Pengembangan Model Multisensori Untuk Stimulasi Dini Kemampuan Dasar Baca Tulis Anak Prasekolah

10 

Teks penuh

(1)

1 392/Psikologi Anak

LAPORAN AKHIR

PENELITIAN HIBAH BERSAING

PENGEMBANGAN MODEL MULTISENSORI

UNTUK STIMULASI DINI KEMAMPUAN DASAR BACA TULIS ANAK PRASEKOLAH

Ketua Peneliti:

Lisnawati Ruhaena, M.Si., Psi., (NIDN : 06-1603-6901) Anggota Peneliti:

Usmi Karyani, S.Psi., M.Si., (NIDN: 06-3105-6702) Dra. Iswinarti, M.Si., (NIDN: 07-1305-6402)

(2)
(3)

3

PRAKATA

(4)

4 DAFTAR ISI

RINGKASAN ... 2

PRAKATA ... 3

DAFTAR ISI ... 4

BAB I PENDAHULUAN ... 5

1. Latar Belakang Masalah ... 5

2. Rumusan Masalah ... 6

5. Temuan dan Penerapannya ... 7

BAB II STUDI PUSTAKA ... 8

1. Kemampuan literasi dasar ... 8

2. Perspektif Pengembangan Literasi Dasar ... 9

3. Model Multisensori ... 11

4. Hasil Yang Sudah Dicapai dari Penelitian Pendahuluan ... 16

BAB III TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN ... 19

BAB IV METODE PENELITIAN ... 21

1. Tahap I (Tahun I) ... 21

2. Tahap II (Tahun II) ... 21

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ... 23

Pembahasan ... 27

BAB VI RENCANA TAHAP BERIKUTNYA ... 32

(5)

5

BAB I PENDAHULUAN

.

1. Latar Belakang Masalah

Undang-undang no. 20 tahun 2003 menyatakan pendidikan nasional berfungsi

mencerdaskan kehidupan bangsa, untuk mencapainya diselenggarakan pendidikan mulai

dari pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai dengan perguruan tinggi (Renstra

Kemendiknas 2010-2014). Pada tataran PAUD, pendidikan difokuskan untuk

menyiapkan anak didik bisa mengikuti proses belajar di sekolah dasar dan secara khusus

mematangkan kemampuan dasar baca tulis. Pendidikan anak usia dini yang bersifat

formal adalah sekolah taman kanak-kanak (TK) dan Taman Bermain, sedangkan yang

bersifat informal adalah pendidikan dalam keluarga atau masyarakat. Pada kenyataannya

saat ini yang lebih berfungsi adalah PAUD secara formal, sedangkan yang informal

belum terarah.

Pendidikan anak usia dini dalam keluarga atau masyarakat, sebenarnya sangat

potensial untuk difungsikan dengan optimal. Orangtua sebagai guru pertama bagi anak

memiliki waktu dan proses interaksi lebih banyak dibandingkan guru dan orang lainnya

untuk membimbing anak menguasai dasar baca tulis. Namun demikian hal ini kurang

didukung oleh pengetahuan dan kemampuan orangtua. Selain itu juga gerakan

permerintah ataupun program intervensi pemberdayaan keluarga dalam membimbing anak prasekolah menguasai kemampuan dasar baca tulis (early literacy) di Indonesia belum muncul. Amerika dikenal dengan program yang disebut Early Head Start dan

Head Star, di Israel dikenal Home Instruction for Parents of Preschool Youngsters

(HIPPY), di Malaysia dikenal program Nury. Untuk itu dibutuhkan sebuah model

stimulasi yang terbukti efektif secara empiris di Indonesia untuk mengembangkan dasar-dasar baca tulis anak sejak dini.

(6)

6 mengoptimalkan semua sensorik yang dimiliki anak (audio, visual dan kinestetik). Oleh kerena itu model yang penulis rumuskan menggunakan pendekatan multisensoris.

