• Tidak ada hasil yang ditemukan

IbM KELOMPOK TANI KOPI UNTUK MEMANFAATKAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "IbM KELOMPOK TANI KOPI UNTUK MEMANFAATKAN SAMPAH ORGANIK SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

1

I

b

M KELOMPOK TANI KOPI UNTUK MEMANFAATKAN

SAMPAH ORGANIK SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF

Oleh : Suryanto, Boedi Soesanto

RINGKASAN

Tujuan kegiatan penerapan iptek bagi masyarakat adalah untuk mewujudkan tersedianya bahan bakar memasak yang murah dan ramah lingkungan.

Membuat briket arang dari sampah organik dengan perekat campuran pati dan molase menyimpulkan bahwa makin tinggi berat jenis sampah organik, kerapatan briket arangnya makin tinggi pula. Kerapatan yang dihasilkan antara 0,45 – 1,03 g/cm3 dan nilai kalor antara 7290 – 7456 kal/g. Pembuatan briket arang yang dilakukan sekarang adalah bahan baku yang digunakan adalah sudah langsung dalam bentuk arang serbuk yang diperoleh dari proses penggilingan dan pengayakan bahan baku sampah organik (kulit kopi, ranting kayu dan lain-lain). Proses selanjutnya adalah penambahan perekat tapioka dan pengepresan seperti pembuatan briket arang pada umumnya.

Alat pembakaran sampah organik ini terbuat dari pelat besi yang dibentuk silinder dengan alas yang terbuat dari pelat baja yang mampu menahan beban sampah organik kapasitas 100 kg, bagian atas dibuat tutup yang dapat dibuka dan ditutup.

Konstruksi kaki alat pembakaran terbuat dari besi siku yang dibentuk sedemikian rupa sehingga alat pembakaran ini mampu berdiri kokoh dan tidak mudah roboh walaupun dibebani 100 kg. Alat pengepres ini terbuat dari bahan baja antara lain: (a) baja U 100 x 50 x 3 cm; (b) besi solid diameter 2,54 cm; (c) pelat besi tebal 5 cm; (d) cetakan dari pipa besi diameter 5,08 cm; (e) besi ulir diameter 1,9 cm; dan dongkrak hidrolik kapasitas 5 ton.

Referensi

Dokumen terkait

Pada kecepatan potong rendah yaitu pada putaran 147 rpm dan pisau potong sudut 45 derajat, sampah anorganik (plastik) paling sedikit yang lolos ayakan, sampah organik yang

[r]

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sesuai dengan Surat Perjanjian. Pelaksanaan Penugasan Pengabdian

Dengan bantuan mesin pengolahan sampah organik ini sampah yang sudah di cacah, difermentasi, dan diolah dengan mesin ini cacing mampu menghabiskan limbah tersebut dalam

Oleh karena itu, berdasarkan banyaknya sampah organik berupa daun dan eceng gondok yang diproduksi setiap harinya di ITS maka kedua bahan baku dari sampah organik tersebut

Hasil pelaksanaan IbM menunjukkan bahwa (1) Secara umum anggota Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan I dan Tunas Harapan II telah memahami arti penting pertanian organik,

Hasil yang telah didapat dari program pengabdian masyarakat tentang program pelatihan dan pendampingan pembuatan reaktor biogas yang memanfaatkan campuran sampah organik pasar

Hasil pelaksanaan IbM menunjukkan bahwa (1) Secara umum anggota Kelompok Wanita Tani Tunas Harapan I dan Tunas Harapan II telah memahami arti penting pertanian organik,