KISI-KISI BAHASA INDONESIA
I. Bacalah teks berikut dengan cermat! Gunakan huruf kapital serta tanda baca, seperti tanda titik, koma, titik koma, dan titik dua, sesuai dengan fungsinya dalam konteks kalimat. Nyatakan juga kaidah penulisan lainnya jika diperlukan, seperti penulisan preposisi dan penggunaan huruf miring. Kerjakan langsung dalam lembar ini!
teori situsional
salah satu model kepemimpinan yang paling banyak digunakan
dewasa ini adalah teori situsional dari hersey dan blanchard teori
ini memusatkan perhatian penelitan dan analisisnya kepada
bawahannya pada intinya teori ini menekankan bahwa efektifitas
kepemimpinan seseorang bergantung dari 2 hal yaitu : (1)
pemilihan gaya kepemimpinan yang tepat untuk situasi tertentu
dan (2) tingkat kematangan jiwa (kedewasaan) bawahan yang
dipimpin
dalam teori ini digunakan 2 dimensi kepemimpinan yaitu : (1)
peri laku seorang pemimpin dalam hal tugas kepemimpinannya
dan (2) hubungan antara atasan dengan bawahan yang bergantung
pada orientasi tugas kepemimpinan
dapat mengambil 4 bentuk yaitu :
(a) memberitahukan (telling)
(b) menjual (selling)
(c) mengajak bawahan berperan serta (participating)
(d) mendelegasikan (delegating)
(sumber: bahan diskusi mahasiswa program sarjana angkatan VI stin 2011)
II. Perbaikilah struktur kalimat berikut dari segi nya, lalu tentukan fungsi-fungsi ketatabahasaannya (subjek, predikat, dst.)
1. Kesimpulan kami adalah bahwa ciri pemimpin yang baik ialah : a) Bersikap adil dan menjunjung kebenaran
b) Menjadi pengayom dan pembela masyarakat
c) Berpihak dan berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat d) Menguasai emosi dengan baik
2. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila Persatuan Indonesia adalah :,
a) Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, serta
keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
d) Merasa bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia.
e) Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika.
.
3. Lima konsep kepemimpinan Pancasila adalah :
a. Taqwa yaitu beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan taat kepadaNya.
b. Ing Ngarsa Sung Tulada, yaitu memberi suri tauladan dihadapan anak buah.
c. Ing Madya Mangun Karsa yaitu ikut bergiat serta menggugah semangat ditengah-tengah anak buah.
d. Tut Wuri Handayani yaitu mempengaruhi dan memberi dorongan dari belakang kepada anak buah.
e. Waspada Purba Wisesa yaitu selalu waspada mengawasi serta sanggup dan memberi koreksi kepada anak buah.
III. Beberapa kata/kelompok kata dan bentuk-bentuk kata
berikut bersifat diglosia. Lingkarilah terlebih dahulu lima buah kata (dari Bagian a) dan lima bentuk kata (dari Bagian b) yang merupakan ragam baku. Kemudian, susunlah masing-masing dalam lima buah struktur kalimat yang baik dan benar!
a. Kata/ Kelompok Kata 1. pukul 8.00 ataukah jam 8.00 2. aktivitas ataukah aktifitas
5. Jumat ataukah Jum’at 6. hierarki ataukah hirarki 7. horisontal ataukah horizontal 8. jadual ataukah jadwal
9. managemen, menejmen, ataukah manajemen 10. khawatir, kawatir, hawatir, ataukah kuatir
b. Bentuk Kata
1. mempraktekkan, memeraktekkan, memperaktekkan, ataukah mempraktikkan, memeraktikkan, ataukah memraktikkan
2. mengkelasifikasikan, mengelasifikasikan, mengklasifikasikan, ataukah menglasifikasikan
3. mengizinkan ataukah mengijinkan
4. mensahkan, mensjahkan, mengesjahkan, ataukah mengesahkan
5. mengklik ataukah mengeklik
5. pengrusakan, pengrusakkan, perusakkan, ataukah perusakan
7. cara/proses penulisan karya ilmiah ataukah penulisan karya ilmiah
8. disebabkan karena ataukah disebabkan oleh
9. membicarakan mengenai/tentang ataukah berbicara mengenai/tentang
10. bergantung pada/kepada ataukah tergantung dari
IV. Samakah makna bentuk-bentuk kata berikut. Jika maknanya tidak sama, tentukan lima nomor saja, lalu susunlah masing-masing dalam kalimat yang baik dan benar!
