيَب

َمح َذ

ٍَََْ

ًََه

ةَِ َسَ حِ

ًَْيَف

آَْيٍَْعَي

آََبَتَك

َّا

َ

ل

هَدِْحع

ةَِ َسَح

ةَيح ََ

ْنحإَف

َٔ ه

ًََه

آَحب

آََيحٍَعَ

آََبَتَك

َّا

َ

ل

هَدِْحع

َ ْ َع

تاَِ َسَح

َ

ىحإ

حةَئحٍحعْبَس

فْع حض

َ

ىحإ

فاَع ْض

َ

أ

ةَرحث

َك

،

ََْمَو

ًََه

ةَئِّ َسحب

ًَْيَف

َي

آَْيٍَْع

آََبَتَك

َّا

َ

ل

هَدِْحع

ةَِ َسَح

ةَيح ََ

ْنحإَف

َٔ ه

ًََه

آَحب

آََيحٍَعَ

آََبَتَك

َّا

َ

ل

ةَئَِّس

ةَدححاَو

ل

(5)

baginya satu kejahatan.” (Hadits Riwayat Al-Bukhari dan Muslim, Shahîh al-Bukhâriy, juz VIII, hal. 128, hadits no. 6491, dan Muslim, Shahîh Muslim, juz I, hal. 83, hadits no. 355, dari Abdullah bin Abbas radhiyallâhu ‘anhu)

Dalam hadits ini, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam menjelaskan

bahwa himmah ada 2 (dua) macam, yaitu : 1. Al-Himmatul ‘Āliyah (Obsesi yang Kuat) 2. Al-Himmatud Dâniyah (Obsesi yang Rendah)

Sesungguhnya Allah Subhânahu Wa Ta’âla mencintai perkara-perkara yang mulia dan membenci perkara-perkara yang rendah atau hina. Allah

Subhânahu Wa Ta’âla mencintai perkara yang tinggi/mulia baik dalam amal,

agama, dakwah di jalan Allah Subhânahu Wa Ta’âla. Dan Allah Subhânahu Wa

Ta’âla membenci perkara-perkara rendah, tidak bernilai dan hina, baik berupa perkara-perkara yang haram maupun yang mubah.

‘Uluwwul Himmah: “Perolehan Mulia Pribadi Mukmin”

Seseorang dikatakan memiliki ‘Uluwwul Himmah atau Obsesi yang Tinggi, yaitu: ketika seseorang telah menganggap remeh segala perkara-perkara di bawah cita-citanya. Misalnya seorang Da’i yang bercita-cita untuk

menyebarkan agama Allah Subhânahu Wa Ta’âla. Dia dikatakan memiliki

himmah yang tinggi, ketika dia telah menganggap remeh perkara-perkara selainnya, ketika dia tidak peduli apa pun tantangan dan pengorbanan yang harus dibayar mahal untuk memenuhi tujuan tersebut.

Diceritakan dalam riwayat dakwah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa

sallam ketika orang – orang Qurays mendatangi paman Rasulullah shallallâhu

‘alaihi wa sallam, yaitu: Abu Thalib, dan memintanya supaya membujuk kepada Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam agar menghentikan

dakwahnya. Setelah Abu Thalib menyampaikan perihal tersebut, Rasulullah

shallallâhu ‘alaihi wa sallam pun bersabda:

اي

ًع

!

لاو

ٔ

أعضو

سٍش ا

ي

،ييٍي

رٍللاو

ي

،يراسي

ى

نأ

كرتأ

اذه

ر أا

ىح

هرٓظي

لا

وأ

ميهأ

ّيف

ام

ّتكرت

“Wahai Paman! Demi Allah, kalau pun matahari diletakkan di tangan kananku dan rembulan di tangan kiriku, agar aku meninggalkan perkara ini (penyampaian risalah), sehingga Allah memenangkannya atau aku binasa, pastilah tidak akan aku meninggalkannya.” (Muhammad Al-Ghazali, Fiqhus Sîrah, Damsyik: Dârul Qalam, 1998, juz I, hal. 109. Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, dalam kitab As-Silsilah adh-Dha’îfah, juz I, hal. 91,

menilainya sebagai hadits dha’if)

