• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gratifikasi dan Kriminalitas Seksual Dalam Hukum Pidana Islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Gratifikasi dan Kriminalitas Seksual Dalam Hukum Pidana Islam"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

ix Daftar Isi

DAFTAR ISI

PRAKATA ~ v

PedomAn TRAnsliTeRAsi ~ xi

BAB 1 TindAK PidAnA, GRATiFiKAsi, dAn HAdiAH ~ 1

A. Pengertian Tindak Pidana ~ 1

B. Pengertian Gratifikasi ~ 9

C. Perbedaan Antara Hadiah dan Gratifikasi ~ 26

D. Gratifikasi Penghulu ~ 35

BAB 2 GRATiFiKAsi dAlAm HUKUm PidAnA islAm ~ 40

A. Klasifikasi Gratifikasi ~ 40

B. Macam-Macam Gratifikasi ~ 44

C. Sanksi Hukum bagi Pelaku Gratifikasi ~ 47

D. Pelayanan Seks sebagai Sebuah Bentuk Gratifikasi ~ 56

BAB 3 KRiminAliTAs seKsUAl dAlAm HUKUm PidAnA islAm ~ 59

A. Pengertian dan Dasar Hukum Larangan Perzinaan ~ 59

B. Kategorisasi Perzinaan dan Sanksinya ~ 60

(3)

Gratiikasi dan Kriminalitas Seksual x

BAB 4 ABoRsi, TAwURAn PelAjAR, dAn mAsAlAH ViRGiniTAs ~ 90

A. Aborsi ~ 90

1. Pengertian Aborsi ~ 90

2. Macam-Macam Aborsi ~ 92

3. Hukum Melakukan Aborsi ~ 95

4. Pandangan Ulama terhadap Sanksi Tindak Pidana

Aborsi ~ 99

5. Aborsi Akibat Indikasi Kedaruratan Medis dan

Perkosaan ~ 104

B. Tawuran Pelajar ~ 108

C. Masalah Virginitas ~ 111

BAB 5 KeKeRAsAn dAn PenYimPAnGAn seKsUAl ~ 119

A. Child Sexual Abuse atau Kekerasan Seksual pada Anak ~ 119

B. Sodomi, Homoseksual, dan Lesbian ~ 128

C. Oral Seks dan Anal Seks ~ 138

D. Onani dan Masturbasi ~ 151

E. Kejahatan Pemerkosaan ~ 157

F. Pelampiasan Seksual Menyimpang pada Binatang ~ 162

G. Ketertarikan Seksual pada Mayat (Nekrofilia) dan Pelbagai Jenis Kelainan Seksual Lainnya ~ 167

H. Pendidikan Seks, Hari AIDS, dan Kampanye Kondom ~ 171

BAB 6 PenUTUP ~ 181

dAFTAR PUsTAKA ~ 185

(4)

SINOPSIS

GRATIFIKASI DAN KRIMINALITAS SEKSUAL

Dalam Hukum Pidana Islam

Gratifikasi yang disebut juga risywah, suap, atau sogok merupakan salah satu

bentuk korupsi yang dalam praktiknya dapat melibatkan pengusaha dan penguasa.

Di samping itu, gratifikasi tidak hanya melibatkan pejabat tinggi, tetapi juga para

penghulu yang bertugas mencatat pernikahan di luar jam kantor dan terbukti

menerima hadiah dari sahibul hajat. Sementara itu, mengenai kriminalitas seksual,

hal tersebut erat kaitannya dengan gratifikasi karena pelayanan seks merupakan

salah satu bentuk gratifikasi.

Selain menjelaskan tentang gratifikasi serta keterkaitannya dengan kriminalitas

seksual, buku ini juga menjelaskan tentang zina, aborsi, pergaulan remaja,

masalah virginitas, serta kekerasan dan penyimpangan seksual.

Buku ini sangat cocok bagi siapa pun yang memiliki minat terhadap hukum

pidana Islam. Terlebih lagi bagi mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, dosen,

serta praktisi hukum.

(5)

Referensi

Dokumen terkait

Akan tetapi berdasarkan penjelasan Pasal 12 B Ayat (1) Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang dimaksud dengan gratifikasi secara singkatnya adalah pemberian

Menurut saya – kata al-Syaukani- upaya atau konsep takhsis tentang diperbolehkannya menyerahkan suap kepada hakim dalam rangka menuntut hak ini, saya tidak

Atas dasar hadis inilah muncul pendapat tentang adanya salah satu bentuk suap yang bisa dibenarkan, yaitu suap yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan agar bisa memperoleh hak

sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12B Ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melapor- kan gratifikasi yang diterimanya kepada KPK. Adapun penjelasan aturan Hukum Pasal 12 UU No.

Dalam Pasal 12B ini, perbuatan penerimaan gratifikasi oleh Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara yang dianggap sebagai perbuatan suap apabila pemberian tersebut

Prevention of Corruption Act (Chapter 241) yang merupakan peraturan yang mengatur pemberantasan tindak pidana korupsi di negara Singapura tidak mengatur secara

1.000.000.000,00 Dari 8 delapan pasal dalam UU Pemilu tersebut diatas maka terdapat unsur- unsur tindak pidana korupsi yang terkait suap menyuap dan gratifikasi, yakni perbuatan yang

Upaya refresif penegakan hukum terhadap tindak gratifikasi ini juga menggunakan upaya prefentif, dengan cara melakukan sosialisasi mengenai gratifikasi secara intensif ke seluruh elemen