Disusun oleh :
ANDANG KURNIA KOMARA
20120140064
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
Disusun oleh :
ANDANG KURNIA KOMARA
20120140064
PROGRAM STUDI TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
iii
KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmat
dan Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Shalawat
beserta salam semoga senantiasa terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad
SAW, kepada keluarganya, para sahabatnya, hingga kepada umatnya hingga akhir
zaman, amin.
Penulisan skripsi ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat
memperoleh gelar Sarjana pada Program Studi Teknologi Informasi Fakultas
Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Judul yang penulis ajukan adalah
“APLIKASI HADIS SAHIH BUKHARI BERBASIS ANDROID”.
Dalam penyusunan dan penulisan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan,
bimbingan serta dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu dalam kesempatan
ini penulis dengan senang hati menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat:
1. Keluarga tercinta ayahanda Bapak Karlijan, dan ibunda Ibu Ema Suningsih,
dan adikku Ayuni Sri Wahyuningsih yang telah menyemangati, memberikan
doa, dukungan yang sangat tulus dan ikhlas kepada penulis, sehingga penulis
dapat menyelesaikan kuliah dan meraih gelar sarjana.
2. Bapak Helmi Zain Nuri, S.T., MT. selaku Ketua Program Studi Teknik
Informatika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
3. Bapak Slamet Riyadi, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku dosen pembimbing I yang
dengan sabar membimbing, memberikan ilmu dan mengarahkan penulis
sehingga selama melaksanakan penelitian tugas akhir ini hingga
menyelesaikan penyusunan skripsi ini.
4. Ibu Aprilia Kurnianti, S. T., M.Eng. selaku dosen pembimbing II yang dengan
sabar memberikan ilmu dan pengetahuan, semoga bermanfaat baik untuk
iv
5. Bapak Haris Setyawan, S. T., M.Eng. selaku dosen penguji ujian pendadaran skripsi yang senantiasa memberikan saran demi perkembangan ilmu
pengetahuan serta perkembangan dunia pendidikan.
6. Segenap dosen dan pengajar di Jurusan Teknik Informatika Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta.
7. Staff Tata Usaha Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta.
8. Saudara-saudara tercinta yang telah banyak memberikan dorongan,
semangat, kasih sayang dan bantuan baik secara moral maupun materi demi
lancarnya penyusunan skripsi ini.
9. Teman-teman seperjuangan Jurusan Teknologi Informasi 2012 atas
kebersamaan dan bantuan yang berarti bagi penulis.
10. Semua pihak yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan
skripsi ini.
Semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda kepada
semuanya. Demi perbaikan selanjutnya, saran dan kritik yang membangun akan
penulis terima dengan senang hati. Akhirnya, hanya kepada Allah SWT penulis
serahkan segalanya mudah-mudahan dapat bermanfaat khususnya bagi penulis
umumnya bagi kita semua.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Yogyakarta, 04 Desember 2016
v
PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya
yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan
Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat
yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis
dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Yogyakarta, 04 Desember 2016
Andang Kurnia Komara
vi DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN I ... i
HALAMAN PENGESAHAN II ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
PERNYATAAN ... v
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR GAMBAR ... viii
DAFTAR TABEL ... x
INTISARI ... xi
ABSTRACT ... xii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Perumusan Masalah ... 2
1.3 Batasan Masalah ... 3
1.4 Tujuan dan Manfaat ... 3
1.5 Sistematika Penulisan ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI ... 6
2.1 Tinjauan pustaka ... 6
2.2 Hadis ... 14
2.3 Imam Bukhari ... 14
2.4 Android ... 15
2.5 Android SDK ... 16
2.6 Android Developer Tool ... 17
2.6.1 Android Development Tools ... 17
vii
BAB III METODE PENELITIAN... 25
3.1 Alat dan bahan ... 25
3.1.1 Alat... 25
3.1.2 Bahan ... 25
3.2 Waktu dan Tempat ... 26
3.3 Metode Pengembangan Aplikasi ... 26
3.3.1 Analisa kebutuhan (Requirement Analysis) ... 27
3.3.2 Desain ... 28
3.2.3 Implementasi ... 43
3.2.4 Pengujian ... 43
3.2.5 Pengoperasian dan pemeliharaan ... 44
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 45
4.1 Hasil Implementasi ... 45
4.2 Hasil Pengujian ... 53
BAB V Kesimpulan dan Saran ... 60
Kesimpulan ... 60
Saran ... 60
DAFTAR PUSTAKA ... 61
viii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2. 1 Ikon Aplikasi Hadis Sahih Bukhari Muslim ... 7
Gambar 2. 2 Tampilan Menu Aplikasi Hadis Shahih Bukhari Muslim ... 8
Gambar 2. 3 Tampilan hadis aplikasi Hadis Sahih Bukhari Muslim ... 8
Gambar 2. 4 Ikon Aplikasi Kumpulan Hadis Bukhari dan Muslim ... 9
Gambar 2. 5 Tampilan Menu Kumpulan Hadis Bukhari dan Muslim ... 9
Gambar 2. 6 Daftar Hadis Aplikasi Kumpulan Hadis Bukhari dan Muslim ... 10
Gambar 2. 7 Ikon Aplikasi Sahih Bukhari ... 11
Gambar 2. 8 Tampilan Aplikasi Sahih Bukhari ... 11
Gambar 2. 9 Tampilan Menu Bar Aplikasi Sahih Bukhari ... 12
Gambar 2. 10 Ikon Aplikasi Sahih Bukhari Indonesia ... 12
Gambar 2. 11 Tampilan Daftar Hadis Aplikasi Sahih Bukhari Indonesia ... 13
Gambar 2. 12 Tampilan Sub Menu Aplikasi Sahih Bukhari Indonesia ... 13
Gambar 3.1 Metode Waterfall yang digunakan dalam membangun aplikasi ... 27
Gambar 3.2 Use Case Diagram ... 29
Gambar 3.3 Activity Diagram Mulai Aplikasi ... 30
Gambar 3.4 Activity Diagram Daftar Hadis ... 31
Gambar 3.5 Activity Diagram Pengertian Dasar Hadis ... 32
Gambar 3.6 Activity Diagram Biografi ... 32
Gambar 3.7 Activity Diagram Tentang ... 33
Gambar 3.8 Activity Diagram Bantuan ... 34
Gambar 3.9 Activity Diagram Keluar ... 35
Gambar 3.10 Class Diagram... 36
Gambar 3.11 Rancangan Tampilan Awal Aplikasi... 39
Gambar 3.12 Rancangan Tampilan Menu Utama ... 39
Gambar 3.13 Rancangan Tampilan Daftar Hadis ... 40
Gambar 3.14 Rancangan Isi Hadis ... 40
Gambar 3. 15 Rancangan Pengertian Hadis ... 41
Gambar 3.16 Rancangan Biografi Bukhari ... 41
Gambar 3.17 Rancangan Tampilan Keluar ... 42
Gambar 3.18 Tampilan source data html ... 43
Gambar 4. 1 Tampilan Awal Aplikasi ... 45
Gambar 4. 2 Tampilan Menu Utama... 46
Gambar 4. 3 Daftar Hadis ... 47
Gambar 4. 4 Tampilan Isi Hadis ... 48
Gambar 4. 5 Tampilan Search ... 48
Gambar 4. 6 Tampilan Search ... 49
Gambar 4. 7 Tampilan Setelah Refresh ... 49
ix
Gambar 4. 9 Biografi Imam Bukhori ... 50
Gambar 4. 10 Tentang ... 51
Gambar 4. 11 Bantuan... 52
Gambar 4. 12 Tampilan Saat Akan Keluar ... 52
x
DAFTAR TABEL
Tabel 2. 1 Usecase Diagram ... 19
Tabel 2. 2 Activity Diagram ... 22
Tabel 2. 3 Class Diagram ... 23
Tabel 4. 1 Hasil Pengujian Blackbox Testing ... 54
xii ABSTRACT
Hadith is the second source of Islamic law after the Qur'an that serves as a complementary or explanatory Qur'an. Many traditions are scattered in various books makes some people reluctant to use the tradition because it is difficult to look at the books or books of hadith including hadith of Bukhari Muslim. Along with the development of technology, tradition in the books made into android-based applications that can be accessed via smartphone so that it becomes more practical. However, applications that are already available traditions still has deficiencies that make it difficult for the user to use the application. Users still have to conduct a tradition that will be used manually as a search on the book, in addition to see applications that are not structured as well as the absence of instructions for using the app makes it hard for users. Of these problems, this study aims to develop applications based on android Muslim Hadith Bukhari. In the process of developing this application, the author uses the Android Developer Tools product of Eclipse and using the method of application development Waterfall. It embodies the Java programming language and XML. Application development of this tradition has been successfully implemented. Application has been through two testing are functional testing and testing directly to the user. Functional test results indicate that the application has been made in accordance with the design and application of test results for some users it can be concluded that the application meets the needs of users.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang
Menurut istilah ulama ahli hadis, hadis yaitu apapun yang diriwayatkan dari
Nabi Muhammad SAW, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (Arab:
taqrîr), sifat jasmani atau sifat akhlak, dari perjalanan setelah diangkat sebagai Nabi
(Arab: bi’tsah) dan terkadang juga sebelumnya. Kata hadis mengalami perluasan
makna sehingga disinonimkan dengan sunah, maka dapat berarti segala perkataan
(sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan dari Nabi Muhammad SAW
yang dijadikan ketetapan ataupun hukum (Supriyono, 2014).
