Kajian Efisiensi Bank Umum Syariah Di Indonesia Dan Faktor-Faktor Yang Memengaruhinya
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hal ini mengindikasikan kedua bank tersebut dalam menggunakan variabel input simpanan, beban bunga, dan beban gaji terhadap output kredit relatif telah dioperasikan
Yang bertanda tangan di bawah ini saya, Raihan Nurfianto, menyatakan bahwa skripsi dengan judul FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH
Pada Tabel 4 diketahui bahwa penyebab Bank Syariah Mega Indonesia belum efisiensi pada tahun 2017 karena alokasi input aktiva tetap terjadi pemborosan
Pada penelitian ini, variabel yang digunakan sebagai input yaitu beban personalia dan beban bagi hasil serta output yang digunakan yaitu total pembiayaan dan
Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengukur tingkat efisiensi dengan menggunakan lima konsep efisiensi; tecnichal efficiency (TE), pure tecnichal efficiency (PTE),
Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMS adalah tingkat efisiensi terbesar di antara Bank Syariah di Indonesia yang mempengaruhi tingkat input dan output
Bank Lain tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan aset Bank Umum Syariah. Secara simultan pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah, pembiayaan murabahah,
Hasil analisis terhadap 12 bank umum syariah di Indonesia selama tahun 2014-2017 yaitu rata-rata tingkat efisiensi bank umum syariah mengalami kenaikan dari 82,4% pada tahun 2014