• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Perangkat Predictive Dialing System Dampaknya Terhadap Kinerja Tim Frotend Pada Unit Collection, BNI Card Center Sentra Kartu Bandung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Implementasi Perangkat Predictive Dialing System Dampaknya Terhadap Kinerja Tim Frotend Pada Unit Collection, BNI Card Center Sentra Kartu Bandung"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

IMPLEMENTASI PERANGKAT PREDICTIVE DIALING

SYSTEM DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA

TIM FRONTEND PADA UNIT COLLECTION,

BNI CARD CENTER, SENTRA BISNIS KARTU BANDUNG

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi syarat kelulusan pada Program Studi Sistem Informasi jenjang Sarjana Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Oleh

10507796 I Gusti Ngurah Agung Kresnanada

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(2)

ABSTRAK

Pertumbuhan bisnis perbankan berkembang semakin pesat ditandai dengan persaingan yang kompetitif diantara bank-bank pemerintah dan swasta. Bank-bank berlomba-lomba menawarkan berbagai produk jasa perBank-bankan salah satunya dengan penyaluran kredit untuk sektor individu berbentuk kartu kredit. Respon positif masyarakat atas manfaat kemudahan layanan kartu kredit pun menjadi peluang yang menjanjikan bagi bank penerbit. Di sisi lain kartu kredit sebagai bentuk pinjaman tanpa agunan berpotensi melahirkan kredit macet. Bank BNI sebagai salah satu bank penerbit kartu kredit memiliki unit Collection pada divisi Bisnis Kartu yang salah satu tugasnya mengembalikan aset perusahaan sehingga memperkecil angka Net Performing Loan (NPL). Untuk mendukung tugas tersebut, manajemen BNI Card Center mengimplementasikan perangkat

Predictive Dialing Syistem (PDS). Tujuaan penelitian ini untuk mengetahui

seberapa besar dampak implementasi perangkat PDS terhadap kinerja tim Frontend pada Unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung.

Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian Deskriptif Analisis Kuantitatif. Untuk pengukuran faktor kualitas perangkat Predictive Dialing System digunakan faktor Functionality, Usability, Reliability, Performance, dan Supportability. Pengukuran kinerja tim Frontend menggunakan faktor Kept Account dan Kept Payment. Pengolahan data statistiknya menggunakan SPSS 15 for Windows.

Implementasi perangkat PDS mampu memberikan dampak atau pengaruh sebesar 62,1 persen terhadap kinerja tim Frontend pada unit Collection, BNI Card

Center Sentra Bisnis Kartu Bandung. Berdasarkan hasil pengujian terbukti

implementasi perangkat PDS memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan kinerja tim Frontend. Semakin baik implementasi perangkat PDS diprediksi akan meningkatkan kinerja tim Frontend pada unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung, begitupula sebaliknya.

Kata kunci : Collection, Frontend, Net Performing Loan, Predictive Dialing System.

(3)

ABSTRACK

The growth of banking business has grown more rapidly characterized by competitive rivalry among banks, government and private. The banks are competing offers various banking services products one of them with loans for credit card-shaped individual sectors. Consumer response to the benefits the ease of credit card services also becomes a promising opportunity for the issuer bank. On the other hand, a credit card as a form of unsecured loans bad credit has the potential to give birth. BNI Bank as one of the credit card issuer bank has a Collection unit on the Card Business division of one of its tasks to restore the company's assets that minimize the number of Net-Performing Loans (NPL). To support these tasks, the BNI Card Center management implements Predictive Dialing System (PDS) device. The purpose of this research is to know how much impact the implementation of the PDS device on team Frontend performance, Collection Unit, BNI Card Center, Card Business Center Bandung.

In conducting this research, the author uses descriptive research methods Quantitative Analysis. To measure the quality factor of Predictive Dialing System was used Functionality, Usability, Reliability, Performance, and Supportability factor. And to measure Frontend team performance used Kept Account and Kept Payment factor. The Data processing statistics used SPSS 15 for Windows.

