• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH ANNEALING PADA BAJA 5LX GRADE BTERHADAP SIFAT MEKANIK BAHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH ANNEALING PADA BAJA 5LX GRADE BTERHADAP SIFAT MEKANIK BAHAN"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH ANNEALING PADA BAJA 5LX GRADE BTERHADAP SIFAT

MEKANIK BAHAN

Oleh: NURHASAN ARDIAN ( 02510139 )

Mechanical Engineering

Dibuat: 2009-10-12 , dengan 7 file(s).

Keywords: Baja, Heat Treatment, Annealing

ABSTRAKSI

Dewasa ini baja merupakan salah satu material yang paling banyak dipergunakan dalam berbagai sektor industri dan permesinan, dimana sebagian ditentukan oleh nilai ekonominya, tetapi yang paling penting adalah karena sifat-sifatnya yang bervariasi. (Prof. Tata Surdia;Pengetahuan Bahan Teknik;Pradnya Paramitha)

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mendapatkan optimasi sifat fisis, mekanis dan kualitas yang sesuai. Segala upaya untuk meningkatkan, memperbaiki dan memodifikasi kualitas baja telah lama dikembangkan. Pada bidang teknik, banyak cara yang dilakukan dalam

pengembangannya, salah satunya adalah dengan cara perlakuan panas (heat treatment). Pada hasil pengujian menunjukkan bahwa kekerasan baja meningkat setelah dilakukan proses heat treatment, dalam hal ini annealing. Bila kadar perlit lebih tinggi dari kadar ferrit maka kekerasan baja akan meningkat dari pada baja sebelum di-anneal.

ABSTRACTION

Nowadays, steel is one of the most widely material used in various sectors of industry and machinery, which is partly determined by economic values, but the most important one is that nature-that does vary. (Prof. of Surdia; Knowledge of Engineering Materials; Pradnya

Paramitha)

The goal of this research is to obtain the optimization physis nature, mechanical, and the appropriate quality. Any effort to improve, modify and improve the quality of steel has been developed. In the field of engineering, many ways in which deve lopment is done, one way is to heat treatment (heat treatment).

Referensi

Dokumen terkait

Nilai kekerasan baja karbon menengah yang original sebesar 9,4 HRC dan nilai kekuatan tarik sebesar 656,85 Mpa,sedangkan untuk bahan dengan proses perlakuan panas dan

Mengetahui dan membandingkan hasil pengujian tarik dari raw materian dan heat treatment material serta dampak variasi waktu tahan perlakuan panas.. Mengetahui dan

meningkatkan ketangguhan baja (5). Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan masih perlu melakukan penelitian lanjut dengan proses perlakuan panas. Proses heat

Pengaruh perlakuan panas dan proses pendinginan cepat ( quenching ) dapat merubah sifat mekanis dari baja AISI 4340, nilai kekerasan dari bahan awal 33,36 HRC

Mengetahui kekuatan tarik dan kekuatan lengkung pada baja karbon rendah yang dilas dengan variasi bentuk sambungan las yang kemudian diberi perlakuan panas (annealing

Ber- dasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan pada baja St.42 setelah dilakukan pengelasan dan

Dapat diketahui bahwasanya tingkat kekerasan pada spesimen BAJA AISI 1030 yang telah dilakuan pengujian kekerasan dengan metode HV spesimen bisa dilihat pada gambar 4.7 bahwa ketika

Ber- dasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan pada baja St.42 setelah dilakukan pengelasan dan mengalami proses