PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN PENELANTARAN OLEH SUAMI DALAM RUMAH TANGGA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
Teks penuh
Dokumen terkait
Tidak dapat dipungkiri masalah kekerasan dalam rumah tangga belum menjadi perhatian masyarakat, dapat dilihat dari segi enggannya masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan
PIHAK YANG MEMPUNYAI TANGGUNG JAWAB MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ISTRI YANG MENJADI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA OLEH SUAMI.. Diajukan
permasalahan terkait pihak yang mempunyai tanggung jawab memberikan perlindungan hukum terhadap istri yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga oleh suami. BAB
Hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa: (1) bentuk kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga adalah kekerasan fisik, kekerasan psikis dan penelantaran, (2) faktor
23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, diharapkan semua pihak dapat memahami keberadaan undang-undang ini, khususnya kepada petugas penegak
23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, diharapkan semua pihak dapat memahami keberadaan undang-undang ini, khususnya kepada petugas penegak
kasus kekerasan yang terjadi dalam lingkup rumah tangga memerlukan adanya itikad baik dari setiap aparat penegak hukum, mulai dari kepolisian hingga hakim yang
Pada saat isteri sebagai korban melaporkan tindak kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya kepada Penyidik Kepolisian Resort Batanghari, maka langkah pertama akan dilakukan suatu