The Implementation of PDS devices has given a providing impact or effect of 62.1 percent on Frontend team performance, Collection unit, BNI Card Center, Card Business Center Bandung. Based on test results above proved that the implementation of the PDS has a significant impact in increasing the Frontend team performance. The better implementation of the PDS is expected to improve Frontend team performance on Collection unit, BNI Card Center, Card Business Center Bandung, nor vice versa.

Keywords: Collection, Frontend, Net-Performing Loans, Predictive Dialing System

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Waça

karena atas berkat anugerah-Nya sehingga penulis dapat membuat dan

menyelesaikan sebuah laporan Skripsi yang berjudul “IMPLEMENTASI

PERANGKAT PREDICTIVE DIALING SYSTEM DAMPAKNYA

TERHADAP KINERJA TIM FRONTEND PADA UNIT COLLECTION, BNI

CARD CENTER, SENTRA BISNIS KARTU BANDUNG.” Dengan segala

keterbatasan yang dimiliki, penulis menyadari bahwa laporan Skripsi ini masih

jauh dari sempurna, namun demikian penulis berusaha sebaik mungkin untuk

dapat menyelesaikan laporan ini.

Selesainya laporan Skripsi ini tentunya tidak terlepas dari dukungan serta

bimbingan pihak-pihak yang telah membantu penulis. Oleh karena itu ijinkan

penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.Sc. selaku Rektor Universitas

Komputer Indonesia.

2. Dr. Ir. Arry Akhmad Arman selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu

Komputer.

3. Dadang Munandar, S.E, M.Si. selaku Ketua Program Studi Sistem

Informasi serta pembimbing dalam penyusunan dan penulisan laporan

Skripsi ini.

4. Prof. Dr. Umi Narimawati, S.E., Dra., M.Si. dan Citra Noviyasari, S.Si.,

MT. Selaku dosen penguji atas masukan-masukannya dalam penulisan

laporan Skripsi ini.

5. Wahyuni, S.Si., MT. sebagai dosen wali penulis.

6. Charles V. Padidi selaku KRO BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung.

7. M.Arie Nugraha selaku Supervisor Unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung.

(5)

8. Muchtar Risnawan & Agus Mulyana selaku Tim Leader Frontend, Unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung atas masukan-masukannya.

9. Orang tua penulis, atas dukungan moral dan materi yang diberikan.

10.Keluarga besar Program Studi Sistem Informasi khususnya teman-teman

sekelas atas kerjasamanya selama ini.

11.Serta pihak lain yang telah membantu penulis dalam mengerjakan laporan

Skripsi ini yang tidak bisa penulis sebutkan namanya satu persatu.

Semoga laporan Skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak

yang tertarik melakukan kajian atas implementasi suatu perangkat teknologi di

suatu perusahaan. Sebagai akhir kata penulis akan bersenang hati apabila ada yang

berkenan memberikan kritik dan saran guna penulisan laporan dimasa yang akan

datang.

Bandung, Januari 2011

Penulis

(6)

IDENTITAS PENYUSUN PROPOSAL

Program Studi Sistem Informasi & Program Studi Manajemen Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

Saya yang bertandatangan di bawah ini: Nim : 10507796

Nama : I Gusti Ngurah Agung Kresnanada Tempat/Tgl. Lahir : Bedulu, 29/12/1984

Jenis Kelamin : Pria

Alamat Rumah : Jln. Relief Yeh Pulu, Banjar Lebah Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali Alamat Bandung : Jln. Terusan Sari Asih No.80 Sarijadi, Sukasari, Bandung, 40151 E-Mail : [email protected]

No. Telepon : 085218617927 Nama Ayah : I Gusti Ngurah Putra Nama Ibu : Gusti Ayu Suarni

Alamat Orang Tua : Jln. Relief Yeh Pulu, Banjar Lebah Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali No. Telpon Orang Tua : 0361-942357

Pekerjaan Orang Tua : Pensiunan PNS Semester : 07

Jenjang Pendidikkan : Program Sarjana (Strata - I)

Menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa data yang saya tulis adalah benar.