2. Rumusan Masalah

Model multisensori merupakan rangsangan sedini mungkin yang terintegrasi dan mulai dilakukan di rumah oleh orangtua dalam situasi bermain yang menyenangkan tetapi merangsang semua sensoris anak. Dalam model ini orangtua di rumah dipandang bernilai strategis sebagai pendidik, aktivitas bermain bernilai strategis sebagai proses belajar, dan dasar-dasar baca tulis sebagai materi belajar, serta pendekatan multisensori sebagai metode belajar yang efektif. Oleh karena itu penulis merumuskan permasalahan:

“Bagaimana model multisensori dikembangkan sebagai stimulasi kemampuan

dasar baca-tulis anak sejak dini? stimulasi seperti apa yang dapat dilakukan di

rumah oleh orang tua dengan mengintegrasikan semua modalitas sensorik anak,

kesempatan interaksi orangtua-anak, serta konsep pembelajarannya?”

3. Urgensi Penelitian

Dalam rencana strategis pendidikan nasional ditetapkan bahwa salah satu isu

strategis selama kurun waktu lima tahun ke depan adalah pendidikan anak usia dini

(PAUD) menjadi fokus pembangunan pendidikan dengan sasaran pada keluasan akses

dan mutu (Renstra Kemendiknas 2010-2014). Penelitian ini memiliki arti penting sebagai

usaha untuk menindaklanjuti dan merealisasikan isu strategis kedalam langkah nyata

sehingga dapat mengejar ketinggalan perkembangan kemampuan literasi anak Indonesia

secara terencana. Hal ini dimulai dengan merancang sebuah model pengembangan

literasi yang dilakukan secara sistimatis dan sedini mungkin, sehingga tercipta landasan

yang kuat bagi pendidikan literasi selanjutnya di sekolah. Oleh karena itu model

multisensori yang dirumuskan dalam penelitian ini merupakan suatu solusi bagi

permasalahan para orangtua saat ini yang belum membiasakan terlibat dalam aktivitas

literasi dan merangsang potensi sensori anak secara optimal melalui kegiatan bermain

(7)

7 4. Temuan dan Penerapannya

Temuan dalam penelitian ini adalah model multisensori untuk menstimulasi

perkembangan kemampuan dasar baca tulis anak prasekolah. Penerapan model ini

diharapkan dapat memberikan dukungan dan pendidikan yang dibutuhkan orangtua untuk

mengoptimalkan perannya sebagai guru pertama bagi anak prasekolah dalam

menstimulasi kemampuan dasar baca tulis. Dengan demikian orangtua akan mampu lebih

terampil dan kreatif memanfaatkan waktu dan fasilitas yang ada di rumah untuk

melakukan aktivitas stimulasi literasi sehingga potensi anak akan lebih tergali dan

berkembang untuk kemudian lebih mudah mengikuti proses pembelajaran baca tulis di

sekolah dasar. Hal ini merupakan upaya pencegahan terjadinya kesulitan belajar yang

efektif dan efisien karena menghindari resiko penanganan kesulitan membaca yang

membutuhkan biaya besar dan waktu yang panjang. Adapun aplikasi model ini dilakukan

kepada orangtua dan anak prasekolah melalui kegiatan posyandu dan pendidikan

(8)

34

DAFTAR PUSTAKA

Anderson, J., Anderson, A, Friedrich N., Kim, J.E. (2010). Taking strock of family

literacy: Some contemporary perspectives. Journal of Early Childhood Literacy,

10(1), 33-53. doi:10.1177/1468798409357387.

Bjorklund, D. F. (2005). Children’s Thinking, Cognitive development and Individual

deferences. Belmont: Thomson Learning.

Burke, M.D., Hagan-Burke, S., Zou, Y., Kwok, O. (2010) A Structural Equetion Model using fluency-based early literacy measures to predict emerging reading. Remedial and Special Education, 31(5), 385-399

Burgess,S.R, Hecht A.S., Lonigan, C.J. (2002). Relation of the home literacy

environtment (HLE) to the development of reading-related abilities: a

one-year longitudinal study. Reading Research Quarterly, 37(4), 408-426.