1. simpulan dan kesimpulan
3. telitian dan penelitian 4. pedesaan dan perdesaan 5. telaahan dan penelaahan
6. kajian, pengkajian, dan pengajian 7. pelaku penjambretan dan penjambret 8. pelaku penculikan dan penculik 9. pelaku pengeboman dan pengebom 10. pelaku penembakan dan penembak
V. Penjamakan dalam struktur kalimat berikut tidak efektif.
Perbaikilah hingga menjadi struktur kalimat yang baik dan benar,
1. Para pemberontak-pemberontak dianggap sebagai salah satu subjek hukum iInternasional yang memiliki beberapa alasan-alasan, seperti misalnya hak yang sama untuk :
a. Menentukan nasib sendiri
b Memilih sistem ekonomi secara bebas,
c) Menguasai sumber kekayaan alam dari wilayah yang didudukinya.
2. Banyak ahli-ahli hukum internasional menyatakan bahwa dibuatnya berbagai konferensi hak asasi manusia menunjukkan
keseriusan hukum internasional menempatkan individu sebagai subjek hukum internasional .
menyelesaikan pembentukan kata dasar di dalam kurung setelah diberi awalan me- atau imbuhan me-…-kan dan awalan pe- atau imbuhan pe-…-an!
1. PT Pindad (produksi) senjata SS-1 dan SS-2 yang dipakai oleh anggota Kopassus.
2. Pemerintah berupaya untuk (tradisi) budaya antre dalam kehidupan sehari-hari.
3. Telah terjadi (teror) terhadap anggota DPR via telepon. Pihak intelijen ditunjuk untuk (selidik) . Pihak intelijen akan segera (proses) masalah tersebut.
4. Intelijen selalu (kronologi) terlebih dahulu semua keterangan yang telah di kumpulkan untuk membuktikan bahwa semua itu benar-benar terjadi.
5. Dengan (klik) satu tombol merah, satu pulau akan terhapus dari peta
6. Senat mahasiswa STIN (sosisialisasi) peraturan di asrama kepada mahasiswa Tingkat I.
7. Kepala STIN mulai (program) adanya konsumsi tambahan bagi mahasiswa sebagai penunjang kegiatan kuliah mereka.
8. (Setara) tugas pokok organisasi di tubuh Badan Intelijen Negara sangat penting untuk mempermudah tugas pegawai intelijen, khususnya di Indonesia.
10.Gerakan-gerakan yang dilakukan oleh organisasi teroris dunia (khawatir) selama setahun ini.
11.Nurdin M Top telah (kontrak) sebuah rumah besar berlantai dua kepada seorang lelaki berambut pirang dan bertato naga di lengan kanannya.
12. Sepuluh orang aparat kepolisian tertangkap basah telah
(konsumsi) sabu-sabu seberat 20 gram pada saat hendak merayakan pesta tahun baru di sebuah hotel berbintang.
13. Dalam rapat siding terbuka MPR,banyak dari anggota dewan
legislatif yang (kritik) kinerja MPR yang di anggap menurun drastis.
14.Polisi telah (klasifikasi) level luka tindak kekerasan yang dapat dikategorikan sebagai hokum pidana.
15.Beberapa orang asing tak dikenal telah (prakarsa) timbulnya demo di depan kantor gubernur yang m menyebabkan terjadinya bentrok antara mahasiswa dan polisi.
16.STIN telah (presentasi) beberapa UKM wajib dalam kunjungan anggota dewan di gedung serbaguna beberapahari yang lalu.
17.Untuk mengurangi tindak pelaku kejahatan, polisi telah melakukan (sektor) terhadap wilayah-wilayah yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal.
Selamat menempuh UTS. Semoga Yang Mahasuci senantiasa membimbing kita. Amin.