Hormat Saya,

(7)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang Penelitian

Pertumbuhan bisnis perbankan pasca kritis moneter semakin berkembang

kearah membaik, hal ini terbukti dengan ketatnya bursa maupun dalam pemasaran

produknya secara langsung terhadap konsumen. Dalam menjalankan fungsi

perbankan, pihak bank menjembatani antara pemegang saham perusahaan,

pemerintah maupun masyarakat. Bank menawarkan berbagai produk jasa

perbankan salah satunya dengan penyaluran kredit untuk sektor individu yaitu

berbentuk kartu kredit.

Di Indonesia jumlah pemegang kartu kredit semakin meningkat, sudah

banyak penduduk di Indonesia khususnya kalangan menengah dan menengah

keatas yang menggunakan kartu kredit sebagai alat bantu dalam bertransaksi.

Bisnis ini sangat menguntungkan bagi bank-bank penerbit kartu kredit dalam

persaingan di bidang perbankan. Sehingga setiap perbankan penerbit kartu kredit

melakukan strategi-strategi dalam memelihara, menjaga dan mengembangkan

produk-produk baru yang dapat merangsang minat masyarakat khususnya

kalangan menengah dan menengah atas untuk menjadi nasabah kartu kredit. Hal

ini dapat meningkatkan pemegang kartu kredit dan mencari laba atau keuntungan

seoptimal mungkin.

Bisnis kartu kredit BNI mulai di rintis sejak tahun 1997, tepatnya pada

(8)

2

agency Visa Card Internasional dan pada tahun 1998 bekerja sama dengan agency

Master Card Internasional. Bisnis kartu kredit (termasuk Divisi Pengolahan Bisnis

Kartu) merupakan suatu rantai organisasi yang ditempuh oleh bank dalam

menjaring dana dari masyarakat lebih maksimal lagi.

Divisi Bisnis Kartu (BSK) atau disebut pula BNI Card Center merupakan

salah satu bagian departemen distruktur organisasi di bank BNI. Dalam divisi

tersebut terbagi atas beberapa bagian antara lain: promosi dan advertising, layanan

cabang, pengembangan produk, penjualan langsung (direct sales dan

telemarketing), penjualan tidak langsung, merchandising dan layanan nasabah.

BNI Card Center memiliki 11 Sentra Bisnis Kartu di seluruh Indonesia

yang terdiri dari : Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Semarang, Makasar,

Denpasar, Manado, Palembang, Batam dan Balikpapan. sehingga hampir di

seluruh Indonesia sudah cukup banyak yang menggunakan kartu kredit BNI. Di

setiap SBK ada beberapa unit yang terkait yaitu unit pemasaran, unit penunjang,

unit pengendalian dan penagihan dan unit pelayanan.

Untuk pemegang kartu kredit BNI di SBK Bandung sudah cukup banyak

dan jumlah nasabahnya terbesar ke dua setelah Jakarta. Wilayah SBK Bandung

meliputi area Bandung, Cimahi, Subang, Karawang Purwakarta, Cikampek,

Cianjur, Sukabumi, Sumedang, Majalengka, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar

Cirebon, Kuningan dan Indramayu Di SBK Bandung tingkat perkembangan kartu

kredit BNI sangat pesat sekali terutama di area Bandung paling banyak jumlahnya

dengan perbandingan sekitar 60% area Bandung dan sekitarnya sisanya 40% area

(9)

3

Barat terutama kota Bandung adalah konsumtif dan pebisnis. Sehingga semakin

besar tingkat perkembangan pemegang kartu kredit BNI maka semakin tinggi juga

resiko kemacetan kartu kredit.