Brooker, L. (2011). Taking children seriously: an alternative agenda for research?

Journal of Early Childhood Research, 9(2), 137-149 doi

10.11771476718X10387897

Byrne, B., Fielding-Barnsley, R. & Ashley,L. (2000). Effects of Preschool Phoneme Identity Training After Six Years: Outcome Level Distinguished from Rate of

Response. Journal of Educational Psychology, vol. 92, 4, 659-667

Cronan, T.A., Cruz. S.G., Arriaga, R.I., Sarkin A.J. (1996). The effect of a community-based literacy program on young children’s language and conceptual

development. American Journal of Community Pscychology, 24(2), 251.

doi:0091-0562/96/0400-0251$09.50/0

Deckner, D.F., Adamson L.B. & Bakeman, R. (2006). Child and Maternal Contributions

to Shared Reading: Effects on Language and Literacy Development. Applied

Developmental Psychology 27, 31–41

Dieterich, S. E., Assel, M. A., Swank, P., Smith, K.E. & Landry, S.H. (2006). The impact of early maternal verbal scaffolding and child language abilities on later decoding

and reading comprehenction skills. Journal of School Psychology, 43, 481-494

Farkus, R.D (2003) Effects of Traditional versus learning style instructional method in middle school student. The Jurnal of Education Research, vol. 97 no 1.

Fisher, R. (2010). Young writers’ construction of agency. Journal of Early Childhood

Literacy 10 (4): 410 – 429. doi: 10.1177/1468798410382407

Graham.S., Harris K.R. & Fink B. (2000). Is Handwriting Causally Related to Learning

to Write? Treatment of Handwriting Problems in Beginning Writers. Journal Of

Educational Psychology, 92, 4, 620-633

Green, S.D., Peterson, R. (2006) Language and literacy promotion in early childhood

settings: a survey of center-based practices. Early Childhood Research and

Practice, 8 (1), 1-18.

Hetcher P.J., Goetz K., Snowling M.J., Hulme C., Gibbs S. & Smith G. (2006).

Evidence for the Effectiveness of the Early Literacy Support Programme. British

Journal of Education Psychology. 76. 351-367

(9)

35 Johnson, D., Sulzby, E. (1999). Critical issue: addressing the literacy needs of emergent

and early readers. Diunduh dari www.ncrl.org/sdrs/areas/issues

Levy, B.A., Gong, Z., Hessel, S., Evans, M. A. & Jared, D. (2006). Understanding Print: Early Reading Development and Contributions of home literacy

experience. Journal of Experimental Child Psychology 93, 63-93

Li, H., Rao, N. (2000). Parental influences on Chinese literacy development: a

comparison of preschoolers in Beijing, Hongkong, and Singapore. International

Journal of Behavioral Development,24(1), 82-90. Diunduh dari

http://www.tandf.co.uk/journals/pp/01650254.html

Lynch, J., Anderson, J., Anderson A., Shapiro J. (2006). Parent’s beliefs about young

children’s literacy development and parent’s literacy behaviors. Reading

Psychology, 27, 1-20. doi: 10.1080/02702710500468708.

Maal, N. (2004). Learning Via Multisensory Engegement also ciation management. Page 61

Melhuish, E.C., Sylva, K., Sammons, P., Siraj-lachford,I,Taggart, B. (2008). Effect of the home learning environment and preschool center experience upon literacy and

numeracy development in early primary school. Journal of Social Issues, 64(1),

95-114.

Mullis, R.L., Mullis, A.K., Cornille, T.A., Ritchson, A.D. & Sullender, M.S. (2004).

Early literacy outcomes and parent involvement. Tallahassee, Fl: Florida State University.