(6)

bin Mala’ib (47/1-2), Ibnu Asakir (11/363/1, 19/44/201) melalui Abu Ya’la

dan yang lain, keduanya dari Yunus bin Bukair yang berkata, “Telah

meriwayatkan kepada kami Thalhah bin Yahya dari Musa bin Thalha, ia

berkata, “Ukail bin Abi Thalib meriwayatkan hadits kepadaku, ia mengisahkan:

تءاج

شيرق

ىإ

يأ

بلاط

أ الف

:

تيأرأ

؟دْأ

اِيذؤي

ي

اِيدان

،

و

ي

،اندجس

ّٓناف

َع

،اناذأ

لالف

:

اي

،ويلع

يتئا

،دٍحٍب

تبهذف

ّتّتأف

،ّب

لالف

:

اي

َبا

يأ

نإ

يب

مٍع

أٍعز

منأ

ًٓيذؤت

ي

،ًٓيدان

و

ي

ًهدجس

،

ّتناف

َع

،م ذ

لاق

:

ظحيف

لٔسر

لا

ىص

لا

ّييع

ًيسو

هْبب

ك

و

ي

ةياور

:

قيحف

لٔسر

لا

ىص

لا

ّييع

ًيسو

هْبب

ق

ىإ

ءاٍس ا

لالف

:

هركذف

ل

لاق

:

لالف

ٔبأ

بلاط

:

ام

بذك

َبا

يأ

ل

أعجراف

“Orang-orang Quraisy datang kepada Abu Thalib, lalu mereka melaporkan:

“Apakah Engkau melihat Ahmad? Ia benar-benar mengganggu dengan adzan dalam menyeru kepada kami di masjid kami. Tolong hentikan perbuatannya

itu.” Kemudian Abu Thalib berkata: “Wahai Uqail, tolong panggilkan Ahmad (Muhammad-shallallahu 'alaihi wasallam) ke sini.” Perawi melanjutnya

kisahnya: “Setelah itu aku mencarinya dan membawanya menghadap ayah. Setibanya di hadapan ayah, beliau memberi tahu: “Wahai keponkakanku,

kaum Quraisy melaporkan bahwa engaku telah mengganggu mereka. JIka

benar maka hentikanlah.” Perawi masih menuturkan: “Lalu Rasulullah

shallallahu 'alaihi wasallam melirik pamannya itu (riwayat lain menyebutkan: Rasulullah shallallâhu 'alaihi wa sallam mengernyitkan matanya) kemudian menengadah dan bersabda: (Perawi kemudian menyebutkan sabda Nabi

shallallâhu 'alaihi wa sallam di atas). Perawi mengakhiri kisahnya: “Kemudian Abu Thalib berseru, “Keponakanku ini tidak berbohong, karena itu, pulanglah kalian.” (Lihat: Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, dalam kitab As-Silsilah adh-Dha’îfah, juz I, hal. 91)

Muhammad Nashiruddin al-Albani berpendapat: “Sanad hadits ini hasan, dan semua perawinya tsiqah disamping termasuk perawi-perawi yang dipakai oleh Imam Muslim. Mengenai Yunus bin Bukhair dan Yahya bin Yahya memang ada kritik yang dilontarkan kepada keduanya, tetapi kritik itu tidak berpengaruh.”

Kisah Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam ini menunjukkan betapa

(7)

perkara-perkara yang menghambat dakwah Islamiyah. Hindari Dunuwwul Himmah (Obsesi Yang Rendah)

Seseorang dianggap telah gagal untuk berhimmah secara ideal pada saat dirinya terjebak kedalam Dunuwwul Himmah (Obsesi Yang Rendah), yaitu ketika jiwa lemah terhadap tingkatan perkara-perkara yang tinggi atau mulia dan lebih memilih ridha pada perkara-perkara yang rendah. Jadi orang yang memiliki obsesi rendah ini adalah orang remeh, rendah yang tidak mau mencari masalah dan sayangnya mayoritas kaum muslimin sekarang berada dalam tingkatan ini.

Setiap manusia secara umum memiliki keinginan atau himmah, namun tiap-tiap seseorang memiliki tingkatan himmah yang berbeda-beda sehingga dalam hidup terjadi perbedaan-perbedaan tingkatan amal.

Allah Subhânahu Wa Ta’âla berfirman:

َنحإ

ًْ كَيْعَس

َى َشَ

“Sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.” (QS Al-Lail/92: 4)

Berdasar ayat ini, amalan manusia dibedakan dalam 2 (dua) hal yaitu : 1. ‘Immâ lillâh, yaitu: amal yang dikerjakan semata-mata untuk

mendapatkan keridhaan Allah Subhânahu Wa Ta’âla.

