• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROBLEMATIK PERALIHAN KEWENANGAN PENGAWASAN PERBANKAN DARI BANK INDONESIA KE OTORITAS JASA KEUANGAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PROBLEMATIK PERALIHAN KEWENANGAN PENGAWASAN PERBANKAN DARI BANK INDONESIA KE OTORITAS JASA KEUANGAN."

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

FUNGSI DAN KEWENANGAN OTORITAS JASA KEUANGAN DALAM KEGIATAN JASA KEUANGAN DISEKTOR PERBANKAN (STUDI PADA OTORITAS JASA KEUANGAN CABANG

Otoritas Jasa Keuangan melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, Pasar Modal, Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga

Mekanisme koordinasi antara Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia dalam pengaturan dan pengawasan bank dilakukan dalam hal pembuatan peraturan dan pengawasan

Kewenangan Otoritas Jasa Keuangan dalam melakukan pengaturan dan pengawasan berdasarkan kewenangan atribusi yaitu kewenangan yang diberikan berdasarkan Undang-Undang Nomor 21

OJK melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan

Kedudukan BI, BAPEPAM, dan Menteri Keuangan dalam pengawasan lembaga jasa keuangan menjadikan ketiga lembaga tersebut memiliki kewenangan dalam permohonan pernyataan pailit

Faktor yang menyebabkan kewenangan pengawasan perbankan oleh Bank Indonesia beralih kepada Otoritas Jasa Keuangan, ialah ; adanya bank yang dalam pengawasan

Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kewenangan otoritas Jasa Keuangan dalam sistem pengawasan perbankan di Indonesia melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan di