Perlindungan hukum bagi investor dalam pasar modal
Teks penuh
Dokumen terkait
Kendala-kendala dalam memberikan perlindungan hukum terhadap investor akibat praktek perdagangan semu di pasar modal antara lain : Aturan-aturan yang terdapat dalam Undang-Undang
Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM), Efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi,
Ketentuan dalam Pasal 91 dan Pasal 92 UUPM melarang adanya Tindakan yang dapat menciptakan gambaran semu mengenai kegiatan perdagangan, keadaan pasar, atau harga Efek,
Hal ini dikarenakan bahwa semua pengaturan dan pengawasan terhadap pasar modal telah dilimpahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sama halnya bila terjadi
Larangan lainnya juga dapat dilihat dalam pasal 93 Undang-Undang Pasar Modal, yang melarang seseorang dengan cara apapun untuk membuat pernyataan atau memberikan keterangan yang
Kebijakan lain yang dibuat oleh lembaga otoritas pasar modal untuk mengendalikan risiko adalah dengan menerapkan kebijakan haircut. Berdasarkan Peraturan
8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal menyatakan: Setiap Pihak yang menderita kerugian sebagai akibat dari pelanggaran atas Undang-undang ini dan atau peraturan
8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (selanjutnya disebut UUPM) yang menyatakan bahwa Efek dalam Penitipan Kolektif kecuali atas nama Reksa Dana, dapat dipinjamkan atau dijaminkan.