2. ‘Immâ lighairihi, yaitu: amalan yang dikerjakan bukan karena Allah Subhânahu Wa Ta’âla.. Amalan seperti ini adalah amalan yang dilakukan oleh orang yang memiliki obsesi rendah.

‘Immâ lillâh, adalah: amalan yang dimiliki oleh orang memiliki obsesi tinggi yang mengejar kemuliaan. Dan ini hanya dilakukan oleh orang yang memiliki iman yang teguh dan kuat mencari kemuliaan disisi Allah Subhânahu

Wa Ta’âlâ. Dalam ayat berikutnya Allah memberi jaminan kemudahan baginya.

Allah Subhânahu Wa Ta’âla berfirman:

اَم

َ

أَف

ََْم

ٕ َطْع

َ

أ

َقَّاَو

﴿

٥

َقَد َصَو

َن ْس

ښاحب

ْ

﴿

٦

خح َّ ِ َسَف

ه

ىَ ْ ّْيح

﴿

ل

”Adapun orang yang memberikan hartanya (dijalan Allah) dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang baik (surga), maka kami kelak akan

menyiapkan baginya jalan yang mudah.” (QS Al Lail/92: 5-7)

(8)

mengerjakan amalan bukan karena Allah Subhânahu Wa Ta’âla, tapi karena

nafsu dan keinginan dunia maka Allah memberikan ancaman padanya.

Allah Subhânahu Wa Ta’âla berfirman:

اَم

َ

أَو

ََم

َوح ََ

َنْغَتْساَو

﴿

م

َبَذَكَو

َن ْس

ښاحب

ْ

﴿

٩

ه خح َّ ِ َسَف

ىَ ْ عْيح

﴿

٠١

اَمَو

حي

ْغ ي

َِّْع

لاَم

اَذحإ

ىَدَرَت

﴿

٠٠

“Dan ada pun orang-orang yang bakhil dan merasa cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik. Maka kelak kami akan menyiapkan baginya jalan yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.” (QS. Al Lail/92: 8 – 11)

Itulah balasan bagi orang yang berpaling dari jalan Allah Subhânahu

Wa Ta’âla yang melakukan amalan bukan karena Allah Subhânahu Wa Ta’âla..

Dan apabila dia diberikan kemudahan oleh Allah Subhânahu Wa Ta’âla sesuai sunnatullah, namun dengan mudahnya berujung pada azab, kesengsaraan dan

kebinasaan disisi Allah Subhânahu Wa Ta’âla. Wallâhu a’lamu bish-shawâb.

