• Tidak ada hasil yang ditemukan

Interaksi Serat Limbah Industri Pulp Dengan Serat Nanas, Pisang Dan Rami Pada Pembuatan Karton

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Interaksi Serat Limbah Industri Pulp Dengan Serat Nanas, Pisang Dan Rami Pada Pembuatan Karton"

Copied!
142
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Perdinan Sinuhaji
  • Pengajar:
    • Prof. Dr. Seri Bima Sembiring, M.Sc.
    • Prof. Drs. M. Syukur, MS
    • Prof. Dr. Ir. Ponten M. Naibaho
    • Prof. Basuki Wirjosentono, MS, Ph.D.
    • Prof. Dr. Eddy Marlianto, M.Sc.
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Ilmu Kimia
  • Topik: Interaksi Serat Limbah Industri Pulp Dengan Serat Nanas, Pisang Dan Rami Pada Pembuatan Karton
  • Tipe: disertasi
  • Tahun: 2010
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Dalam bab ini, penulis menjelaskan latar belakang pentingnya penelitian mengenai interaksi serat limbah industri pulp dengan serat alami seperti daun nanas, pelepah batang pisang, dan batang rami. Penelitian ini relevan dengan tujuan pendidikan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pengelolaan limbah industri dan pemanfaatan bahan baku alternatif dalam pembuatan karton. Penulis juga merumuskan masalah, tujuan, hipotesis, dan manfaat penelitian, yang semuanya bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang isu lingkungan dan inovasi dalam industri kertas.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang penelitian ini mencakup perkembangan pesat industri pulp dan kertas di Indonesia serta dampaknya terhadap lingkungan. Penulis menggarisbawahi pentingnya pengelolaan limbah industri, khususnya sludge, dan peluang untuk memanfaatkan limbah tersebut sebagai bahan baku karton. Hal ini memberikan konteks bagi mahasiswa untuk memahami tantangan dan solusi dalam industri berbasis sumber daya.

1.2 Perumusan Masalah

Penelitian ini merumuskan pertanyaan kunci mengenai kemampuan serat limbah industri pulp untuk berinteraksi dengan serat alami dalam menghasilkan karton yang memenuhi standar nasional. Pertanyaan ini menjadi dasar bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi metodologi penelitian dan analisis data.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas serat limbah industri pulp agar memenuhi standar SNI sebagai bahan baku karton. Ini menekankan pada pentingnya penelitian terapan dalam pendidikan yang dapat mempengaruhi praktik industri.

1.4 Hipotesis

Hipotesis yang diajukan menyatakan bahwa interaksi serat limbah dengan serat panjang dapat meningkatkan kualitas karton. Ini mengajak mahasiswa untuk berpikir kritis dan menguji asumsi dalam penelitian ilmiah.

1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian ini meliputi penyediaan informasi tentang potensi pemanfaatan serat limbah dalam pembuatan karton, serta kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini penting untuk mahasiswa agar memahami relevansi penelitian mereka terhadap isu yang lebih luas.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka ini mencakup konsep dasar tentang kertas, proses pembuatan kertas, dan jenis-jenis kertas yang relevan dengan penelitian. Ini memberikan landasan teoritis bagi mahasiswa untuk memahami proses industri dan sifat material yang digunakan. Penjelasan tentang sifat fisik dan mekanik karton juga disertakan, yang penting untuk analisis hasil penelitian.

2.1 Kertas

Kertas sebagai kemasan tradisional dijelaskan dalam konteks fungsinya yang luas dan sifat-sifatnya yang dipengaruhi oleh proses pembuatan. Pengetahuan ini membantu mahasiswa memahami dasar-dasar material yang mereka pelajari.

2.2 Proses Pembuatan Kertas

Proses pembuatan kertas melibatkan pemisahan serat selulosa dari bahan non-serat. Penjelasan tentang berbagai metode pembuatan pulp memberikan wawasan tentang teknik yang dapat diterapkan dalam industri.

2.3 Jenis-Jenis Kertas

Berbagai jenis kertas dan karton yang ada di pasaran dibahas, termasuk karakteristik dan penggunaannya. Ini penting untuk mahasiswa agar dapat mengenali produk yang dihasilkan dari penelitian mereka.

2.4 Karton (Paperboard)

Karton dijelaskan sebagai produk kertas tebal yang memiliki berbagai aplikasi. Pengetahuan ini membantu mahasiswa memahami perbedaan antara kertas dan karton dalam konteks penggunaannya.

2.5 Karton Gelombang (Corrugated Board)

Karton gelombang sebagai jenis karton yang umum digunakan dalam kemasan dibahas. Ini memberikan mahasiswa pemahaman tentang desain dan fungsi karton dalam industri kemasan.

III. METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pemilihan bahan, alat, lokasi penelitian, dan prosedur yang sistematis. Ini memberikan panduan bagi mahasiswa tentang bagaimana melakukan penelitian yang valid dan dapat diandalkan.

