I. PENDAHULUAN PENGARUH SUPLEMEN ORGANIK TERHADAP INDUKSI KALUS DAN REGENERASI TUNAS PADA KALUS BIJI PADI (Oryza sativa L.) CV. Ciherang SECARA IN VITRO.
Teks penuh
Dokumen terkait
Hasil penelitian kultur embrio matoa yang dilakukan oleh Tanur (2008) pada media MS dengan perlakuan penambahan zat pengatur tumbuh NAA dan kinetin menunjukkan bahwa untuk
Penambahan auksin atau sitokinin ke dalam media kultur dapat meningkatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh endogen di dalam sel, sehingga menjadi “faktor pemicu” dalam proses tumbuh
Kombinasi NAA 1 mg/l dengan BA 3 mg/l dan NAA 1 mg/l dengan Kinetin 2 mg/l mempengaruhi kecepatan pembentukan tunas yang optimal untuk regenerasi kalus biji padi (Oryza sativa
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respon fisiologi daun kecubung terhadap beberapa macam zat pengatur tumbuh di dalam medium Murashige dan Skoog (MS) sehingga
Pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) pada media dasar MS menunjukkan respon yang berdeda-beda pada pembentukan tunas pisang Barangan.. Berdasarkan data yang
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kalus terbaik dari zat pengatur tumbuh golongan auksin 2,4-D dan Pikloram dalam menginduksi eksplan daun duku komering
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi zat pengatur tumbuh 2,4-D + BA yang tepat yang dapat digunakan untuk menginduksi munculnya kalus dari benih padi