ANALISIS KARYA LUKIS SISWA SMA NEGERI 6 BINJAI
DITINJAU DARI HARMONI WARNA
TAHUN AJARAN 2014-2015
SKRIPSI
Diajukan untuk memenuhi sebagian syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan
Oleh:
ARINI HIDAYATI
NIM. 2103351003
JURUSAN SENI RUPA
FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
i ABSTRAK
Arini Hidayati NIM. 2103351003. Analisis Karya Lukis Siswa SMA Negeri 6 Binjai Ditinjau Dari Harmoni Warna Tahun Ajaran 2014-2015. Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan, 2016.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil karya lukis siswa kelas X SMA Negeri 6 Binjai. Untuk mengetahui harmonisasi warna yang dihasilkan karya tersebut sehingga garis, bidang, dan warna tercapai. Untuk memperoleh data mengenai lukisan ini dilakukan pengumpulan data melalui instrumen obeservasi dan dokumentasi di kelas X SMA Negeri 6 Binjai.
Proses penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data dokumentasi dengan populasi siswa 235 orang dan dilakukan penarikan teknik sampling cluster random sampling yang merupakan suatu teknik pengambilan sampel dari populasi dengan cara random atau acak sederhana, karya yang terbaik lalu dideskripsikan dan menjadi sebuah hasil keseluruhan karya lukis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamatan harmonisasi pada lukisan, dalam aspek garis, garis didominan menggunakan garis nyata dan selebihnya garis kontur semu, aspek bidang setelah diamati bentuk-bentuk yang dihasilkan meliki bentuk nyata seperti segitiga, Selebihnya bentuk yang dihasilkan cenderung aneh dan sembarangan, pada aspek warna harmonisasi warna didapatkan karena warna yang kompleks dan memliki keberanian dalam menggunakan warna. Dalam penerapan lukisan ini dominan menggunakan cat spidol warna karena mudah didapat dan cenderung mudah dipakai. Dalam penerapannya, keseluruhan hasil karya siswa kelas X-1 SMA Negeri 6 Binjai rata- rata dinilai estetis dari hasil harmonisasi warna.
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT atas berkat dan
rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan Skripsi ini, dengan judul: Analisis
Karya Lukis Siswa SMA Negeri 6 Binjai Ditinjau Dari Harmonisasi Warna Skripsi ini merupakan sebagian persyaratan untuk memperoleh gelar
Sarjana Pendidikan bagi Mahasiswa Program S-1 pada Program Studi Pendidikan
Seni Rupa di Universitas Negeri Medan. Penulis menyadari bahwa Skripsi ini
masih jauh dari kesempurnaan, oleh sebab itu penulis mengharapkan kritik dan
saran yang bersifat membangun dari semua pihak demi kesempurnaan.
Dalam penyempurnaannya Skripsi ini, penulis banyak menemukan
kendala namun semuanya dapat diselesaikan dengan baik karena bantuan dan
dukungan dari berbagai pihak baik bersifat moril maupun materil. Pada
kesempatan ini dengan sepenuh hati penulis mengucapkan terima kasih kepada
yth:
1. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Rektor Universitas Negeri Medan.
2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum. Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas
Negeri Medan.
3. Drs. Mesra, M.Sn.Ketua Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Negeri Medan.
4. Drs. R. Triyanto, M.Sn. Dosen Pembimbing Skripsi.
5. Drs. Heri Soeprayogi, M.Si. Dosen Pembimbing Akademik sekaligus
Dosen Penguji.
6. Drs. Mangatas, M.Sn. Dosen penguji.
7. Drs. Sugito, M.Pd. Dosen Penguji.
8. Bapak / Ibu Dosen dan Pegawai Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni
Universitas Negeri Medan yang telah memberikan ilmunya selama proses
pembelajaran berlangsung selama perkuliahan dan telah membantu dalam
iii
9. Dra. Ika Prihatin, MM Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Binjai, Budiman
Damanik S,Pd. Guru mata pelajaran Seni Rupa dan siswa kelas X-1 SMA
Negeri 6 Binjai.