Hadis sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al-qur’an. Jika terjadi
suatu permasalahan agama, maka wajib mengembalikannya kepada kitab Allah dan
Sunnah Rasul-Nya. Fungsi hadis adalah sebagai pelengkap atau penjelas Al-qur’an.
Namun banyak hadis yang tersebar dalam berbagai kitab sehingga menyulitkan
dalam pengkategoriannya, sehingga sebagian orang sengaja menolak hadis karena
dianggap rumit. Untuk mencari sebuah hadis harus membuka kitab-kitab yang
jumlahnya tidak sedikit, selain itu kitab-kitab tersebut ditulis oleh banyak orang
sehingga kemungkinan terjadinya kesalahan sangat besar. Oleh karena itu
dibutuhkan media untuk menghimpun hadis dalam subjek tertentu.
Saat ini kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sangatlah pesat.
Salah satunya smartphone yang sekarang telah menggunakan sistem operasi
layaknya pada komputer, smartphone pun dapat diinstall berbagai macam aplikasi
yang diinginkan. Android sebagai sistem operasi berbasis linux yang dapat
2
baik secara sistem maupun aplikasinya diantaranya aplikasi-aplikasi islam seperti
aplikasi terjemahan al-qur’an, aplikasi pengenalan dan pendalaman rukun islam,
aplikasi doa sehari-hari, aplikasi hadis, dan sebagainya.
Dari beberapa aplikasi hadis Bukhari Muslim yang sudah ada mempunyai
beberapa kekurangan diataranya adalah: tidak adanya menu search; penggolongan
hadis yang tidak jelas, misalnya hanya menyebutkan hadis 1 hadis 2 dan seterusnya
tanpa ada keterangan hadis 1 di golongkan sebagai hadis apa dan dari kitab apa;
tampilan aplikasi masih membingungkan; tidak adanya judul pada tiap sub menu;
tidak adanya biografi penulis hadis dan aplikasi tidak dapat menyesuaikan dengan
ukuran layar 7 inc.
Berdasarkan permasalahan diatas penulis bertujuan untuk mengembangkan
“APLIKASI HADIS SAHIH BUKHARI BERBASIS ANDROID”.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan dari permasalahan di atas maka penulis menyimpulkan
permasalahan sebagai berikut:
1. Aplikasi yang sudah ada hanya menampilkan hadis bukhari tanpa adanya
penggolongan hadis
2. Aplikasi yang sudah ada tidak user-friendly
3. Aplikasi yang tersedia tidak menampilkan menu search
4. Tidak ada petunjuk cara menjalankan aplikasi
3
Setelah merujuk pada kesimpulan masalah yang ada, pada penelitian penulisan
skripsi ini penulis merumuskan masalah yaitu : bagaimana membangun aplikasi
hadis bukhari muslim yang user-friendly berbasis android.
1.3 Batasan Masalah
Dalam aplikasi ini terdapat beberapa batasan-batasan masalah yang harus
diperjelas agar tidak terjadi kekeliruan dari tujuan yang sudah ada.
Batasan masalah aplikasi ini adalah:
1. Sumber hadis yang digunakan adalah hadis Sahih Bukhari
2. Pencarian dengan konten teks bahasa Indonesia dengan menggunakan kata
kunci.
3. Aplikasi hanya dapat membuka file yang di pilih.
4. Aplikasi tidak dapat membuka file yang di pilih menggunakan suara.
1.4 Tujuan dan Manfaat 1.4.1 Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi Hadis Sahih
Bukhari berbasis android yang dapat memudahkan penggunaan dan
pembelajaran hadis berdasarkan kitab Sahih Bukhari
1.4.2 Manfaat
Manfaat yang diperoleh dari aplikasi ini yaitu :
1. Membantu pengguna Smartphone dalam menemukan hadis sesuai yang
dikehendaki berdasarkan tingkat kemiripan dokumen terhadap kata kunci
4
2. Membuat salah satu opsi media untuk mempelajari dan mengetahui hadis
berdasarkan Kitab Sahih Bukhori.
3. Aplikasi dapat digunakan oleh semua kalangan karena aplikasi bersifat
userfriendly.
1.5 Sistematika Penulisan
Dalam penulisan skripsi ini, untuk mempermudah dalam hal penyusunan,
penulis membaginya dalam beberapa bab. Secara garis besar, sistematika
penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab I berisikan tentang pelaksananaan penelitian secara umum. Pada bab ini
akan dijelaskan mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan
penelitian, batasan masalah, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKAN DAN LANDASAN TEORI
Bab II menjelaskan teori-teori yang menjadi acuan dalam penulisan, yaitu
mulai dari penjelasan penelitian terdahulu dan aplikasi sejenis yang sudah ada,
penjelasan tentang teori yang digunakan dalam membangun aplikasi hingga basis
data yang digunakan.
BAB III METODE PENELITIAN
Bab III membahas mengenai metode penelitian yang berisi mengenai sumber
dan jenis data yang akan digunakan penulisan untuk melakukan penelitian. Selain
5 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab IV menjelaskan mengenai hasil pembuatan aplikasi hadist bukhari
muslim.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Bab V menjelaskan mengenai kesimpulan dan saran yang dibutuhkan dari
hasil penelitian yang telah dibuat.
DAFTAR PUSTAKA
6 BAB II
TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan pustaka
Ropik (2014) membuat aplikasi Pengenalan dan Pendalaman Rukun Islam
berbasis android. Aplikasi ini hanya bisa berjalan di android OS minimal versi 2.2.
Aplikasi dibangun menggunakan Eclipse sebagai software utama, SDK sebagai
emulator dan ADT sebagai penghubung antara Eclipse dan SDK. Dengan aplikasi
ini pengguna dapat lebih mudah mempelajari Rukun Islam dari pengenalan hingga
pendalamannya. Dengan tampilan yang menarik aplikasi ini disukai oleh pengguna,
dan membangkitkan minat untuk mempelajari rukun Islam. Namun, aplikasi ini
belum menampilkan menu search, tombol back dan next.
Paryati (2013) membuat aplikasi Hadis Arbain An-Nawawi Berbasis
Android menggunakan ADT (Android Development Tool). Aplikasi berbasis
Android ini menggunakan gambar dalam bentuk .jpg untuk menampilkan
hadis-hadis Arbain An-Nawawi sehingga pengguna harus keluar dari gambar untuk
membuka hadis selanjutnya. Aplikasi belum menampilkan menu pencarian hadis
dan tidak dilengkapi dengan daftar menu sehingga menyulitkan pengguna dalam
pencarian hadis.