Unit Collection di SBK Bandung sangat berperan penting dalam

memelihara dan menjaga aset perusahaan dalam menghadapi pemegang kartu

yang bermasalah dalam melakukan pembayaran. Tim Frontend sebagai salah satu

tim di unit Collection dengan kelolaan nasabah golongan I merupakan tim yang

menangani jumlah nasabah terbesar dari sisi banyaknya nasabah & total tagihan

(account & ammount). Rasio antara perkembangan jumlah nasabah yang

menunggak khususnya untuk nasabah golongan I dengan jumlah karyawan yang

bertugas melakukan penagihan membutuhkan ketersediaan suatu sistem informasi

pengolahan data untuk membantu kerja karyawan di unit Collection dalam hal

penanganan account dan pencapaian target sehingga dengan adanya sistem

tersebut kegiatan Dunning Collection (penagihan) akan lebih efektif. Menyikapi

tantangan tersebut maka pihak manajemen PT.Bank Negara Indonesia (Persero),

Tbk. khususnya divisi BNI Card Center bekerjasama dengan PT. eGlobal

Teknologi Solusindo mengimplementasikan suatu perangkat yang bernama

Autodaler Card Collection atau yang lebih dikenal dengan nama Predictive

Dialing System (PDS). PDS dirancang untuk mampu membantu Dunner (petugas

penagih) dalam melakukan aktivitas Dunning secara cepat, dan meningkatkan

peluang tersambung langsung dengan nasabah dimana perangkat ini mampu

meminimalisir kegiatan manual yang yang dilakukan dalam proses penagihan

(10)

4

dapat memberikan kontribusi positif bagi pencapaian target-target unit Collection

khususnya dan penurunan angka NPL (Net Performing Loan) yakni rasio kredit

yang menunggak baik bagi SBK sendiri maupun BNI Card Center & PT.Bank

Negara Indonesia (Persero), Tbk. pada umumnya.

Beranjak dari latar belakang tersebut, maka penulis tertarik mengangkat

suatu kajian dalam penulisan skripsi ini dengan judul “Implementasi Perangkat

Predictive Dialing System Dampaknya Terhadap Kinerja Tim Frontend, pada

Unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung.”

1.2.Identifikasi dan Rumusan Masalah

Berikut ini adalah beberapa permasalahan yang sempat teridentifikasikan

adalah sebagai berikut :

a) Pertumbuhan pemegang kartu kredit BNI di SBK Bandung yang tinggi

beresiko pada tingkat kemacetan pembayaran yang tinggi pula.

b) Ketidakseimbangan antara rasio beban kerja dalam hal penanganan

nasabah dengan jumlah karyawan yang bertugas melakukan penagihan

(Dunner) meneyebabkan proses penagihan belum maksimal.

c) Tingginya mobilitas Dunner baik dalam tubuh Tim Frontend sendiri, antar

bucket (kategori penagihan berdasarkan usia tagihan), atau masuknya

karyawan baru membutuhkan waktu tandom khusus (orientasi pengenalan

(11)

5

Adapun beberapa rumusan masalah yang menarik untuk diangkat adalah

sebagai berikut:

a) Bagaimanakah perangkat PDS yang sedang berjalan di tim Frontend pada

Unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung.

b) Bagaimana tanggapan tim Frontend atas implementasi perangkat PDS di

Unit Collection, Sentra Bisnis Kartu Bandung.

c) Bagaimana kinerja tim Frontend setelah menggunakan perangkat PDS.

d) Seberapa besar dampak implementasi perangkat PDS terhadap kinerja tim

Frontend pada Unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu

Bandung.