Referensi

Dokumen terkait

KONTAK RESMI WA: +62 819.3171.8989 HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH MELALUI OLAH SPIRITUAL TINGKAT TINGGI PRAKTIS TINGGAL PAKAI. SEBUAH MAHAKARYA SPEKTAKULER, PERTAMA DAN SATU-SATUNYA DI INDONESIA DALAM DUNIA SPIRITUAL/PARANORMAL, SEBUAH KEILMUAN PILIH TANDING YANG KAMI KEMAS SECARA UNIK, SEHINGGA TERLIHAT SANGAT ANGGUN DAN BERWIBAWA, SERTA TIDAK TERKESAN MISTIK / KLENIK. HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH SATU-SATUNYA SARANA PALING AMPUH DALAM DUNIA SPIRITUAL/SUPRANATURAL, ILMU BATHIN, ILMU HIKMAH, ILMU LADUNI, ILMU GAIB, KEPARANORMALAN, METAFISIKA. SARANA MULTI FUNGSI KEILMUAN DALAM HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH INI BISA ANDA BANDINGKAN DENGAN ILMU-ILMU LAINNYA. TERCIPTA UNTUK SEMUA GOLONGAN, AGAMA DAN SUKU BANGSA. HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH DIDALAMNYA TERKANDUNG INTISARI ILMU HIKMAH TINGGKAT TINGGI, SEHINGGA DENGAN MEDIA INI ANDA BISA MERASAKAN RATUSAN MANFAAT MULTI FUNGSI, YANG BISA MEMBANTU CITA-CITA/ HAJAT/ KEINGINAN/KEPERLUAN DAN KEPENTINGAN ANDA. DIMANA HAEKAL SABUK AMPEL KAROMAH DIPAKAI / DIBAWA / DIPEGANG, DISANA PULA AURA POWER KEKUATANNYA AKAN LANGSUNG MENYATU DENGAN TUBUH ANDA. RATUSAN MANFAAT GHOIBNYA ANTARA LAIN: * KEWIBAWAAN * Ditakuti setiap musuh * Berkharisma * Mudah dalam mengalahkan lawan bicara * Membuka aura gelap jadi terang benderang * Jadi sabar dengan sendirinya * Jarang emosi * Mudah mengambil sikap bijak * Menjadikan sifat kita tidak sombong * Mudah dipercaya oleh siapapun juga * Dipermudah dalam penjualan * Dimanapun kita berada, orang lain akan selalu menghormati * Jadi panutan masyarakat * Jadi tokoh yang disegani * Menjadikan kita mudah terkenal * Menjadikan bersahaja dimata orang lain * Menjadikan tampan/ cantik bagi yang melihatnya * Mengembalikan kepercayaan yang pernah hilang * Membuang sengkolo badan * Apapun kuatnya Pusaka/ Mustika akan tawar disaat kita pegang * Mengurung ilmu orang lain hingga tidak aktif * Kebal dari ilmu santet * Mengusir khodam dari salah satu kerangka pusaka * Membalikkan ilmu santet * Menghilangkan isi khodam jahat * Mengusir jin * Menetralisir rumah angker * Bisa mendeteksi benda gaib saat kita memegangnya * Mementalkan musuh tanpa tersentuh * Pukulan kita menjadi berlipat ganda kekuatannya * Membikin muntah darah lawan * Lampah lumpuh * Energi supranatural badan kita jadi aktif * Menghilangkan ENERGI susuk * Pengobatan SEGALA PENYAKIT MEDIS DAN NON MEDIS * Pengobatan segala masalah * Menetralisir anak bayi dari gangguan sejenis makhluk HALUS * Memudahkan dalam persalinan * Selamat dalam bepergian * Selamat dalam badai topan angin puting beliung atau bencana alam lainnya * Menghipnotis orang yang mau berbuat jahat agar sadar dari perbuatannya * Selamat dari