• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP PERAM POLISI DALAMMEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAKSEBAGAI SAKSI KORBAN DALAM TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENUTUP PERAM POLISI DALAMMEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAKSEBAGAI SAKSI KORBAN DALAM TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL."

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Afriendi, Persfektif Hukum Pidana Islam Mengenai Kekerasan Fisik Terhadap Istri Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga telah mengatur secara khusus mengenal ihwal pencegahan dan perlindungan serta pemulihan

Pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga terlihat memiliki dimensi pengaturan yang relative lebih luas dibanding dengan

Mekanisme perlindungan saksi korban dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga sudah berjalan kurang lebih 8 tahun akan tetapi sangat sulit untuk dijalankan secara

23 Tahun 2004 memberikan pengertian tentang Kekerasan dan Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, yakni di dalam Pasal 1 UU ini yang dimaksud dengan

Adapun hak-hak korban dicantumkan pada Pasal 5 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan korban dikutip

PERBANDINGAN PERLINDUNGAN KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DALAM KITAB UNDANG- UNDANG HUKUM PIDANA DAN DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2022 TENTANG TINDAK PIDANA KEKERASAN

23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan adapun faktor yang menjadi kendala dalam perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Kota Makassar adalah sulitnya