Informasi Dokumen
- Penulis:
- Dr. Elsye Maria Rosa, M.Kep
- Nurmalita Sari
- Pengajar:
- Dr. dr. Arlina Dewi, M.Kes
- Sekolah: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
- Mata Pelajaran: Manajemen Rumah Sakit
- Topik: Infection Control Risk Assessment Dan Strategi Penurunan Infeksi Daerah Operasi Di Rumah Sakit
- Tipe: tesis
- Tahun: 2016
- Kota: Yogyakarta
Ringkasan Dokumen
I. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Infection Control Risk Assessment (ICRA) dan strategi penurunan Infeksi Daerah Operasi (IDO) di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pengendalian infeksi, serta untuk mengidentifikasi dan menilai risiko infeksi dalam pelayanan kesehatan. Dengan tujuan umum ini, diharapkan penelitian dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit dan keselamatan pasien.
1.1. Tujuan Umum
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memahami proses ICRA serta strategi yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko infeksi di daerah operasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang mendalam tentang pentingnya manajemen risiko dalam pencegahan infeksi di lingkungan rumah sakit.
1.2. Tujuan Khusus
Tujuan khusus dari penelitian ini mencakup beberapa aspek, antara lain: mengidentifikasi dan menilai kontrol risiko infeksi, mengevaluasi insiden IDO, serta menentukan tindak lanjut manajemen risiko untuk strategi penurunan infeksi. Setiap tujuan ini dirancang untuk memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana ICRA dapat diterapkan dalam konteks rumah sakit.
II. Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka dalam penelitian ini mencakup berbagai literatur yang berkaitan dengan Health-care Associated Infections (HAIs) dan ICRA. Penelitian ini mengkaji definisi, jenis, dan dampak HAIs, serta metode penilaian risiko yang digunakan dalam ICRA. Tinjauan pustaka ini penting untuk memberikan landasan teori yang kuat bagi penelitian, sehingga hasil yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.
2.1. Health-care Associated Infections (HAIs)
HAIs adalah infeksi yang diperoleh pasien selama perawatan di rumah sakit. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya HAIs, termasuk kondisi pasien, lingkungan rumah sakit, dan praktik pengendalian infeksi. Pemahaman tentang HAIs sangat penting untuk merancang strategi pencegahan yang efektif.
2.2. Infection Control Risk Assessment (ICRA)
ICRA adalah alat yang digunakan untuk menilai risiko infeksi dan merencanakan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan. Proses ini melibatkan identifikasi risiko, analisis, dan evaluasi untuk menentukan tindakan yang tepat dalam mengurangi risiko infeksi. ICRA menjadi bagian integral dari manajemen risiko di rumah sakit.
III. Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen untuk mendapatkan informasi yang komprehensif tentang implementasi ICRA dan strategi penurunan infeksi di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta.
3.1. Jenis dan Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami proses manajemen risiko infeksi di rumah sakit. Penelitian ini fokus pada pengalaman dan pandangan informan yang terlibat dalam pelaksanaan pengendalian infeksi.
3.2. Subjek dan Objek Penelitian
Subjek penelitian terdiri dari pihak manajemen rumah sakit, tim PPIRS, dan petugas medis yang terlibat dalam pencegahan dan pengendalian infeksi. Pemilihan subjek dilakukan secara purposive sampling untuk memastikan informan yang terlibat memiliki pengetahuan dan pengalaman yang relevan.
IV. Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas ICRA dan strategi penurunan infeksi di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Temuan ini mencakup identifikasi risiko, evaluasi insiden infeksi, serta rekomendasi untuk perbaikan dalam manajemen risiko. Pembahasan hasil ini memberikan wawasan tentang bagaimana rumah sakit dapat meningkatkan praktik pengendalian infeksi.
4.1. Hasil Penelitian
Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa risiko utama yang terkait dengan infeksi daerah operasi, serta strategi yang telah diterapkan untuk mengurangi risiko tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun telah ada upaya pencegahan, masih terdapat tantangan dalam implementasi yang perlu diatasi.
4.2. Pembahasan
Pembahasan hasil penelitian mengaitkan temuan dengan teori dan literatur yang ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan pengendalian infeksi sangat bergantung pada komitmen manajemen, pelatihan staf, dan kepatuhan terhadap protokol pencegahan infeksi.
V. Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya ICRA dalam manajemen risiko infeksi di rumah sakit. Saran yang diberikan mencakup perlunya peningkatan pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian infeksi, serta perlunya evaluasi berkala terhadap strategi yang diterapkan.
5.1. Simpulan
Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa ICRA merupakan alat yang sangat penting dalam mengelola risiko infeksi di rumah sakit. Implementasi yang efektif dapat mengurangi insiden infeksi dan meningkatkan keselamatan pasien.
5.2. Saran
Saran untuk manajemen RS PKU Muhammadiyah Gamping adalah untuk lebih memperhatikan pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi, serta melakukan evaluasi rutin terhadap program yang ada untuk memastikan efektivitasnya.
Referensi Dokumen
- Australian Guidelines for the Prevention and Control of Infection in Health care, Part A : basic of infection prevention and Control ( National Health and Medical Research Council )
- Metode Penelitian Sosial : Pendekatan Kualiatif dan Kuantiatif Edisi 7 ( Neuman, W. L. )
- Metodologi penelitian kesehatan ( Notoatmodjo, S. )
- Fundamental keperawatan (Edisi 7, Buku 2) ( Potter, P.A & Perry, A.G )
- Fundamentals of Infection Prevention and Control: Theory and Practice 2nd Edition ( Weston, Debbie )