RaZia, Pemalak, Penodongan * SELAMAT DARI SERANGAN SENJATA TAJAM * Pagar gaib yang berguna membentengi diri dari bahaya yang mungkin mengancam keselamatan baik fisik maupun nyawa. * Menjaga diri dari berbagai kejahatan dalam perjalanan hidup, dimusuhi banyak orang, dibuat celaka ataupun lainnya. * Tubuh kuat, kulit besi, tidak terluka oleh hantaman yang keras * Anti racun * Menjadikan kita raja gaib * Menguasai ilmu bathin dengan sendirinya * Dekat dengan bangsa gaib sekitar rumah * Banyak mengenal dunia gaib setelah MEMILIKI haekal SABUK AMPEL KAROMAH * Sering dapat petunjuk * Menguasai ilmu kegaiban * Bisa merasakan kehadiran bangsa gaib yang datang * Bisa mengetahui tempat yang dihuni bangsa jin dan lainnya * Merusak sel ilmu hitam sehingga menjadi tidak bertuah * Me non aktifkan isi Pusaka, Jimat RAJAHAN * Banyak yang akan membimbing kita seputar dunia bathin * Jadi peka dalam hal kegaiban * Sering mimpi didatangi para KHODAM MALAIKAT * Sering ditengok LELUHUR * Bisa meramal dengan keakuratan 90% * Memindahkan hujan * Memindahkan badai ketempat yang di inginkan * Menurunkan hujan/ memberhentikannya * Pawang hujan * MANCING * DIMUDAHKAN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI RPROPERTY, JUAL BELI RUMAH, JUAL BELI MOBIL, JUAL BELI BARANG MEWAH * Memindahkan penyakit ke telor ayam * Mudah dikasihani oleh lawan jenis, majikan atau atasan * Pengasihan * Mengirim mimpi kepada orang yang dituju * Menjadikan kita banyak disenangi kawan * Membantu perdagangan orang lain agar sukses dan lancar * Mudah menang dalam PEMILUKADA DAN JADI BENTENG DALAM PERSAINGAN PEMILIHAN * SERING BERUNTUNG * PENGLARISAN * SERING DIBERI uang oleh atasan atau orang lain * Mudah dipercaya dalam hal pekerjaan * Mudah menang dalam kupon berhadiah * SERING MENANG dalam lomba mancing * Mudah dalam menagih hutang * Mudah dalam transaksi perdagangan * Mudah Jual Rumah * Selalu dicari orang banyak karena banyak membawa rejeki * Jadi senang beramal * Suka membantu sesama teman * Menaklukkan binatang buas * Menghentikan kecepatan mobil/ motor, dengan telunjuk jari * Menghipnotis binatang buas lewat tatapan mata * Pelet jarak dekat * Pelet jarak jauh * MENYATUKAN DUA HATI * Ilmu bungkem * Tidak bisa terlihat saat kondisi mengancam kita * Membangkitkan sedulur papat * Membangkitkan indra ke enam * aura yang pernah hilang * Membangkitkan tenaga prana * Membangkitkan daya ingat * Membangkitkan ketajaman pendengaran * Bisa membaca pikiran orang lain * Bisa menembus alam astral lewat mimpi * DIJAUHKAN DARI SEGALA NIAT JAHAT ORANG LAIN * Doa kita banyak di ijabah. * Dll Semua tata cara penggunaan dipaparkan secara JELAS DAN TERPERINCI dalam lembar penjelasan yang akan di sertakan pada pengiriman. Hubungi Ust. Habib ALAMAT: Yogyakarta 55000 Indonesia. Kontak Resmi WA. +62 819.3171.8989