Aninditawidagda (2014) juga membangun aplikasi Islami berbasis android
mobile yaitu Aplikasi Terjemahan Al-qur’an Juz 30 dalam Bahasa Jawa. Aplikasi
ini berisi tentang terjemahan al-qur’an juz 30 dalam bahasa jawa serta dilengkapi
dengan fitur pencarian dan audio. Metode pembuatan program menggunakan
7
Eclipse Helios dengan bahasa pemrograman dan menggunakan pedoman kitab
Tafsir Al-Qur’an (Basa Jawi) yang dibuat oleh Muhammad Adnan.
Beberapa aplikasi hadis yang sudah tersedia di Playstore diantaranya:
1. Hadis Shahih Bukhari Muslim
Ikon aplikasi setelah diinstall dapat dilihat pada gambar 2.1. Tampilan
aplikasi “Hadis Shahih Bukhari Muslim” sudah cukup menarik, tetapi
penggolongan hadisnya hanya menyebutkan hadis 1, hadis 2 dan seterusnya
tanpa keterangan hadis 1 di golongkan sebagai hadis apa dan dari kitab apa,
tampilan menu hadis dapat dilihat pada gambar 2.2 dan tampilan hadisnya dapat
di lihat di gambar 2.3. Aplikasi ini juga tidak menyediakan fitur pencarian atau
search.
Gambar 2. 1 Ikon Aplikasi Hadis Sahih Bukhari Muslim
8
Gambar 2. 2 Tampilan Menu Aplikasi Hadis Shahih Bukhari Muslim
Gambar 2. 3 Tampilan hadis aplikasi Hadis Sahih Bukhari Muslim
2. Kumpulan Hadis Bukhari dan Muslim
Ikon aplikasi setelah diinstall dapat dilihat pada gambar 2.4. Aplikasi
“Kumpulan Hadis Bukhari dan Muslim” ini menampilkan hadis-hadis Sahih
Bukhari, dalam aplikasi sudah terdapat menu utama, tampilan menu utama
dapat dilihat pada gambar 2.5. Tetapi, hadis-hadis yang ditampilkan tidak dibagi
dalam bab-bab menurut topik bahasan, selain itu tidak ada judul bab sehingga
tidak praktis dan sulit dalam pencarian hadis. Tampilan daftar hadis dapat
9
Gambar 2. 4 Ikon Aplikasi Kumpulan Hadis Bukhari dan Muslim
Diunduh dari Playstore pada tanggal 19 desember 2016
10
Gambar 2. 6 Daftar Hadis Aplikasi Kumpulan Hadis Bukhari dan Muslim
3. Sahih Bukhari
Aplikasi “Sahih Bukhari” ini dari segi tampilan sulit untuk di pahami
terutama dengan tampilan taskbar menu yang “hilang-timbul”. Tampilan menu
“hilang-timbul” dapat dilihat pada gambar 2.7 dan 2.8. Pembagian hadis-hadis
pada bab dengan tema-tema tertentu sudah cukup bagus. Adanya tombol “next”
dan “previous” membuat peralihan halaman termasuk halaman dengan tema
yang berbeda. Tombol back pada aplikasi tidak berfungsi dengan baik, karena
saat pengguna memilih tombol back, aplikasi langsung keluar tanpa kembali ke
11
Gambar 2. 7 Ikon Aplikasi Sahih Bukhari
Diunduh dari Playstore pada tanggal 19 desember 2016
12
Gambar 2. 9 Tampilan Menu Bar Aplikasi Sahih Bukhari
4. Sahih Bukhari Indonesia
Aplikasi “Sahih Bukhari Indonesia” ini sudah cukup baik tampilan
awalnya, aplikasi juga sudah menampilkan menu daftar hadis. Tampilan menu
dapat dilihat pada gambar 2.10. Akan tetapi, setelah di lihat lebih lanjut dapat
membuat pengguna kesulitan karena tidak adanya judul pada tiap sub menu dan
tidak adanya search. Lihat gambar 2.11 tampilan sub menu aplikasi.
Gambar 2. 10 Ikon Aplikasi Sahih Bukhari Indonesia
13
Gambar 2. 11 Tampilan Daftar Hadis Aplikasi Sahih Bukhari Indonesia
Gambar 2. 12 Tampilan Sub Menu Aplikasi Sahih Bukhari Indonesia
Beberapa aplikasi yang telah tersedia di Playstore di atas, masih terdapat
kekurangan sehingga penulis tertarik untuk mengembangkan aplikasi Hadis
14 2.2 Hadis
Hadis merupakan sumber hukum Islam yang kedua setelah Al-Qur’an.
Hadis dalam bahasa Arab disebut Al-Hadîts. Secara harfiah, hadis berarti perkataan
atau percakapan. Sedangkan dalam terminologi Islam istilah hadis berarti
melaporkan atau mencatat sebuah pernyataan dan tingkah laku dari Nabi
Muhammad SAW. Ulama ahli hadis menyatakan bahwa hadis adalah apa yang
diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, baik berupa perbuatan, perkataan,
ketetapannya, sifat jasmani atau sifat akhlak, dari perjalanan setelah diangkat
sebagai Nabi dan terkadang juga sebelumnya. Sehingga, arti hadis semakna dengan
sunah, yang berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun
persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum
(Supriyono,2014).
2.3 Imam Bukhari
Imam Bukhari dillahirkan di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah. Nama
lengkap beliau adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin
Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju'fiy Al Bukhari, namun beliau lebih dikenal dengan
nama Bukhari. Beliau lahir pada hari jumat tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810
M). Imam Bukhari adalah ahli hadis yang termasyhur diantara para ahli hadis sejak
dulu hingga saat ini bersama dengan Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud,
Tirmidzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadis,
hadis-hadis beliau memiliki derajat yang tinggi. Beliau juga mempunyai julukan
Amirul Mukminin fil Hadits atau Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadis.
15
Karya Imam Bukhari yang pertama berjudul "Qudhaya as Shahabah wat
Tabi’ien" (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien), kitab ini
ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun. Di usia 22 tahun, Imam Bukhari telah
menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama-sama dengan ibu dan kakaknya
yang bernama Ahmad, di sanalah beliau menulis kitab "At-Tarikh" (sejarah).
Beberapa Karya Imam Bukhari antara lain adalah kitab Jami' ash Shahih,
Al-Adab al Mufrad, At Tarikh Al Awsat, At Tharikh as Shaghir, At Tarikh al Kabir,
At Tafsir Al Kabir, Kitab al 'Ilal, Al Musnad al Kabir, Raf'ul Yadain fis Salah, Kitab
Ad Du'afa, Asami As Sahabah dan Al Hibah dan Birrul Walidain. Diantara semua
karyanya tersebut, yang paling monumental adalah kitab Al-Jami' as-Shahih yang
lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari (Efendi,2006).
2.4Android
Android merupakan sistem operasi berbasis Linux yang mencakup sistem
operasi dan sistem aplikasi diperangkat mobile. Android menyediakan platform
yang terbuka bagi para pengembang untuk membuat aplikasi. Android merupakan
generasi baru platform mobile yang memberikan pengembangan untuk
mengembangkan aplikasi sesuai dengan yang diharapkan. Android dibuat di bawah
lisensi Apache Software (ASL/Apache2), yang memungkinkan untuk didistribusi
kedua dan seterusnya (Nazarrudin, 2011). Menurut Utomo (2012) Android juga
dapat diartikan sebagai sistem operasi yang bersifat gratis untuk mobile, platform
untuk mengembangkan aplikasi berbasis mobile dan hardware, yang menjalankan
16 Fitur Android
Fitur-fitur yang terdapat di Android adalah sebagai berikut:
1. Multiproccess dan App Widgets. Sistem operasi Android tidak membatasi
prosesor ke satu program saja, tetapi sistem bisa menjalankan lebih dari satu
aplikasi. Namun, kekurangannya yaitu boros baterai jika banyak aplikasi yang
dijalankan sekaligus.