1.3.Maksud dan Tujuan Penelitian a. Maksud Penelitian

Maksud dari penelitian ini adalah untuk memperoleh dan mengumpulkan data

atau keterangan yang relevan dengan permasalahan yang akan diteliti sebagai

latihan untuk studi banding atas hal-hal yang dipelajari selama di bangku kuliah

dengan kegiatan yang dilakukan dilapangan serta memberikan gambaran tentang

dampak implementasi perangkaat Predictive Dialing System terhadap

performance tim Frontend pada unit Collectiion, BNI Card Center, Sentra Bisnis

Kartu Bandung.

b. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan penelitian ini yaitu

(12)

6

a) Untuk mengetahui perangkat PDS yang sedang berjalan di tim Frontend

pada Unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung.

b) Untuk mengetahui tanggapan tim Frontend atas implementasi perangkat

PDS di Unit Collection, Sentra Bisnis Kartu Bandung.

c) Untuk mengetahui kinerja tim Frontend setelah menggunakan perangkat

PDS.

d) Untuk mengetahui seberapa besar dampak implementasi perangkat PDS

terhadap kinerja tim Frontend pada Unit Collection, BNI Card Center,

Sentra Bisnis Kartu Bandung.

1.4.Kegunaan Penelitian 1.4.1.Kegunaan Praktis

a) Bagi Perusahaan

Sebagai bahan evaluasi atas implementasi perangkat PDS di unit

Collection, serta sebagai sumber informasi dalam menentukan arah

kebijakan dan strategi pengambilan keputusan dalam upaya mencapai

target-target yang ditetapkan manajemen BNI Card Center terhadap tim

Frontend Unit Collection ,Sentra Bisnis Kartu Bandung.

b) Bagi Karyawan

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan

pemahaman tentang dampak implementasi perangkat PDS sehingga

memotivasi karyawan untuk berkompetisi meningkatkan kinerjanya

(13)

7

1.4.2.Kegunaan Akademis

a) Bagi Pengembangan Ilmu

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi pembanding antara ilmu

manajemen (teori) dengan keadaan yang terjadi langsung di lapangan

(praktek). Sehingga dengan adanya perbaikan tersebut akan lebih

memajukan ilmu Manajemen Informatika yang sudah ada dihadapkan

pada dunia nyata dan dapat menguntungkan berbagai pihak.

b) Bagi Peneliti Lain

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran

kepada peneliti atau para akademisi yang akan mengambil skripsi atau

tugas akhir dalam kajian yang sekaligus sebagai referensi di dalam

penulisan.

c) Bagi Penulis

Berguna dalam menambah atau memperkaya wawasan pengetahuan baik

teori maupun praktek, belajar menganalisa dan melatih daya pikir dalam

mengambil kesimpulan atas permasalahan yang ada di perusahaan,

khususnya di tim Frontend pada Unit Collection, Divisi BNI Card

(14)

8

1.5.Batasan Masalah

Mengingat luasnya ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas, maka

penulis menganggap perlu adanya batasan masah yaitu :

1. Kegiatan analisis yang dilakukan di Unit Collection, BNI Card Center,

SBK Bandung difokuskan pada Tim Frontend mengingat di Unit

Collection SBK Bandung terdapat 4 tim yang menangani nasabah kartu

kredit BNI berdasarkan usia tagihannya mulai dari tim Frontend,

Midrange, Hardcore dan Recovery.

2. Dari berbagai dimensi yang dikemukakan oleh para ahli untuk menguji

kualitas suatu software, penulis hanya menggunakan factor FURPS yaitu

Functionality, Usability, Reliability, Performance, dan Supportability

dengan pertimbangan bahwa hanya dimensi kualitas tersebut yang dapat

dipergunakan dan memiliki kesesuaian diaplikasikan pada perangkat

Predictive Dialing System.

1.6.Kerangka Pemikiran dan Hipotesis 1.6.1.Kerangka Pemikiran

Semakin bertambahnya pengguna kartu kredit bank BNI di Bandung berakibat

semakin besar pula resiko kemacetan yang akan terjadi, sehingga BNI Card

Center Bandung sangat membutuhkan suatu perangkat yang dapat mendukung

kinerja karyawan BNI Card Center Bandung.

