• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Sebelum dan Setelah Penerapan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) Terhadap Biaya Produksi, Produksi dan Pendapatan Petani Padi Sawah Di Kabupaten SerdangBedagai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Dampak Sebelum dan Setelah Penerapan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) Terhadap Biaya Produksi, Produksi dan Pendapatan Petani Padi Sawah Di Kabupaten SerdangBedagai"

Copied!
90
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.1. Perkembangan Luas Lahan Sawah Kabupaten Serdang Bedagai Mulai Tahun 2006 s/d 2010
Tabel 1.2. Perkembangan Luas Tanam, Luas Panen, Produktivitas dan
Tabel 1.3. Jumlah Petani Yang Telah Mengikuti Sekolah Lapang
Gambar 1. Skema Kerangka Pemikiran
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat penerimaan informasi PHT tanaman padi pada peserta SLPHT tinggi; (2) terdapat pengaruh antara sifat informasi SLPHT dengan

Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa dalam Evaluasi Program Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) di Desa Duri Wetan Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan

Tingkat penerapan teknologi PHT yang dicapai sebagian besar responden sebelum mengikuti SLPHT termasuk kedalam kategori rendah, dan setelah mengikuti SLPHT mencapai

1) Fasilitasi Peningkatan kemampuan Teknis Petugas dan Petani melalui magang petugas dan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT). 2) Fasilitasi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan petani dalam pelaksanaan pengelolaan tanaman terpadu yang relatif masih rendah adalah aspek pengendalian hama secara terpadu

Berdasarkan Tabel 2 juga dapat dilihat bahwa penggunaan biaya variabel pada petani kakao yang menggunakan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) lebih tinggi karena petani lebih

Pengaruh Faktor Interal dan Eksternal terhadap Kemandirian Petani dalam Penerapan Pengendalian Hama Terpadu pada Tanaman Padi Sawah Faktor internal atau karakterisitk responden yang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan petani dalam pelaksanaan pengelolaan tanaman terpadu yang relatif masih rendah adalah aspek pengendalian hama secara terpadu dan pemupukan