2. Touch, Gesture, dan Multitouch Touch screen adalah antar muka user yang
sangat intuitif untuk piranti tangan. Multitouch merupakan cara untuk
berinteraksi dengan touch screen di lebih dari satu tangan pada saat yang
bersamaan misalnya untuk perbesaran dan rotasi.
3. Keyboard hard dan Soft. Piranti Android juga memiliki keyboard. Keyboard
hard disebut juga keyboard fisik dan biasanya lebih cepat untuk mengetik,
tetapi beberapa gadged hanya menyertakan keyboard soft agar lebih praktis,
nyaman, dan desain yang ergonomis. Kekurangan dari keyboard soft yaitu
memakan tempat karena perlu bagian untuk menampilkan keyboard tersebut.
2.5 Android SDK
Android SDK adalah alat yang diperlukan untuk memulai pengembangan
aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java. Android
merupakan subset perangkat lunak untuk ponsel yang meliputi sistem operasi dan
aplikasi kunci yang di rilis oleh Google. Saat ini android SDK sebagai alat bantu
developer untuk mengembangkan aplikasi pada platform Android dengan
menggunakan bahasa pemrograman Java. Beberapa fitur-fitur Android yang paling
17
1. Framework aplikasi mendukung penggantian komponen dan reusable.
2. Integrated engine browser berdasarkan Open Source WebKit.
3. Grafis yang dioptimalkan dan didukung oleh libraries grafis 2D, grafis
3Dberdasarkan spesifikasi Opengl ES1.0
4. Media Support yang mendukung audio, video.gambar (MPEG4, H.264, MP3,
AAC, AMR, JPG, PNG, GIF) GSM Telephony.
5. Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi.
6. Kamera, GPS, kompas, dan Accelrometer.
7. Lingkungan development yang lengkap termasuk perangkat emulator, tools
untuk debugging, profil dan kinerja memori, dan plug-in untuk IDEEclipse
(Safaat,2011).
2.6 Android Developer Tool
Dalam mengembangkan Aplikasi Hadis Sahih Bukhari Berbasis Android,
diperlukan beberapa tools sebagai berikut :
2.6.1 Android Development Tools
Android Development Tools adalah suatu plugin yang dirancang untuk
IDE Eclipse agar dapat mempermudah dalam membangun dan
mengembangkan suatu aplikasi Android pada IDE Eclipse. Dengan Android
Development Tools (ADT), pembuat dapat mem-package source menjadi satu
file installer Android, yaitu file dengan ekstensi .apk (Meier,2009).
2.6.2 Android SDK Manager dan AVD Manager
Android SDK Manager adalah alat untuk pengembangan perangkat
18
Android. Didalam Android SDK terdapat project sample dengan kode sumber,
alat-alat untuk membangun aplikasi, sebuah emulator Android (AVD), dan
library yang dibutuhkan untuk membangun aplikasi Android. Aplikasi yang
ditulis pada Bahasa pemograman Java dan berjalan di Dalvik, mesin virtual
yang dirancang khusus untuk penggunaan embedded di atas kernel Linux. 2.8.
Unified Modeling Language (UML) Suhendar dan Hariman Gunadi (2002)
menuliskan dalam bukunya bahwa Unified Modeling Language (UML)
merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam OOAD (Object Oriented
Analysis and Desain) dengan satu Bahasa yang konsisten untuk menentukan,
kontruksi, visualisasi, dan mendokumentasi artifact yang terdapat dalam
software. UML merupakan bahasa pemodelan dari metode OO (object oriented)
(Gunadi dan Suhendar, 2002).
2.7 Use Case Diagram
Use case diagram dapat digunakan selama proses analisis untuk membuat
requirements sistem dan untuk memahami bagaimana seharusnya sistem bekerja.
Selama tahap desain, use case diagram menetapkan perilaku sistem saat
diimplementasikan. Dalam sebuah model bisa saja terdapat satu atau beberapa use
case diagram. Beberapa simbol-simbol yang ada pada diagram use case disajikan
dalam tabel berikut ini (lihat tabel 2.1). Use case diagram juga dapat diterangkan
sebagai sebuah dialog antara sistem dengan aktor. Aktor digambarkan sebagai
manusia yang dapat berperan sebagai administrator, moderator, user atau bagian
yang lain yang dilakukan oleh manusia, penggunaan use case diagram memberi
19
dijalankan dan siapa saja yang terlibat dalam aplikasi tersebut maupun proses yang
terdapat di dalam aplikasi tersebut. Penggunaan use case diagram telah banyak
digunakan dalam pengembagan sistem aplikasi baik aplikasi desktop maupun
aplikasi mobile khususnya aplikasi orientasi objek yaitu aplikasi yang dibangun
dengan memperhatikan sisi pengguna yang terlibat dalam sistem atau aplikasi
sehingga efisiensi di dalam penerapannya selama proses coding dapat dilakukan
dengan baik. Namun demikian activity diagram sebagai cara lain dalam membuat
sebuah diagram pun tetap dilakukan karena activity diagram lebih umum dilakukan
dahulu dalam mengembangkan aplikasi karena activity diagram menunjukan
proses secara berurutan atau sekuensial.
Tabel 2. 1 Usecase Diagram
No Nama Simbol Deskripsi
1 Use case Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai
alat untuk bertukar pesan antar unit atau actor, dan dinyatakan dengan menggunakan kata kerja frase dari nama use case
2 Aktor Aktor atau sistem lain yang berinteraksi dengan
sistem yang akan dibangun di luar sistem informasi yang akan dibuat
3 Asosiasi Komunikasi antara aktor dengan use case dan
use case lain yang memiliki interaksi dengan
aktor.
4 Ekstensi Relasi use case tambahan kesebuah use case yang ditambahkan dan dapat berdiri sendiri walau tanpa use case tambahan itu.
5 Generalisasi Hubungan umum dan khusus antara dua buah
use case di mana fungsi yang satu adalah fungsi
yang lebih umum dari yang lainya.
6 Include
(menggunakan)
Hubungan use case tambahan kesebuah use case
yang ditambahkan untuk menjalankan fungsinya
20 2.8 HTML (Hypertext Mark Up Language)
HTML merupakan singkatan dari Hypertext Mark Up Language yaitu
bahasa standar pemrograman untuk membuat suatu website yang bisa diakses
dengan internet. Halaman website disusun dengan menggunakan bahasa html dan
kemudian komputer menterjemahkan agar dapat dipahami oleh penggunanya. Html
merupakan standar pembuatan website secara luas agar laman website dapat
ditampilkan pada layar komputer.
Dari singkatan hypertext markup language, istilah hypertext merupakan
suatu metode yang digunakan untuk berpindah laman web ke laman yang lain
dengan mengklik suatu tulisan atau simbol pada laman website. Istilah markup
diartikan sebagai tag html terhadap teks yang berada didalamnya, misal jika
mengetik suatu teks dengan tanda tag <b> maka teks tersebut akan muncul sebagai
teks dengan huruf tebal atau bold pada suatu laman website. Sementara language
adalah bahasa pemrograman atau script yang disusun dari tag-tag tertentu yang
nantinya akan diterjemahkan kedalam teks atau visual yang dapat dilihat pada
website.
Fungsi HTML
Html yang dikenal sebagai bahasa pemrograman dalam ilmu komputer
memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Fungsi utama html adalah untuk membuat suatu halaman website yang bisa
dibaca dan dipahami oleh pengguna dengan lebih mudah. Seluruh laman
21
2. Menandai teks pada suatu laman, html ditulis pada suatu halaman dokumen
dengan tag atau simbol tertentu dalam laman html dituliskan kode <i> untuk
teks miring, <b> untuk teks tebal dan <u> untuk teks bergaris bawah.
3. Website yang dibuat tentunya memiliki beberapa fitur yang dibuat dengan
menggunakan java script (untuk mengatur perilaku web), implemetasi
bahasa pemrograman server PHP, dan mendesain web menggunakan CSS.
Semua bahasa tersebut dapat diaplikasikan apabila web memiliki bahasa
html sebagai dasarnya.