10. Kedua Orang Tua Alm. Drs. Hasan Tajir dan Dra. Nailah yang telah
mendoakan penulis serta mendukung baik dari sisi materi maupun
semangat, serta kakak penulis Rahma Fajriyati S.Pd, dan adik penulis
Muhammad Rasikhul Fikri yang selalu memberi semangat.
11. Sahabat-sahabat terbaik Yasser Arafat Adhari S.Pd, Risya Nanda, M.
Ikram Al-fatul Lubis S.Pd, dan teman-teman Ayu Syahputri S.Pd., dan
teman-teman lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
12. Teman-teman sekelas Jurusan Seni Rupa Kelas C Ekstensi 2010 terima
kasih buat doa dan dukungannya. Kepada seluruh pihak yang tidak bisa
penulis sebutkan satu persatu yang telah memberikan dukungan kepada
penulis dalam menyelesaikan Skripsi ini.
Akhir kata semoga hasil penelitian ini bermanfaat dan dapat
memenuhi fungsinya.
Medan, September 2016 Penulis
DAFTAR ISI
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR TABEL ... vii
DAFTAR GAMBAR ... viii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Identifikasi Masalah ... 3
C. Batasan Masalah ... 3
D. Perumusan Masalah... 4
E. Tujuan Penelitian ... 4
F. Manfaat Penelitian ... 5
BAB II LANDASAN TEORI ... 6
A. Kerangka Teoritis ... 6
1. Pengertian Analisis ... 6
2. Pengertian Seni Lukis ... 7
3. Unsur-unsur Rupa ... 7
a. Pengertian Garis ... 7
b. Pengertian Warna ... 8
a. Warna Primer ... 15
b. Warna Skunder ... 16
c. Warna Tersier ... 16
d. Warna Netral ... 17
e. Susunan Warna Selaras ... 19
f. Susunan warna kontras ... 19
C. Kerangka Konseptual ... 20
BAB III METODOLOGI PENELITIAN... 22
A. Lokasi Dan Jadwal Penelitian ... 22
1. Lokasi Penelitian... 22
2. Jadwal Penelitian ... 22
B. Populasi Dan Sampel ... 23
1. Populasi ... 23
2.Sampel ... 24
C. Teknik dan Instrumen Penelitian ... 25
1. Observasi ... 25
2. Dokumentasi ... 25
D. Langkah-Langkah Penelitian ... 25
E. Teknik Analisis Data ... 26
A. Hasil Penelitian ... 29
B. Pembahasan ... 29
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 69
A. Kesimpulan ... 69
B. Saran ... 70
DAFTAR TABEL
TABEL 3. 1PERINCIAN WAKTU PENELITIAN ... 22
TABEL 3. 2JUMLAH POPULASI PENELITIAN ... 24
DAFTAR GAMBAR
GAMBAR 2.1LINGKARAN WARNA ... 20
GAMBAR 2.2HUE ... 22
GAMBAR 2.3VALUE... 22
GAMBAR 2.4WARNA PRIMER ... 24
GAMBAR 2.5WARNASKUNDER ... 25
GAMBAR 2.6WARNATERSIER ... 25
GAMBAR 2.7WARNANETRAL ... 26
GAMBAR 2.8LINGKARANWARNA ... 27
GAMBAR 2.9WARNA PRIMER,SEKUNDER,TERSIER,DAN WARNA MONOKHROMATIK ... 28
GAMBAR 2. 10 WARNA MONOKHROMATIK BISA DIPADUKAN DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KEKUATAN WARNA ... 29
GAMBAR 4.1RUMAH TUA KARYA ADERIA MAULANI ... 46
GAMBAR 4.2PEMANDANGAN SAWAH KARYA ADJIE AHMAD NUGRAHA ... 48
GAMBAR 4.3LINGKUNGAN SEKOLAH KARYA ARIEF RIFIE SYAHPITO ... 49
GAMBAR 4.4KUDA KARYA ALVINA TANSY PULUNGAN ... 51
GAMBAR 4.5DANAU DAN PEGUNUNGAN KARYA ALYA LASTAMI ... 52
GAMBAR 4.6DANAU TOBA KARYA BAGUS SAWIJO ... 54
GAMBAR 4.7JEMBATAN KARYA CINDY CLARISSA ... 55
GAMBAR 4.8DERMAGA KARYA FADHILA SYAHPUTRI ... 57
GAMBAR 4.10PEMANDANGAN ALAM KARYA FIKA ANNISA RAHMA ... 60