Mullis, I.V.O, & Martin, M.O. (2007). Overview of PIRLS 2006. Diunduh September

2012 dari http://www.isei-ivei.net/blog/PIRLS2006_statement_exhibits.pdf

Martins, M. A. & Silva, C. (2006). The Impact of Invented Spelling on Phonemic

Awareness. Journal of Learning and Instruction 16, 41- 56

Neumann, M.M, Hood, M., Ford, R.M., (2013). Using environmental print to enhance

emergent literacy and print motivation. Reading and Writing. 26(5), 771- 793.

Neumann, M. M., Hood, M., Ford, R. M., & Neumann, D. L. (2012). The role of

environmental print in emergent literacy. Journal of Early Childhood Literacy,

12(3), 231-258.

Orton, S.T., Gillingham, A. (2000). Orton Gillingham Multisensory Phonics Programs.

www.gophonics.com, diakses Maret 2010.

Roberts, J., Jurgens, J., Burchinal, M., Graham F. P. (2005). The role of home literacy

practices in preschool children’s language and emergent literacy skills. Journal of

Speech, Language and Hearing Research, 48, 345-359. doi:1092-4388/05/4802-0345

Reutzel, D.R., Fawson, P.C., Smith, J.A. (2006). Words to go! : Evaluating the

first-grade parent involment program for ‘making’ words at home. Reading Reasearch

and Instructions, 45,119-159

Rasinski, T., Stevenson, B. (2005). The effects of fast start reading: A fluency-based home involvement reading program, on the reading achievement of beginning

(10)

36 Reese, E., Sparks, A., Leyva, D. (2010). A review of parent intervention for preschool

children’s language and emergent literacy. Journal of Early Childhood Literacy,

10 (1), 97-117. doi: 10.1177/1468798409356987

Roskos, K., Christie, J., Widman, S., & Holding, A. (2010) Three decades in: Priming for

meta analysis in play-literacy research. Journal of Early Childhood Literacy, 10(1),

55-96. doi: 10.1177/1468798409357580

Roskos, K., Christie, J. (2001). Examining the play literacy interface: a critical review and future direction. Journal of Early Childhood Literacy, 1 (1), 59-89.

Ruhaena, L. (2008a). Pengaruh Metode Pembelajaran Jolly Phonics terhadap

Kemampuan Baca-Tulis Permulaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris pada

Anak Prasekolah. Jurnal Penelitian Humaniora. Vol. 9, No. 2, Agustus, hal

190-204.

Ruhaena, L. (2008b). Peningkatan Kemampuan Baca-Tulis Permulaan pada Anak

Prasekolah dengan Penggunaan Metode Pengajaran Jolly Phonics. Laporan

Penelitian Dosen Muda. Surakarta: Universiatas Muhammadiyah Surakarta, tidak diterbitkan.

Saint-Saint-Laurant, L., Giasson, J. (2005). Effects of family literacy adapting parental

intervention to first graders’ evolution of reading and writing abilities. Journal of

Early Childhood Literacy, 5 (3), 253-278. doi:10.1177/1468798405058699

Tiene, D. (2000). Sensor mode and information traditional examining: The effects of

timing on multisensory processing. Kent State University International Journal of

Instruction Media. Vol 27(2). Pp 56-57.

Weigel, D.J., Martin S.S., Bennett, K.K. (2006). Mother’s literacy beliefs: connections with the home literacy environment and pre-school chldren’s literacy

development. Journal of Early Childhood Literacy, 6(2), 191-211.

doi:10.1177/1468798406066444

Westley, M. (2003). Sensory-rich education. Landscape Design. February pp 31-35

Yaden, D. B., Tam, A., Madrigal, P., Brassel, D., Massa, J., Altamirano, S. &

Armendariz, J. (1999) Early Literacy for Inner-City Children:The Effects

of Reading and Writing Interventions in English and Spanish During the

PreschoolYears.www.ciera.org/library/archive/1999-02/art-online-99-02.html,

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...