4. Menampilkan tabel, gambar, video, dan lainnya. Biasanya dalam website
atau blog kita tidak bisa langsung meletakkan tabel, gambar maupun video
oleh sebab itu komponen tersebut diletakkan pada web dengan
menggunakan bahasa html.
5. Menandai elemen dan membuat online form, html juga berfungsi untuk
menandai bagian-bagian dalam website diantaranya header, main, footer,
navigation dan lain sebagainya. Selain itu html juga digunakan sebagai
bahasa dalam membuat suatu online form atau formulir digital. (Zakaria,
2016).
2.9 Activity Diagram
Activity diagram sebuah proses bisnis dan urutan aktivitas dalam suatu
proses. Diagram mirip dengan sebuah Flowchart karena penulis dapat memodelkan
sebuah alur kerja dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya atau dari satu aktivitas ke
dalam keadaan sesaat (state). Beberapa simbol-simbol yang ada pada diagram
22
Tabel 2. 2 Activity Diagram
No Nama Simbol Deskripsi
1 Status Awal Status awal aktivitas sistem sebuah diagram.
2 Aktivitas Aktivitas yang dilakukan sistem,
biasanya diawali dengan kata kerja.
3 Percabangan percabangan jika ada pilihan aktivitas lebih dari satu.
4 Penggabungan Asosiasi penggabungan lebih dari satu aktivitas digabungkan menjadi satu.
5 Status Akhir Status akhir yang dilakukan sistem
6 Swinelane Memisahkan organisasi bisnis yang
bertanggung jawab terhadap aktivitas yang terjadi.
Sumber:Saputra,2014
2.10 Class diagram
Menurut Munawar (2005) Class diagram adalah deskripsi kelompok obyek
obyek dengan properti, perilaku dan relasi yang sama. Class diagram bisa
memberikan pandangan global atas sebuah sistem. Hal tersebut tercermin dari
23
Tabel 2. 3 Class Diagram
Sumber: Munawar (2005)
2.11 Blackbox Testing
Blackbox testing merupakan teknik pengujian perangkat lunak yang
berfokus pada spesifikasi fungsional program tanpa menguji desain dan kode
program. Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah fungsi-fungsi, masukan,
dan keluaran dari perangkat lunak sudah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.
Black box testing dilakukan dengan membuat uji kasus yang bersifat mencoba
semua fungsi program apakah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.
Gambar Nama Keterangan
Collaboration Deskripsi dari urutan aksi-aksi yang
ditampilkan sistem yang menghasilkan suatu hasil yang terukur bagi suatu actor
Realization Operasi yang benar-benar dilakukan
oleh suatu objek
Dependency Hubungan dimana perubahan yang
terjadi pada suatu elemen mandiri (independen) akan mempengaruhi elemen yang bergantung atau elemen yang tidak mandiri
Association Menghubungkan antara objek satu
dengan objek lainnya
Generalization Hubungan dimana objek anak
(descendent) berbagi perilaku dan struktur data dari objek yang ada di atsnya objek induk (ancestor)
N-Ary Association Upaya untuk menghindari asosiasi
dengan lebih dari dua objek
Class Himpunan dari objek-objek yang
24
Black box testing adalah teknik pengujian yang mengabaikan mekanisme
internal atau struktur sistem dan berfokus pada output yang dihasilkan dalam
menanggapi input yang dipilih dan kondisi eksekusi. Pengujian black box dilakukan
untuk mengevaluasi kesesuaian sistem dengan kebutuhan fungsional tertentu dan
25 BAB III
METODE PENELITIAN 3.1 Alat dan bahan
3.1.1 Alat
Alat yang di gunakan dalam pembuatan aplikasi hadis sahih bukhari
terdiri dari :
1. Spesifikasi hardware yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah
sebagai berikut.
1. Processor Intel(R) Core(TM) i7-3612QM CPU @ 2.10GHz.
2. RAM DDR3 8 GB.
3. HDD 500 GB.
4. VGA NVIDIA version 326,60 GeForce GT 640M
2. Spesifikasi software yang digunakan adalah sebagai berikut:
1. Sistem Operasi Windows 8.1 profesional 64-bit
2. ECLIPSE ADT
3. SDK
4. Android Developer Tools 22.6.2.
5. Aplikasi NOX.
3.1.2 Bahan
Dalam pembuatan aplikasi ini bahan yang di gunakan ialah
1. Data yang diperoleh melalui studi literatur berdasarkan penelitian
sebelumnya yang masih memiliki keterkaitan dengan aplikasi yang
dikembangkan. Dari data yang diperoleh, maka didapatkan kebutuhan dari
26
2. Data hadis Sahih Bukhari merupakan rangkuman dari beberapa kitab
bukhari yang di jadikan satu dalam sebuah aplikasi Hadis Web yang
dikembangkan oleh Effendi (2006).
3.2 Waktu dan Tempat
Penelitian ini dilakukan di Jurusan Teknologi informasi Universitas
Muhammadiyah Yogyakata. Waktu penelitian dilakukan pada semester ganjil
tahun ajaran 2015/2016.
3.3 Metode Pengembangan Aplikasi
Metode pengembangan yang penulis gunakan adalah metode Waterfall (gambar
3.1). Metode ini sudah digunakan secara luas untuk pengembangan aplikasi
perangkat lunak dan merupakan model klasik dari rekayasa perangkat lunak yang
banyak digunakan dalam proyek-proyek pemerintahan dan di perusahaan -
perusahaan besar. Metode ini sangat terstruktur, tertapi cenderung bersifat linier
dan tidak fleksibel. Metode ini memerlukan pendekatan yang sistematis dan
27
Gambar 3.1 Metode Waterfall yang digunakan dalam membangun aplikasi
3.3.1 Analisa kebutuhan (Requirement Analysis)
Langkah ini merupakan analisa terhadap kebutuhan sistem.
Pengumpulan data dalam tahap ini analisa kebutuhan menggunakan metode :
1. Interview
Dilakukan interview secara langsung terhadap pengguna untuk
menganalisa apakah aplikasi dibutuhkan oleh pengguna melalui
pertanyaan-pertanyaan:
Apakah apliksi hadis ini dibutuhkan oleh pengguna?
Aplikasi hadis seperti apa yang dibutuhkan oleh pengguna?
Siapa saja yang akan menggunakan aplikasi ini?
2. Analisa aplikasi yang sudah ada Requirement Analysis
(Analisa Kebutuhan)
Desain
Implementasi
28
Dari beberapa aplikasi hadis Bukhari Muslim yang sudah ada
mempunyai beberapa kekurangan diataranya: tidak adanya menu search;
penggolongan hadis yang tidak jelas; tampilan aplikasi masih
membingungkan; tidak adanya judul pada tiap sub menu; tidak adanya
biografi penulis hadis; dan aplikasi tidak dapat menyesuaikan dengan
ukuran layar 7 inc.
Hasil dari analisa kebutuhan (Requirement Analysis) yang telah dilakukan, diantaranya:
1. User membutuhkan aplikasi hadis bukahri muslim untuk dapat membaca
hadis di manapun dan kapanpun tanpa harus banyak membuka buku
2. Aplikasi sudah menyediakan hadis hadis yang di perlukan
3. Adanya menu search yang memudahkan mencari kitab dalam aplikasi
4. Tampilan aplikasi lebih mudah di pahami dan ada petunjuk cara menjalakan
aplikasi
5. Adanya riwayat pembuat hadis.
3.3.2 Desain
1. Use Case Diagram
Menurut Martin Fowler (2005 : 141) Use Case adalah teknik yang
digunakan untuk merekam persyaratan fungsional sebuah sistem. Use Case
Diagram mendeskripsikan interaksi tipikal antara para pengguna sistem
dengan sistem itu sendiri, dengan memberikan narasi tentang bagaimana
29
yang menggunakan use case mana, uses case mana yang memasukkan use
case lain dan hubungan antara aktor dengan use case lihat gambar 3.2
Gambar 3.2 Use Case Diagram
Gambar 3.2 menjelaskan user membuka aplikasi hadis dan dapat mengakses
semua tombol mulai dari daftar hadis, penegertian hadis, biografi, tentang,
bantuan dan keluar.