GAMBAR 4.11KEBUN BUNGA KARYA FINKA WELLA... 61
GAMBAR 4.12KARYA FITRI LIANA ... 63
GAMBAR 4.13KARYA FHONNA AZ-ZAHRA ... 64
GAMBAR 4.14KARYA GILANG BIMANTARA ... 66
GAMBAR 4.15RUMAH TUA KARYA GILANG RAMADHAN... 68
GAMBAR 4.16KAPAL KARYA HALIMAH RIZKI ... 69
GAMBAR 4.17KARYA LECI SYAHNDA RITONGA ... 71
GAMBAR 4.18HALAMAN RUMAH KARYA LUKMAN MULYA BB ... 72
GAMBAR 4.19AIR TERJUN KARYA M.ILHAM HALIM... 74
GAMBAR 4.20 DERMAGA PANJANG KARYA M.WILLUYO ... 76
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Salah satu rumpun pembelajaran yang dilaksanakan di Sekolah
Menengah Atas adalah Seni Budaya yang mengkaji karya seni estetis dimana hal
yang ditangkap lewat indara dan bermuara pada rasa, sedangkan artistik
berhubungan dengan penampilan dan wujud yang indah, dan kreatif yang berakar
pada norma, nilai, perilaku, dan produk seni budaya bangsa. Kecakapan atau
kemahiran dalam seni budaya yang diharapkan dapat tercapai dalam pembelajaran
seni budaya dituangkan dalam standar kompetensi berupa kemampuan memahami
konsep seni rupa dan memahami pentingnya seni rupa dalam kehidupan. Mata
pelajaran Seni Budaya adalah mata pelajaran yang semula disebut pelajaran
Kesenian pada kurikulum 2004 yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK).
Pada kurikulum 2006 yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
namanya berubah menjadi Seni Budaya dengan sub bidang, yaitu Seni Rupa, Seni
Musik, Seni tari, dan Seni Teater. Setiap sekolah wajib melaksanakan minimal
satu bidang seni yang tercakup dalam mata pelajaran Seni Budaya.
Sebagai salah satu sekolah menengah atas yang terdapat di Kota Binjai,
SMA Negeri 6 Binjai turut melaksanakan berbagai aktivitas dan kegiatan
pendidikan formal dengan turut mewujudkan ketercapaian sejumlah kompetensi
pendidikan menengah atas yang harus dimiliki para lulusan. SMA Negeri 6 Binjai
menerapkan berbagai rumpun pembelajaran yang disesuaikan dengan kompetensi
2
yang ingin dicapai, karakteristik siswa, karakteristik rumpun pembelajaran, dan
kondisi lingkungan masyarakat.
Pada SMA Negeri 6 Binjai terdapat mata pelajaran Seni Rupa
didalamnya terdapat pelajaran seni lukis. Sekolah melatih siswa/i untuk membuat
karya lukis. Tema lukisan tidak ditentukan oleh guru, dengan kata lain lukisan
siswa bebas memakai tema apa saja. Seperti lukisan pemandangan, lukisan alam,
benda dan sebagainya.
Pada dasarnya pengetahuan siswa tentang melukis masih dapat dikatakan
umum. Hanya saja pengetahuan siswa dalam pengolahan warna sangat kurang.
Terlihat dari karya siswa yang kusam, sehingga karya tidak menarik. Siswa
belum mampu memadukan warna satu sama lain dalam melukis
Selain itu, kurangnya pengetahuan dan wawasan siswa tentang lukisan
menjadikan karya siswa tidak berkembang. karena perpaduan warna pada lukisan
akan mempengaruhi keindahan lukisan. Perlu adanya harmonisasi warna, karena
tidak semua warna dapat berdampingan di dalam sebuah lukisan seperti
pencampuran warna kuning dengan warna ungu.
