• Tidak ada hasil yang ditemukan

TRANSFORMASI KEDAULATAN KONSTITUSIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TRANSFORMASI KEDAULATAN KONSTITUSIONAL"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRACT

TRANSFORMATION OF CONSTITUTIONAL SOVEREIGNTY

By

UTIA MEYLINA

The history has witnessed the transformation of Indonesia towards a constitutional

state. In this context, the purpose of this paper is to prove that the transformation

of constitutional sovereignty in Indonesia is evident. Using a historical dynamic

of constitutionalism reinforced by the analysis of Indonesia Constitutional Court

judgment, this study indicate that the transformation toward constitutional

sovereignty is evident. Reformation period after 1998 tragedy marked the

collapse of absolute state sovereignty and the beginning of constitutional

sovereignty in Indonesia. Constitutional sovereignty means that the constitution,

normatively and substantively is the supreme authority in a country.

(2)

ABSTRAK

TRANSFORMASI KEDAULATAN KONSTITUSIONAL

Oleh

UTIA MEYLINA

Perjalanan sejarah Indonesia adalah sebuah saksi bahwa Indonesia sedang

berproses menuju sebuah negara yang konstitusional. Dalam konteks ini tujuan

penulisan ini adalah untuk menunjukkan transformasi kedaulatan konstitusional di

Indonesia dengan menggunakan pendekatan historis sistem ketatanegaraan

Indonesia yang dikuatkan dengan putusan-putusan Mahkamah Konstitusi. Hasil

penelitian ini menunjukkan bahwa periode sejak Indonesia merdeka sampai

berakhirnya Orde Baru adalah sebuah rezim yang inkonstitusional. Tahun 1998

terjadi peristiwa besar yakni runtuhnya kedaulatan negara absolut dan utuh yang

menjadi sebuah pertanda dimulainya sistem kedaulatan yang baru yakni

kedaulatan konstitusional. Kedaulatan konstitusional diartikan bahwa konstitusi

merupakan kekuasaan tertinggi di dalam sebuah negara.

Referensi

Dokumen terkait

Namun pada tahun 2007 masuknya redaktur baru Sumoktiasih kemudian membuat perubahan dengan mengganti nama rubrik olahraga Kedaulatan Rakyat menjadi Sportmania (Noviantoro,

Sikap positif warga negara terhadap perwujudan kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan Indonesia dapat dilakukan dengan cara mematuhi ketentuan yang tercantum di dalam UUD

Secara sederhana, Bodin dan Hobbes mengatakan bahwa sistem negara didasarkan pada kedaulatan yang terbatas, tidak terbagi, dan mutlak yang berarti bahwa

Penelitian ini mengenai tindak lanjut putusan konstitusional bersyarat, inkonstitusional bersyarat, dan putusan yang memuat norma baru yang diputus oleh Mahkamah Konstitusi (MK)

Instrumen juridis tersebut, bukan saja NKRI telah memberikan jaminan konstitusional terhadap masyarakat Aceh untuk merealisasikan PSI, melainkan juga menjadi tidak lagi

Terlihat bahwa ada dua pihak terkait kedaulatan pangan yakni: (1) negara yang memiliki hak secara mandiri untuk menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas pangan

Resultan menjadi kuat apabila sistem pemilihan umum yang dipakai adalah sistem pemilihan umum proporsional terbuka murni, yakni pemilih sebagai konstiten pemegang kedaulatan

Begitu pentingnya fungsi pengaduan konstitusional terkait dengan penegakan konstitusi dengan arah yang lebih konkret dan langsung kepada setiap warga negara sehingga