2. Activity diagram
Activity diagram merupakan teknik untuk menggambarkan logika
prosedural, jalur kerja dan proses bisnis (Martin Fowler,2005 : 163). Dalam
beberapa hal, activity diagram memiliki peran seperti diagram alir, tetapi
memiliki perbedaan secara prinsip dengan notasi diagram alir yaitu activity
diagram mendukung behavior paralel. Node pada sebuah activity diagram
30 User
Memulai Aplikasi
Menampilkan Menu Aplikasi Menampilkan
Melanjutkan Aplikasi
Sistem
Gambar 3.3 Activity Diagram Mulai Aplikasi
disebut sebagai action, sehingga diagram tersebut menampilkan sebuah
activity yang tersusun dari action.
Berikut ini merupakan activity diagram yang terdapat pada Aplikasi
Hadis Sahih Bukhari:
1. Activity Diagram Mulai Aplikasi
Keterangan gambar
a. User memulai aplikasi
b. Sistem menampilkan aplikasi
c. User melanjutkan apliksi
31 User
Memilih Daftar Hadis
Menampilkan Bacaan Hadis Menampilkan Daftar
Hadis
Mencari Hadis dan Memilih Hadis
Sistem
Gambar 3.4 Activity Diagram Daftar Hadis
2. Activity Diagram Daftar Hadis
Keterangan gambar
a. User memilih daftar hadis
b. Sistem menampilkan daftar hadis
c. User mencari hadis dan memilih hadis
32 User
Memilih Pengertian Dasar
Menampilkan Pengertian Hadis
Sistem
User
Memilih Biografi Bukhori
Menampilkan Biografi Bukhori
Sistem Gambar 3.5 Activity Diagram Pengertian Dasar Hadis
Gambar 3.6 Activity Diagram Biografi
3. Activity Diagram Pengertian Dasar Hadis
Keterangan gambar
a. User memilih pengertian dasar hadis
b. Sistem menampilkan pengertian hadis
33 User
Memilih Tentang
Menampilkan Tentang Aplikasi
Sistem
Gambar 3.7 Activity Diagram Tentang Keterangan gambar
a. User memilih biografi bukhari
b. Sistem menampilkan biografi bukhari
5. Activity Diagram Tentang
Keterangan gambar
a. User memilih tentang
34 User
Memilih Bantuan
Menampilkan Cara Menggunakan Aplikasi
Sistem
Gambar 3.8 Activity Diagram Bantuan
6. Activity Diagram Bantuan
Keterangan gambar
a. User memilih bantuan
35 User
Memilih Menu Keluar
Menampilkan Halaman Menu Keluar Sistem
Menekan Pilihan
Menampilkan Menu Tidak
Ya Keluar Aplikasi
Gambar 3.9 Activity Diagram Keluar
7. Activity Diagram Keluar
Keterangan gambar
a. User memilih menu keluar
b. Sistem menampilakan pilihan ya dan tidak
c. User memilih tidak akan menampilkan menu aplikasi jika memilih
tidak
36
3. Class Diagram
Berikut merupakan class diagram aplikasi Hadis Sahih Bukhari:
Gambar 3.10 Class Diagram
Penjelasan dari Gambar 3.10 ialah class menu utama mempunyai hubungan
langsung dengan class kitab, class pengertian, class biografi, class tentang,
class bantuan, dan class isi tidak akan ada tanpa class kitab.
1. Menu utama menampilkan data pengertian, kitab, biografi, tentang dan
bantuan, class ini di gunakan untuk menampilakan relasi dengan class
pengertian, kitab, biografi, tentang dan bantuan.
2. Class kitab berfungsi untuk menampilkan judul-judul kitab dan isi kitab
37
3. Class pengertian berfungsi untuk menampilkan judul pengertian hadis
dan materi pengertian hadis.
4. Class biografi berfungsi untuk menampilkan judul biografi bukhari dan
materi biografi bukhari.
5. Class tentang berfungsi untuk menampilkan informasi aplikasi, sumber
sumber hadist yang di gunakan, dan pembuat aplikasi.
6. Class bantuan berfungsi untuk menampilkan informasi bagaimana cara
menjalankan aplikasi.
Berikut penjelasan relasi class diagram aplikasi hadis pada gambar 3.10
class diagram
1. Pada class menu mempunyai agregation dengan class isi kitab,
artinya data dari class isi kitab tidak dapat berdiri sendiri apabila
tidak ada data dari class kitab. Class kitab berbentuk arraylist string
sehingga bisa memililih judul kitab menggunkan method onclick().
2. Class menu mempunyai relasi dengan class pengertian artinya class
pengertian bagian bagian dari class menu yang di tampilkan melalui
method view() dan di pilih menggunakan method onclik(), kemudian
method view() menampilkan isi pengertian dan di kembalikan ke
method arraylist string pada class menu.
3. Class menu mempunyai relasi dengan class biografi artinya class
biografi bagian dari class menu yang di tampilkan melalui method
38
view() menampilkan isi biografi dan di kembalikan ke method
arraylist string pada class menu
4. Class menu mempunyai relasi dengan class bantuan artinya class
bantuan bagian dari class menu yang di tampilkan melalui method
view() dan di pilih menggunakan method onclik(), kemudian method
view() menampilkan bantuan dan di kembalikan ke method arraylist
string pada class menu
5. Class menu mempunyai relasi dengan class tentang artinya class
tentang bagian dari class menu yang di tampilkan melalui method
view() dan di pilih menggunakan method onclik(), kemudian method
view() menampilkan tentang dan di kembalikan ke method arraylist
string pada class menu
4. Tampilan Antarmuka
Antarmuka merupakan tampilan dari suatu perangkat lunak yang
berperan sebagai media komunikasi antara perangkat lunak dan pengguna.
Perancangan ini merupakan sebuah penggambaran, perencanaan dan
pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang
utuh. Perangkat lunak yang dibangun diharapkan menyediakan suatu
39 1. Rancangan tampilan awal aplikasi
2. Tampilan menu utama
Berikut ini merupakan rangcangan antarmuka tampilan menu utama
aplikasi hadis
Button Logo
Logo
Daftar Hadis
Pengertian Dasar Hadis
Biografi Bukhori
Keluar Bantuan Tentang
Gambar 3.11 Rancangan Tampilan Awal Aplikasi
40 3. Tampilan daftar hadis
Berikut adalah tampilan daftar hadis yang akan di pilih untuk dibaca
Gambar 3.13 Rancangan Tampilan Daftar Hadis
4. Tampilan isi hadis
Berikut rancangan tampilan isi hadis yang akan di baca dari setiap
hadis yang sudah di pilih
Gambar 3.14 Rancangan Isi Hadis
5. Tampilan pengertian hadis
Bidang Ketik Cari
Hadis Hadis Hadis
Hadis Hadis
Isi Hadis Nama Hadis
41
Berikut ini adalah rancangan tampilan dari pengertian dasar hadis
shoheh bukhari
Gambar 3. 15 Rancangan Pengertian Hadis
6. Tampilan biografi bukhari
Berikut adalah tampilan dari biografi bukhari atau sejarah singkat dari
bukhari muslim
Gambar 3.16 Rancangan Biografi Bukhari
7. Tampilan saat akan keluar
Pengertian Dasar Hadis Pengertian
42
Gambar 3.17 Rancangan Tampilan Keluar
5. Pembuatan data source Html
Data source untuk aplikasi hadis Bukhari Muslim ialah mengunakan
penyimpanan arraylist. ArrayList adalah sebuah kelas yang dapat
melakukan penyimpanan data berupa list objek berbentuk array yang
ukurannya dapat berubah secara dinamis sesuai dengan jumlah data yang
dimasukkan.