Hal ini pula dikarenakan jumlah account golongan I yang menjadi kelolaan

(15)

9

senantiasa mengalami peningkatan dalam setiap periodenya. Maka untuk

mengantisipasinya sudah saatnya dilakukan suatu evaluasi terhadap alat-alat yang

digunakan untuk mencapai target yang ditetapkan manajemen. PDS (Predictive

Dialing System) merupakan salah satu perangkat yang diimplementasikan untuk

meningkatkan efektivitas kinerja karyawan didukung oleh berbagai kemudahan

aksesnya sehingga meningkatkan peluang untuk terhubung dengan nasabah

dimana PDS secara otomatis melakukan panggilan ke nasabah dan sekaligus

menyaring panggilan yang tersambung untuk diserahkan kepada petugas.

Berdasarkan hal tersebut dan teori yang menghubungkan keterkaitan antara

variabel X seperti yang dikemukakan oleh Hewlett-Packard (1987) dalam hal ini

variabel X diwakili oleh perangkat Predictive Dialing System (PDS) dengan

variabel Y yaitu kinerja Tim Frontend seperti yang tertuang dalam perhitungan

kinerja tim Frontend di BSK Bandung, sehingga dapat dirumuskan paradigma

mengenai pengaruh perangkat Predictive Dialing System dan dampaknya terhadap

kinerja Tim Frontend pada Unit Collection, BNI Card Center, SBK Bandung

seperti terlihat pada gambar berikut :

Gambar 1.1. Paradigma Kerangka Pemikiran

(16)

10

1.6.2.Hipotesis

Hipotesis awal yang peneliti buat dalam melakukan penelitian ini yaitu :

“Perangkat Predictive Dialing System berdampak terhadap kinerja Tim

Frontend, Unit Collection, BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung.”

1.7.Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di BNI Card Center, Sentra Bisnis Kartu Bandung,

Gedung Wilayah IV Jalan Perintis Kemerdekaan No.3 Lantai 6 Bandung, 40117

selama 2,5 bulan mulai dari tanggal 16 Maret 2009 sampai 31 Mei 2009. Adapun

mengenai jadwal penelitiannya adalah sebagai berikut :

Tabel 1.1. Waktu Penelitian

Waktu

Maret April Mei Juni Juli No Aktivitas

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1

Penyusunan Proposal

Penelitia

2 Survey Objek Penelitian

3 Pengambilan data

4 Bimbingan

5 Pengolahan data

6 Seminar

Gambar

Gambar 1.1. Paradigma Kerangka Pemikiran
Tabel 1.1.

Referensi

Dokumen terkait

Terjadinya kredit macet dan ketidak- cermatan dalam menentukan kebutuhan orang miskin ini sesungguhnya bermula dari kecerobohan dan kesalahan fasilitator dalam mengenali dan

Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Direktorat Budidaya dan Pascapanen Buah Tahun 2013 telah disusun, dimana sasaran strategis yang akan dicapai pada tahun 2013 telah sejalan

Jenis kamar paling mahal dalam suatu hotel, tersedia untuk 2-3 atau lebih penghuni dengan kondisi berisi dua atau tiga kamar lebih dengan ukuran kamar lebih

Dengan dirancangnya sebuah Sistem Informasi baru yang telah terkomputerisasi dapat mempermudah pihak tata usaha dalam menganalisa dan mengolah data akademik SMP

Namun di sisi lain, dengan perkembangan rata-rata ‘Indeks Penghasilan Saat Ini Dibanding 6 bulan lalu’ (IPD6) juga mengalami pertumbuhan yang lebih baik, hal tersebut tercermin

Students’ Speaking Ability at Darul Istiqamah for Boys, Thesis. English Education Department, The Faculty of Tarbiyah and Teachers Training. Keywords: Language

Salinan dari pernyataan ini sama kuat dan sah seperti aslinya; dan (ii) pihak yang ditunjuk memberikan kuasa yang tidak dapat ditarik kembali dan persetujuan kepada PT AJ

Dalam pembangunan Aplikasi Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Kulit, metode penalaran yang digunakan adalah metode penalaran runut maju (Forward Chaining) yang