3.1 Bahan – Bahan yang Digunakan

Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini dijelaskan, termasuk serat alami dan limbah industri. Pemahaman tentang pemilihan bahan ini penting untuk mahasiswa dalam konteks eksperimen ilmiah.

3.2 Alat – Alat yang Digunakan

Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini dijelaskan secara rinci. Pengetahuan tentang alat ini penting untuk mahasiswa agar mereka dapat memahami teknik dan prosedur yang diperlukan dalam penelitian.

3.3 Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian yang dipilih memberikan konteks praktis bagi mahasiswa tentang bagaimana penelitian dilakukan dalam lingkungan industri nyata.

3.4 Prosedur Penelitian

Prosedur penelitian yang diikuti dijelaskan, memberikan langkah-langkah yang jelas bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana eksperimen dilakukan dan data dikumpulkan.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian dan analisis data dibahas secara mendalam, mencakup sifat fisik dan mekanik karton yang dihasilkan. Ini memberikan mahasiswa wawasan tentang bagaimana hasil eksperimen dapat dievaluasi dan dikaitkan dengan teori yang ada.

4.1 Hasil

Hasil penelitian menunjukkan karakteristik karton yang dihasilkan dari campuran serat. Pengetahuan ini penting bagi mahasiswa untuk menganalisis dan memahami hasil eksperimen.

4.2 Paperboard

Analisis sifat fisik dan mekanik paperboard memberikan mahasiswa pemahaman tentang kualitas karton yang dihasilkan dan bagaimana hal tersebut dapat memenuhi standar.

4.3 Chipboard

Sifat chipboard yang dihasilkan juga dianalisis, memberikan wawasan tentang aplikasi praktis dari penelitian ini dalam industri.

4.4 Karton Liner

Kualitas karton liner yang dihasilkan dibahas, menunjukkan bagaimana penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan produk kemasan.

V. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dari penelitian ini merangkum temuan utama dan memberikan saran untuk penelitian selanjutnya. Ini membantu mahasiswa memahami pentingnya refleksi dan pengembangan berkelanjutan dalam penelitian.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa interaksi serat limbah industri pulp dan serat alami dapat menghasilkan karton berkualitas tinggi. Ini memberikan mahasiswa pemahaman tentang hasil akhir dari penelitian mereka.

5.2 Saran

Saran untuk penelitian lebih lanjut memberikan arahan bagi mahasiswa tentang bagaimana mereka dapat melanjutkan penelitian ini dan menjelajahi aspek baru dalam bidang ini.

Referensi Dokumen

  • Spesifikasi Kertas Liner ( SNI 14-0095-1996 )
  • Spesifikasi kertas Medium ( SNI 14-0094-2006 )
  • Spesifikasi Karton Dupleks ( SNI 14-0123-1987; SNI 0123; 2008 )
  • Spesifikasi Paperboard dan Chipboard ( SNI 14-0123-1987; SII-0828-83; Han Roliadi, 2006 )
  • Spesifikasi paperboard ( SNI 14-0123-1998; Han Roliadi, 2006 )

Gambar

Gambar 2.1  Illustrasi umum lapisan dinding serat (Perez et.al,2002)
Gambar 2.2  Struktur serat (Sungai, 2009).
Gambar 2.3 Susunan mikrofibril dan makrofibril (Sungai, 2009).
Gambar  2.4. Struktur Molekul Selulosa (Sungai, 2009)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada latar belakang diatas yang menjadi obyek dalam penelitian ini adalah bagaimana serat batang pisang bisa dimanfaatkan

diantaranya serat pelepah pohon pisang dengan harga yang murah. mampu menjadikan produk yang menjanjikan

Konteks Science (S), Technology (T), Engineering (E), dan Mathematics (M) yang terdapat pada pemanfaatan limbah serat pelepah pisang sebagai bahan pembuatan genteng

Berdasarkan rendemen pulp, konsumsi alkali, dan bilangan kappa, maka pulp batang pisang yang dihasilkan dari proses semikimia pada konsentrasi alkali 4% lebih layak teknis

Karakteristik Termoplastik Polietilena dengan Serat Batang Pisang Sebagai Komposit untuk Bahan Palet Kayu, Thesis,

Hasil penelitian menunjukan bahwa komposit poliester yang diperkuat dengan serat Rami yang dipasang secara memanjang memiliki kekuatan lentur paling tinggi, yakni

Hasil pengujian terhadap biokomposit menunjukkan bahwa penambahan serat batang semu pisang pada pati dengan perbandingan serat dan film optimum sebesar 50:50 dapat meningkatkan kekuatan

Kertas juga menjadi solusi untuk UMKM Alfiber dalam menanggulangi limbah dari serat daun nanas tersebut karena proses pembuatannya yang mudah, tidak menggunakan banyak bahan kimia, dan