• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kebutuhan Dasar Manusia XII

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kebutuhan Dasar Manusia XII"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH

ALIYAH/SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH

ALIYAH KEJURUAN (SMA/MA/SMK/MAK)

PAKET KEAHLIAN : ASISTEN KEPERAWATAN

MATA PELAJARAN

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN

MENENGAH

(2)

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

SMA/MA/SMK/MAK

KELAS : XII

Tujuan   kurikulum   mencakup   empat   kompetensi,   yaitu   (1)

kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan

(4)   keterampilan.   Kompetensi   tersebut   dicapai   melalui   proses

pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menerima dan

menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan

kompetensi   sikap   sosial   yaitu,   “Menghayati   dan   mengamalkan

perilaku   jujur,   disiplin,   tanggung   jawab,   peduli   (gotong   royong,

kerja   sama,   toleran,   damai),   santun,   responsif   dan   proaktif   dan

menunjukkan   sikap   sebagai   bagian   dari   solusi   atas   berbagai

permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan

sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan

bangsa   dalam   pergaulan   dunia”.   Kedua   kompetensi   tersebut

dicapai   melalui   pembelajaran   tidak   langsung   (

indirect   teaching

)

yaitu   keteladanan,   pembiasaan,   dan   budaya   sekolah,   dengan

memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan

kondisi peserta didik. 

Penumbuhan   dan   pengembangan   kompetensi   sikap

dilakukan sepanjang  proses pembelajaran berlangsung, dan dapat

digunakan   sebagai   pertimbangan   guru   dalam   mengembangkan

karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 ( PENGETAHUAN ) KOMPETENSI INTI 4 ( KETERAMPILAN )

3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural

berdasarkan rasa ingin tahunya

tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan

pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

(3)

3.2Menerapkan definisi dan ruang lingkup, menelaah macam kerusakan, upaya perbaikan kerusakan, upaya pelestarian lingkungan hidup, dan pencegahan pemanasan global.

3.3Menganalisis pencemaran dan upaya penanganannya

3.4menganalisis limbah dan cara pengolahan

3.5Memahami nyeri dan penanganannya (farmakologis dan non farmakologis) 3.6Memahami mobilisasi pasif dan aktif

(ROM aktif dan pasif)

3.7Memahami pemberian cairan dan nutrisi per oral

3.8Memahami pemberian oksigen nasal kanul dan masker

3.9Memahami observasi febris

3.10 Memahami perawatan luka (kering, basah, tertutup, dan terbuka)

4.2 Merencanakan kegiatan perbaikan dan dan ruang lingkup, menelaah macam kerusakan, upaya

perbaikan kerusakan,upaya

lingkungan hidup dan pencegahan pemanasan global

4.3 Merencanakan kegiatan penanganan pencemaran

4.4 Merencanakan kegiatan pengelolaan limbah

4.5 Menangani nyeri (farmakologis dan non farmakologis)

4.6 Melaksanakan mobilisasi pasif dan aktif (ROM aktif dan pasif)

4.7 Melaksanakan pemberian cairan dan nutrisi per oral

4.8 Melaksanakan pemberian oksigen nasal kanul dan masker

4.9 Melaksanakan observasi febris 4.10 Melaksanakan perawatan

Referensi

Dokumen terkait

atau semi fowler. R/ merangsang fungsi pernafasan/ ekspansi paru. Efektif pada pencegahan dan perbaikan kongestif paru. 2) Pada tanggal 17 Juni 2013 dibuatlah perencanaan keperawatan

1) Pencegahan dan pengendalian dampak kerusakan lingkungan. 2) Pengembangan upaya mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim. 3) Pengembangan manajemen pengelolaan sampah.

Dalam pelestarian bekantan ini diperlukan upaya pencegahan kerusakan dan penurunan kualitas dan luas habitat akibat illegal logging yang dapat memicu timbulnya

Kembali bahwa pembangunan gedung/perkantoran yang ternyata dapat menjadi pemicu meningkatnya dampak pemanasan global dalam hal ini dalam lingkup mikro, maka upaya

SMA AL-Huda sebagai salah satu sekolah yang menerapkan pendidikan inklusi telah melakukan berbagai upaya terutama dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas, seperti menerapkan

1) Peserta didik dapat menguraikan pengertian nyeri dengan tepat dan cermat serta disiplin. 2) Peserta didik dapat mengklasifikasikan nyeri dengan tepat dan cermat serta disiplin.

Dalam pelestarian bekantan ini diperlukan upaya pencegahan kerusakan dan penurunan kualitas dan luas habitat akibat illegal logging yang dapat memicu timbulnya kebakaran

Peserta didik dapat menyajikan hasil diskusi terkait penyusunan diet pasien sehat C5  Konsep Utama: Aspek Sub Aspek Penyusunan Diet Pasien Sehat  Definisi sehat sakit, nutrisi,