• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Peramalan Dengan Model Struktural dan Non Struktural (Var dan Arima)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kajian Peramalan Dengan Model Struktural dan Non Struktural (Var dan Arima)"

Copied!
102
0
0

Teks penuh

(1)

KAJIAN PERAMALAN dENGAN

MODEL STRUKTURAL

DAN

NON STRUKTURAL

(VAR

DAN ARIMA)

' OLEH

ATQO MARDIYANTO

PROGRAM

PASCASARJANA

INSTITUT PERTANIAN

BOGOR

(2)

ATQO MARDIYANTO. Kajian Peramalrn Dengan Model

Struktural d m Non Struktural WAR dan

A m ) ,

dibawah bimbingan BAMBANG JUANDA sebagai ketun dan ASEP SAEFUDDM sebrgai anggota.

Banyak model ekonomct.::;a yang dapat digunakan untuk meramalkan

aktifitas ekonomi. Model-model ini berbeda dalam strukturnya rnaupun data yang

digunakan, Masing-masing model mempunyai kekuatanlpenekamn sendiri-

sendiri. Dalam model ekonornetrika salah satu pertimbangan yang digunakan

adalah apakah persamaan yang dibentuk tunggal atau simultan. Modetnya sendiri

bi sa struktural maupun non struktural sepert i VAR dan ARIMA.

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat suatu model makro ekonomi

(model struktural). Untuk mengevaluasi model dan mengkaji ketepatan peramalan

digunakan ukuran Mean Percent Error (MPE) serta Root Mean S p a r e Percetti

Error (RMSPE). Selain itu dibuat pula dua model non struktural yaitu model

VAR dan ARIMA sebagai pembanding model pertama.

Banyak segi yang dapat dikaji dari model struktural. Beberapa fbngsi

t ampak mempunyai spesi

fi

kasi y ang sesuai dengan t eori ekonomi yang mendasarinya, tetapi beberapa lainnya membutuhkan kajian dan penelitian yang

lebi h mendalam lagi. Salah satunya adalah masalah ketenagakerj aan. Dari

persamaan produksi sektor pertan+i,an ternyata mengindikasi kan adanya kelebi han

tenaga kerja atau tingkat produktiFtas yang rendah pada sektor pertanian, dimana

ha1 ini tidak te

jadi

pada sektor non pertanian.

Dari tiga model yang dibuat, berdasarkan nilai

MPE

dan RMSPE

menunjukkan bahwa model VAR adalah yang nilainya paling kecil, ha1 ini

menunjukkan bahwa sebagai penduga, model VAR relatif lebih baik dibanding

dengan dua model lainnya. Namun demikian mengingat bahwa perbedaan yang

relatif kecil dari ketiga model, maka dua model Iainnya dapat digunakan.

Berdasarkan metode yang mendasarinya peramalan dengan model

(3)

Sedangkan pada model VAR dan ANMA peramalan dapat dilakukan secara

individu untuk masing-masing persamaan.

Dari hasil simulasi dengan model struktural pada peubah tenaga kerja

(4)

KAJIAN PERAMALAN

DENGAN

MODEL STRUKTURAL

DAN

NON STRUKTURAL (VAR

DAN

ARIMA)

OLEH

ATQO MARDIYANTO

Tesis sebagai saIah satu syarat

untuk memperoleh gelar Magister Sains pada

Program Pascasarj ana Institut Pertanian Bogor

PROGRAM PASCASARJANA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(5)

Judul : Kajian Peramalan Dengan Model Struktural dan

Non Struktural (VAR dan ARIMA)

Nama Mahasiswa : Atqo Mardiyanto

Nomor Pokok : 97131

Program Studi : Statistika

Menyetujui :

1. Komisi Pembirnbing

Dr. Ir. Barnbane Juanda, MS

Ketua

Dr.Ir. Asep Saefuddin, MSc Anggota

2. Ketua Program Studi Statistika ogram Pascasarjana

/

&7-

Dr. Ir. Aunuddin
(6)

RIWAYAT HIDUP

Penulis lahir di Wonosobo pada tanggal 8 Mei 1961 dari keluarga Agus

Rakhmat dan Siti Faizah, merupakan a d ke, dua dari tujuh bersaudara.

Pada tahun 1986 penulis lulus Akademi Ilmu Statistik di Jakarta. Pada

tahun 1990 penulis diterima di Jurusan Statistika Institut Pertanian Bogor dan

lulus tahun 1992. Sejak trthun 1986 sampai sekarang penulis bekerja pada Badan

Pusat Statistik.

Penulis mengikuti program Pascasarjana Inst itut Pertanian Bogor sejak

(7)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penuiis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas

kanrniaNya tesis dengan judd KAJIAN PERAMALAN DENGAN MODEL

STRUKTURAL DAN NON

STRUKTURAL

(VAR DAN ARIMA) ini dapat

diselesaihn. Tulisun ini merupolkan

sdah

satu syarat akademis pads Program Pawarjana Institut Pertanian Bogor.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasi h dan penghargaan

yang setnggi-tingginya kepada Komisi Pembimbing Bapak Dr.Ir. Bambang

Juanda, MS sebagai ketua dan Bapak Dr.1r. Asep Saefuddin, M.Sc sebagai

anggota, atas bimbingan, saran, dm ouahannya. Ucapan terima h i h juga

disampaikan kepada istri, anak-c

k,

keluarga, serta semua pihak yang telah

memberi dorongan dan membantu dalam penyelesaian karya ilmiah ini. Semoga

Allah

SWT

membalasnya.