Tampilan dari source data html aplikasi hadist bukhari berbentuk
file html (lihat gambar 3.18). Keluar
43
Gambar 3.18 Tampilan source data html
3.2.3 Implementasi
Tahap ini sering disebut juga sebagai tahap pemrograman perangkat
lunak atau coding. Dengan kata lain, pada tahap ini dilakukan implementasi dari
tahap perancangan dan hasil rancangan kedalam baris kode program kedalam
bahasa pemgrograman Java dan XML.
3.2.4 Pengujian
Setelah perangkat lunak selesai diimplementasikan, pengujian dapat
segera dimulai. Pengujian aplikasi meliputi:
a. Pengujian fungsional
Pengujian dilakukan pada setiap fungsi yang terdapat dalam
aplikasi. Jika setiap fungsi dan prosedur tersebut selesai diuji dan terbukti
tidak bermasalah, maka modul-modul bersangkutan dapat segera
44
yang utuh. Kemudian dilakukan pengujian di tingkat perangkat lunak yang
difokuskan pada pemeriksaan hasil. Pengujian menggunakan metode
blackbox testing.
b. Pengujian oleh pengguna (user)
Pengujian oleh user dilakukan setelah pengujian fungsi aplikasi.
Pengujian dilakukan untuk mengetahui apakah aplikasi yang dibangun telah
sesuai dengan kebutuhan pengguna.
3.2.5 Pengoperasian dan pemeliharaan
Tahap ini ditandai oleh penyerahan perangkat lunak kepada pengguna
yang kemudian di operasikan oleh pengguna. Pada masa operasional, suatu
perangkat lunak mungkin saja mengalami suatu kegagalan dalam menjalankan
beberapa fungsinya error atau bugs. Jika hal ini terjadi, maka pada fase inilah
pengembangan memberikan dukungan perbaikan hingga aplikasi yang
45 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Implementasi
1. Tampilan awal
Tampilan awal merupakan tampilan saat pertama aplikasi dijalankan,
disini menampilkan logo aplikasi serta keterangan untuk mengklik logo agar
dapat melanjutkan ke menu selanjutnya, tampilanya terdapat pada gambar
4.1.
Gambar 4. 1 Tampilan Awal Aplikasi
2. Menu utama aplikasi
46 1. Daftar hadis
2. Pengertian hadis
3. Biografi Bukhori
4. Tentang
5. Bantuan
6. Keluar
Tampilanya dapat di lihat pada gambar 4.2
Gambar 4. 2 Tampilan Menu Utama
3. Daftar Hadis
Daftar hadis menampilkan daftar dari hadis yang bisa di pilih dan akan
47
saat akan mencari hadis tanpa harus menggulir ke bawah cukup ketikan
nama hadis selajutnya tekan button atau tombol cari maka hadis yang di cari
akan di tampilkan, dan apabila yang di cari tidak ada akan tampil pesan
bahwa hadis yang di cari tidak di temukan. Gambar tampilannya dapat di
lihat pada gambar 4.3.
Gambar 4. 3 Daftar Hadis
4. Isi hadis
Isi hadis menampilkan bacaan dari hadis yang sudah di pilih, disini
menjelaskan hadis dengan sangat rinci menggunakan bahasa Indonesia
48
Gambar 4. 4 Tampilan Isi Hadis
5. Cari dan Refresh
Sub menu cari berfungsi untuk mencari hadis yang ingin di baca secara
langsung tanpa harus scrool ke bawah, cukup ketik nama hadis maka akan
tampil hadis yang akan di cari lihat Gabar 4.5, apabila hadis yang yang di
cari tidak ada dalam database maka akan menampilkan pemberitahuan data
yang di cari tidaka ada lihat gambar 4.6. dan untuk kembali ke daftar hadis
awal cukup klik refresh maka akan tampil daftar hadis kembali lihat gambar
4.7
49
Gambar 4. 6 Tampilan Search
Gambar 4. 7 Tampilan Setelah Refresh
6. Pengertian hadis
Pengertian hadis merupakan sub menu dari tampilan menu utama disini
50
Gambar 4. 8 Tampilan Pengertian Hadis
7. Biografi imam bukhori
Biorafi imam bukhori menceritakan tentang kehidupan atau riwayat
imam bukhori dan sebagai periwayat hadis ini lihat gambar 4.9.
51 8. Tentang
Sub menu tentang disini menjelaskan tentang mengapa aplikasi ini
dibuat dan siapa yang membuat aplikasi ini, tampilan dapat di lihat di
gambar 4.10.
Gambar 4. 10 Tentang
9. Bantuan
Sub menu bantuan disini menjelaskan langkah langkah menjalakan
aplikasi hadis ini, langkah langkahnya sebagai berikut:
1. Masuk ke menu daftar hadis
2. Pilih hadis yang ingin di baca pada list
3. Akan muncul detail bacaan
4. Klik pada menu biografi untuk melihat biografi bukhari
52
Gambar 4. 11 Bantuan
10.Keluar
Sub menu ini ditampilkan apabila ingin keluar aplikasi, lihat
53 4.2 Hasil Pengujian
Pengujian dilakukan dalam dua tahap yang pertama pengujian secara
fungsional dan pengujian ke pengguna atau user.
a. Pengujian fungsional
Setelah perangkat lunak selesai diimplementasikan, pengujian dapat
segera dimulai. Pengujian terlebih dahulu dilakukan pada setiap fungsi yang
terdapat dalam aplikasi agar pada saat pengujiian ke user tidak ada
kesalahan. Misalkan, saat pengguna akan memilih kitab wahyu, maka
database kitab wahyu lah yang tampil bukan kitab iman. Jika setiap fungsi
dan prosedur tersebut selesai diuji dan terbukti tidak bermasalah, maka
modul-modul bersangkutan dapat segera diintegrasikan dan dikompilasi
hingga membentuk suatu perangkat lunak yang utuh. Kemudian dilakukan
pengujian di tingkat perangkat lunak yang difokuskan pada pemeriksaan
54
Tabel 4. 1Hasil Pengujian Blackbox Testing
No Uji Kasus Skenario Test Case Hasil yang Diharapkan
Hasil Pengujian Kesimpulan
55
Tabel 4.1 Hasil pengujian Black box Testing (Lanjutan)
56
Tabel 4.1 Hasil pengujian Black box Testing (Lanjutan)
57 b. Pengujian ke pengguna atau user
Setelah aplikasi hadis bukhari muslim telah melalui tahap uji coba
oleh penulis (self testing) selanjutnya dilakukan pengujian aplikasi ke
pengguna langsung, target pengujian aplikasi ialah teman-teman sendiri
agar menilai aplikasi yang sudah dibuat.