Harmonisasi warna dapat dicontohkan seperti pemakaian warna hijau
berdampingan dengan warna kuning. Karena warna hijau berasal dari
penggabungan warna biru dengan warna kuning. Inilah yang seharusnya para
siswa paham asal dari warna-warna primer, skunder tersier dan netral.
Oleh karena itu ketika siswa membuat suatu lukisan dengan tema
melukiskan pemandangan alam misalnya artinya sama dengan menghasilkan
3
warna. Dalam hal inilah analisis harmoni akan ditelaah dalam bentuk penelitian.
Bagaimana keseimbangan, warna tersier yang merupakan warna campuran antara
warna primer dan skunder. Bagaimana warna netral yang merupakan warna putih
dan hitam menjadi keharmonisasi estetis.
Berdasarkan penjelasan tersebut penulis bermaksud melakukan penelitian yang
berjudul : Analisis Karya Lukis siswa SMA Negeri 6 Binjai Ditinjau dari
Harmonisasi Warna.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah analisis maka identifiksi masalah
adalah :
1. Pengetahuan siswa dalam pengolahan warna sangat kurang Harmonisasi
2. warna pada lukisan karya siswa belum sempurna, selain itu Warna pada
lukisan memliki kekurangan dalam kerapain dan cenderung pudar.
3. Warna primer yang merupakan warna utama dalam lukisan belum terlihat
harmonis.
4. Warna skunder yang merupakan campuran warna primer belum terlihat
keseimbangannya.
C. Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah, maka
batasan masalah dalam penelitian ini adalah : Harmoni warna pada lukisan karya
siswa SMA Negeri 6 ditinjau dari warna. Dimana warna netral warna tersier
4
Hal ini dilakukan agar permasalahan yang akan diteliti tidak melebar
sehingga tercapai maksud dan tujuan dari diadakannya penelitian ini.
D. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, identifikasi dan batasan masalah diatas maka
yang menjadi rumusan masalah adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana harmoni warna pada lukisan siswa dapat terlihat estetis.
2. Bagaimana warna primer yang merupakan warna utama terlihat harmonis.
3. Bagaimana warna skunder yang merupakan campuran warna primer
seimbangan.
4. Bagaimana warna tersier yang merupakan warna campuran antara warna
primer dan skunder menjadi penyatu warna.
E. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang analisis karya lukis
siswa SMA Negeri 6 Binjai ditinjau dari Harmonisasi Warna.Sedangkan secara
khsusus penelitian ini bertujuan:
1. Untuk mengetahui harmoni warna pada lukisan yang masih memiliki
kekurangan dalam pengecatan dan kerapian.
2. Untuk mengetahui warna primer yang merupakan warna utama agar
terlihat harmonis.
3. Untuk mengetahui warna skunder yang merupakan campuran warna
5
4. Untuk mengetahui warna tersier yang merupakan warna campuran antara
warna primer dan skunder apakah menjadi penyatu warna yang
menghasilkan lukisan yang estetis.
F. Manfaat Penelitian
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat
secara teoritis dan praktis. Manfaat teoretis penelitian ini antara lain adalah untuk
memperkaya dan menambah wawasan ilmu pengetahuan guna meningkatkan
kualitas pembelajaran khususnya yang berkaitan dengan karya lukis siswa,
harmonisasi warna dalam lukisan, Referensi bagi mahasiswa jurusan Seni Rupa
FBS UNIMED, Bahan masukan dan menambahan wawasan penulis dalam rangka
penelitian mahasiswa, Bahan pengetahuan siswa dalam pengelolahan dan
perpaduan warna dalam membuat karya lukis.
Sedangkan manfaat praktis dari penelitian ini antara lain adalah :
1. Sebagai bahan pertimbangan dan alternatif bagi siswa tentang harmonisasi
warna,sehingga siswa dapat merancang suatu lukisan yang menggabungkan
unsur serta prinsip menjadi suatu karya seni lukis yang dituangkan ke dalam
media dengan menggunakan alat dan bahan sesuai keinginan pecipta karya.