Penulis menyadari bahwa tulisan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu

kritik dan saran senantiasa diharapkan sehingga tulisan ini akan semakin

(8)

DAFTAR IS1

Halaman

DAFT AR IS1

...

[image:8.567.74.482.110.702.2]

D mAR TABEL

...

...

DAFTAR GAMBAR

...

1 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

...

1.2. Tujuan

...

;

...

I1 TINJAUAN PUSTAKA

...

...

2.1. Model Persarnaan Simultan

2.1.1. Identiftkasi

...

...

2.1.2. Pendugaan Parameter

...

,

2.1.3. Validasi Model

...

...

2.2. Model Vehor ~uturegression (VAR)

...

2.3. Modei Deret Waktu

2.3.1. Deret Waktu Stasioner

...

...

2.3.2. Tahapan Peramalan Model ARlMA

2.3.2.1. Identifihsi Model

...

...

2.3.2.2. Pendugaan Parameter

2.3.2.3. Penguj i a ~

..

Ilodel

...

... 2.3.2.4. Pemeri ksaan Diagnosti k

2.3.2.5. Mempelajari Nilai Sisa ...

...

2.3.2.6. Penerapan Peramalan

2.4. Uji Hipotesis Umum

...

2.5. Landasan Spesifikasi Model ...

111 B

AH

AN

DAN METODE

PENELTITIAN

...

...

.

3 . 1 Bahan Penelitian

...

.

3 .2 Persarnaan Identitas daIam PDB

...

3.3. Metode Penelitian

...

.

3 .4 Spesifi kasi Model

(9)

3.5. Identifikasi Model

...

...

3 .6

.

Pernbentukan Model Prediksi

IV HASIL DAN PEMB AHAS AN

...

4.1. Madel Struktural ...

4.1.1. Sektor Pertanian

...

4.1.2. Analsis Model Sektor Pertartian

...

4.1.3. Sektor Non Pertanian

...

4.1.4. Analisis Model Sektor Non Pertanian

...

4.2. Model Vektor Autoregression WAR)

...

...

4.3. Model ARIMA

4.4. Perbandingan Tiga Model

...

4.5. Analisis Kebijakan

...

4.5.1 . Simulasi Tenaga Kerja

...

4.5.2. Simdasi Nilai Tukar Rupiah

...

4.5.3. Perarnalan Dengan Model VAR

dan

ARMA

...

v

KESIMPULAN

...

DAFTAR

PUSTAKA

...

(10)

DAmAR

TABEL

Nomor Halaman

1 . Nilai Validasi Model Sektor Pertmian 36

2. Nilai Validasi Model Sektor

Non

Pertmian 45

3. Nilai Validasi Model Non Struktural

(VAR)

56

4. Penduga Parameter Model ARIMA 58

5. Bentuk Persamaan Model AEUMA 59

6. Simulasi Tenaga Kerja Pada Sektor Pettanian dan Non 6 1

Pertanian

7. Simulasi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Amerika 63

8. PertumbuhantPerubahan Berdasarkan Hasil Peramalan Dengan 64

(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)
(92)
(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)
(101)
(102)

Gambar

GAMBAR ..................................................................................

Referensi

Dokumen terkait

PROGRAM LAYANAN KONSELING UMTUK MEREDUKSI KECEMASAN AKADEMIK PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF.. Universitas Pendidikan Indonesia| repository.upi.edu

Terdapat hendaya berat dalam fungsi-fungsi mental, bermanifestasi dalam gejala gangguan asosiasi pikiran (inkoherensi), isi pikiran yang tidak wajar(waham), gangguan

Pinjaman tanpa jaminan dapat dilakukan pelepas uang hanya kepada saudara atau orang yang sudah dikenal dengan

Bahan tambahan lain yang juga digunakan adalah kalsium karbonat, gliserin, natrium lauril sulfat, α-tokoferol, propil paraben, metil paraben, Oleum Menthae Piperatae (OMP) dan

Menurut hasil pengamatan dan observasi yang telah di lakukan di lapangan dari ketiga variabel tersebut (daya tarik yang dimiliki objek wisata tersebut, aksesbilitas

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan satu sistem pakar yang dapat digunakan untuk melakukan diagnosis kerusakan pada sepeda motor Honda Supra, sebagai

(2003) untuk berbagai komoditas pertanian di Indonesia, termasuk jagung, masih bersifat umum. Kriteria tersebut didasarkan kepada pengalaman empiris terhadap penggunaan lahan

sini kita menghitung kapasitansi C.. Pemasangan kapasitor tidak memperbaiki faktor daya total bahkan arus efektif pembebanan pada sumber semakin tinggi. Apabila kita mencoba