Tabel 4. 2 pengujian ke user
Uji Kasus User 1 User 2 User 3 User 4 User 5
Netral Netral Kurang
menarik
menarik
2 Apakah Tampilan Aplikasi Mudah 5 Apakah tampilan
Aplikasi Mudah
6 Apakah tampilan aplikasi efektif?
Sangat Efektif
Efektif Efektif Sangat Efektif
Bermanfaat Bermanfaat Sangat Bermanfaat
Sesuai Sesuai Sangat
58
Menurut hasil pengujian aplikasi terhadap pengguna diperoleh beberapa respon
pengguna sebagai berikut:
Dua dari lima pengguna menyatakan bahwa tampilan aplikasi sudah
menarik, 2 pengguna lainnya menyatakan netral atau biasa saja, dan satu
pengguna menyatakan background pada aplikasi kurang menarik;
Tampilan aplikasi mudah dipahami karena sudah tersusun rapi baik dari
menu utama maupun pada sub menu kitab hadis. Setiap kitab hadis
diberikan nama sesuai hadis sehingga memudahkan pengguna;
Tombol-tombol fitur pada aplikasi dapat digunakan sesuai dengan fungsi;
Adanya tombol search memudahkan pengguna dalam mencari hadis yang
diperlukan sesuai dengan kata kunci sehingga pencarian menjadi lebih
efisien;
Aplikasi mudah dioperasikan, apabila pengguna bingung dalam
menggunakan aplikasi terdapat menu bantuan yang menjelaskan cara
menggunakan aplikasi
Tampilan aplikasi sudah efektif dengan tersedianya menu-menu yang
dibutuhkan oleh pengguna
Materi yang tersedia didalam aplikasi sangatlah bermanfaat karena dapat
memudahkan pengguna dalam mencari dan mempelajari hadis serta efisien
karena aplikasi dapat dibuka dengan smartphone
Aplikasi menampilkan materi hadis bukhari muslim yang memudahkan
59
Berikut ini merupakan grafik hasil pengujian ke user:
Gambar 4. 13 Hasil Pengujian User
Hasil pengujian diterjemahkan dalam tabel dengan menggunakan Skala Likert,
dimana setiap angka mempunyai arti:
Angka 5: Sangat Menarik/Mudah/Sesuai/Berguna/Efektif/Bermanfaat
Angka 4: Menarik/Mudah/Sesuai/Berguna/Efektif/Bermanfaat
Angka 3: Netral/Biasa saja
Angka 2: Kurang Menarik/Mudah/Sesuai/Berguna/Efektif/Bermanfaat
Angka 1: Tidak Menarik/Mudah/Sesuai/Berguna/Efektif/Bermanfaat 0
0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 4.5 5
H A S I L P E N G U J I A N
60 BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan
Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Aplikasi Hadis Bukhari Muslim berbasis android telah dikembangkan
sehingga dapat memudahkan penggunaan dan pembelajaran hadis
berdasarkan kitab Bukhari Muslim.
2. Aplikasi yang telah dikembangkan dilengkapi kemampuan mencari kitab
dengan menggunakan kata kunci
3. Aplikasi juga dilengkapi dengan riwayat pembuat hadis, petunjuk
penggunaan aplikasi, serta tapilan aplikasi lebih terstruktur dan mudah
dipahami sehingga memudahkan dalam pencarian kitab hadis.
4. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa aplikasi telah sesuai
dengan desain yang dibuat dan dapat berjalan sesuai fungsi, sedangkan
pengujian oleh pengguna menunjukkan bahwa aplikasi sudah sesuai dengan
analisis kebutuhan.
Saran
Beberapa saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Mengembangkan aplikasi agar dapat menapilkan tulisan Arab dengan lebih
baik dan lebih mudah untuk dibaca
2. Mengembangkan tombol search agar dapat melakukan pencarian
menggunakan nomor kitab hadist
3. Menambahkan tombol next pada aplikasi agar dapat beralih ke halaman
61
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.2016.https://islamdownload.net/124003-download-shahih-bukhari muslim.html (di akses pada tanggal 19 Desember 2016, 22.45 WIB)
Apkuanbo, Harjo.2016. Pengembangan Aplikasi Pencarian Hadis Riyadhus Shalihin Imam Nawawi Jilid II Pilihan Berbasis Android.jurnal.
Universitas Negeri Lampung.
Ehmer Khan, Mohd. 2011. Difference Approaches to Black Box Testing Technique
for Finding Errors. International Journal of Software Engineering and
Aplication (USEA).
Fowler, Martin. 2005. UML Distilled Edisi 3. Yogyakarta: Andi.
Gunadi, Suhendar. 2002. Visual Modeling Menggunakan UML dan Rational Rose . Bandung : Informatika
Jogiyanto. 2001. Analisis & Desain Sistem Informasi : pendekatan terstruktur teori dan praktek aplikasi bisnis. Andi, Yogyakarta.
Meier. 2012. Android Untuk Pemula. Yogyakarta : Peneribt Andi
Nurfalah, Jenal Abidin dan Choirun Nangim.2008.Biografi Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.tugas kuliah.Yogyakarta: PAI-UMY
Paryati.2013.Aplikasi Hadis Arbain An-Nawawi Berbasis Android.Jurnal.Yogyakarta: STIMIK EL-RAHMA
Rofiq, Abdur dan Kusnawi.2012. Perancangan Aplikasi Pengenalan dan Pendalaman Rukun Islam Berbasis Android.Jurnal.Yogyakarta:STMIK AMIKOM
Safaat dan Nazaruddin. 2011. Pemrograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC berbasis Android. Yogyakarta : Penerbit Andi
Saputra, Adhiyatama Nur. 2014.Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Hadis Untuk Perangkat Mobile Berbasis Android. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta
Sudaryanto, Aninditawidagda Pandam.2014. Aplikasi Terjemahan Al-Qur’an Juz 30 Dalam Bahasa Jawa Berbasis Android Mobile. Jurnal.Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta
Supriyono, Heru dkk.2014.Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Hadis Untuk Perangkat Mobile Berbasis Android.jurnal.Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
62
Utomo, Eko Priyono. 2012. From Newbie to Advanced – Mudahnya Membuat Aplikasi Android. Yogyakarta : Penerbit Andi
Zakaria, Muhammad.2016.Pengertian HTML dan Fungsinya yang Perlu Anda
Ketahui Sebagai Pengguna Internet.
import android.content.Intent;
public class MainActivity extends Activity implements
AdapterView.OnItemClickListener{
//array yg digunakan untuk mengisi listview berdasarkan nama
,"Kitab Orang Yang Terhalang"
R.drawable.buku5,
ArrayAdapter<String> adapter;
Button btnCari;
EditText edtCari;
/** Called when the activity is first created. */
@Override
public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_main);
edtCari=(EditText)findViewById(R.id.edtCari);
btnCari=(Button)findViewById(R.id.btnCari);
listView = (ListView) findViewById(R.id.list);
KitabAdapter adapter = new KitabAdapter(this,
R.layout.item_list, rowItems);
adapter=new
KitabAdapter(this,R.layout.item_list,rowItems);
listView.setAdapter(adapter);
listView.setEmptyView(findViewById(R.id.emptyElement));
} }); }
@Override
public void onItemClick(AdapterView<?> parent, View view,
int position,
Kitab kitab2 =(Kitab)parent.getItemAtPosition(position);
// Kitab kitab =(Kitab)adapter.getItem(position);
// TextView tvisii=(TextView)findViewById(R.id.isi);
intent.putExtra(Config.TAG_ISI,kitab2.getIsi().toString() );
import android.app.Activity;
public class MenuActivity extends Activity {
Button
btndaftarhadist,btnpengertiandasar,btnbiografi,btntentang,btnban
tuan,btnkeluar;
@Override
public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_menu);
btndaftarhadist=(Button)findViewById(R.id.btndaftarhadist);
btnpengertiandasar=(Button)findViewById(R.id.btnpengertiandasarh
adist);
btnbiografi=(Button)findViewById(R.id.btnbiografi);
btntentang=(Button)findViewById(R.id.btntentang);
btnbantuan=(Button)findViewById(R.id.btnbantuan);
btnkeluar=(Button)findViewById(R.id.btnkeluar);
btndaftarhadist.setOnClickListener(new
View.OnClickListener()
//imgdaftarhadist.setOnClickListener(new
View.OnClickListener()
{
@Override
public void onClick(View view) {
Intent intent =new
Intent(MenuActivity.this,MainActivity.class);
Intent(MenuActivity.this,PengertianHadist.class);
Intent(MenuActivity.this,BiografiActivity.class);
startActivity(intent); }
});
btntentang.setOnClickListener(new View.OnClickListener()
{
@Override
public void onClick(View view) {
Intent intent =new
Intent(MenuActivity.this,TentangActivity.class);
startActivity(intent); }
});
btnbantuan.setOnClickListener(new View.OnClickListener()
{
@Override
public void onClick(View view) {
Intent intent =new
Intent(MenuActivity.this,BantuanActivity.class);
startActivity(intent); }
});
btnkeluar.setOnClickListener(new View.OnClickListener()
});
public class DetailActivity extends Activity {
@Override
public void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
super.onCreate(savedInstanceState);
setContentView(R.layout.activity_detail);
Intent intent = getIntent();
Button button=(Button)findViewById(R.id.btnkembali);
} });
WebView htmlWebView = (WebView)
findViewById(R.id.webview);
WebSettings webSetting = htmlWebView.getSettings();
webSetting.setJavaScriptEnabled(true);
webSetting.setDisplayZoomControls(true);
//memanggil html yg ada di asset file