• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK GALLON PC BLUISH DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA (Study Kasus : PT BERLINA Tbk PANDAAN)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK GALLON PC BLUISH DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA (Study Kasus : PT BERLINA Tbk PANDAAN)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA PENINGKATAN KUALITAS PRODUK GALLON PC BLUISH

DENGAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA (Study Kasus : PT

BERLINA Tbk PANDAAN))

Oleh: FAHRUR ROZI ( 02540146 )

Industrial Engineering

Dibuat: 2009-10-16 , dengan 8 file(s).

Keywords: Kualitas, Defect, Six Sigma DMAIC, DPMO, Kapabilitas

ABSTRAKSI

Kualitas merupakan suatu jaminan yang harus diberikan dan dipenuhi oleh perusahaan kepada konsumen. Perusahaan harus memperhatikan pengendalian kualitas pada proses dan produk jadi untuk menemukan terjadinya ketidakstabilan proses dan cacat produk sehingga dapat diambil tindakan untuk mengurangi cacat, memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan.

Permasalahan yang terjadi di PT. Berlina Tbk-Pandaan ini adalah tingginya tingkat Defect produk gallon meskipun perusahaan sudah menerapkan pengendalian yang terkendali. . Dari hasil pengamatan, pada proses produksinya ditemukan adanya ketidakstabilan proses

mengakibatkan terjadinya cacat pada produk jadi (gallon) berupa Dinding botol berlubang, Botol berbau, Mulut cacat, Berat botol tidak standart, Gelembung udara dan Bottom cembung.

Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi ketidakstabilan proses, cacat Gallon, faktor-faktor penyebabnya, mengukur kemampuan proses (kapabilitas) dan memberikan usulan untuk memperbaiki kualitas produk dengan menggunakan metode Six Sigma DMAIC, yaitu suatu metode yang berfokus pada cacat, menstabilkan kemampuan proses, mendefinisikan, pengukur, menganalisa, memperbaiki dan mengendalikan proses.

Hasil penelitian menunjukkan dalam proses produksi Gallon Aqua tingkat Kapabilitas proses selama bulan Januari 2007 sampai dengan Juli 2007 sebesar 18,578 DPMO atau 3,587 sigma. Sedangkan Proses yang mempunyai kecacatan (defect) terbesar adalah Dinding botol berlubang dengan nilai RPN tertinggi yaitu 392. Artinya masih banyak terdapat kecacatan dalam produk, untuk itu perlu diadakan perbaikan proses sehingga didapati peningkatan kualitas dalam level sigmanya

ABSTRAC

Quality represent an guarantee which must be given and fulfilled by company to consumer. Company have to pay attention operation of quality at product and process become to find the happening of instability of product handicap and process so that can be brought an action against to lessen handicap, improve;repairing and improving the quality of yielded product

Problems that happened in PT. this Berlina Tbk-Pandaan is height mount Defect product of gallon though company have applied operation which in control . From result of perception, at its production process is found the existence of instability of process result the happening of

handicap at product become ( gallon) in the form of holey Wall bottle, Bottle smell, Defect mouth, Weight Bottle do not standart, Air bubble and of Bottom convex.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Karena telah diketahui bahwa kapabilitas proses yang memiliki nilai DPMO terbesar adalah proses produksipada bulan januari 2014 dan defect terbesar pada proses produksi ini

Dari penelusuran kecacatan diketahui bahwa proses pemotongan serta pembentukan merupakan proses yang menghasilkan produk cacat terbesar sehingga perbaikan akan

Tujuan dari penelitian ini adalah, untuk mengetahui kemampuan proses berdasarkan produk cacat yang ada dengan menggunakan metode six sigma yang kemudian dilakukan

Metode ini terbukti efektif untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk dan proses, sehingga dengan demikian jumlah cacat yang merugikan perusahaan dapat

Setelah diperoleh beberapa usulan untuk jenis cacat produk garis pada kain, terdapat dua usulan yang dapat diterapkan, yaitu menyediakan area khusus penyimpanan kain

Usulan perbaikan yang dilakukan untuk mengurangi potongan tidak sesuai adalah melakukan kalibrasi untuk setting gap unit printing dan slotter dan setting pull roll ,

Implementasi perbaikan dilakukan dengan menggunakan timer dan menugaskan operator khusus pada saat pembakaran untuk mengurangi cacat retak dan membersihkan kotoran bodi

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisa faktor-faktor penyebab kecacatan yang paling dominan pada produksi bonCabe dalam