HP. +62 819 3171 8989 PROGRAM ILMU MAHKOTA RAJA PROGRAM ILMU MAHKOTA RAJA dikhususkan untuk yang suka tirakat, dzikir dan wirid. PROGRAM ILMU MAHKOTA RAJA merupakan rajanya Ilmu Hikmah, Rajanya Ilmu-ilmu gaib, Rajanya ilmu Khodam, Rajanya Ilmu Pengasihan, Rajanya Ilmu Penghusada, Rajanya ilmu Tabib. Melalui media yang sudah dirancang secara khusus untuk pengijazahan Program Ilmu Mahkota Raja maka anda akan menjadi manusia Linuwih, Digdaya, Paranormal mumpuni, Spiritualis Tangguh, Pendekar sakti, Penyembuh yang handal. Ketangguhan Program Ilmu Mahkota Raja dimiliki tanpa melalui bertapa. PROGRAM ILMU MAHKOTA RAJA adalah gabungan ilmu-ilmu kesaktian , gabungan ilmu-ilmu pengasihan, gabungan ilmu-ilmu penyembuhan tingkat tinggi yang sangat luar biasa dahsyat, lnagka warisan para ulama ahli hikmah dan pendekar- pendekar sakti jaman dahulu. program ilmu mahkota raja PROGRAM ILMU MAHKOTA RAJA dapat dimanfaatkan kapan saja, dimana saja, untuk dapat dipergunakan selamanya tanpa efek samping. PROGRAM ILMU MAHKOTA RAJA akan membawa pengaruh baik luar biasa, dapat menuntaskan masalah - masalah kehidupan seperti masalah dengan suami / istri, masalah kehidupan yang berhubungan dengan ekonomi, AURA, PENGASIHAN, PENGOBATAN, PENGLARISAN, KESAKTIAN/KEJADUGAN, dll sehingga cepat tercapai segala hajat / cita - cita, keinginan, dll. PROGRAM ILMU MAHKOTA RAJA mencakup keilmuan antara lain : - ILMU PANGLIMUNAN Ilmu untuk menghilang dari pandangan orang-orang yang berniat jahat/mencelakakan. - ILMU MELACAK PENCURI - ILMU HAJAT AGUNG INSYA ALLOH UNTUK SEGALA HAJAT, PENGASIHAN, PISAHKAN PIL/WIL, MENYATUKAN DUA HATI MENUNDUKKAN ORANG LAIN, PENGARUHI ORANG LAIN - ILMU MENDATANGKAN REZEKI HALAL DARI ALAM NYATA INSYA ALLOH AKAN DIBERI REZEKI YANG BERLIMPAH DAN BERKAH, JIKA SEDANG MEMBUTUHKAN MODAL ATAU BANYAK HUTANG INSYA ALLOH SEGERA MENDAPAT JALAN KELUAR. - ILMU TRAWANGAN Menembus dimensi alam ghaib - ILMU PENGASIHAN PANCER SUKMO - ILMU MEDIUMISASI Dialog dengan JIN yang merasuki tubuh manusia - ILMU MENGUNDANG DAN DIALOG DENGAN PENUNGGU KHODAM ASMAK - ILMU MENARIK PUSAKA-PUSAKA - ILMU DIALOG DENGAN KHODAM PENUNGGU PUSAKA - ILMU MERAGA SUKMA Melalang jagad kealam gaib, wisata alam gaib - MEDAR SUKMO Mengeluarkan kembaran diri untuk niat kebaikan - ILMU KOMUNIKASI DENGAN JIN PENUNGGU TEMPAT-TEMPAT ANGKER/KERAMAT - ILMU MENDATANGKAN DAN KOMUNIKASI DENGAN MAKLUK HALUS - ILMU MENJUMPAI DAN BERGURU KEPADA NABI KHIDIR - ILMU MENJUMPAI DAN BERGURU KEPADA KANJENG SUNAN KALIJOGO - ILMU PENCAK SILAT GOIB -ILMU MELIHAT AURA - ILMU PUTER GILING - ILMU KANURAGAN PAMUNGKAS Insya Alloh selamat dari serangan senjata tajam - ILMU KLONTONG WESI sejenis ilmu kebal setara dengan ilmu baju besi - ILMU TENAGA DALAM HIKMAH NUR ILLAHI Untuk meningkatkan Power diri, keselamatan, proteksi badan, kosongkan tenaga lawan, pukulan jarak jauh, tolak santet, tenung, guna-guna, untuk kharisma dan wibawa. - ILMU TENAGA DALAM BIOLISTRIK Insya Alloh berguna untuk meningkatkan seluruh daya metafisik, bangkitkan kekuatan jati diri, dan segala niat tenaga dalam. - ILMU TENAGA DALAM ASMAK GATOT KACA Untuk keselamatan, kekebalan, beladiri, pagar badan - ILMU TENAGA DALAM ASMAK JOKO TINGKIR UNTUK KESELAMATAN, KEKEBALAN, BELADIRI, PAGAR BADAN - ILMU PAWANG HUJAN/ HALAU MENDUNG - ILMU PENGHUSADA PANCAR ENERGI HOLISTIK - ILMU MEMBAKAR JIN/ MENGUSIR JIN - ILMU PENGOBATAN VERSI KHODAM UNTUK PENYEMBUHAN PENYAKIT MEDIS DAN NON MEDIS. - ILMU PUKULAN HAEBAH NABI MUSA HATI-HATI MENGGUNAKAN PUKULAN ANDA, KARENA ORANG YANG KENA PUKULAN ANDA BISA PINGSAN ATAU REMUK TULANGNYA - ILMU MEMINJAM KESAKTIAN TOKOH-TOKOH SAKTI JAMAN DULU - ILMU MENYERAP ENERGI AIR - ILMU MENYERAP ENERGI MATAHARI - ILMU MENYERAP ENERGI BUMI - ILMU MENYERAP ENERGI BINTANG - ILMU GETARAN TANGAN UNTUK MENINGKATKAN GETARAN, KEPEKAAN, INDRA KEENAM/ MATA BATHIN - ILMU TOLAK SANTET, TENUNG - ILMU PREDIKSI - ILMU MEMINDAH KHODAM PENUNGGU PUSAKA - ILMU INTI PUKULAN JARAK JAUH UNTUK DEMO TENAGA DALAM, DAN LATIHAN TENAGA DALAM PANTUL - ILMU ASMAK PENGASIHAN MEDIA ROKOK. - ILMU PEMAGARAN GHAIB MULTI FUNGSI - ILMU RAHASIA SURAT AR-ROKHMAN ILMU BERGUNA UNTUK MELUNAKAN HATI ORANG-ORANG YANG KERAS DAN HOBI BERBUAT MAKSIAT AGAR INSYAF KEMBALI KEJALAN YANG BENAR - ILMU MERUKUNKAN KELUARGA DAN MENYATUKAN DUA HATI - ILMUPENYEMBUHAN BEDAH METAFISIKA. - ILMU ASMAK PENGASIHAN JANUR KAROMAH - ILMU PENGSIHAN SEMAR MESEM - ILMU PENGASIHAN MAHKOTA SHOLAWAT - ILMU PENGASIHAN ISMOYO - ILMU PENGASIHAN NABI YUSUF - ILMU MEMBUAT AIR PENYEMBUHAN - ILMU PENGASIHAN JARAN GOYANG - ILMU PENGASIHAN SEMAR KUNING - ILMU PENGASIHAN MEDIA MINYAK RAMBUT - ILMU THORIQOH SAPU JAGAD INSYA ALLOH KAYA HARTA, KAYA HATI, KAYA ILMU, CUKUP SANDANG PANGAN, MUDAH REZEKINYA, HATI TENANG, IMAN KUAT, HILANG RASA GELISAH DLL. - ILMU PENARIK TAMU/ PEMBELI/PELANGGAN/RELASI BISNIS - ILMU PENGHUSADA NUR SYIFA - ILMU RUWATAN/ BUANG SIAL - RESEP-RESEP PENGOBATAN DENGAN MEDIA RAMUAN. DIANTARANYA UNTUK PENYAKIT: JANTUNG,LIVER, ASAM URAT, AMANDEL, KANKER, KENCING BATU, PARU-PARU, DARAH TINGGI,SUSAH MELAHIRKAN, MEMAR-MEMAR,SALAH URAT/TERKILIR, BENGKAK-BENGKAK/BERI-BERI, IMPOTENSI/ LEMAH SAHWAT, KENCING MANIS, TELINGA TULI, TELINGA BERNANAH SAKIT KEPALA, GATAL-GATAL, GONDONG, BATUK, BATUK BERDARAH, SAKIT MATA (KATARAK, PLUS, MINUS, SILINDRIS DLL) - ILMU PENGHUSADA MEMBUAT PIL-PIL PENYEMBUHAN - ILMU RAHASIA MEMBUAT UANG ASMAK - ILMU MAHABBAH PEMIKAT SUKMA - ILMU MELEBUR PELET BERGUNA UNTUK MENGOBATI ORANG YANG KENA ILMU PELET - dll PERTANYAAN KONSULTASI DAN PEMESANAN HUBUNGI BAPAK USTADZ HABIB CALL/WA : 0819 3171 8989 SARANA PENGIJAZAHAN DAN PETUNJUK LENGKAP KAMI KIRIM VIA Jasa pengiriman khusus TERCATAT/ RAHASIA tercepat sampai alamat saudara. Program Ilmu Mahkota Raja sudah pernah diajarkan ke wilayah berikut ini : Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Serang, Semarang, Pekalongan, Batang, Kendal, Yogyakarta, Surabaya, Madiun, Denpasar, Mataram, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Manado, Mamuju, Palu, Kendari, Makassar, Gorontalo, Ambon, Ternate, Kota Manokwari, Jayapura, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Gorontalo, Maluku Utara, Papua Barat, Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Singapura,Thailand, Timor Leste,Kamboja, Laos,Vietnam,India, Bangladesh, Pakistan, Jepang, Taiwan, RRC, Korea, Mongolia, Amerika Serikat, Kanada, Panama, Puerto Rico , Brasil, Peru, Suriname, Nigeria, Togo, Zimbabwe, Botswana, Afrika Selatan, Ethiopia, Malawi, Kongo, Gabon, Kamerun, Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Irlandia, Swis, Austria, Italia, Portugal, Monaco, Spanyol, Romania, Denmark, New South Wales, Tasmania,Dakar, dll SEKARANG GILIRAN ANDA UNTUK MEMILIKINYA. Rasakan manfaatnya sendiri secara langsung Hubungi kami melalui Kontak resmi WA : +62 819 3171 8989 PERMOHONAN Program Ilmu Mahkota Raja Hubungi : Ustadz Habib Alamat: Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia Kontak Resmi WA: +62 819 3171 8989 Merasa jauh bisa jarak jauh. (TIDAK BUKA CABANG) Bisa dalam negeri dan luar negeri . Kami memberikan garansi keaslian, bimbingan, pembinaan, memberi pengarahan, pendampingan, petunjuk dan memberikan solusi terbaik secepat mungkin, juga konsultasi. PERHATIAN : Hati - hati !!! terhadap oknum yang mengatasnanamakan Guru Ilmu Mahkota Raja . Kontak Resmi hanya yang tertera di laman ini. Hati - hati !!! mempelajari keilmuan tanpa adanya pengijazahan dari guru atau praktisi yang tepat karena akan berakibat buruk terhadap kejiwaan Anda.