2. Memberikan gambaran tentang lukisan yang memiliki unsur-unsur garis,
warna, bentuk, tekstur, ruang atau gelap terang, dan organisasi dari unsur
69
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan temuan penelitian pada bab terdahulu, maka dapat
disimpulkan dalam penelitian sebagai berikut :
A. Kesimpulan
Berdasarkan rumusan masalah, landasan teori, pembahasan dan temuan
hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Harmoni warna pada lukisan yang masih memiliki kekurangan dalam
pengecatan dan kerapian. Hampir terlihat di semua karya siswa,
goresan yang terdapat terlihat kasar.
2. Warna primer yang merupakan warna utama agar terlihat harmonis.
Warna primier yang terdapat pada lukisan siswa kelas XI SMA Negeri
6 Binjai keseluruhan masih terlihat kasar dan kurang rapi terlihat pada
goresan, pengunaan warna primeir yang tidak merata mengakibatkan
keharmonian lukisan masih terlihat kaku.
3. Warna skunder yang merupakan campuran warna primer apakah
keseimbangannya warnanya terlihat estetis. Secara keseluruhan karya
lukis siswa kelas XI SMA Negeri 6 Binjai, keseimbangan
pencampuran warna skunder yang terdapat pada lukisan masih terlihat
kurang merata, pencampuran warna yang tidak merata mengkibatkan
keindahan pada lukisan, kurang menarik terlihat pada karya siswa yang
masih terlihat datar.
70
4. Pada karya siswa pencampuran warna tersier masih kurang menyatu,
pencampuran warna yang kurang merata mengakibatkan warna menjadi tidak
terlihat indah.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan dari hasil penelitian, maka peneliti memberikan
beberapa saran sebagai berikut :
1. Sebelum menciptakan karya hendaknya terlebih dahulu siswa memahami
tentang aspek unsure seni rupa khususnya penggunaan warna.
2. Dalam lukisan pemandangan, gambar bentuk atau gambar model, memang
sering dijumpai bidang yang wajar namun pada lukisan yang harus
memberikan kesanharmonisasi ini, mungkin sulit bagi siswa ini
dikarenakan kurangnya pengetahuan akan lukisan harmonisasi. Dalam
lukisan ini siswa tidak bersungguh-sungguh dalam menggarap warna,
namun lukisan tetap indah dilihat.
Sesuai dengan butir saran-saran diatas semoga member manfaat
yang berarti bagi perkembangan pendidikan seni rupa di Indonesia
71
DAFTAR PUSTAKA
Dermawan, Budiman. 1998. Penuntun Pelajaran Seni rupa. Bandung: Ganeca Exact Bandung.
Darmaprawira Sulasmi, 2002 Warna, Teori dan Kreativitas penggunaannya, Bandung: Penerbit ITB
Komarudin, dkk. 2006. Kamus Tulisan Karya Ilmiah. Jakarta : PT Bumi Aksara.
Margono, 2004, Metodologi Penelitian Pendidika, Jakarta: Rineka Cipta.
Mesra, 2005. Serentak Panel Gipsun Sebagai Alternatif Pengembangan Kriya Seni. Jurnal Seni Rupa FBS-Unimed. 2 (No.2) 127-141.
Read, Hebert. 1972. The Meaning Of Art, London, Faber. Soekmono. R, 1973, Sejarah Kebudayaan Indonesia, Jilid 1,2 dan 3. Jakarta: Yayasan Kansiun
Sipahelut, Atisah. 1991. Dasar-dasar Desain. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Cetakan ketujuh. Bandung: Alfabeta
Susanto Mikke. 2011. Diksi Rupa, yogyakarta. Dicti Art.
Welly Vina P Harefa dan Badiran M. 2012. Meningkatkan Hasil Belajar Teori Warna Melalui Model Pembelajaran Cooparative Learning Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Pulau Rakya. Jurnal Seni Rupa FBS Unimed 9 (No.2) 65-76.
Sumber Internet
Annarisanti. Unsur-unsur Desain, http://anaarisanti.blogspot.com/2010/12/unsur-unsur-desain-busana.html?m=1. Diakses 22 Maret 22 Maret 2016. Jam 23.00 Wib.
Edu. Produk, http://edustrem.com.my/product.php?action=1206. Diakses 22 Maret 2016. Jam 23.30 Wib.
72
Ryan Gondokusumo. Permainan Warna Dalam Desain agar terlihat lebih
profesional,